Jihad dan Ekspedisi

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Muslim | Hadits No. : 3380

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ الْأَنْصَارِيَّةِ قَالَتْغَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبْعَ غَزَوَاتٍ أَخْلُفُهُمْ فِي رِحَالِهِمْ فَأَصْنَعُ لَهُمْ الطَّعَامَ وَأُدَاوِي الْجَرْحَى وَأَقُومُ عَلَى الْمَرْضَىو حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahim bin Sulaiman} dari {Hisyam} dari {Hafshah binti Sirin} dari {Ummu ‘Athiyah Al Anshariyah} dia berkata, “Aku pernah ikut berperang bersama-sama dengan Rasulullah saw. sebanyak tujuh kali peperangan, aku tinggal di perkemahan mereka, memasak makanan untuk mereka, mengobati yang luka dan merawat orang-orang yang sakit.” Dan telah menceritakan kepada kami {‘Amru An Naqid} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Hasan} dengan isnad seperti ini.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3381

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ وَاللَّفْظُ لِابْنِ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ خَرَجَ يَسْتَسْقِي بِالنَّاسِ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ اسْتَسْقَى قَالَ فَلَقِيتُ يَوْمَئِذٍ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ وَقَالَ لَيْسَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ غَيْرُ رَجُلٍ أَوْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ رَجُلٌ قَالَ فَقُلْتُ لَهُكَمْ غَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تِسْعَ عَشْرَةَ فَقُلْتُ كَمْ غَزَوْتَ أَنْتَ مَعَهُ قَالَ سَبْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً قَالَ فَقُلْتُ فَمَا أَوَّلُ غَزْوَةٍ غَزَاهَا قَالَ ذَاتُ الْعُسَيْرِ أَوْ الْعُشَيْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} dan {Ibnu Al Basyar} sedangkan lafadznya dari Ibnu Al Mutsanna, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} bahwa {Abdullah bin Yazid} keluar untuk shalat istisqa’ bersama-sama dengan manusia, kemudian dia shalat dua rakaat dan beristisqa’ (do’a minta hujan), dia berkata, “Saat itu aku bertemu dengan Zaid bin Arqam.” Dia melanjutkan, “Dan tidak ada seorang pun antara kami dengan dia melainkan ada seorang laki-laki, atau mengatakan, “antara aku dengan dia ada seorang laki-laki.” Abdullah bin Yazid berkata, “Lantas aku bertanya kepadanya, “Berapa kalikah Rasulullah ikut berperang?” dia menjawab, “Sembilan belas kali.” Aku bertanya lagi, “Berapa kalikah kamu ikut berperang bersama-sama dengan Rasulullah saw.?” dia menjawab, “Tujuh belas kali peperangan.” Abdullah berkata, “Lantas aku bertanya, ‘Peperangan apa yang pertama kali beliau ikuti? dia menjawab, “Perang Dzatul ‘Usair atau ‘Usyair.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3382

و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ سَمِعَهُ مِنْهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزَا تِسْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً وَحَجَّ بَعْدَ مَا هَاجَرَ حَجَّةً لَمْ يَحُجَّ غَيْرَهَا حَجَّةَ الْوَدَاعِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Abu Ishaq} dari {Zaid bin Arqam} ia mendengarnya darinya, bahwa Rasulullah saw. pernah berperang sebanyak sembilan belas kali peperangan. Dan setelah hijrah, beliau hanya melakukan haji hanya sekali, beliau belum pernah melakukan haji selain haji Wada’.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3383

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ أَخْبَرَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُاغَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِسْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً قَالَ جَابِرٌ لَمْ أَشْهَدْ بَدْرًا وَلَا أُحُدًا مَنَعَنِي أَبِي فَلَمَّا قُتِلَ عَبْدُ اللَّهِ يَوْمَ أُحُدٍ لَمْ أَتَخَلَّفْ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ قَطُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Rauh bin ‘Ubadah} telah menceritakan kepada kami {Zakaria} telah mengabarkan kepada kami {Abu Az Zubair} bahwa dia pernah mendengar {Jabir bin Abdullah} berkata, “Aku pernah mengikuti peperangan bersama Rasulullah saw. sebanyak sembilan belas kali peperangan.” Jabir berkata, “Namun aku tidak ikut dalam perang Badar dan perang Uhud, sebab ayahku melarangku untuk mengikutinya, ketika Abdullah terbunuh pada waktu perang Uhud, maka aku tidak pernah ketinggalan sekali pun untuk ikut perang bersama Rasulullah saw.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3384

و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ ح و حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْجَرْمِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو تُمَيْلَةَ قَالَا جَمِيعًا حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَغَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِسْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً قَاتَلَ فِي ثَمَانٍ مِنْهُنَّوَلَمْ يَقُلْ أَبُو بَكْرٍ مِنْهُنَّ وَقَالَ فِي حَدِيثِهِ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Muhammad Al Jarmi} telah menceritakan kepada kami {Abu Tumailah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Husain bin Waqid} dari {Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} dia berkata, “Rasulullah saw. ikut serta dalam peperangan sebanyak sembilan balas kali, delapan kali di antaranya (beliau) terjun langsung dalam kancah peperangan tersebut.” Namun Abu Bakar tidak menyebutkan, “di antaranya.” Dan haditsnya ia menyebutkan, “Telah menceritakan kepadaku, Abdullah bin Buraidah.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3385

و حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ كَهْمَسٍ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ قَالَغَزَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتَّ عَشْرَةَ غَزْوَةً
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Ahmad bin Hanbal} telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir bin Sulaiman} dari {Kahmas} dari {Ibnu Buraidah} dari {ayahnya}, bahwa dia berkata, bahwa dia pernah ikut berperang bersama Rasulullah saw. sebanyak enam belas kali peperangan.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3386

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ حَدَّثَنَا حَاتِمٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْمَعِيلَ عَنْ يَزِيدَ وَهُوَ ابْنُ أَبِي عُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ سَلَمَةَ يَقُولُاغَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبْعَ غَزَوَاتٍ وَخَرَجْتُ فِيمَا يَبْعَثُ مِنْ الْبُعُوثِ تِسْعَ غَزَوَاتٍ مَرَّةً عَلَيْنَا أَبُو بَكْرٍ وَمَرَّةً عَلَيْنَا أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍو حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا حَاتِمٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ فِي كِلْتَيْهِمَا سَبْعَ غَزَوَاتٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Abbad} telah menceritakan kepada kami {Hatim} -yaitu Ibnu Isma’il- dari {Yazid} -yaitu Ibnu Abu ‘Ubaid- dia berkata aku mendengar {Salamah} berkata, “Aku pernah berperang bersama-sama dengan Rasulullah saw. sebanyak tujuh kali, kemudian aku juga pernah ikut dalam pasukan yang dikirim oleh beliau sebanyak sembilan kali peperangan, sekali dipimpin oleh Abu Bakar dan satu kali di bawah pimpinan Usamah bin Zaid.” Dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Hatim} dengan isnad ini, namun dia mengatakan dalam kedua hadits tersebut sebanyak tujuh kali peperangan.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3387

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَرَّادٍ الْأَشْعَرِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ الْهَمْدَانِيُّ وَاللَّفْظُ لِأَبِي عَامِرٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ بُرَيْدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزَاةٍ وَنَحْنُ سِتَّةُ نَفَرٍ بَيْنَنَا بَعِيرٌ نَعْتَقِبُهُ قَالَ فَنَقِبَتْ أَقْدَامُنَا فَنَقِبَتْ قَدَمَايَ وَسَقَطَتْ أَظْفَارِي فَكُنَّا نَلُفُّ عَلَى أَرْجُلِنَا الْخِرَقَ فَسُمِّيَتْ غَزْوَةَ ذَاتِ الرِّقَاعِ لِمَا كُنَّا نُعَصِّبُ عَلَى أَرْجُلِنَا مِنْ الْخِرَقِقَالَ أَبُو بُرْدَةَ فَحَدَّثَ أَبُو مُوسَى بِهَذَا الْحَدِيثِ ثُمَّ كَرِهَ ذَلِكَ قَالَ كَأَنَّهُ كَرِهَ أَنْ يَكُونَ شَيْئًا مِنْ عَمَلِهِ أَفْشَاهُ قَالَ أَبُو أُسَامَةَ وَزَادَنِي غَيْرُ بُرَيْدٍ وَاللَّهُ يُجْزِي بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir Abdullah bin Barrad Al Asy’ari} dan {Muhammad bin Al ‘Ala Al Hamdani} sedangkan lafadznya dari ‘Amir, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Buraid bin Abu Burdah} dari {Abu Burdah} dari {Abu Musa} dia berkata, “Kami pernah keluar bersama Rasulullah saw. untuk menghadapi beberapa orang yang hendak menyerbu, saat itu kami berjumlah sekitar enam orang, dengan mengendarai seekor unta yang kami naiki secara bergantian.” Abu Musa berkata, “Lalu kaki kamipun terluka, demikian juga dengan kakiku, bahkan kuku kakiku ada yang terlepas satu-persatu. Kami bersama-sama membalut kaki-kaki kami dengan secarik kain. Karena kami membalut kaki kami yang terluka dengan secarik kain, maka peperangan tersebut dinamai dengan perang Dzatu Ar Riqa’.” Abu Burdah mengatakan, “Abu Musa pernah menceritakan hadits ini kepadaku, tetapi kemudian dia membencinya. Sepertinya dia membenci kalau amal perbuatannya disebarluaskan.” Abu Usamah mengatakan, “Dan selain Buraid ada juga seseorang yang menambahkan kepadaku, yaitu, ‘Semoga Allah memberikan pahala’.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3388

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ مَالِكٍ ح و حَدَّثَنِيهِ أَبُو الطَّاهِرِ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ الْفُضَيْلِ بْنِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نِيَارٍ الْأَسْلَمِيِّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِبَلَ بَدْرٍ فَلَمَّا كَانَ بِحَرَّةِ الْوَبَرَةِ أَدْرَكَهُ رَجُلٌ قَدْ كَانَ يُذْكَرُ مِنْهُ جُرْأَةٌ وَنَجْدَةٌ فَفَرِحَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ رَأَوْهُ فَلَمَّا أَدْرَكَهُ قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِئْتُ لِأَتَّبِعَكَ وَأُصِيبَ مَعَكَ قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ لَا قَالَ فَارْجِعْ فَلَنْ أَسْتَعِينَ بِمُشْرِكٍ قَالَتْ ثُمَّ مَضَى حَتَّى إِذَا كُنَّا بِالشَّجَرَةِ أَدْرَكَهُ الرَّجُلُ فَقَالَ لَهُ كَمَا قَالَ أَوَّلَ مَرَّةٍ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا قَالَ أَوَّلَ مَرَّةٍ قَالَ فَارْجِعْ فَلَنْ أَسْتَعِينَ بِمُشْرِكٍ قَالَ ثُمَّ رَجَعَ فَأَدْرَكَهُ بِالْبَيْدَاءِ فَقَالَ لَهُ كَمَا قَالَ أَوَّلَ مَرَّةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ نَعَمْ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْطَلِقْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Malik}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku {Abu At Thahir} sedangkan lafadznya dari dia, telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Wahb} dari {Malik bin Anas} dari {Al Fudlail bin Abu Abdullah} dari {Abdullah bin Niyar Al Aslami} dari {‘Urwah bin Az Zubair} dari {‘Aisyah} isteri Nabi saw., bahwa dia berkata, “Rasulullah saw. pergi ke Badar, tatkala beliau sampai di Harratul Wabarah, beliau ditemui oleh seorang laki-laki yang terkenal gagah berani. Maka para sahabat Rasulullah saw. merasa gembira ketika melihat kedatangannya. Laki-laki tersebut berkata kepada Rasulullah saw., “Aku sengaja mengikuti anda karena hendak ikut berperang dipihak anda dan bersama-sama dengan anda.” Rasulullah saw. bertanya kepadanya: “Apakah kamu sudah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya?” dia menjawab, “Tidak.” Beliau bersabda: “Jika demikian, kembalilah kamu pulang, sebab kami tidak membutuhkan pertolongan orang-orang Musyrik.” ‘Aisyah berkata, “Maka pergilah orang itu, namun ketika kami dekat dengan sebatang pohon, orang itu datang kembali menemui Rasulullah saw. dan berkata seperti semula, sementara Nabi saw. juga bertanya seperti semula. Selanjutnya beliau bersabda: “Jika demikian, kembalilah kamu pulang, sebab kami tidak membutuhkan pertolongan orang-orang Musyrik.” Dia berkata, “Maka pergilah dia, kemudian ketika kami sampai di baida`, dia datang kembali, Rasulullah saw. bertanya pula kepadanya seperti semula: “Apakah anda sudah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya?” jawab orang itu, “Ya aku beriman.” Maka Rasulullah saw. bersabda kepadanya: “Mari, teruslah jalan.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 3260

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى التَّمِيمِيُّ حَدَّثَنَا سُلَيْمُ بْنُ أَخْضَرَ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ قَالَ كَتَبْتُ إِلَى نَافِعٍ أَسْأَلُهُ عَنْ الدُّعَاءِ قَبْلَ الْقِتَالِ قَالَفَكَتَبَ إِلَيَّ إِنَّمَا كَانَ ذَلِكَ فِي أَوَّلِ الْإِسْلَامِ قَدْ أَغَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى بَنِي الْمُصْطَلِقِ وَهُمْ غَارُّونَ وَأَنْعَامُهُمْ تُسْقَى عَلَى الْمَاءِ فَقَتَلَ مُقَاتِلَتَهُمْ وَسَبَى سَبْيَهُمْ وَأَصَابَ يَوْمَئِذٍ قَالَ يَحْيَى أَحْسِبُهُ قَالَ جُوَيْرِيَةَ أَوْ قَالَ الْبَتَّةَ ابْنَةَ الْحَارِثِ وَحَدَّثَنِي هَذَا الْحَدِيثَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ وَكَانَ فِي ذَاكَ الْجَيْشِو حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ وَقَالَ جُوَيْرِيَةَ بِنْتَ الْحَارِثِ وَلَمْ يَشُكَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya At Tamimi} telah menceritakan kepada kami {Sulaim bin Ahdlar} dari {Ibnu ‘Aun} dia berkata, “Aku pernah mengirim surat kepada {Nafi’} dan bertanya perihal pernyataan perang sebelum perang di mulai.” Ibnu ‘Aun melanjutkan, “Lalu Nafi’ membalas suratku, tulisnya, ‘Hal itu pernah terjadi pada permulaan Islam, suatu ketika Rasulullah saw. menyerang Bani Musthaliq secara mendadak disaat mereka sedang lengah, yaitu ketika mereka sedang memberi minum ternak mereka. Kemudian terjadilah perang hingga mereka banyak yang terbunuh dan tertawan, dan pada hari itulah Juwairiyah binti Hatits tertawan’.” {Yahya} berkata, “Aku kira dia mengatakan, ‘Juwairiyah’ atau, ‘anak gadisnya Al Harits’. Hadits ini disampaikan kepadaku oleh {Abdullah bin Umar}, saat itu dia termasuk orang yang ikut berperang sebagai prajurit dalam pasukan.” Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Adi} dari {Ibnu ‘Aun} dengan isnad seperti ini. Ibnu ‘Aun berkata, “Yaitu Juwairiyah binti Al Harits -tanpa ada keraguan-.”