Kesucian Darah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3931

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَأَوَّلُ مَا يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ فِي الدِّمَاءِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al ‘Ala`}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Abdullah}, ia berkata “Sesuatu pertama yang diputuskan diantara manusia adalah mengenai darah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3932

أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُسْتَمِرِّ قَالَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُرَحْبِيلَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَجِيءُ الرَّجُلُ آخِذًا بِيَدِ الرَّجُلِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ هَذَا قَتَلَنِي فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ لِمَ قَتَلْتَهُ فَيَقُولُ قَتَلْتُهُ لِتَكُونَ الْعِزَّةُ لَكَ فَيَقُولُ فَإِنَّهَا لِي وَيَجِيءُ الرَّجُلُ آخِذًا بِيَدِ الرَّجُلِ فَيَقُولُ إِنَّ هَذَا قَتَلَنِي فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ لِمَ قَتَلْتَهُ فَيَقُولُ لِتَكُونَ الْعِزَّةُ لِفُلَانٍ فَيَقُولُ إِنَّهَا لَيْسَتْ لِفُلَانٍ فَيَبُوءُ بِإِثْمِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ibaraim bin Al Mustamir}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Amr bin ‘Ashim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir} dari {ayahya} dari {Al A’masy} dari {Syaqiq bin Salamah} dari {‘Amr bin Syurahbil}, dari {Abdullah bin Mas’ud} dari Nabi saw., beliau bersabda: ” Seseorang datang dengan menggandeng tangan orang lain, lalu ia berkata wahai Tuhanku, ia yang telah membunuhku. Kemudian Allah berfirman kepadanya kenapa engkau membunuhnya? Ia menjawab saya membunuhnya agar kemuliaan menjadi milikMu. Lalu Allah berfirman sesungguhnya kemuliaan itu milikKu. Lalu seseorang datang dengan menggandeng orang lain dan berkata sesungguhnya orang ini membunuhku. Kemudian Allah berfirman kepadanya Kenapa engkau membunuhnya? Ia menjawab agar kemuliaan itu menjadi milik Fulan, lalu Allah berfirman: “Sesungguhnya ia bukan milik Fulan.” Maka ia kembali membawa dosanya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3933

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ تَمِيمٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ أَخْبَرَنِي شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْجَوْنِيِّ قَالَ قَالَ جُنْدَبٌ حَدَّثَنِي فُلَانٌأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَجِيءُ الْمَقْتُولُ بِقَاتِلِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيَقُولُ سَلْ هَذَا فِيمَ قَتَلَنِي فَيَقُولُ قَتَلْتُهُ عَلَى مُلْكِ فُلَانٍقَالَ جُنْدَبٌ فَاتَّقِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin Tamim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Syu’bah} dari {Abu Imran Al Jauni}, ia berkata {Jundab} berkata telah menceritakan kepadaku {Fulan} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang dibunuh akan datang bersama orang yang membunuhnya kemudian berkata tanyakan kepada orang ini, kenapa ia membunuhku! Kemudian orang yang membunuh mengatakan saya membunuhnya karena kekuasaan Fulan.” Jundab berkata maka berhati-hatilah terhadapnya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3934

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمَّارٍ الدُّهْنِيِّ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍسُئِلَ عَمَّنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا ثُمَّ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدَى فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَأَنَّى لَهُ التَّوْبَةُ سَمِعْتُ نَبِيَّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَجِيءُ مُتَعَلِّقًا بِالْقَاتِلِ تَشْخَبُ أَوْدَاجُهُ دَمًا فَيَقُولُ أَيْ رَبِّ سَلْ هَذَا فِيمَ قَتَلَنِي ثُمَّ قَالَ وَاللَّهِ لَقَدْ أَنْزَلَهَا اللَّهُ ثُمَّ مَا نَسَخَهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amar Ad Duhni} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} bahwa {Ibnu Abbas} ditanya mengenai orang yang membunuh seorang mukmin secara sengaja kemudian ia bertaubat dan beriman serta beramal Shalih lalu ia mendapat petunjuk. Maka Ibn Abbas berkata darimana datang taubatnya, saya mendengar Nabi kalian saw. bersabda: “Ia akan datang bergantung kepada orang yang membunuh dan urat lehernya mengalirkan darah, ia berkata wahai Tuhanku, tanyakan kepada orang ini kenapa ia membunuhku!” Kemudian beliau bersabda: “Demi Allah, sungguh Allah telah menurunkannya kemudian tidak menghapusnya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3935

قَالَ و أَخْبَرَنِي أَزْهَرُ بْنُ جَمِيلٍ الْبَصْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ النُّعْمَانِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَاخْتَلَفَ أَهْلُ الْكُوفَةِ فِي هَذِهِ الْآيَةِ{ وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا }فَرَحَلْتُ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ لَقَدْ أُنْزِلَتْ فِي آخِرِ مَا أُنْزِلَ ثُمَّ مَا نَسَخَهَا شَيْءٌ
Terjemahan: Telah berkata dan mengabarkan kepadaku {Azhar bin Jamil Al Bashri}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Al Harits}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Al Mughirah bin An Mu’man} dari {Sa’id bin Jubair}, ia berkata penduduk Kufah berselisih mengenai ayat ini: Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja kemudian saya pergi kepada {Ibnu Abbas} dan bertanya kepadanya, maka ia berkata sungguh ayat tersebut telah diturunkan di akhir sesuatu yang diturunkan kemudian tidak ada sesuatupun yang menghapusnya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3936

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْقَاسِمُ بْنُ أَبِي بَزَّةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ عَبَّاسٍهَلْ لِمَنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا مِنْ تَوْبَةٍ قَالَ لَا وَقَرَأْتُ عَلَيْهِ الْآيَةَ الَّتِي فِي الْفُرْقَانِ{ وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ }قَالَ هَذِهِ آيَةٌ مَكِّيَّةٌ نَسَخَتْهَا آيَةٌ مَدَنِيَّةٌ{ وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Al Qasim bin Abu Bazzah} dari {Sa’id bin Jubair}, ia berkata saya berkata kepada {Ibnu Abbas} apakah orang yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja memiliki taubat? Ia berkata tidak. Dan saya membacakan kepadanya ayat yang terdapat dalam Surat Al Furqan: Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar. Ia berkata ayat ini adalah ayat Makiyah, telah dihapus oleh ayat Madaniyah: Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3937

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ أَمَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى أَنْ أَسْأَلَ ابْنَ عَبَّاسٍعَنْ هَاتَيْنِ الْآيَتَيْنِ{ وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ }فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ لَمْ يَنْسَخْهَا شَيْءٌ وَعَنْ هَذِهِ الْآيَةِ{ وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ }قَالَ نَزَلَتْ فِي أَهْلِ الشِّرْكِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} dari {Sa’id bin Jubair}, ia berkata Abdurrahman bin Abi Laila telah memerintahkanku agar bertanya kepada {Ibnu Abbas} mengenai kedua ayat ini, yaitu: Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam dan ayat ini: Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar. Ia berkata ayat tersebut turuk mengenai ahli syirik.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3938

أَخْبَرَنَا حَاجِبُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمَنْبِجِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي رَوَّادٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى الثَّعْلِبِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ قَوْمًا كَانُوا قَتَلُوا فَأَكْثَرُوا وَزَنَوْا فَأَكْثَرُوا وَانْتَهَكُوا فَأَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا يَا مُحَمَّدُ إِنَّ الَّذِي تَقُولُ وَتَدْعُو إِلَيْهِ لَحَسَنٌ لَوْ تُخْبِرُنَا أَنَّ لِمَا عَمِلْنَا كَفَّارَةً فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ إِلَى فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ }قَالَ يُبَدِّلُ اللَّهُ شِرْكَهُمْ إِيمَانًا وَزِنَاهُمْ إِحْصَانًا وَنَزَلَتْ{ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ }الْآيَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hajib bin Sulaiman Al Manbiji}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Rawwad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {Abdul A’la Ats Tsaqafi} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} bahwa suatu kaum dahulu mereka sering membunuh, sering berzina dan memperkosa, lalu mereka mendatangi Nabi saw. dan berkata wahai Muhammad, sesungguhnya apa yang engkau katakan dan engkau serukan adalah baik jika engkau mengabarkan kepada kami bahwa apa yang telah kami perbuat ada kafarahnya, lalu Allah Azza wa jalla menurunkan ayat: Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah sampai ayat maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Ia berkata Allah menggantikan kesyirikan mereka dengan keimanan, perzinahan mereka dengan kesucian, dan turunlah ayat: Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3939

أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّعْفَرَانِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي يَعْلَى عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ نَاسًا مِنْ أَهْلِ الشِّرْكِ أَتَوْا مُحَمَّدًا فَقَالُوا إِنَّ الَّذِي تَقُولُ وَتَدْعُو إِلَيْهِ لَحَسَنٌ لَوْ تُخْبِرُنَا أَنَّ لِمَا عَمِلْنَا كَفَّارَةً فَنَزَلَتْ{ وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ }وَنَزَلَتْ{ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hasan Az Za’farani}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad}, berkata {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Ya’la} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} bahwa beberapa orang dari kalangan ahli syirik datang kepada Muhammad saw. kemudian berkata sesungguhnya apa yang engkau katakan dan engkau serukan adalah baik jika engkau mengabarkan kepada kami bahwa apa yang telah kami perbuat ada kafarahnya, lalu Allah Azza wa jalla menurunkan ayat: Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan turun ayat: Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3940

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا شَبَابَةُ بْنُ سَوَّارٍ قَالَ حَدَّثَنِي وَرْقَاءُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَجِيءُ الْمَقْتُولُ بِالْقَاتِلِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ نَاصِيَتُهُ وَرَأْسُهُ فِي يَدِهِ وَأَوْدَاجُهُ تَشْخَبُ دَمًا يَقُولُ يَا رَبِّ قَتَلَنِي حَتَّى يُدْنِيَهُ مِنْ الْعَرْشِقَالَ فَذَكَرُوا لِابْنِ عَبَّاسٍ التَّوْبَةَ فَتَلَا هَذِهِ الْآيَةَ{ وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا }قَالَ مَا نُسِخَتْ مُنْذُ نَزَلَتْ وَأَنَّى لَهُ التَّوْبَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syababah bin Sawwar}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Warqa`} dari {‘Amr} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Akan datang orang yang dibunuh bersama orang yang membunuh pada Hari Kiamat, ubun-ubun dan kepalanya berada di tangannya, dan urat lehernya mengucurkan darah, ia berkata wahai Tuhanku, ia membunuhku. Hingga Allah mendekatkannya dari ‘Arsy.” ‘Amr berkata kemudian orang-orang menyebutkan taubat kepada Ibnu Abbas, kemudian ia membaca ayat: Dan barang siapa yang membunh orang mukmin dengan sengaja. Ia berkata ayat tersebut tidak dihapus semenjak diturunkan, darimana ia memdapatkan taubat?