Sunnah
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4110
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْمَهْرِيُّ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ وَسَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ وَعَلْقَمَةُ بْنُ وَقَّاصٍ وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ حَدِيثِ عَائِشَةَ وَكُلٌّ حَدَّثَنِي طَائِفَةً مِنْ الْحَدِيثِ قَالَتْوَلَشَأْنِي فِي نَفْسِي كَانَ أَحْقَرَ مِنْ أَنْ يَتَكَلَّمَ اللَّهُ فِيَّ بِأَمْرٍ يُتْلَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud Al Mahri} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Wahb} ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Yunus bin Yazid} dari {Ibnu Syihab} ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Urwah Ibnu Az Zubair} dan {Sa’id Ibnul Musayyab} dan {Alqamah bin Waqqash} dan {Ubaidullah bin Abdullah} tentang peristiwa (fitnah) yang menimpa {‘Aisyah}, setiap dari mereka menceritakan kepadaku sebagian tentang peristiwa ‘Aisyah. ‘Aisyah berkata, “Menurutku, perkara yang menimpaku itu lebih hina (tidak pantas) untuk Allah sebutkan pada sesuatu yang dibaca (Al-Qur’an).”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4111
حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ عَامِرٍ يَعْنِي الشَّعْبِيَّ عَنْ عَامِرِ بْنِ شَهْرٍ قَالَكُنْتُ عِنْدَ النَّجَاشِيِّ فَقَرَأَ ابْنٌ لَهُ آيَةً مِنْ الْإِنْجِيلِ فَضَحِكْتُ فَقَالَ أَتَضْحَكُ مِنْ كَلَامِ اللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Umar} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibrahim bin Musa} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Abu Zaidah} dari {Mujalid} dari {Amir} -maksudnya Amir Asy Sya’bi- dari {Amir bin Syahr} ia berkata, “Saat aku sedang bersama Najasyi, salah seorang anaknya membaca ayat dalam kitab Injil hingga aku pun tertawa. Namun Najasyi berkata, “Akankah kamu mentertawakan kalamullah?”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4112
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ ثُمَّ يَقُولُ كَانَ أَبُوكُمْ يُعَوِّذُ بِهِمَا إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَقَقَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا دَلِيلٌ عَلَى أَنَّ الْقُرْآنَ لَيْسَ بِمَخْلُوقٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Al Minhal bin Amru} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Nabi saw. berdoa minta perlindungan untuk Hasan dan Husain, beliau membaca: “U’IIDZUKUMAA BIKALIMAATILLAAHIT TAAMMAH MIN KULLI SYAITHAANIN WA HAAMMATIN WA MIN KULLI ‘AININ LAAMATIN (Aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap kejahatan setan dan binatang bisa yang mematikan, dan dari setiap mata yang hasud). Kemudian beliau bersabda: “Dahulu bapak kalian (Ibrahim) juga pernah minta perlindungan dengan keduanya untuk anaknya Isma’il dan Ishaq.” Abu Dawud berkata, “Ini adalah dalil bahwa Al-Qur’an bukanlah makhluk.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4113
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي سُرَيْجٍ الرَّازِيُّ وَعَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ ابْنِ إِبْرَاهِيمَ وَعَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ قَالُوا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَكَلَّمَ اللَّهُ بِالْوَحْيِ سَمِعَ أَهْلُ السَّمَاءِ لِلسَّمَاءِ صَلْصَلَةً كَجَرِّ السِّلْسِلَةِ عَلَى الصَّفَا فَيُصْعَقُونَ فَلَا يَزَالُونَ كَذَلِكَ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ جِبْرِيلُ حَتَّى إِذَا جَاءَهُمْ جِبْرِيلُ فُزِّعَ عَنْ قُلُوبِهِمْ قَالَ فَيَقُولُونَ يَا جِبْرِيلُ مَاذَا قَالَ رَبُّكَ فَيَقُولُ الْحَقَّ فَيَقُولُونَ الْحَقَّ الْحَقَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abu Suraij Ar Razi} dan {Ali Ibnul Husain bin Ibrahim} dan {Ali bin Muslim} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Muslim} dari {Masruq} dari {Abdullah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Jika Allah menyampaikan wahyu maka penduduk langit mendengar gemerincing seperti ada suara rantai yang beradu hingga mereka pingsan. Dan mereka terus dalam kondisi seperti itu hingga datang Jibril, maka ketika Jibril datang mereka pun sadar.” Beliau bersabda: “Lalu mereka berkata, “Wahai Jibril, apa yang disampaikan oleh Rabbmu?” Jibril menjawab, “Kebenaran.” Mereka pun berkata lagi, “Kebenaran, kebenaran.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4114
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا بَسْطَامُ بْنُ حُرَيْثٍ عَنْ أَشْعَثَ الْحُدَّانِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ شَفَاعَتِي لِأَهْلِ الْكَبَائِرِ مِنْ أُمَّتِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin harb} berkata, telah menceritakan kepada kami {Bastham bin Huraits} dari {Asy’ats Al Huddani} dari {Anas bin Malik} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Syafaatku berlaku untuk pelaku dosa besar dari umatku.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4115
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ الْحَسَنِ بْنِ ذَكْوَانَ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ قَالَ حَدَّثَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَخْرُجُ قَوْمٌ مِنْ النَّارِ بِشَفَاعَةِ مُحَمَّدٍ فَيَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَيُسَمَّوْنَ الْجَهَنَّمِيِّينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Al Hasan bin Dzakwan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Raja} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Imran bin Hushain} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Akan ada sekelompok orang keluar dari neraka karena syafaat Muhammad, mereka kemudian masuk ke dalam surga, dan mereka diberi nama Al Jahannamiyyun.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4116
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَهْلَ الْجَنَّةِ يَأْكُلُونَ فِيهَا وَيَشْرَبُونَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Al A’masy} dari {Abu Sufyan} dari {Jabir} ia berkata, “Aku mendengar Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya penduduk surga makan dan minum di dalamnya.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4117
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا أَسْلَمُ عَنْ بِشْرِ بْنِ شَغَافٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍوعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصُّورُ قَرْنٌ يُنْفَخُ فِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir} ia berkata Aku mendengar {Bapakku} berkata telah menceritakan kepada kami {Aslam} dari {Bisyr bin Syaghaf} dari {Abdullah bin Amru} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Ash Shur adalah sangkakala yang ditiup.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4118
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلَّ ابْنِ آدَمَ تَأْكُلُ الْأَرْضُ إِلَّا عَجْبَ الذَّنَبِ مِنْهُ خُلِقَ وَفِيهِ يُرَكَّبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Setiap anak Adam akan dimakan oleh bumi kecuali tulang ekor, darinya mereka dicipta dan darinya pula mereka akan disusun.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4119
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَمَّا خَلَقَ اللَّهُ الْجَنَّةَ قَالَ لِجِبْرِيلَ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ إِلَّا دَخَلَهَا ثُمَّ حَفَّهَا بِالْمَكَارِهِ ثُمَّ قَالَ يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ لَا يَدْخُلَهَا أَحَدٌ قَالَ فَلَمَّا خَلَقَ اللَّهُ النَّارَ قَالَ يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ فَيَدْخُلُهَا فَحَفَّهَا بِالشَّهَوَاتِ ثُمَّ قَالَ يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ لَا يَبْقَى أَحَدٌ إِلَّا دَخَلَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Muhammad bin Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Ketika selesai menciptakan surga, Allah berfirman kepada Jibril: “Pergi dan lihatlah surga itu.” Jibril kemudian pergi dan melihat surga, setelah itu ia kembali lagi seraya berkata, “Wahai Rabb, demi kemuliaan-Mu, tidak seorang pun yang mendengar tentangnya kecuali ia ingin memasukinya.” Kemudian Allah menutupi (merintangi) surga dengan hal-hal yang tidak disukai (oleh manusia). Lantas Allah berfirman: “Wahai Jibril, pergi dan lihatlah surga itu.” Jibril kemudian pergi dan melihat surga, setelah itu ia kembali lagi seraya berkata, “Wahai Rabb, demi kemuliaan-Mu, aku kawatir tidak ada seorang pun yang hendak memasukinya.” Beliau bersabda: “Ketika selesai menciptakan neraka, Allah berfirman: “Wahai Jibril, pergi dan lihatlah neraka itu.” Jibril kemudian pergi dan melihat neraka, setelah itu ia kembali lagi seraya berkata, “Wahai Rabb, demi kemuliaan-Mu, tidak seorang pun yang mendengar tentangnya kemudian timbul keinginan untuk memasukinya.” Allah kemudian menutupi neraka dengan syahwat (kesenangan atau yang disukai manusia), lantas Allah berfirman: “Wahai Jibril, pergi dan lihatlah neraka.” kemudian Jibril pergi dan melihat neraka, setelah itu ia kembali lagi dan berkata, “Wahai Rabb, demi kemuliaan-Mu, aku kawatir tidak ada seorang pun yang bakal tersisa (selamat).”