Kesucian Darah
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4041
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ زُبَيْدٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌقُلْتُ لِأَبِي وَائِلٍ سَمِعْتَهُ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Mahmud bin Ghailan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Zaid} dari {Abu Wail} dari {Abdullah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Mencela seorang muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekafiran.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4042
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Mahmud bin Ghailan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Abu Wail} dari {Abdullah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Mencela seorang muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekafiran.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4043
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِسِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Abu Wail}, ia berkata {Abdullah} berkata Mencela seorang muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekafiran.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4044
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِي مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقِتَالُ الْمُؤْمِنِ كُفْرٌ وَسِبَابُهُ فُسُوقٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al ‘Ala`} dari {Abu Mu’awiyah} dari {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Abdullah}, ia berkata membunuh orang mukmin adalah kekafiran dan mencelanya adalah kefasikan.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4045
أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ هِلَالٍ الصَّوَّافُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ غَيْلَانَ بْنِ جَرِيرٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ رِيَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ خَرَجَ مِنْ الطَّاعَةِ وَفَارَقَ الْجَمَاعَةَ فَمَاتَ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً وَمَنْ خَرَجَ عَلَى أُمَّتِي يَضْرِبُ بَرَّهَا وَفَاجِرَهَا لَا يَتَحَاشَى مِنْ مُؤْمِنِهَا وَلَا يَفِي لِذِي عَهْدِهَا فَلَيْسَ مِنِّي وَمَنْ قَاتَلَ تَحْتَ رَايَةٍ عُمِّيَّةٍ يَدْعُو إِلَى عَصَبِيَّةٍ أَوْ يَغْضَبُ لِعَصَبِيَّةٍ فَقُتِلَ فَقِتْلَةٌ جَاهِلِيَّةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Bisyr bin Hilal Ash Shawwaf}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul Warits}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Ghailan bin Jarir} dari {Ziyad bin Riyah} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barang siapa yang keluar dari ketaatan dan memisahkan diri dari jama’ah kemudian mati maka ia mati dengan kematian jahiliyah, dan barang siapa yang menyerang umatku dan membunuh orang yang baik dan pelaku dosa dan tidak menjauhi orang mukminnya dan tidak menepati janji orang yang memiliki janki maka ia bukan dari golonganku, dan barang siapa yang berperang dibawah bendera ketidak jelasan dan menyeru kepada kefanatikan atau marah karena fanatik kemudian terbunuh maka terbunuhnya adalah terbunuh secara jahiliyah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4046
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ الْقَطَّانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي مِجْلَزٍ عَنْ جُنْدُبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَاتَلَ تَحْتَ رَايَةٍ عُمِّيَّةٍ يُقَاتِلُ عَصَبِيَّةً وَيَغْضَبُ لِعَصَبِيَّةٍ فَقِتْلَتُهُ جَاهِلِيَّةٌقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ عِمْرَانُ الْقَطَّانُ لَيْسَ بِالْقَوِيِّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} dari {Abdurrahman}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Imran Al Qaththan} dari {Qatadah} dari {Abu Mijlaz} dari {Jundub bin Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barang siapa yang berperang dibawah bendera ketidak jelasan, ia berperang karena kefanatikan dan marah karena kefanatikan maka terbunuhnya adalah terbunuh secara jahiliyah.” Abu abdurrahman berkata Imron Al Qaththan bukan orang yang kuat.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4047
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي مَنْصُورٌ قَالَ سَمِعْتُ رِبْعِيًّا يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَشَارَ الْمُسْلِمُ عَلَى أَخِيهِ الْمُسْلِمِ بِالسِّلَاحِ فَهُمَا عَلَى جُرُفِ جَهَنَّمَ فَإِذَا قَتَلَهُ خَرَّا جَمِيعًا فِيهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Mahmud bin Ghailan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Daud} dari {Syu’bah}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Manshur}, ia berkata saya mendengar {Rab’i} menceritakan dari {Abu Bakarah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Apabila seorang muslim menunjuk saudara muslimnya menggunakan senjata maka mereka berada di atas jurang Jahannam, kemudian apabila ia membunuhnya maka mereka berdua terjatuh ke dalamnya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4048
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيٍّ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ قَالَإِذَا حَمَلَ الرَّجُلَانِ الْمُسْلِمَانِ السِّلَاحَ أَحَدُهُمَا عَلَى الْآخَرِ فَهُمَا عَلَى جُرُفِ جَهَنَّمَ فَإِذَا قَتَلَ أَحَدُهُمَا الْآخَرَ فَهُمَا فِي النَّارِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Sulaiman}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ya’la}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Rib’i} dari {Abu Bakarah}, ia berkata apabila dua orang muslim membawa senjata salah satunya mengarahkan kepada yang lainnya maka mereka berdua berada di atas jurang Jahannam, dan apabila salah satunya membunuh yang lain maka mereka berdua berada di Neraka.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4049
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ يَزِيدَ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي مُوسَىعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا تَوَاجَهَ الْمُسْلِمَانِ بِسَيْفَيْهِمَا فَقَتَلَ أَحَدُهُمَا صَاحِبَهُ فَهُمَا فِي النَّارِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا الْقَاتِلُ فَمَا بَالُ الْمَقْتُولِ قَالَ أَرَادَ قَتْلَ صَاحِبِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim} dari {Yazid} dari {Sulaiman At Taimi} dari {Al Hasan} dari {Abu Musa} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Apabila dua orang muslim saling berhadapan dengan pedang mereka kemudian salah seorang dari mereka membunuh sahabatnya maka mereka berada dalam Neraka.” Kemudian beliau ditanya wahai Rasulullah, ini orang yang membunuh, maka bagaimana dengan orang yang dibunuh? beliau bersabda: “Ia ingin membunuh sahabatnya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4050
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ وَهُوَ ابْنُ هَارُونَ قَالَ أَنْبَأَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا تَوَاجَهَ الْمُسْلِمَانِ بِسَيْفَيْهِمَا فَقَتَلَ أَحَدُهُمَا صَاحِبَهُ فَهُمَا فِي النَّارِ مِثْلَهُ سَوَاءً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid yaitu Ibnu Harun}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Al Hasan} dari {Abu Musa Al Asy’ari} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Apabila dua orang muslim saling berhadapan dengan pedang mereka kemudian salah seorang dari mereka membunuh sahabatnya maka mereka berada dalam Neraka seperti itu sama.”