Kepemimpinan
Sahih Muslim | Hadits No. : 3559
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مُحَارِبٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَطْرُقَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ لَيْلًا يَتَخَوَّنُهُمْ أَوْ يَلْتَمِسُ عَثَرَاتِهِمْو حَدَّثَنِيهِ مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ سُفْيَانُ لَا أَدْرِي هَذَا فِي الْحَدِيثِ أَمْ لَا يَعْنِي أَنْ يَتَخَوَّنَهُمْ أَوْ يَلْتَمِسَ عَثَرَاتِهِمْ و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ ح و حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَا جَمِيعًا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَارِبٍ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَرَاهَةِ الطُّرُوقِ وَلَمْ يَذْكُرْ يَتَخَوَّنُهُمْ أَوْ يَلْتَمِسُ عَثَرَاتِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Muharib} dari {Jabir} dia berkata, “Rasulullah saw. melarang seorang laki-laki mengetuk pintu rumah isterinya (saat kembali dari perjalanan) di waktu malam dengan maksud hendak memergoki atau mencari-cari kesalahan mereka.” Dan telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dengan sanad ini. {Abdurrahman} berkata {Sufyan} berkata, “Saya tidak tahu pernyataan ini ada dalam hadits ini atau tidak, yakni kalimat ‘dengan maksud untuk memergoki mereka atau mencari-cari kesalahan mereka’. Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Mu’adz} telah menceritakan kepada kami {ayahku} semuanya berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Muharib} dari {Jabir} dari Nabi saw., bahwa beliau membenci seseorang pulang tengah malam (secara tiba-tiba), dan tidak menyebutkan, ‘Untuk memergoki mereka atau mencari-cari kesalahan mereka’.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3389
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ يَعْنِيَانِ الْحِزَامِيَّ ح و حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ كِلَاهُمَا عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي حَدِيثِ زُهَيْرٍ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و قَالَ عَمْرٌو رِوَايَةً النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي هَذَا الشَّأْنِ مُسْلِمُهُمْ لِمُسْلِمِهِمْ وَكَافِرُهُمْ لِكَافِرِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Maslamah Al Qa’nab} dan {Qutaibah bin Sa’id} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami? {Al Mughirah} -yaitu Al Hizami-. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Harb} dan {‘Amru An Naqid} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} keduanya dari {Abu Az Zinnad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, dan dalam hadits Zuhair dan sampai kepada Nabi saw. Dan ‘Amru juag menyebutkan secara riwayat, “Manusia itu mengikuti Quraisy dalam permasalahan ini (kepemimpinan), Muslim mereka mengikuti Muslim (Quraisy), dan kafir mereka mengikuti kafir mereka (Quraisy).”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3390
و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَاوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي هَذَا الشَّأْنِ مُسْلِمُهُمْ تَبَعٌ لِمُسْلِمِهِمْ وَكَافِرُهُمْ تَبَعٌ لِكَافِرِهِمْ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Hammam bin Munabbih} dia berkata ini seperti yang pernah diceritakan oleh {Abu Hurairah} kepada kami dari Rasulullah saw., kemudian dia menyebutkan beberap hadits yang di antaranya adalah, “Rasulullah saw. bersabda: “Manusia itu mengikuti Quraisy dalam permasalahan ini (kepemimpinan), Muslim mereka mengikuti Muslim (Quraisy), dan kafir mereka mengikuti kafir mereka (Quraisy).”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3391
و حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ الْحَارِثِيُّ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُاقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي الْخَيْرِ وَالشَّرِّ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Habib Al Haritsi} telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} telah menceritakan kepadaku {Abu Az Zubair} bahwa dia mendengar {Jabir bin Abdullah} berkata, “Nabi saw. bersabda: “Manusia itu mengikuti Quraisy dalam kebaikan dan keburukan.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3392
و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَزَالُ هَذَا الْأَمْرُ فِي قُرَيْشٍ مَا بَقِيَ مِنْ النَّاسِ اثْنَانِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdullah bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {‘Ashim bin Muhammad bin Zaid} dari {ayahnya} dia berkata, ” {Abdullah} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Perkara ini (kepemimpinan) akan senantiasa dipegang oleh orang-orang Quraisy sekalipun manusia hanya tinggal dua.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3393
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ح و حَدَّثَنَا رِفَاعَةُ بْنُ الْهَيْثَمِ الْوَاسِطِيُّ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ الطَّحَّانَ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَدَخَلْتُ مَعَ أَبِي عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ إِنَّ هَذَا الْأَمْرَ لَا يَنْقَضِي حَتَّى يَمْضِيَ فِيهِمْ اثْنَا عَشَرَ خَلِيفَةً قَالَ ثُمَّ تَكَلَّمَ بِكَلَامٍ خَفِيَ عَلَيَّ قَالَ فَقُلْتُ لِأَبِي مَا قَالَ قَالَ كُلُّهُمْ مِنْ قُرَيْشٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Hushain} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Rifa’ah bin Al haitsam Al Wasithi} sedangkan lafadznya dari dia, telah menceritakan kepada kami {Khalid} -yaitu Ibnu Abdullah At Thahan- dari {Hushain} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, “Aku pernah menemui Nabi saw. bersama dengan ayahku, maka aku mendengar beliau bersabda: “Sesungguhnya pemerintahan ini tidak akan runtuh hingga kedua belas orang khalifah memerintah.” Kemudian beliau mengucapkan kata-kata yang kurang jelas bagiku, Jabir berkata, “Lalu aku bertanya kepada ayahku, ‘Apa yang dikatakan beliau?” {ayahku} menjawab, “(beliau mengatakan) Semuanya dari bangsa Quraisy.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3394
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَزَالُ أَمْرُ النَّاسِ مَاضِيًا مَا وَلِيَهُمْ اثْنَا عَشَرَ رَجُلًا ثُمَّ تَكَلَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَلِمَةٍ خَفِيَتْ عَلَيَّ فَسَأَلْتُ أَبِي مَاذَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ كُلُّهُمْ مِنْ قُرَيْشٍو حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَلَمْ يَذْكُرْ لَا يَزَالُ أَمْرُ النَّاسِ مَاضِيًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Umar} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abdul Malik bin ‘Umair} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, “Aku mendengar Nabi saw. bersabda: “Perkara manusia akan tetap berlalu (jaya) selagi mereka masih tetap diperintahkan oleh dua belas orang laki-laki.” Kemudian Nabi saw. mengucapkan kata-kata yang tidak jelas bagiku, maka aku aku bertanya kepada {ayahku}, “Apa yang dikatakan oleh Rasulullah saw.?” dia menjawab, “Mereka semua dari Quraisy.” Dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} dari Nabi saw. dengan hadits ini, namun dia tidak menyebutkan, “Dan perkara manusia akan senantiasa berlalu.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3395
حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ الْأَزْدِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ سَمُرَةَ يَقُولُاسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَزَالُ الْإِسْلَامُ عَزِيزًا إِلَى اثْنَيْ عَشَرَ خَلِيفَةً ثُمَّ قَالَ كَلِمَةً لَمْ أَفْهَمْهَا فَقُلْتُ لِأَبِي مَا قَالَ فَقَالَ كُلُّهُمْ مِنْ قُرَيْشٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Haddab bin Khalid Al Azdi} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Simak bin Harb} dia berkata aku mendengar {Jabir bin Samurah} berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Islam senantiasa kuat dan berkuasa sampai kedua belas khalifah.” Kemudian beliau mengucapkan kata-kata yang tidak aku fahami, lantas aku bertanya kepada {ayahku}, “Apa yang dikatakan beliau?” dia menjawab, “Mereka semua dari bangsa Quraisy.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3396
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ دَاوُدَ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَزَالُ هَذَا الْأَمْرُ عَزِيزًا إِلَى اثْنَيْ عَشَرَ خَلِيفَةً قَالَ ثُمَّ تَكَلَّمَ بِشَيْءٍ لَمْ أَفْهَمْهُ فَقُلْتُ لِأَبِي مَا قَالَ فَقَالَ كُلُّهُمْ مِنْ قُرَيْشٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dari {Daud} dari {As Sya’bi} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, “Nabi saw. bersabda: “Perkara (kepemimpinan) ini akan senantiasa kuat sampai kedua belas khilafah (pemimpin).” Jabir berkata, “Kemudian beliau mengucapkan kata-kata yang tidak aku fahami, maka aku bertanya kepada {ayahku}, “Apa yang dikatakan beliau?” dia menjawab, “Mereka semua dari bangsa Quraisy.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3397
حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ النَّوْفَلِيُّ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا أَزْهَرُ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَانْطَلَقْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعِي أَبِي فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ لَا يَزَالُ هَذَا الدِّينُ عَزِيزًا مَنِيعًا إِلَى اثْنَيْ عَشَرَ خَلِيفَةً فَقَالَ كَلِمَةً صَمَّنِيهَا النَّاسُ فَقُلْتُ لِأَبِي مَا قَالَ قَالَ كُلُّهُمْ مِنْ قُرَيْشٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Nahsr bin Ali Al Jahdlami} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Aun}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Utsman An Naufali} sedangkan lafadznya dari dia, telah menceritakan kepada kami {Azhar} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Aun} dari {Asy Sya’bi} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, “Aku pernah datang kepada Rasulullah saw. bersama dengan {ayahku}, lalu aku mendengar beliau bersabda: “Agama ini akan senantiasa kuat dan kokoh hingga kedua belas khalifah (pemipin).” Kemudian beliau mengucapkan kata-kata yang lirih hingga tidak terdengar oleh orang-orang, maka aku bertanya kepada ayahku, “Apa yang dikatakan beliau?” dia menjawab, “Mereka semua dari suku Quraisy.”