Wasiat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3553

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَعْظَمُ أَجْرًا قَالَ أَنْ تَصَدَّقَ وَأَنْتَ صَحِيحٌ شَحِيحٌ تَخْشَى الْفَقْرَ وَتَأْمُلُ الْبَقَاءَ وَلَا تُمْهِلْ حَتَّى إِذَا بَلَغَتْ الْحُلْقُومَ قُلْتَ لِفُلَانٍ كَذَا وَقَدْ كَانَ لِفُلَانٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Harb} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudlail} dari {‘Umarah} dari {Abu Zur’ah} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. kemudian berkata, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya?” Beliau bersabda: “Engkau bersedekah sedang engkau dalam keadaan sehat, pelit dan takut miskin dan ingin hidup kekal, engkau tidak menunda (untuk sedekah) hingga nyawa telah sampai pada leher. Engkau katakan ‘Ini untuk fulan sekian dan ini untuk si fulan sekian’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3554

أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ أَبِي مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّكُمْ مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا مِنَّا مِنْ أَحَدٍ إِلَّا مَالُهُ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِ وَارِثِهِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْلَمُوا أَنَّهُ لَيْسَ مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ مَالُكَ مَا قَدَّمْتَ وَمَالُ وَارِثِكَ مَا أَخَّرْتَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hannad bin As Sari} dari {Abu Mu’awiyah} dari {Al A’masy} dari {Ibrahim At Taimi} dari {Al Harits bin Suwaid} dari {Abdullah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Siapakah di antara kalian yang harta pewarisnya lebih ia cintai daripada hartanya?” Mereka berkata, “Wahai Rasulullah, tidaklah di antara kami seorang pun kecuali hartanya lebih ia sukai daripada harta pewarisnya.” Rasulullah saw. lalu bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada seorangpun di antara kalian melainkan harta pewarisnya lebih ia cintai daripada hartanya. Hartamu adalah apa yang telah engkau dahulukan sedang harta pewarismu adalah apa yang engkau tunda.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3555

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ{ أَلْهَاكُمْ التَّكَاثُرُ حَتَّى زُرْتُمْ الْمَقَابِرَ }قَالَ يَقُولُ ابْنُ آدَمَ مَالِي مَالِي وَإِنَّمَا مَالُكَ مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amru bin Ali} berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Mutharrif} dari {ayahnya} dari Nabi saw., beliau membaca ayat: ‘(Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sampai kamu masuk ke dalam kubur) ‘ (Qs. At Takaatsur: 1-2). Beliau bersabda: “Anak Adam berkata, ‘Hartaku, hartaku’. Sesungguhnya hartamu adalah apa yang telah engkau makan hingga engkau habiskan, atau engkau pakai hingga engkau hancurkan, atau engkau sedekahkan sehingga habis.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3556

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَقَ سَمِعَ أَبَا حَبِيبَةَ الطَّائِيَّ قَالَأَوْصَى رَجُلٌ بِدَنَانِيرَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَسُئِلَ أَبُو الدَّرْدَاءِ فَحَدَّثَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَثَلُ الَّذِي يُعْتِقُ أَوْ يَتَصَدَّقُ عِنْدَ مَوْتِهِ مَثَلُ الَّذِي يُهْدِي بَعْدَمَا يَشْبَعُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata aku mendengar {Abu Ishaq} mendengar {Abu Habibah Ath Thai} berkata, “Seseorang telah berwasiat dengan beberapa dinar di jalan Allah. Kemudian {Abu Ad Darda} ditanya (tentang hal tersebut), kemudian ia menceritakan dari Nabi saw., beliau bersabda: “Permisalan orang memerdekakan budak atau bersedekah di saat akan meninggal seperti orang yang memberikan hadiah setelah ia Kenyang.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3557

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْفُضَيْلُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَهُ شَيْءٌ يُوصَى فِيهِ أَنْ يَبِيتَ لَيْلَتَيْنِ إِلَّا وَوَصِيَّتُهُ مَكْتُوبَةٌ عِنْدَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Fudlail} dari {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada hak atas seorang muslim yang mempunyai sesuatu untuk diwasiatkan, untuk bermalam selama dua malam kecuali wasiatnya telah tertulis di sisinya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3558

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْقَاسِمِ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَهُ شَيْءٌ يُوصَى فِيهِ يَبِيتُ لَيْلَتَيْنِ إِلَّا وَوَصِيَّتُهُ مَكْتُوبَةٌ عِنْدَهُأَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمِ بْنِ نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا حِبَّانُ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَوْلَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Salamah} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Alqasim} dari {Malik} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada hak atas seorang muslim yang mempunyai sesuatu untuk diwasiatkan, untuk bermalam selama dua malam kecuali wasiatnya telah tertulis di sisinya.” Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Hatim bin Nu’aim} berkata telah menceritakan kepada kami {Hibban} berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Ibnu ‘Aun} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, hadits senada.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3559

أَخْبَرَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ فَإِنَّ سَالِمًا أَخْبَرَنِي عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ تَمُرُّ عَلَيْهِ ثَلَاثُ لَيَالٍ إِلَّا وَعِنْدَهُ وَصِيَّتُهُقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ مَا مَرَّتْ عَلَيَّ مُنْذُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَلِكَ إِلَّا وَعِنْدِي وَصِيَّتِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yunus bin Abdul A’la} berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Wahb} berkata telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} berkata bahwa {Salim} mengabarkan kepadaku dari {Abdullah bin Umar} bahwa Nabi saw. bersabda: “Tidak ada hak atas seorang muslim (untuk bermalam) lebih dari tiga malam kecuali wasiatnya telah tertulis di sisinya.” Abdullah bin Umar berkata, “Semenjak aku mendengar sabda Rasulullah saw. tersebut, tidak pernah terlewatkan olehku untuk menulis wasiatku.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3560

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ الْوَزِيرِ بْنِ سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ وَعَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَهُ شَيْءٌ يُوصَى فِيهِ فَيَبِيتُ ثَلَاثَ لَيَالٍ إِلَّا وَوَصِيَّتُهُ عِنْدَهُ مَكْتُوبَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Yahya bin Az Zubair bin Sulaiman} berkata aku mendengar {Ibnu Wahb} berkata telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dan {‘Amru bin Al Harits} dari {Ibnu Syihab} dari {Salim bin Abdullah} dari {ayahnya} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Tidak berhak bagi seorang muslim yang memiliki sesuatu untuk diwasiatkan, untuk bermalam selama tiga malam, melainkan wasiatnya telah tertulis di sisinya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3561

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ قَالَ حَدَّثَنَا طَلْحَةُ قَالَسَأَلْتُ ابْنَ أَبِي أَوْفَى أَوْصَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا قُلْتُ كَيْفَ كَتَبَ عَلَى الْمُسْلِمِينَ الْوَصِيَّةَ قَالَ أَوْصَى بِكِتَابِ اللَّهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Al Harits} berkata telah menceritakan kepada kami {Malik bin Mighwal} berkata telah menceritakan kepada kami {Thalhah} berkata aku bertanya kepada {Ibnu Abu Aufa}, “Apakah Rasulullah saw. memberikan wasiat?” Ia menjawab, “Tidak.” Aku lalu katakan, “Bagaimana beliau mewajibkan wasiat terhadap orang-orang Muslim!” Ia menjawab, “Beliau berwasiat dengan Kitab Allah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3562

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ قَالَ حَدَّثَنَا مُفَضَّلٌ عَنْ الْأَعْمَشِ وَأَنْبَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ وَأَحْمَدُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْمَا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَلَا شَاةً وَلَا بَعِيرًا وَلَا أَوْصَى بِشَيْءٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} berkata telah menceritakan kepada kami {Mufadldlal} dari {Al A’masy}, dan telah memberitakan kepada kami {Muhammad bin Al A’la} dan {Ahmad bin Harb} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dari {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Masruq} dari {Aisyah} ia berkata, “Rasulullah saw. tidak meninggalkan uang dinar, dirham, kambing atau unta, beliau tidak berwasiat dengan sesuatu.”