Lain-Lain

Kembali ke Menu Sebelumnya

Muwattha Malik | Hadits No. : 1474

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ أَنَّ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ حَدَّثَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ بَيْتَ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي الْبَيْتِ صَبِيٌّ يَبْكِي فَذَكَرُوا لَهُ أَنَّ بِهِ الْعَيْنَ قَالَ عُرْوَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تَسْتَرْقُونَ لَهُ مِنْ الْعَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Yahya bin Sa’id} dari {Sulaiman bin Yasar} bahwa {Urwah bin Zubair} menceritakan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. memasuki rumah Ummu Salamah, isteri Nabi saw., sementara di dalam ada seorang bayi sedang menangis. Mereka lalu menceritakan bahwa anak itu terkena penyakit ‘Ain.” ‘Urwah berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Apakah kalian tidak meruqyahnya untuk menanggkal ‘Ain? ‘”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1475

حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ بَعَثَ اللَّهُ تَعَالَى إِلَيْهِ مَلَكَيْنِ فَقَالَ انْظُرَا مَاذَا يَقُولُ لِعُوَّادِهِ فَإِنْ هُوَ إِذَا جَاءُوهُ حَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ رَفَعَا ذَلِكَ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَهُوَ أَعْلَمُ فَيَقُولُ لِعَبْدِي عَلَيَّ إِنْ تَوَفَّيْتُهُ أَنْ أُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ وَإِنْ أَنَا شَفَيْتُهُ أَنْ أُبْدِلَ لَهُ لَحْمًا خَيْرًا مِنْ لَحْمِهِ وَدَمًا خَيْرًا مِنْ دَمِهِ وَأَنْ أُكَفِّرَ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Zaid bin Aslam} dari {‘Atha bin Yasar} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Jika seorang hamba sakit, Allah Ta’ala mengirim kepadanya dua orang Malaikat seraya berfirman ‘Lihatlah apa yang ia katakan terhadap para penjenguknya, jika ia bertahmid dan memuji Allah, ‘ maka mereka berdua akan mengangkatnya ke hadapan Allah ‘azza wajalla -dan Dia Maha Tahu-, lalu Allah berfirman ‘Aku berjanji kepada hamba-Ku, jika Aku mewafatkannya, maka Aku akan memasukkan ia ke surga. Jika Aku menyembuhkannya, niscaya Aku akan mengganti untuknya daging yang lebih baik dari dagingnya, dan darah yang lebih baik dari darahnya. Dan Aku akan ampuni keburukan-keburukan dirinya.”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1476

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّهُ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ مُصِيبَةٍ حَتَّى الشَّوْكَةُ إِلَّا قُصَّ بِهَا أَوْ كُفِّرَ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُلَا يَدْرِي يَزِيدُ أَيُّهُمَا قَالَ عُرْوَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Yazid bin Khushaifah} dari {Urwah bin Zubair} ia berkata, “Aku mendengar {Aisyah} isteri Nabi saw. berkata “Rasulullah saw. bersabda: ‘Tidaklah seorang mukmin mendapatkan musibah sampai duri sekalipun, kecuali akan dikurangi dosa-dosanya, atau ‘dihapus darinya kesalahan-kesalahannya’.” Yazid tidak tahu mana di antara keduanya yang dikatakan Urwah.”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1477

و حَدَّثَنِي مَالِك عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي صَعْصَعَةَ أَنَّهُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْحُبَابِ سَعِيدَ بْنَ يَسَارٍ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku Malik dari {Muhammad bin Abdullah bin Abu Sha’sha’ah} ia berkata Aku mendengar {Abu Hubab Sa’id bin Yasar} berkata Aku mendengar {Abu Hurairah} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan baginya, maka Dia akan memberinya musibah.”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1478

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍأَنَّ رَجُلًا جَاءَهُ الْمَوْتُ فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَجُلٌ هَنِيئًا لَهُ مَاتَ وَلَمْ يُبْتَلَ بِمَرَضٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْحَكَ وَمَا يُدْرِيكَ لَوْ أَنَّ اللَّهَ ابْتَلَاهُ بِمَرَضٍ يُكَفِّرُ بِهِ عَنْهُ مِنْ سَيِّئَاتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Yahya bin Sa’id} berkata, “Pada masa Rasulullah saw. ada seorang laki-laki didatangi kematian, lalu ada seseorang berkata “Selamat untuknya, dia meninggal tanpa diuji dengan penyakit.” Rasulullah saw. bersabda: “Celaka kamu! Tidakkah kamu tahu, kalau Allah mengujinya dengan penyakit niscaya dengan penyakit itu akan dilebur keburukan-keburukannya! ”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1479

حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ أَنَّ عَمْرَو بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ السَّلَمِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّ نَافِعَ بْنَ جُبَيْرٍ أَخْبَرَهُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِأَنَّهُ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عُثْمَانُ وَبِي وَجَعٌ قَدْ كَادَ يُهْلِكُنِي قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْسَحْهُ بِيَمِينِكَ سَبْعَ مَرَّاتٍ وَقُلْ أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ قَالَ فَقُلْتُ ذَلِكَ فَأَذْهَبَ اللَّهُ مَا كَانَ بِي فَلَمْ أَزَلْ آمُرُ بِهَا أَهْلِي وَغَيْرَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Yazid bin Khushaifah} bahwa {‘Amru bin Abdullah bin Ka’b Al Aslami} mengabarkan kepadanya, bahwa {Nafi’ bin Jubair} mengabarkan kepadanya, dari {Utsman bin Abu Al ‘Ash} bahwasanya ia pernah menemui Rasulullah saw. Utsman berkata, “Saat itu aku sedang sakit yang hampir-hampir membuatku meninggal.” Utsman bin Abu Al ‘Ash kembali bercerita, “Rasulullah saw. lalu bersabda: ‘Usaplah ia dengan tangan kananmu tujuh kali, dan bacalah A’UUDZU BI IZZATILLAHI WA QUDRATIHI MIN SYARRI MA AJIDU (Aku berlindung dengan kemuliaan Allah dan kekuatannya dari kejelekan yang aku dapatkan) ‘.” Utsman berkata, “Lalu hal itu aku baca, hingga Allah pun menghilangkan sakitku. Setelah itu, aku selalu menyarankan kepada keluargaku dan selainnya untuk selalu membacanya.”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1480

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اشْتَكَى يَقْرَأُ عَلَى نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ وَيَنْفِثُ قَالَتْ فَلَمَّا اشْتَدَّ وَجَعُهُ كُنْتُ أَنَا أَقْرَأُ عَلَيْهِ وَأَمْسَحُ عَلَيْهِ بِيَمِينِهِ رَجَاءَ بَرَكَتِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku Malik dari {Ibnu Syihab} dari {‘Urwah bin Zubair} dari {Aisyah} berkata, “Jika Rasulullah saw. merasa sakit, maka beliau membaca untuk dirinya al mu’awidzat (doa perlindungan) dan meniupkannya. Aisyah berkata “Tatkala sakit beliau semakin parah, aku yang membacakan doa-doa itu untuk beliau, lalu kuusapkan di tangan kanannya agar mendapatkan berkah darinya.”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1481

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَدَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ وَهِيَ تَشْتَكِي وَيَهُودِيَّةٌ تَرْقِيهَا فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ ارْقِيهَا بِكِتَابِ اللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Yahya bin Sa’id} dari {‘Amrah binti Abdurrahman} bahwa {Abu Bakar As Shiddiq} pernah menemui Aisyah yang saat itu sedang sakit, sementara di sisinya ada seorang wanita Yahudi sedang meruqyahnya. Kemudian Abu Bakar berkata “Ruqyahlah dia dengan Kitabullah.”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1482

حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَأَنَّ رَجُلًا فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَابَهُ جُرْحٌ فَاحْتَقَنَ الْجُرْحُ الدَّمَ وَأَنَّ الرَّجُلَ دَعَا رَجُلَيْنِ مِنْ بَنِي أَنْمَارٍ فَنَظَرَا إِلَيْهِ فَزَعَمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُمَا أَيُّكُمَا أَطَبُّ فَقَالَا أَوَ فِي الطِّبِّ خَيْرٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَزَعَمَ زَيْدٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَنْزَلَ الدَّوَاءَ الَّذِي أَنْزَلَ الْأَدْوَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari dari {Zaid bin Aslam} bahwa pada masa Rasulullah saw. ada seorang laki-laki menderita luka yang mengeluarkan darah. Kemudian dia memanggil dua orang dari Bani Anmar, keduanya lalu menjenguk seraya becerita bahwa Rasulullah saw. pernah bertanya kepada mereka berdua: “Siapa di antara kalian yang pandai mengobati?” Mereka bertanya, “Adakah kebaikan dalam pengobatan ya Rasulullah?” Zaid beranggapan bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Dzat yang menurunkan obat adalah Dzat yang menurunkan penyakit.”

Muwattha Malik | Hadits No. : 1483

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ بَلَغَنِيأَنَّ سَعْدَ بْنَ زُرَارَةَ اكْتَوَى فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الذُّبْحَةِ فَمَاتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Yahya bin Sa’id} ia berkata, “Telah sampai kabar kepadaku bahwa pada masa Rasulullah saw. Sa’d bin Zurarah berobat dengan cara kay karena sakit yang ada di tenggorokannya lalu meninggal.”