Dari Musnad Bani Hasyim
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1771
حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَثِيرٍ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ وَالنَّاسُ يُسَلِّفُونَ فِي التَّمْرِ الْعَامَ وَالْعَامَيْنِ أَوْ قَالَ عَامَيْنِ وَالثَّلَاثَةَ فَقَالَ مَنْ سَلَّفَ فِي تَمْرٍ فَلْيُسَلِّفْ فِي كَيْلٍ مَعْلُومٍ وَوَزْنٍ مَعْلُومٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Isma’il bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Najih} dari {Abdullah bin Katsir} dari {Abu Al Minhal} dari {Ibnu Abbas} berkata Rasulullah saw. tiba di Madinah, dan orang-orang melakukan salaf (menyerahkan uang terlebih dahulu sebelum menerima barang) pada kurma untuk satu dan dua tahun. -Atau dia berkata Untuk dua atau tiga tahun.- Maka beliau bersabda: “Barangsiapa melakukan salaf pada kurma, maka hendaklah dia melakukannya dengan timbangan yang jelas dan takaran yang pasti.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1772
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَنْبَأَنَا أَبُو التَّيَّاحِ عَنْ مُوسَى بْنِ سَلَمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ بِثَمَانِي عَشْرَةَ بَدَنَةً مَعَ رَجُلٍ فَأَمَرَهُ فِيهَا بِأَمْرِهِ فَانْطَلَقَ ثُمَّ رَجَعَ إِلَيْهِ فَقَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ أَزْحَفَ عَلَيْنَا مِنْهَا شَيْءٌ فَقَالَ انْحَرْهَا ثُمَّ اصْبُغْ نَعْلَهَا فِي دَمِهَا ثُمَّ اجْعَلْهَا عَلَى صَفْحَتِهَا وَلَا تَأْكُلْ مِنْهَا أَنْتَ وَلَا أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ رُفْقَتِكَوَلَمْ يَسْمَعْ إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ مِنْ أَبِي التَّيَّاحِ إِلَّا هَذَا الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah memberitakan kepada kami {Abu At Tayyah} dari {Musa bin Salamah} dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. mengirim seseorang untuk membawa delapan belas ekor unta, dan beliau memerintahkan kepada orang tersebut dengan perintah tertentu. Orang tersebut berangkat akan tetapi kembali lagi kepada beliau dan bertanya “Apa pendapat anda jika salah satu dari unta-unta tersebut letih (dan hampir mati, sehingga membuat lambat) kami?” Beliau menjawab: “Sembelihlah, lalu celupkan kakinya ke darahnya. Kemudian letakkan di samping unta-unta yang lain. Janganlah kamu atau salah seorang dari kerabatmu memakan sesuatupun darinya.” Isma’il bin Ulayyah tidak pernah mendengar dari Abu At Tayyah selain hadits ini.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1773
قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ قَالَ لَا أَدْرِي أَسَمِعْتُهُ مِنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ أَمْ نُبِّئْتُهُ عَنْهُ قَالَأَتَيْتُ عَلَى ابْنِ عَبَّاسٍ بِعَرَفَةَ وَهُوَ يَأْكُلُ رُمَّانًا فَقَالَ أَفْطَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَرَفَةَ وَبَعَثَتْ إِلَيْهِ أُمُّ الْفَضْلِ بِلَبَنٍ فَشَرِبَهُ
Terjemahan: Ahmad bin Hanbal berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} berkata Saya tidak tahu apakah saya mendengarnya dari {Sa’id bin Jubair} atau saya diberitahu hadits itu darinya, berkata aku menemui {Ibnu Abbas} saat ia di Arafah yang sedang makan buah delima. Lalu dia berkata “Rasulullah saw. berbuka di Arafah, lalu Ummul Fadhl mengirimkan kepada beliau susu dan beliau meminumnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1774
و قَالَلَعَنَ اللَّهُ فُلَانًا عَمَدُوا إِلَى أَعْظَمِ أَيَّامِ الْحَجِّ فَمَحَوْا زِينَتَهُ وَإِنَّمَا زِينَةُ الْحَجِّ التَّلْبِيَةُ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatn yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Ibnu Abbas} berkata “Semoga Allah melaknat Fulan. Mereka sengaja pergi pada musim haji yang mulia lalu menghilangkan hiasannya. Hiasan haji adalah talbiyah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1775
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ عِكْرِمَةَأَنَّ عَلِيًّا حَرَّقَ نَاسًا ارْتَدُّوا عَنْ الْإِسْلَامِ فَبَلَغَ ذَلِكَ ابْنَ عَبَّاسٍ فَقَالَ لَمْ أَكُنْ لِأُحَرِّقَهُمْ بِالنَّارِ وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُعَذِّبُوا بِعَذَابِ اللَّهِ وَكُنْتُ قَاتِلَهُمْ لِقَوْلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ بَدَّلَ دِينَهُ فَاقْتُلُوهُ فَبَلَغَ ذَلِكَ عَلِيًّا كَرَّمَ اللَّهُ وَجْهَهُ فَقَالَ وَيْحَ ابْنِ أُمِّ ابْنِ عَبَّاسٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {‘Ikrimah} bahwa Ali membakar orang-orang yang keluar dari Islam, dan sampailah kabar ini kepada {Ibnu Abbas}, maka dia berkata (Andai itu aku) niscaya aku tidak akan membakar mereka dengan api, sebab Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian mengadzab dengan adzab Allah, ” tetapi aku akan memerangi mereka sebagaimana sabda Rasulullah saw.: “Barangsiapa mengganti diennya, maka bunuhlah ia.” Lalu sampailah perkataan Ibnu Abbas ini kepada Ali -semoga Allah memuliakannya- maka ia berkata “Celakalah putra Ibu Ibnu Abbas.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1776
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ لَنَا مَثَلُ السُّوءِ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْكَلْبِ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah mengabarkan kepada kami {Ayyub} dari {‘Ikrimah} dari {Ibnu Abbas}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Kami tidak mempunyai permisalan yang lebih jelek bagi orang yang menarik kembali pemberiannya sebagaimana anjing yang menjilat kembali muntahnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1777
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا عَطَاءٌ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَلَمَّا نَزَلَتْ إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نُعِيَتْ إِلَيَّ نَفْسِي بِأَنَّهُ مَقْبُوضٌ فِي تِلْكَ السَّنَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} telah menceritakan kepada kami {‘Atho`} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} berkata Tatkala turun ayat: (Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan) Rasulullah saw. bersabda: “Aku diberi tahu bahwa aku akan meninggal dunia pada tahun ini.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1778
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ يَزِيدَ عَنْ عَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ الصَّلَاتَيْنِ فِي السَّفَرِ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ وَالظُّهْرِ وَالْعَصْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {Yazid} dari {‘Atho`} dari {Ibnu Abbas} berkata Rasulullah saw. menjama’ dua shalat saat sedang dalam perjalanan, antara maghrib dengan isya’ dan zhuhur dengan ashar.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1779
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَلْعُونٌ مَنْ سَبَّ أَبَاهُ مَلْعُونٌ مَنْ سَبَّ أُمَّهُ مَلْعُونٌ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللَّهِ مَلْعُونٌ مَنْ غَيَّرَ تُخُومَ الْأَرْضِ مَلْعُونٌ مَنْ كَمَهَ أَعْمَى عَنْ طَرِيقٍ مَلْعُونٌ مَنْ وَقَعَ عَلَى بَهِيمَةٍ مَلْعُونٌ مَنْ عَمِلَ بِعَمَلِ قَوْمِ لُوطٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {‘Amru bin Abu ‘Amru} dari {‘Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} berkata Nabi saw. bersabda: “Terlaknatlah orang yang mencela ayahnya, terlaknatlah orang yang mencela ibunya. Terlaknatlah orang yang menyembelih bukan karena Allah, terlaknatlah orang yang merubah batas tanah, terlaknatlah orang yang membisu (tidak mau memberi petunjuk) terhadap orang yang buta yang mencari jalan. Terlaknatlah orang yang menyetubuhi binatang dan terlaknatlah orang yang berbuat seperti perbuatan kaum Luth.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1780
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَرَدَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْنَبَ ابْنَتَهُ عَلَى زَوْجِهَا أَبِي الْعَاصِ بْنِ الرَّبِيعِ بِالنِّكَاحِ الْأَوَّلِ وَلَمْ يُحْدِثْ شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dari {Ibnu Ishaq} dari {Daud bin Hushain} dari {‘Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} berkata “Rasulullah saw. mengembalikan Zainab, putrinya kepada Abu Al ‘Ash bin Ar Rabi’ dengan nikah yang pertama. Beliau tidak memintanya untuk melakukan nikah baru.”