Adab
Sahih Muslim | Hadits No. : 3979
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ سَمِعْتُ قَتَادَةَ عَنْ سَالِمٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ وُلِدَ لَهُ غُلَامٌ فَأَرَادَ أَنْ يُسَمِّيَهُ مُحَمَّدًا فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَهُ فَقَالَ أَحْسَنَتْ الْأَنْصَارُ سَمُّوا بِاسْمِي وَلَا تَكْتَنُوا بِكُنْيَتِيحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى كِلَاهُمَا عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مَنْصُورٍ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ جَبَلَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ كِلَاهُمَا عَنْ شُعْبَةَ عَنْ حُصَيْنٍ ح و حَدَّثَنِي بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ كُلُّهُمْ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ وَإِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَا أَخْبَرَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ وَمَنْصُورٍ وَسُلَيْمَانَ وَحُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالُوا سَمِعْنَا سَالِمَ بْنَ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِنَحْوِ حَدِيثِ مَنْ ذَكَرْنَا حَدِيثَهُمْ مِنْ قَبْلُ وَفِي حَدِيثِ النَّضْرِ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ وَزَادَ فِيهِ حُصَيْنٌ وَسُلَيْمَانُ قَالَ حُصَيْنٌ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا بُعِثْتُ قَاسِمًا أَقْسِمُ بَيْنَكُمْ و قَالَ سُلَيْمَانُ فَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ أَقْسِمُ بَيْنَكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} dan {Muhammad bin Basyar} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} Aku mendengar {Qatadah} dari {Salim} dari {Jabir bin ‘Abdillah} bahwa seorang laki-laki dari Anshar istrinya baru melahirkan seorang anak laki-laki, dan dia ingin memberinya nama Muhammad. Maka dia menemui Nabi saw. dan menanyakan hal itu. Rasulullah saw. menjawab: “Sungguh baik orang-orang Anshar, namailah dengan namaku tetapi jangan menjulukinya dengan julukanku. Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Muhammad bin Al Mutsanna} keduanya dari {Muhammad bin Ja’far} dari {Syu’bah} dari {Manshur} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin ‘Amru bin Jabalah} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} yaitu Ibnu Ja’far Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Al Mutsanna} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu ‘Adi} keduanya dari {Syu’bah} dari {Hushain} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepadaku {Bisyr bin Khalid} Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad} yaitu Ibnu Ja’far Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} seluruhnya dari {Salim bin Abu Al Ja’ad} dari {Jabir bin ‘Abdullah} dari Nabi saw. Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim Al Handzali} dan {Ishaq bin Manshur} keduanya berkata Telah mengabarkan kepada kami {An Nadhr bin Syumail} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dan {Manshur}, {Sulaiman} dan {Hushain bin ‘Abdur Rahman} mereka berkata kami mendengar {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Jabir bin ‘Abdullah} dari Nabi saw. seperti Hadits yang telah kami sebutkan sebelumnya. Dan didalam Hadits An Nadhr dari Syu’bah ia berkata di dalamnya Hushain dan Sulaiman menambahkan, Hushain berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya aku diutus sebagai Qasim, yang membagi di antara kalian.” Sedangkan Sulaiman berkata ‘Sesungguhnya aku Qasim yang membagi di antara kalian.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 3980
حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ جَمِيعًا عَنْ سُفْيَانَ قَالَ عَمْرٌو حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُنْكَدِرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُاوُلِدَ لِرَجُلٍ مِنَّا غُلَامٌ فَسَمَّاهُ الْقَاسِمَ فَقُلْنَا لَا نَكْنِيكَ أَبَا الْقَاسِمِ وَلَا نُنْعِمُكَ عَيْنًا فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ أَسْمِ ابْنَكَ عَبْدَ الرَّحْمَنِو حَدَّثَنِي أُمَيَّةُ بْنُ بِسْطَامَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ ح و حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ كِلَاهُمَا عَنْ رَوْحِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرٍ بِمِثْلِ حَدِيثِ ابْنِ عُيَيْنَةَ غَيْرَ أَنَّهُ لَمْ يَذْكُرْ وَلَا نُنْعِمُكَ عَيْنًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru An Naqid} dan {Muhammad bin ‘Abdillah bin Numair} seluruhnya dari {Sufyan}. {‘Amru} berkata Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Al Munkadir} bahwa dia mendengar {Jabir bin ‘Abdullah} berkata Suatu ketika seseorang diantara kami mempunyai anak, lalu dia memberinya nama Al Qasim. Maka kami berkata Kami tidak akan menjuluki kamu dengan Abu Al Qasim dan kami tidak senang dengan nama anakmu itu. Kemudian orang tersebut menemui Nabi saw. dan melaporkan hal itu. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Berilah anakmu nama Abdurrahman.” Dan telah menceritakan kepadaku {Umayyah bin Bistham} Telah menceritakan kepada kami {Yazid} yaitu Ibnu Zurai’ Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Hujr} Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} yaitu Ibnu ‘Ulayyah seluruhnya dari {Rauh bin Al Qasim} dari {Muhammad bin Al Munkadir} dari {Jabir} seperti Hadits Ibnu Uyainah, namun dia tidak menyebutkan ‘dan kami tidak senang dengan nama anakmu itu.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 3981
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُاقَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسَمَّوْا بِاسْمِي وَلَا تَكَنَّوْا بِكُنْيَتِيقَالَ عَمْرٌو عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَلَمْ يَقُلْ سَمِعْتُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah}, {‘Amru An Naqid}, {Zuhair bin Harb} dan {Ibnu Numair} mereka berkata Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Ayyub} dari {Muhammad bin Sirin} ia berkata aku mendengar {Abu Hurairah} berkata Abu Al Qasim saw. bersabda: ‘Boleh memberi nama dengan namaku, tetapi jangan memberi gelar dengan gelaranku! ‘ Amru berkata dia berkata ‘dari Abu Hurairah’, bukan dengan lafazh ‘Aku mendengar.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 3982
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَأَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى الْعَنَزِيُّ وَاللَّفْظُ لِابْنِ نُمَيْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَلَمَّا قَدِمْتُ نَجْرَانَ سَأَلُونِي فَقَالُوا إِنَّكُمْ تَقْرَءُونَ يَا أُخْتَ هَارُونَ وَمُوسَى قَبْلَ عِيسَى بِكَذَا وَكَذَا فَلَمَّا قَدِمْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلْتُهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَمُّونَ بِأَنْبِيَائِهِمْ وَالصَّالِحِينَ قَبْلَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Muhammad bin ‘Abdillah bin Numair} dan {Abu Sa’id Al Asyaj} dan {Muhammad bin Al Mutsanna Al ‘Anazi} Dan lafazh ini miliknya Numair ia berkata Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Idris} dari {Bapaknya} dari {Simak bin Harb} dari {‘Alqamah bin Wail} dari {Al Mughirah bin Syu’bah} ia berkata Ketika aku mendatangi kota Najran, para penduduknya bertanya kepadaku Sesungguhnya kalian membaca “wahai saudara Harun”, padahal Musa hidup sebelum Isa berjarak beberapa tahun.’ Maka ketika aku datang kepada Rasulullah saw., aku menanyakan hal itu kepada beliau, dan beliaupun menjawab: ‘Dulu mereka memberi nama dengan nama-nama para Nabi mereka dan orang-orang shaleh dari kaum sebelum mereka.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 3983
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ الرُّكَيْنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَمُرَةَ و قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ الرُّكَيْنَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُسَمِّيَ رَقِيقَنَا بِأَرْبَعَةِ أَسْمَاءٍ أَفْلَحَ وَرَبَاحٍ وَيَسَارٍ وَنَافِعٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dan {Abu Bakr bin Abu Syaibah}, {Abu Bakr} berkata Telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir bin Sulaiman} dari {Ar Rukain} dari {Bapaknya} dari {Samurah}. Dan {Yahya} berkata Telah mengabarkan kepada kami {Al Mu’tamir bin Sulaiman} ia berkata Aku mendengar {Ar Rukain} bercerita dari {Bapaknya} dari {Samurah bin Jundab} ia berkata Rasulullah saw. melarang kami memberi nama pada anak-anak kami dengan empat nama Aflah, Rabah, Yasar, dan Nafi’.
Sahih Muslim | Hadits No. : 3984
و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الرُّكَيْنِ بْنِ الرَّبِيعِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُسَمِّ غُلَامَكَ رَبَاحًا وَلَا يَسَارًا وَلَا أَفْلَحَ وَلَا نَافِعًا
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} Telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Ar Rukain bin Ar Rabi’} dari {Bapaknya} dari {Samurah bin Jundab} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kamu memberi nama anakmu dengan ‘Rabah’ (beruntung), ‘Yasar’ (Mudah), Aplah (paling beruntung), dan Nafi’ (bermanfaat).
Sahih Muslim | Hadits No. : 3985
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ رَبِيعِ بْنِ عُمَيْلَةَ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَبُّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ لَا يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ وَلَا تُسَمِّيَنَّ غُلَامَكَ يَسَارًا وَلَا رَبَاحًا وَلَا نَجِيحًا وَلَا أَفْلَحَ فَإِنَّكَ تَقُولُ أَثَمَّ هُوَ فَلَا يَكُونُ فَيَقُولُ لَا إِنَّمَا هُنَّ أَرْبَعٌ فَلَا تَزِيدُنَّ عَلَيَّو حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنِي جَرِيرٌ ح و حَدَّثَنِي أُمَيَّةُ بْنُ بِسْطَامٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَهُوَ ابْنُ الْقَاسِمِ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ كُلُّهُمْ عَنْ مَنْصُورٍ بِإِسْنَادِ زُهَيْرٍ فَأَمَّا حَدِيثُ جَرِيرٍ وَرَوْحٍ فَكَمِثْلِ حَدِيثِ زُهَيْرٍ بِقِصَّتِهِ وَأَمَّا حَدِيثُ شُعْبَةَ فَلَيْسَ فِيهِ إِلَّا ذِكْرُ تَسْمِيَةِ الْغُلَامِ وَلَمْ يَذْكُرْ الْكَلَامَ الْأَرْبَعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin ‘Abdullah bin Yunus} Telah menceritakan kepada kami {Zuhair} Telah menceritakan kepada kami {Manshur} dari {Hilal bin Yasaf} dari {Rabi’ bin ‘Umailah} dari {Samurah bin Jundab} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Ada empat ucapan yang paling di sukai Allah Subhanahu Wa Ta’ala 1) Subhanallah, 2) Al Hamdulillah, 3) Laa ilaaha illallah, 3) Allahu Akbar. Tidak berdosa bagimu dengan mana saja kamu memulai. Selain itu, janganlah kamu memberi nama anakmu dengan nama Yasar, Rabah, Najih, atau Aflah. Karena, jika kamu bertanya ‘Apakah memang demikian (keadaanmu sesuai dengan namamu) dan ternyata tidak seperti itu, maka ia akan menjawab ‘Tidak.’ Hanya empat itulah kalimat yang saya dengar maka janganlah sekali-kali kamu menambahkannya atas namaku.’ Dan telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} Telah mengabarkan kepadaku {Jarir} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {Umayyah bin Bistham} Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} Telah menceritakan kepada kami {Rauh} yaitu Ibnu Al Qasim Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} dan {Ibnu Basysyar} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} seluruhnya dari {Manshur} dari jalur Zuhair. Adapun Hadits Jarir dan Rauh isinya sebagaimana Hadits Zuhair. Sedangkan Hadits Syu’bah isinya hanya menyebutkan empat nama yang dilarang, tanpa menyebutkan empat kalimat yang disukai Allah.
Sahih Muslim | Hadits No. : 3986
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي خَلَفٍ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُاأَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَنْهَى عَنْ أَنْ يُسَمَّى بِيَعْلَى وَبِبَرَكَةَ وَبِأَفْلَحَ وَبِيَسَارٍ وَبِنَافِعٍ وَبِنَحْوِ ذَلِكَ ثُمَّ رَأَيْتُهُ سَكَتَ بَعْدُ عَنْهَا فَلَمْ يَقُلْ شَيْئًا ثُمَّ قُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَنْهَ عَنْ ذَلِكَثُمَّ أَرَادَ عُمَرُ أَنْ يَنْهَى عَنْ ذَلِكَ ثُمَّ تَرَكَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ahmad bin Abu Khalaf} Telah menceritakan kepada kami {Rauh} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} Telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair} bahwa dia mendengar {Jabir bin ‘Abdullah} berkata Nabi saw. ingin melarang menamai seseorang dengan nama Ya’la, Barakah, Aflah, Yasar, dan Nafi serta nama lain yang serupa dengan itu. Namun setelah itu aku melihat beliau berdiam, tanpa mengatakan sesuatupun. Hingga kemudian Rasulullah wafat dan beliau masih belum melarang menggunakan nama-nama tersebut. Begitu pula Umar ingin melarang menggunakan nama-nama tersebut, namun dia tidak jadi melarangnya.
Sahih Muslim | Hadits No. : 3987
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالُوا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيَّرَ اسْمَ عَاصِيَةَ وَقَالَ أَنْتِ جَمِيلَةُقَالَ أَحْمَدُ مَكَانَ أَخْبَرَنِي عَنْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal} dan {Zuhair bin Harb}, {Muhammad bin Al Mutsanna}, {‘Ubaidullah bin Sa’id} dan {Muhammad bin Basysyar} mereka berkata Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {‘Ubaidullah} Telah mengabarkan kepadaku {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} bahwa Rasulullah saw. mengganti nama ‘Ashiyah seraya berkata “Nama kamu adalah Jamilah.” Ahmad berkata dengan lafazh ‘dari’ Nafi’, bukan ‘Telah mengabarkan kepadaku.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 3988
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ ابْنَةً لِعُمَرَ كَانَتْ يُقَالُ لَهَا عَاصِيَةُ فَسَمَّاهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمِيلَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} Telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} bahwa “Dulu anak perempuan ‘Umar bernama ‘Ashiyah (Durhaka). Maka kemudian diganti oleh Rasulullah saw. dengan nama ‘Jamilah’ (Cantik).”