Hibah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3630

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُسَيْنٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي طَاوُسٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ وَابْنِ عَبَّاسٍيَرْفَعَانِ الْحَدِيثَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحِلُّ لِرَجُلٍ يُعْطِي عَطِيَّةً ثُمَّ يَرْجِعُ فِيهَا إِلَّا الْوَالِدَ فِيمَا يُعْطِي وَلَدَهُ وَمَثَلُ الَّذِي يُعْطِي عَطِيَّةً ثُمَّ يَرْجِعُ فِيهَا كَمَثَلِ الْكَلْبِ أَكَلَ حَتَّى إِذَا شَبِعَ قَاءَ ثُمَّ عَادَ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu ‘Adi} dari {Husain} dari {‘Amru bin Syu’aib} berkata telah menceritakan kepadaku {Thawus} dari {Ibnu Umar} dan {Ibnu Abbas} mereka berdua memarfu’kan hadits tersebut kepada Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak halal bagi seseorang yang memberi suatu pemberian kemudian mengambilnya kembali, kecuali orang tua atas apa yang ia berikan kepada anaknya. Dan permisalan orang yang memberi suatu pemberian kemudian mengambilnya kembali seperti anjing yang makan hingga kenyang dan muntah kemudian ia memakan muntahannya kembali.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3631

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخَلَنْجِيُّ الْمَقْدِسِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ وَهُوَ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ عَنْ وُهَيْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْكَلْبِ يَقِيءُ ثُمَّ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah Al Khalanji Al Maqdisi} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} -yaitu mantan budak Bani Hasyim- dari {Wuhaib} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Thawus} dari {ayahnya} dari {Ibnu Abbas} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang mengambil kembali pemberiannya seperti anjing yang muntah kemudian ia makan kembali muntahannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3632

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا حِبَّانُ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ نَافِعٍ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَحِلُّ لِأَحَدٍ أَنْ يَهَبَ هِبَةً ثُمَّ يَرْجِعَ فِيهَا إِلَّا مِنْ وَلَدِهِ قَالَ طَاوُسٌ كُنْتُ أَسْمَعُ وَأَنَا صَغِيرٌ عَائِدٌ فِي قَيْئِهِ فَلَمْ نَدْرِ أَنَّهُ ضَرَبَ لَهُ مَثَلًا قَالَ فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ يَأْكُلُ ثُمَّ يَقِيءُ ثُمَّ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Hatim} berkata telah menceritakan kepada kami {Hibban} berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Ibrahim bin Nafi’} dari {Al Hasan bin Muslim} dari {Thawus} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Tidak halal bagi seseorang yang memberikan pemberian kemudian mengambilnya kembali kecuali dari orang anaknya sendiri.” Thawus berkata, “Aku mendengar di saat masih kecil perkataan ‘orang yang kembali memakan muntahannya’, aku tidak mengetahui bahwa beliau memberikan suatu permisalan.” Beliau mengatakan: “Barangsiapa melakukan hal tersebut (mengambil kembali sesuatu yang telah diberikannya) maka permisalannya seperti anjing yang makan kemudian muntah, lalu ia makan kembali muntahannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3633

أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُمَرُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الَّذِي يَرْجِعُ فِي صَدَقَتِهِ كَمَثَلِ الْكَلْبِ يَرْجِعُ فِي قَيْئِهِ فَيَأْكُلُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Mahmud bin Khalid} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Umar} dari {Al Auza’i} berkata telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Ali bin Husain} berkata telah menceritakan kepadaku {Sa’id bin Al Musayyab} berkata telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Abbas} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Permisalan orang yang mengambil kembali sedekahnya seperti anjing yang mengambil kembali muntahannya kemudian memakannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3634

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا حَرْبٌ وَهُوَ ابْنُ شَدَّادٍ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى هُوَ ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرٍو هُوَ الْأَوْزَاعِيُّ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنِ بْنِ فَاطِمَةَ بِنْتِ رَسِولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَهُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَثَلُ الَّذِي يَتَصَدَّقُ بِالصَّدَقَةِ ثُمَّ يَرْجِعُ فِيهَا كَمَثَلِ الْكَلْبِ قَاءَ ثُمَّ عَادَ فِي قَيْئِهِ فَأَكَلَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Manshur} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdush Shamad} berkata telah menceritakan kepada kami {Harb} -yaitu Ibnu Syaddad- berkata telah menceritakan kepadaku {Yahya} -yaitu Ibnu Abu Katsir- ia berkata telah menceritakan kepadaku {‘Abdurrahman bin ‘Amru} -yaitu Al Auza’i- bahwa {Muhammad bin Ali bin Husain bin Fatimah binti Rasulullah} saw. telah menceritakan kepadanya, dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Ibnu Abbas}, bahwa Nabi saw. bersabda: “Permisalan orang yang bersedekah dengan suatu sedekah kemudian mengambilnya kembali seperti anjing yang muntah kemudian memakan kembali muntahannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3635

أَخْبَرَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ مَرْوَانَ بْنِ الْهَيْثَمِ بْنِ عِمْرَانَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ وَهُوَ ابْنُ بَكَّارِ بْنِ بِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ حَدَّثَهُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَثَلُ الَّذِي يَرْجِعُ فِي صَدَقَتِهِ كَمَثَلِ الْكَلْبِ يَقِيءُ ثُمَّ يَعُودُ فِي قَيْئِهِقَالَ الْأَوْزَاعِيُّ سَمِعْتُهُ يُحَدِّثُ عَطَاءَ بْنَ أَبِي رَبَاحٍ بِهَذَا الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hutsaim bin Marwan bin Al Haitsam bin Umar} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad} -yaitu Ibnu Bakkar bin Bilal- berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Al Auza’i} bahwa {Muhammad bin Ali bin Al Husain} telah menceritakan kepadanya dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Ibnu Abbas}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Permisalan orang yang mengambil kembali sedekahnya seperti anjing yang muntah kemudian memakan kembali muntahannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3636

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْعَائِدِ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrahman} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Orang yang mengambil kembali pemberiannya seperti orang yang memakan kembali muntahannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3637

أَخْبَرَنَا أَبُو الْأَشْعَثِ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْعَائِدِ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Asy’ats} berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Ibnu Abbas} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang kembali mengambil pemberiannya seperti orang yang memakan kembali muntahannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3638

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ وَهُوَ سُلَيْمَانُ بْنُ حَيَّانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ لَنَا مَثَلُ السَّوْءِ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْعَائِدِ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al ‘Ala} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Khalid} -yaitu Sulaiman bin Hayyan- dari {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dari {Ayyub} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Kita tidak memiliki permisalan yang buruk, sesungguhnya orang yang mengambil kembali pemberiannya seperti orang yang memakan kembali muntahannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3639

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ لَنَا مَثَلُ السَّوْءِ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْكَلْبِ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amru bin Zurarah} berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Ayyub} dari {‘Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Kita tidak memiliki permisalan yang buruk, sesungguhnya orang yang mengambil kembali pemberiannya seperti anjing yang memakan kembali muntahannya.”