Iman dan Nadzar
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3852
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍأَنَّ رَجُلًا أَخْبَرَ ابْنَ عُمَرَ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ يَأْثُرُ فِي كِرَاءِ الْأَرْضِ حَدِيثًا فَانْطَلَقْتُ مَعَهُ أَنَا وَالرَّجُلُ الَّذِي أَخْبَرَهُ حَتَّى أَتَى رَافِعًا فَأَخْبَرَهُ رَافِعٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْأَرْضِفَتَرَكَ عَبْدُ اللَّهِ كِرَاءَ الْأَرْضِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} telah menceritakan kepada kami {Khalid yaitu Ibnu Al Harits} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Umar} dari {Nafi’} bahwa seseorang telah mengabarkan kepada Ibnu Umar bahwa {Rafi’ bin Khadij} meriwayatkan hadits mengenai penyewaan tanah. Maka saya dan orang yang mengabarkan berita tersebut pergi bersamanya hingga sampai kepada Rafi’. Kemudian Rafi’ mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah saw. melarang dari penyewaan tanah. Lalu Abdullah pun meninggalkan penyewaan tanah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3853
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍحَدَّثَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Yazid Al Muqri`} telah menceritakan kepada kami {ayahku} telah menceritakan kepada kami {Juwairiyah} dari {Nafi’} bahwa {Rafi’ bin Khadij} telah bercerita kepada Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw. melarang dari penyewaan ladang.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3854
أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي حَفْصُ بْنُ عِنَانٍ عَنْ نَافِعٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُ قَالَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يُكْرِي أَرْضَهُ بِبَعْضِ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا فَبَلَغَهُ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ يَزْجُرُ عَنْ ذَلِكَ وَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ قَالَ كُنَّا نُكْرِي الْأَرْضَ قَبْلَ أَنْ نَعْرِفَ رَافِعًا ثُمَّ وَجَدَ فِي نَفْسِهِ فَوَضَعَ يَدَهُ عَلَى مَنْكِبِي حَتَّى دُفِعْنَا إِلَى رَافِعٍ فَقَالَ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ أَسَمِعْتَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْأَرْضِ فَقَالَ رَافِعٌ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُكْرُوا الْأَرْضَ بِشَيْءٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hisyam bin ‘Ammar}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hamzah} telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} telah menceritakan kepadaku {Hafsh bin ‘Inan} dari {Nafi’} bahwa dia telah menceritakan kepadanya, dia berkata “Dahulu Ibnu Umar menyewakan tanahnya dengan imbalan sebagian dari hasil yang dikeluarkan darinya. Kemudian sampai kepadanya bahwa {Rafi’ bin Khadij} melarang dari hal tersebut dan dia berkata “Rasulullah saw. melarang dari hal tersebut.” Ibnu Umar berkata “Dahulu kami menyewakan tanah sebelum mengetahui Rafi'”. Kemudian dia merasakan ada ganjalan dalam hatinya lalu dia letakkan tangannya di pundakku hingga kami bertolak menuju kepada Rafi’. Kemudian Abdullah berkata kepadanya “Apakah engkau mendengar Nabi saw. melarang dari penyewaan tanah?” Maka Rafi’ berkata “Saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Janganlah kalian menyewakan tanah dengan sesuatu.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3855
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ عَبْدِ الْوَهَّابِ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ وَنَافِعٍ أَخْبَرَاهُ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْأَرْضِرَوَاهُ ابْنُ عُمَرَ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ وَاخْتُلِفَ عَلَى عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Humaid bin Mas’adah} dari {Abdul Wahhab} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Muhammad} dan {Nafi’} keduanya telah mengabarkan kepadanya dari {Rafi’ bin Khadij} bahwa Rasulullah saw. melarang dari penyewaan tanah. Ibnu Umar meriwayatkannya dari Rafi’ bin Khadij dan diperselisihkan atas ‘Amru bin Dinar.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3856
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ أَنْبَأَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُكُنَّا نُخَابِرُ وَلَا نَرَى بِذَلِكَ بَأْسًا حَتَّى زَعَمَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُخَابَرَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah Al Mubarak} telah memberitakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amru bin Dinar}, dia berkata “Saya mendengar {Ibnu Umar} berkata “Dahulu kami melakukan mukhabarah dan melihat hal tersebut tidak mengapa hingga {Rafi’ bin Khadij} mengaku bahwa Rasulullah saw. melarang dari mukhabarah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3857
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ يَقُولُأَشْهَدُ لَسَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ وَهُوَ يَسْأَلُ عَنْ الْخِبْرِ فَيَقُولُ مَا كُنَّا نَرَى بِذَلِكَ بَأْسًا حَتَّى أَخْبَرَنَا عَامَ الْأَوَّلِ ابْنُ خَدِيجٍ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْخِبْرِوَافَقَهُمَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdur Rahman bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dia berkata {Ibnu Juraij} berkata “Saya mendengar {‘Amru bin Dinar} berkata “Saya bersaksi sungguh saya mendengar {Ibnu Umar} bertanya mengenai mukhabarah kemudian berkata “Dahulu kami melihat hal tersebut tidak mengapa hingga pada tahun pertama {Ibnu Khadij} mengabarkan kepada kami bahwa dia mendengar Nabi saw. melarang dari mukhabarah.” Keduanya disepakati oleh Hammad bin Zaid.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3858
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُكُنَّا لَا نَرَى بِالْخِبْرِ بَأْسًا حَتَّى كَانَ عَامَ الْأَوَّلِ فَزَعَمَ رَافِعٌ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْهُخَالَفَهُ عَارِمٌ فَقَالَ عَنْ حَمَّادٍ عَنْ عَمْرٍو عَنْ جَابِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَرَمِيُّ بْنُ يُونُسَ قَالَ حَدَّثَنَا عَارِمٌ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْأَرْضِ تَابَعَهُ مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ الطَّائِفِيُّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Habib bin ‘Arabi} dari {Hammad bin Zaid} dari {‘Amru bin Dinar}, dia berkata saya mendengar {Ibnu Umar} berkata “Dahulu kami melihat mukhabarah tidak mengapa hingga pada tahun pertama {Rafi’} mengaku bahwa Nabi Allah saw. melarang dari hal tersebut. Hal tersebut diselisihi oleh ‘Arim, dia berkata dari Hammad dari ‘Amru dari Jabir. Telah menceritakan kepada kami {Harami bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {‘Arim} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {‘Amru bin Dinar} dari {Jabir bin Abdullah} bahwa nabi saw. melarang dari penyewaan tanah. Muhammad bin Muslim Ath Thaifi menyetujui hal tersebut.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3859
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَنَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمُخَابَرَةِ وَالْمُحَاقَلَةِ وَالْمُزَابَنَةِجَمَعَ سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ الْحَدِيثَيْنِ فَقَالَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ وَجَابِرٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Amir} telah menceritakan kepada kami {Suraij} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Muslim} dari {‘Amru bin Dinar} dari {Jabir}, dia berkata “Rasulullah saw. melarang saya dari mukhabarah dan muhaqalah, serta muzabanah. Sufyan bin ‘Uyainah menggabungkan kedua hadits, ia berkata dari Ibnu Umar dan Jabir.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3860
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ وَجَابِرٍنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ وَنَهَى عَنْ الْمُخَابَرَةِ كِرَاءِ الْأَرْضِ بِالثُّلُثِ وَالرُّبُعِرَوَاهُ أَبُو النَّجَاشِيِّ عَطَاءُ بْنُ صُهَيْبٍ وَاخْتُلِفَ عَلَيْهِ فِيهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin Abdur Rahman} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {‘Amru bin Dinar} dari {Ibnu Umar} dan {Jabir} “Rasulullah saw. melarang dari menjual buah hingga kelihatan kelayakannya dan melarang dari mukhabarah, serta penyewaan tanah dengan imbalan sepertiga dan seperempat. Abu An Najasyi ‘Atho` bin Shuhaib meriwayatkannya dan telah diperselisihkan atasnya dalam hal tersebut.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3861
أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ الطَّبَرَانِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بَحْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُبَارَكُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو النَّجَاشِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَافِعٍ أَتُؤَاجِرُونَ مَحَاقِلَكُمْ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ نُؤَاجِرُهَا عَلَى الرُّبُعِ وَعَلَى الْأَوْسَاقِ مِنْ الشَّعِيرِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَفْعَلُوا ازْرَعُوهَا أَوْ أَعِيرُوهَا أَوْ امْسِكُوهَاخَالَفَهُ الْأَوْزَاعِيُّ فَقَالَ عَنْ رَافِعٍ عَنْ ظُهَيْرِ بْنِ رَافِعٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Bakar Muhammad bin Isma’il Ath Thabrani} telah menceritakan kepada kami {Abdur Rahman bin Bahr} telah menceritakan kepada kami {Mubarak bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} telah menceritakan kepadaku {Abu An Najasyi} telah menceritakan kepadaku {Rafi’ bin Khadij} bahwa Rasulullah saw. bersabda kepada Rafi’ “Apakah kalian menyewakan ladang-ladang kalian? Maka saya katakan “Ya, wahai Rasulullah, dengan imbalan seperempat dan beberapa wasaq gandum.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Jangan kalian lakukan, tanamilah atau pinjamkan, atau tahanlah.” Al Auza’I menyelisihinya, kemudian dia berkata dari Rafi’ bin Khadij dari Zhuhair bin Rafi’.