Kesucian DarahBab
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3915
أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ دِينَارٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نُقَاتِلُ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَإِذَا قَالُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ حَرُمَتْ عَلَيْنَا دِمَاؤُهُمْ وَأَمْوَالُهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Qasim bin Zakariya bin Dinar}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Musa}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {‘Ashim} dari {Ziyad bin Qais} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Kami memerangi manusia hingga mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH, apabila mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH maka diharamkan atas kami darah dan harta mereka kecuali dengan haknya dan perhitungannya kepada Allah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3916
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَكُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ رَجُلٌ فَسَارَّهُ فَقَالَ اقْتُلُوهُ ثُمَّ قَالَ أَيَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ نَعَمْ وَلَكِنَّمَا يَقُولُهَا تَعَوُّذًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقْتُلُوهُ فَإِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَإِذَا قَالُوهَا عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ رَجُلٍ حَدَّثَهُ قَالَ دَخَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ فِي قُبَّةٍ فِي مَسْجِدِ الْمَدِينَةِ وَقَالَ فِيهِ إِنَّهُ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ نَحْوَهُ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَعْيَنَ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا سِمَاكٌ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ قَالَ سَمِعْتُ أَوْسًا يَقُولُ دَخَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ فِي قُبَّةٍ وَسَاقَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah Al Mubarak}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Aswad bin ‘Amir}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Israil} dari {Simak} dari {An Nu’man bin Basyir}, ia berkata kami bersama Nabi saw. lalu datanglah seseorang dan ia membisikkan sesuatu kepada beliau, kemudian beliau bersabda: ” Bunuhlah dia, ” lalu beliau bersabda: ” Apakah ia bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, ” ia menjawab ya, tapi ia mengatakannya karena mencari perlindungan, lalu Rasulullah saw. bersabda: ” Janganlah engkau membunuhnya, karena saya diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH, apabila mereka mengucapkannya maka mereka telah melindungi darah dan harta mereka dariku kecuali dengan haknya dan perhitungannya kepada Allah ‘azza wajalla, ” {Ubaidillah} berkata telah menceritakan kepada kami {Israil} dari {Simak} dari {An Nu’man bin Salim} dari {seseorang} yang menceritakan kepadanya, ia berkata Rasulullah saw. menemui kami yang sedang berada di dalam kemah dimasjid Madinah, beliau bersabda didalamnya: ” Telah diwahyukan kepadaku agar aku memerangi manusia hingga mereka mengatakan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, ” yang sama dengan hadits tersebut. Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Sulaiman} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Muhammad bin A’yan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Simak} dari {Nu’man bin Salim}, ia berkata saya mendengar {Aus} berkata Rasulullah saw. menemui kami ketika kami berada didalam kemah dimasjid… Dan ia menyebutkan hadits tersebut.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3917
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ قَالَ سَمِعْتُ أَوْسًا يَقُولُأَتَيْتُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي وَفْدِ ثَقِيفٍ فَكُنْتُ مَعَهُ فِي قُبَّةٍ فَنَامَ مَنْ كَانَ فِي الْقُبَّةِ غَيْرِي وَغَيْرُهُ فَجَاءَ رَجُلٌ فَسَارَّهُ فَقَالَ اذْهَبْ فَاقْتُلْهُ فَقَالَ أَلَيْسَ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ قَالَ يَشْهَدُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَرْهُ ثُمَّ قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَإِذَا قَالُوهَا حَرُمَتْ دِمَاؤُهُمْ وَأَمْوَالُهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَاقَالَ مُحَمَّدٌ فَقُلْتُ لِشُعْبَةَ أَلَيْسَ فِي الْحَدِيثِ أَلَيْسَ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ قَالَ أَظُنُّهَا مَعَهَا وَلَا أَدْرِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {An Nu’man bin Salim}, ia berkata saya mendengar {Aus} berkata saya datang kepada Rasulullah saw. diantara utusan dari Tsaqif, dan saya bersama beliau di dalam sebuah kemah. Kemudian orang yang ada dalam kemah tertidur selain diriku dan beliau. Kemudian datang seorang laki-laki dan membisikkan kepada beliau, kemudian beliau bersabda: “Pergilah dan bunuhlah dia.” Kemudian beliau bersabda: “Bukankah ia bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan saya adalah Rasulullah?” Orang tersebut berkata ia bersaksi. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Biarkanlah dia.” Kemudian beliau bersabda: “Saya diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH, apabila mereka mengucapkannya maka telah diharamkan darah dan harta mereka kecuali dengan haknya.” Muhammad berkata kemudian saya katakan kepada Syu’bah bukankah dalam hadits disebutkan: “Bukankah ia bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan saya adalah Rasulullah?” Ia berkata saya mengiranya bersamanya, dan saya tidak mengetahui.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3918
أَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ أَبِي صَغِيرَةَ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ أَنَّ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ أَوْسًا قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ثُمَّ تَحْرُمُ دِمَاؤُهُمْ وَأَمْوَالُهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Bakr}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hatim bin Abu Shaghirah} dari {An Nu’man bin Salim} bahwa {‘Amr bin Aus} telah mengabarkan kepadanya bahwa ayahnya yaitu {Aus} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Saya diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH, kemudian haram darah dan harta mereka kecuali dengan haknya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3919
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى عَنْ ثَوْرٍ عَنْ أَبِي عَوْنٍ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ يَخْطُبُ وَكَانَ قَلِيلَ الْحَدِيثِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَمِعْتُهُ يَخْطُبُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّ ذَنْبٍ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَغْفِرَهُ إِلَّا الرَّجُلُ يَقْتُلُ الْمُؤْمِنَ مُتَعَمِّدًا أَوْ الرَّجُلُ يَمُوتُ كَافِرًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Shafwan bin Isa} dari {Tsaur} dari {Abu ‘Aun} dari {Abu Idris}, ia berkata saya mendengar {Mu’awiyah} berkhutbah dan ia sedikit berbicara, dari Rasulullah saw. Abu Idris berkata saya mendengarnya sedang berkhutbah, ia mengatakan saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: ” Seluruh dosa semoga Allah mengampuninya kecuali seorang laki-laki membunuh seorang mukmin secara sengaja, atau serang laki-laki yang meninggal sebagai orang kafir.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3920
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلَّا كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الْأَوَّلِ كِفْلٌ مِنْ دَمِهَا وَذَلِكَ أَنَّهُ أَوَّلُ مَنْ سَنَّ الْقَتْلَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali} dari {Abdurrahman}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Abdullah bin Murrah} dari {Masruq} dari {Abdullah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak ada jiwa yang terbunuh secara zhalim kecuali anak Adam yang pertama menanggung darahnya, dan hal tersebut karena ia adalah orang pertama yang melakukan pembunuhan.”