Wasiat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3593

أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ الشَّرِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ الثَّقَفِيِّ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ إِنَّ أُمِّي أَوْصَتْ أَنْ تُعْتَقَ عَنْهَا رَقَبَةٌ وَإِنَّ عِنْدِي جَارِيَةً نُوبِيَّةً أَفَيُجْزِئُ عَنِّي أَنْ أُعْتِقَهَا عَنْهَا قَالَ ائْتِنِي بِهَا فَأَتَيْتُهُ بِهَا فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَبُّكِ قَالَتْ اللَّهُ قَالَ مَنْ أَنَا قَالَتْ أَنْتَ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ فَأَعْتِقْهَا فَإِنَّهَا مُؤْمِنَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Musa bin Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Abdul Malik} berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Asy Syarid bin Suwaid Ats Tsaqafi} berkata, “Aku datang kepada Rasulullah saw. kemudian berkata, “Sesungguhnya ibuku telah berwasiat untuk membebaskan budak, dan aku memiliki seorang budak wanita berasal dari An Nub, apakah sah bagiku untuk membebaskannya?” Beliau menjawab: “Datangkanlah ia kepadaku.” Kemudian Nabi saw. bersabda: “Siapakah Tuhanmu?” Budak wanita itu menjawab, “Allah.” Beliau bersabda lagi: “Siapakah aku?” Budak itu menjawab, “Anda adalah Rasulullah.” Beliau lalu bersabda: “Bebaskanlah dia, sesungguhnya ia seorang mukminah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3594

أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عِيسَى قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ سَعْدًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَلَمْ تُوصِ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Husain bin Isa} berkata telah memberitakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amru} dari {‘Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} bahwa Sa’d bertanya kepada Nabi saw., “Sesungguhnya ibuku telah meninggal dan belum berwasiat, bolehkah aku bersedekah untuknya?” Beliau menjawab: “Ya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3595

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْأَزْهَرِ قَالَ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ قَالَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ إِسْحَقَ قَالَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمَّهُ تُوُفِّيَتْ أَفَيَنْفَعُهَا إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَإِنَّ لِي مَخْرَفًا فَأُشْهِدُكَ أَنِّي قَدْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Al Azhar} berkata telah menceritakan kepada kami {Rauh bin ‘Ubadah} berkata telah menceritakan kepada kami {Zakaria bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Dinar} dari {‘Ikrimah} dari {Ibnu Abbas}, bahwa seseorang berkata, “Wahai Rasulullah, ibunya telah meninggal, apakah bermanfaat baginya apabila aku bersedekah untuknya?” Beliau menjawab: “Ya.” Orang itu berkata lagi, “Sesungguhnya aku memiliki kebun kurma, maka aku meminta persaksian anda bahwa aku telah mensedekahkannya untuknya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3596

أَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَأَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا نَذْرٌ أَفَيُجْزِئُ عَنْهَا أَنْ أُعْتِقَ عَنْهَا قَالَ أَعْتِقْ عَنْ أُمِّكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin Abdullah} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Affan} berkata telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Katsir} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas} dari {Sa’d bin Ubadah}, bahwa ia datang kepada Nabi saw. kemudian berkata, “Sesungguhnya ibuku telah meninggal dan ia memiliki hutang nadzar. Maka apakah sah jika aku membebaskan budak untuknya?” Beliau menjawab: “Bebaskanlah budak untuk ibumu.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3597

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحَمَدَ أَبُو يُوسُفَ الصَّيْدَلَانِيُّ عَنْ عِيسَى وَهُوَ ابْنُ يُونُسَ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَهُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَأَنَّهُ اسْتَفْتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَذْرٍ كَانَ عَلَى أُمِّهِ فَتُوُفِّيَتْ قَبْلَ أَنْ تَقْضِيَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْضِهِ عَنْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad Abu Yusuf Ash Shaidalani} dari {Isa} -yaitu Ibnu Yunus- dari {Al Auza’I} dari {Az Zuhri} ia mengabarkan kepadanya dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas} dari {Sa’d bin ‘Ubadah}, bahwa ia meminta fatwa kepada Nabi saw. mengenai nadzar yang menjadi kewajiban ibunya, dan ibunya meninggal sebelum menunaikannya. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Tunaikanlah untuknya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3598

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ صَدَقَةَ الْحِمْصِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ شُعَيْبٍ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَهُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَأَنَّهُ اسْتَفْتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَذْرٍ كَانَ عَلَى أُمِّهِ فَمَاتَتْ قَبْلَ أَنْ تَقْضِيَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْضِهِ عَنْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Shadaqah Al Himshi} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Syu’aib} dari {Al Auza’i} dari {Az Zuhri}, ia telah mengabarkan kepadanya dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas} dari {Sa’d bin ‘Ubadah} bahwa ia telah meminta fatwa kepada Nabi saw. mengenai nadzar yang menjadi kewajiban atas ibunya, kemudian ia meninggal sebelum menunaikannya. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Tunaikanlah untuknya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3599

أَخْبَرَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ الْوَلِيدِ بْنِ مَزْيَدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ أَخْبَرَنِي الزُّهْرِيُّ أَنَّ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ أَخْبَرَهُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَاسْتَفْتَى سَعْدٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَذْرٍ كَانَ عَلَى أُمِّهِ فَتُوُفِّيَتْ قَبْلَ أَنْ تَقْضِيَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْضِهِ عَنْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Abbas bin Al Walid bin Mazyad} berkata telah mengabarkan kepadaku {ayahku} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} berkata telah mengabarkan kepadaku {Az Zuhri} bahwa {‘Ubaidullah bin Abdullah} telah mengabarkan kepadanya dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Sa’d meminta fatwa kepada Rasulullah saw. mengenai nadzar yang menjadi kewajiban ibunya, dan ibunya meninggal sebelum ia menunaikannya. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Tunaikanlah untuknya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3600

قَالَ الْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ اسْتَفْتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَذْرٍ كَانَ عَلَى أُمِّهِ فَتُوُفِّيَتْ قَبْلَ أَنْ تَقْضِيَهُ فَقَالَ اقْضِهِ عَنْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Harits bin Miskin} dia membacakan riwayat dan aku yang mendengar, dari {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas}, bahwa Sa’d bin ‘Ubadah meminta fatwa kepada Rasulullah saw. mengenai nadzar yang menjadi kewajiban ibunya, dan ibunya meninggal sebelum ia menunaikannya. Lalu beliau bersabda: “Tunaikanlah untuknya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3601

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ سَعْدٍأَنَّهُ قَالَ مَاتَتْ أُمِّي وَعَلَيْهَا نَذْرٌ فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَنِي أَنْ أَقْضِيَهُ عَنْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Yazid} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas} dari {Sa’d} bahwa ia berkata, “Ibuku meninggal dan ia mempunyai kewajiban nadzar, kemudian aku menanyakan hal itu kepada Nabi saw. Beliau lalu memerintahkan agar aku melakukan untuknya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3602

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَاسْتَفْتَى سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ الْأَنْصَارِيُّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَذْرٍ كَانَ عَلَى أُمِّهِ فَتُوُفِّيَتْ قَبْلَ أَنْ تَقْضِيَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْضِهِ عَنْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas} berkata, “Sa’d bin ‘Ubadah Al Anshari meminta fatwa kepada Rasulullah saw. mengenai nadzar yang menjadi kewajiban atas ibunya, dan ibunya meninggal sebelum ia menunaikannya. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Tunaikanlah untuknya.”