Sunnah
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4010
حَدَّثَنَا هِلَالُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ عُثْمَانَ الْبَتِّيِّ قَالَمَا فَسَّرَ الْحَسَنُ آيَةً قَطُّ إِلَّا عَنْ الْإِثْبَاتِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hilal bin Bisyr} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Utsman} dari {Utsman Al Batti} ia berkata, ” {Al Hasan} tidak pernah mentafsirkan sebuah ayat pun selain dilakukan dengan penuh keyakinan.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4011
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَكُنَّا نَقُولُ فِي زَمَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَعْدِلُ بِأَبِي بَكْرٍ أَحَدًا ثُمَّ عُمَرَ ثُمَّ عُثْمَانَ ثُمَّ نَتْرُكُ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نُفَاضِلُ بَيْنَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Abu Salamah} dari {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Pada masa Nabi saw. kami berkata, ‘Kami tidak membandingkan antara Abu Bakar dengan seorang pun, begitu juga dengan Umar dan Utsman. Dan kami tidak pernah membanding-bandingkan antara para sahabat Nabi.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4012
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا عَنْبَسَةُ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ قَالَ سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ إِنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَكُنَّا نَقُولُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَيٌّ أَفْضَلُ أُمَّةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَهُ أَبُو بَكْرٍ ثُمَّ عُمَرُ ثُمَّ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ أَجْمَعِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Shalih} berkata, telah menceritakan kepada kami {Anbasah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Ibnu Syihab} ia berkata {Salim bin Abdullah} berkata {Ibnu Umar} berkata, “Kami pernah mengatakan sesuatu saat Nabi saw. masih hidup, “Yang paling utama di antara umat Nabi saw. setelah beliau adalah Abu Bakar, lalu Umar, lalu Utsman. Semoga Allah meridhai mereka semua.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4013
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا جَامِعُ بْنُ أَبِي رَاشِدٍ حَدَّثَنَا أَبُو يَعْلَى عَنْ مُحَمَّدِ ابْنِ الْحَنَفِيَّةِ قَالَ قُلْتُ لِأَبِيأَيُّ النَّاسِ خَيْرٌ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ قَالَ قُلْتُ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ عُمَرُ قَالَ ثُمَّ خَشِيتُ أَنْ أَقُولَ ثُمَّ مَنْ فَيَقُولَ عُثْمَانُ فَقُلْتُ ثُمَّ أَنْتَ يَا أَبَةِ قَالَ مَا أَنَا إِلَّا رَجُلٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Jami’ bin Abu Rasyid} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Ya’la} dari {Muhammad bin Al Hanafiyah} ia berkata, “Aku bertanya kepada {bapakku}, “Siapakah manusia yang paling baik setelah Rasulullah saw.?”Iia menjawab, “Abu Bakar.” Aku bertanya lagi, “Kemudian siapa lagi?” Ia menjawab, “Umar.” Muhammad bin Al hanafiyah berkata, “Lalu timbul kecemasan jika aku bertanya ‘lalu siapa lagi, kemudian ia menjawab ‘Utsman’.” Aku lalu bertanya, “Apakah setelah itu engkau wahai bapakku?” Ia menjawab, “Aku hanyalah seorang laki-laki dari kaum muslimin.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4014
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِسْكِينٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي الْفِرْيَابِيَّ قَالَ سَمِعْتُ سُفْيَانَ يَقُولُمَنْ زَعَمَ أَنَّ عَلِيًّا عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ أَحَقَّ بِالْوِلَايَةِ مِنْهُمَا فَقَدْ خَطَّأَ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَالْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارَ وَمَا أُرَاهُ يَرْتَفِعُ لَهُ مَعَ هَذَا عَمَلٌ إِلَى السَّمَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Miskin} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad} -maksudnya Muhammad Al Firyabi- ia berkata Aku mendengar {Sufyan} berkata, “Siapa yang menyakini bahwa Ali Alaihis Salam lebih berhak untuk menjadi penguasa dari keduanya (Abu Bakar dan Umar), maka ia telah menyalahi Abu Bakar, Umar dan kaum Muhajirin dan Anshar. Dengan keyakinan dia seperti itu, maka aku melihat bahwa amalan baiknya tidak akan naik ke langit.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4015
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ حَدَّثَنَا عَبَّادٌ السَّمَّاكُ قَالَ سَمِعْتُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيَّ يَقُولُالْخُلَفَاءُ خَمْسَةٌ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ وَعَلِيٌّ وَعُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Faris} berkata, telah menceritakan kepada kami {Qabishah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abbad As Sammak} ia berkata, “Aku mendengar {Sufyan Ats Tsauri} berkata, “Khalifah (pemimpin) itu ada lima Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali dan Umar bin Abdul Aziz radliallahu ‘anhum (semoga Allah meridhoi mereka).”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4016
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ مُحَمَّدٌ كَتَبْتُهُ مِنْ كِتَابِهِ قَالَ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُأَنَّ رَجُلًا أَتَى إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي أَرَى اللَّيْلَةَ ظُلَّةً يَنْطِفُ مِنْهَا السَّمْنُ وَالْعَسَلُ فَأَرَى النَّاسَ يَتَكَفَّفُونَ بِأَيْدِيهِمْ فَالْمُسْتَكْثِرُ وَالْمُسْتَقِلُّ وَأَرَى سَبَبًا وَاصِلًا مِنْ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ فَأَرَاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخَذْتَ بِهِ فَعَلَوْتَ بِهِ ثُمَّ أَخَذَ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَعَلَا بِهِ ثُمَّ أَخَذَ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَعَلَا بِهِ ثُمَّ أَخَذَ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَانْقَطَعَ ثُمَّ وُصِلَ فَعَلَا بِهِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ بِأَبِي وَأُمِّي لَتَدَعَنِّي فَلَأُعَبِّرَنَّهَا فَقَالَ اعْبُرْهَا قَالَ أَمَّا الظُّلَّةُ فَظُلَّةُ الْإِسْلَامِ وَأَمَّا مَا يَنْطِفُ مِنْ السَّمْنِ وَالْعَسَلِ فَهُوَ الْقُرْآنُ لِينُهُ وَحَلَاوَتُهُ وَأَمَّا الْمُسْتَكْثِرُ وَالْمُسْتَقِلُّ فَهُوَ الْمُسْتَكْثِرُ مِنْ الْقُرْآنِ وَالْمُسْتَقِلُّ مِنْهُ وَأَمَّا السَّبَبُ الْوَاصِلُ مِنْ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ فَهُوَ الْحَقُّ الَّذِي أَنْتَ عَلَيْهِ تَأْخُذُ بِهِ فَيُعْلِيكَ اللَّهُ ثُمَّ يَأْخُذُ بِهِ بَعْدَكَ رَجُلٌ فَيَعْلُو بِهِ ثُمَّ يَأْخُذُ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَيَعْلُو بِهِ ثُمَّ يَأْخُذُ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَيَنْقَطِعُ ثُمَّ يُوصَلُ لَهُ فَيَعْلُو بِهِ أَيْ رَسُولَ اللَّهِ لَتُحَدِّثَنِّي أَصَبْتُ أَمْ أَخْطَأْتُ فَقَالَ أَصَبْتَ بَعْضًا وَأَخْطَأْتَ بَعْضًا فَقَالَ أَقْسَمْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَتُحَدِّثَنِّي مَا الَّذِي أَخْطَأْتُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقْسِمْحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذِهِ الْقِصَّةِ قَالَ فَأَبَى أَنْ يُخْبِرَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Faris} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} -Muhammad berkata aku pernah menulis dari dalam bukunya- ia berkata telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, ” {Abu Hurairah} pernah menceritakan bahwa ada seorang laki-laki datang menemui Rasulullah saw. seraya berkata, “Pada suatu malam aku bermimpi melihat suatu naungan yang mengeluarkan minyak dan madu. Lalu aku melihat orang-orang saling berebut untuk mengambilnya dengan tangan, ada yang mendapat banyak dan ada yang mendapat sedikit. Kemudian aku melihat ada sesuatu yang membentang dari langit ke bumi, dan ternyata itu adalah engkau wahai Rasulullah. Engkau mengambilnya hingga engkau menjadi mulia, lalu ada seorang laki-laki lain yang mengambilnya dan ia pun menjadi mulia, lalu ada seorang laki-laki lain yang mengambilnya dan ia pun menjadi mulia karenanya. Kemudian ada seorang laki-laki lain yang mengambilnya dan terputuslah kemuliaan itu. Setelah itu disambungkan lagi hingga ia menjadi mulia karenanya.” Abu Bakar berkata, “Demi bapak dan ibuku, biarkan aku menafsirkan mimpi itu?” beliau bersabda: “Silahkan.” Abu Bakar berkata, “Naungan itu adalah Islam, minyak dan madu itu adalah kelembutan dan manisnya Al-Qur’an. Orang yang mendapat sedikit dan banyak dalam mimpi itu adalah orang yang sedikit atau banyaknya dalam membaca Al-Qur’an. Dan yang menjadi wasilah (perantara) antara langit dan bumi adalah kebenaran yang engkau ada padannya engkau mengambilnya hingga Allah meninggikan dan memuliakanmu. Lalu setelahmu ada seorang laki-laki yang mengambilnya dan ia menjadi mulia, lalu setelah itu ada seorang laki-laki lain yang mengambilnya dan ia juga menjadi mulia. Kemudian ada lagi laki-laki lain yang mengambilnya, namun kemuliaan itu terputus. Allah lalu menyambungnya kembali hingga laki-laki itu pun menjadi mulia. Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku, benar atau salah yang aku katakan ini?” beliau menjawab: “Sebagian benar dan sebagian salah.” Abu Bakar berkata lagi, “Wahai Rasulullah, aku bersumpah, tolong anda katakan apa yang salah?” Nabi saw. lalu bersabda: “Janganlah kamu bersumpah.” Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Faris} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Katsir} dari {Az Zuhri} dari {Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw., dengan kisah seperti ini. Ia berkata, “Beliau menolak untuk mengabarkannya (Tafsiran Abu Bakar yang salah).”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4017
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا الْأَشْعَثُ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي بَكْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَاتَ يَوْمٍ مَنْ رَأَى مِنْكُمْ رُؤْيَا فَقَالَ رَجُلٌ أَنَا رَأَيْتُ كَأَنَّ مِيزَانًا نَزَلَ مِنْ السَّمَاءِ فَوُزِنْتَ أَنْتَ وَأَبُو بَكْرٍ فَرَجَحْتَ أَنْتَ بِأَبِي بَكْرٍ وَوُزِنَ عُمَرُ وَأَبُو بَكْرٍ فَرَجَحَ أَبُو بَكْرٍ وَوُزِنَ عُمَرُ وَعُثْمَانُ فَرَجَحَ عُمَرُ ثُمَّ رُفِعَ الْمِيزَانُ فَرَأَيْنَا الْكَرَاهِيَةَ فِي وَجْهِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَحَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَاتَ يَوْمٍ أَيُّكُمْ رَأَى رُؤْيَا فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَلَمْ يَذْكُرْ الْكَرَاهِيَةَ قَالَ فَاسْتَاءَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي فَسَاءَهُ ذَلِكَ فَقَالَ خِلَافَةُ نُبُوَّةٍ ثُمَّ يُؤْتِي اللَّهُ الْمُلْكَ مَنْ يَشَاءُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad Ibnul Mutsanna} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah Al Anshari} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Asy’ats} dari {Al Hasan} dari {Abu Bakrah} bahwa pada suatu hari Nabi saw. bersabda: “Siapakah di antara kalian yang bermimpi?” seorang laki-laki berkata, “Aku bermimpi melihat seakan-akan sebuah timbangan turun dari langit, lalu engkau ditimbang bersama Abu Bakar. Tetapi timbanganmu lebih berat dari timbangan Abu Bakar. Lalu Umar ditimbang bersama Abu Bakar, tetapi timbangan Abu Bakar lebih berat. Lalu Umar ditimbang bersama Utsman, tetapi timbangan Umar lebih berat. Dan setelah timbangannya diangkat.” Dan saat itu aku melihat ada tanda kebencian pada wajah Rasulullah saw.” Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ali bin Zaid} dari {‘Abdurrahman bin Abu Bakrah} dari {Bapaknya} bahwasanya pada suatu hari Nabi saw. bersabda: “Siapakah kalian yang bermimpi? ‘ lalu ia menyebutkan makna hadits tersebut, namun ia tidak menyebutkan tentang tanda kebencian pada wajah Rasulullah saw. Namun ia menyantumkan, ‘Hal yang demikian membuat Rasulullah saw. merasa tidak nyaman. Setelah itu Rasulullah saw. bersabda: “Itulah khilafah kenabian. Setelah itu Allah menjadikan kerajaan dan memberikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4018
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ كَانَ يُحَدِّثُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُرِيَ اللَّيْلَةَ رَجُلٌ صَالِحٌ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ نِيطَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنِيطَ عُمَرُ بِأَبِي بَكْرٍ وَنِيطَ عُثْمَانُ بِعُمَرَ قَالَ جَابِرٌ فَلَمَّا قُمْنَا مِنْ عِنْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْنَا أَمَّا الرَّجُلُ الصَّالِحُ فَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَّا تَنَوُّطُ بَعْضِهِمْ بِبَعْضٍ فَهُمْ وُلَاةُ هَذَا الْأَمْرِ الَّذِي بَعَثَ اللَّهُ بِهِ نَبِيَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَقَالَ أَبُو دَاوُد وَرَوَاهُ يُونُسُ وَشُعَيْبٌ لَمْ يَذْكُرَا عَمْرَو بْنَ أَبَانَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Amru bin Utsman} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Harb} dari {Az Zubaidi} dari {Ibnu Syihab} dari {Amru bin Aban bin Utsman} dari {Jabir bin Abdullah} ia bercerita bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: “Seorang laki-laki shalih bermimpi bahwa Abu Bakr dipautkan bersama Rasulullah saw., Umar dipautkan bersama Abu Bakar dan Utsman juga dipautkan bersama Umar.” Jabir berkata, “Ketika kami bangkit dari sisi Rasulullah saw., maka kami katakan, “Laki-laki shalih itu adalah Rasulullah saw. adapun keterpautan mereka satu sama lain itu adalah para pemimpin urusan ini (Islam) yang Allah utus kepada Nabi-Nya saw.” Abu Dawud berkata, “Hadits ini diriwayatkan oleh {Yunus} dan {Syu’aib}, namun keduanya tidak menyebutkan Amru bin Aban.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 4019
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنِي عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍأَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي رَأَيْتُ كَأَنَّ دَلْوًا دُلِّيَ مِنْ السَّمَاءِ فَجَاءَ أَبُو بَكْرٍ فَأَخَذَ بِعَرَاقِيهَا فَشَرِبَ شُرْبًا ضَعِيفًا ثُمَّ جَاءَ عُمَرُ فَأَخَذَ بِعَرَاقِيهَا فَشَرِبَ حَتَّى تَضَلَّعَ ثُمَّ جَاءَ عُثْمَانُ فَأَخَذَ بِعَرَاقِيهَا فَشَرِبَ حَتَّى تَضَلَّعَ ثُمَّ جَاءَ عَلِيٌّ فَأَخَذَ بِعَرَاقِيهَا فَانْتَشَطَتْ وَانْتَضَحَ عَلَيْهِ مِنْهَا شَيْءٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad Ibnul Mutsanna} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Affan bin Muslim} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Asy’ats bin ‘Abdurrahman} dari {Bapaknya} dari {Samurah bin Jundub} berkata, “Seorang laki-laki berkata, “Wahai Rasulullah, aku melihat seakan ada sebuah ember yang diulurkan dari atas langit, Abu Bakar lantas datang mengambil kayu pengaitnya lalu minum dengan sedikit, kemudian datang Umar mengambil kayu pengaitnya lalu minum dengan puas, kemudian datang Utsman mengambil kayu pengaitnya lalu minum dengan puas, kemudian datang Ali mengambil kayu pengaitnya lalu minum secara berlebihan hingga ia terkena air tersebut.”