UmraBab

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3663

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي أَنَّهُ عَرَضَ عَلَيَّ مَعْقَلٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ حُجْرٍ الْمَدَرِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْمَرَ شَيْئًا فَهُوَ لِمُعْمَرِهِ مَحْيَاهُ وَمَمَاتَهُ وَلَا تُرْقِبُوا فَمَنْ أَرْقَبَ شَيْئًا فَهُوَ لِسَبِيلِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Ubaidullah bin Yazid bin Ibrahim} berkata telah mengabarkan kepadaku {ayahku} bahwasanya {Ma’qil} telah menyampaikan kepadaku dari {‘Amru bin Dinar} dari {Hujr Al Madari} dari {Zaid bin Tsabit} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memberikan sesuatu dengan system Umra maka sesuatu tersebut milik orang yang diberi, disaat hidup dan matinya. Dan janganlah kalian memberi dengan system Ruqba, barangsiapa memberi sesuatu dengan system Ruqba maka sesuatu tersebut menjadi miliknya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3664

أَخْبَرَنِي زَكَرِيَّا بْنُ يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَخْزَمَ قَالَ أَنْبَأَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ الْحَجُورِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Zakaria bin Yahya} berkata telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Akhzam} berkata telah memberitakan kepada kami {Mu’adz bin Hisyam} berkata telah menceritakan kepada kami {ayahku} dari {Qatadah} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Dinar} dari {Thawus} dari {Al Hajuri} dari {Abdullah bin Abbas} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Umra adalah boleh.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3665

أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بَكَّارِ بْنِ بِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ هُوَ ابْنُ بَشِيرٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin Muhammad bin Bakkar bin Bilal} berkata telah menceritakan kepada kami {ayahku} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id} -yaitu Ibnu Basyir- dari {‘Amru bin Dinar} dari {Thawus} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Umra adalah boleh.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3666

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا حِبَّانُ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ قَالَ حَدَّثَنَا مَكْحُولٌ عَنْ طَاوُسٍبَتَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعُمْرَى وَالرُّقْبَى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Hatim} berkata telah menceritakan kepada kami {Hibban} berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Muhammad bin Ishaq} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Makhul} dari {Thawus} bahwa Rasulullah saw. membedakan antara Umra dan Ruqba.”