Umra

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3693

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا عِيسَى وَعَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أُعْمِرَ شَيْئًا فَهُوَ لَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Isa} dan {‘Abdah bin Sulaiman} mereka berdua berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Barangsiapa diberi sesuatu maka ia adalah miliknya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3694

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {An Nadhr bin Anas} dari {Basyir bin Nahik} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Umra itu dibolehkan.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3695

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَأَلَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ هِشَامٍ عَنْ الْعُمْرَى فَقُلْتُ حَدَّثَ مُحَمَّدُ بْنُ سِيرِينَ عَنْ شُرَيْحٍ قَالَقَضَى نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ الْعُمْرَى جَائِزَةٌقَالَ قَتَادَةُ قُلْتُ حَدَّثَنِي النَّضْرُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ قَالَ قَتَادَةُ وَقُلْتُ كَانَ الْحَسَنُ يَقُولُ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ قَالَ قَتَادَةُ فَقَالَ الزُّهْرِيُّ إِنَّمَا الْعُمْرَى إِذَا أُعْمِرَ وَعَقِبُهُ مِنْ بَعْدِهِ فَإِذَا لَمْ يَجْعَلْ عَقِبَهُ مِنْ بَعْدِهِ كَانَ لِلَّذِي يَجْعَلُ شَرْطَهُ قَالَ قَتَادَةُ فَسُئِلَ عَطَاءُ بْنُ أَبِي رَبَاحٍ فَقَالَ حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ قَالَ قَتَادَةُ فَقَالَ الزُّهْرِيُّ كَانَ الْخُلَفَاءُ لَا يَقْضُونَ بِهَذَا قَالَ عَطَاءٌ قَضَى بِهَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ مَرْوَانَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Hisyam} berkata telah menceritakan kepadaku {Bapakku} dari {Qatadah} ia berkata, “Sulaiman bin Hisyam bertanya kepadaku mengenai Umra. Kemudian aku katakan, ” {Muhammad bin Sirin} telah menceritakan dari {Syuraih}, ia berkata, “Nabi saw. memutuskan bahwa umra itu dibolehkan.” {Qatadah} berkata, “Aku berkata telah menceritakan kepadaku {An Nadlr bin Anas} dari {Basyir bin Nahik} dari {Abu Hurairah} bahwa Nabi saw. bersabda: “Umrah itu dibolehkan.” Qatadah berkata, “Aku berkata, “Al Hasan berkata, “Umra itu dibolehkan.” Qatadah berkata, “Az Zuhri berkata, “Sesungguhnya umra itu adalah apabila seseorang dan orang yang setelahnya diberi pemberian, kemudian apabila orang yang memberi tidak menjadikan umra untuk orang setelahnya maka pemberian tersebut milik orang yang memberikan syarat.” {Qatadah} berkata, ” {‘Atha bin Abu Rabah} ditanya mengenai hal tersebut, kemudian ia berkata, ” {Jabir bin Abdullah} menceritakan kepadaku, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Umra itu dibolehkan.” Qatadah berkata, “Az Zuhri berkata, “Dahulu para khalifah tidak memutuskan dengan hal ini.” ‘Atha berkata, “Abdul Malik bin Marwan memberi putusan dengannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3696

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْمَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَبَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ح و أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ يُونُسَ بْنِ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ دَاوُدَ وَهُوَ ابْنُ أَبِي هِنْدٍ وَحَبِيبٌ الْمُعَلِّمُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَجُوزُ لِامْرَأَةٍ هِبَةٌ فِي مَالِهَا إِذَا مَلَكَ زَوْجُهَا عِصْمَتَهَااللَّفْظُ لِمُحَمَّدٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ma’mar} berkata telah menceritakan kepada kami {Habban} berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah mengabarkan kepadaku {Ibrahim bin Yunus bin Muhammad} berkata telah menceritakan kepada kami {ayahku} berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Daud} -yaitu Ibnu Abu Hind- dan {Habib Al Mu’allim} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {ayahnya} dari {kakeknya}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Tidak boleh bagi seorang wanita memberikan hartanya apabila suaminya memilki ikatan pernikahannya.” Dan ini adalah lafadz Muhammad.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3697

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو ح و أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَلَمَّا فَتَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ قَامَ خَطِيبًا فَقَالَ فِي خُطْبَتِهِ لَا يَجُوزُ لِامْرَأَةٍ عَطِيَّةٌ إِلَّا بِإِذْنِ زَوْجِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid} berkata telah menceritakan kepada kami {Husain Al Mu’allim} dari {‘Amru bin Syu’aib} bahwa {ayahnya} menceritakan kepadanya dari {Abdullah bin ‘Amru}. (dalam jalur lain disebutkan) Dan telah mengabarkan kepada kami {Humaid bin Mas’adah} berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} berkata telah menceritakan kepada kami {Husain Al Mu’allim} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {ayahnya} dari {kakeknya} berkata, “Tatkala Rasulullah saw. menaklukkan Makkah, beliau berdiri untuk berkhutbah, beliau katakan: “Tidak boleh bagi seorang wanita memberikan pemberian kecuali dengan seizin suaminya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3698

أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ هَانِئٍ عَنْ أَبِي حُذَيْفَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَلْقَمَةَ الثَّقَفِّيِّ قَالَقَدِمَ وَفْدُ ثَقِيفٍ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُمْ هَدِيَّةٌ فَقَالَ أَهَدِيَّةٌ أَمْ صَدَقَةٌ فَإِنْ كَانَتْ هَدِيَّةٌ فَإِنَّمَا يُبْتَغَى بِهَا وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَضَاءُ الْحَاجَةِ وَإِنْ كَانَتْ صَدَقَةٌ فَإِنَّمَا يُبْتَغَى بِهَا وَجْهُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالُوا لَا بَلْ هَدِيَّةٌ فَقَبِلَهَا مِنْهُمْ وَقَعَدَ مَعَهُمْ يُسَائِلُهُمْ وَيُسَائِلُونَهُ حَتَّى صَلَّى الظُّهْرَ مَعَ الْعَصْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hannad bin As Sari} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin ‘Ayyasy} dari {Yahya bin Hani`} dari {Abu Hudzifah} dari {Abdul Malik bin Muhammad bin Basyir} dari {‘Abdurrahman bin ‘Alqamah Ats Tsaqafi} ia berkata, “Utusan Tsaqif datang kepada Rasulullah saw. dengan membawa hadiah, beliau lalu bertanya: “Ini hadiah atau sedekah. Jika hadiah maka itu adalah karena mengharapkan ridla Rasulullah saw. dan memenuhi kebutuhan, namun jika sedekah maka itu adalah karena mengharap ridla Allah Azza wa Jalla.” Mereka menjawab, “Tidak, ini adalah hadiah.” Maka beliau pun menerimanya dan duduk bersama mereka, beliau bertanya kepada mereka dan mereka bertanya kepada beliau hingga beliau melakukan shalat zhuhur dan ashar.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3699

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ خُشَيْشُ بْنُ أَصْرَمَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ لَا أَقْبَلَ هَدِيَّةً إِلَّا مِنْ قُرَشِيٍّ أَوْ أَنْصَارِيٍّ أَوْ ثَقَفِيٍّ أَوْ دَوْسِيٍّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim Khusyaisy bin Ashram} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} berkata telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh aku ingin tidak menerima hadiah kecuali dari orang Quraisy, atau Anshar, atau Tsaqif, atau Daus.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3700

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِلَحْمٍ فَقَالَ مَا هَذَا فَقِيلَ تُصُدِّقَ بِهِ عَلَى بَرِيرَةَ فَقَالَ هُوَ لَهَا صَدَقَةٌ وَلَنَا هَدِيَّةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Anas}, bahwa ketika Rasulullah saw. diberi daging maka beliau pun bertanya: “Apakah ini?” Lalu dijawab, “Daging yang disedekahkan kepada Barirah.” Kemudian beliau bersabda: “Itu sedekah baginya dan hadiah untuk kita.”