Haid

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Muslim | Hadits No. : 502

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْاسْتَفْتَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ بِنْتُ جَحْشٍ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنِّي أُسْتَحَاضُ فَقَالَ إِنَّمَا ذَلِكِ عِرْقٌ فَاغْتَسِلِي ثُمَّ صَلِّي فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍقَالَ اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ لَمْ يَذْكُرْ ابْنُ شِهَابٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أُمَّ حَبِيبَةَ بِنْتَ جَحْشٍ أَنْ تَغْتَسِلَ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ وَلَكِنَّهُ شَيْءٌ فَعَلَتْهُ هِيَ و قَالَ ابْنُ رُمْحٍ فِي رِوَايَتِهِ ابْنَةُ جَحْشٍ وَلَمْ يَذْكُرْ أُمَّ حَبِيبَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Laits} –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} telah mengabarkan kepada kami {al-Laits} dari {Ibnu Syihab} dari {Urwah} dari {Aisyah} bahwa dia berkata, “Ummu Habibah binti Jahsy telah meminta fatwa dari Rasulullah saw.m kemudian berkata, ‘Aku ini perempuan yang berdarah istihadhah. Maka Rasulullah saw.m menjawab dengan bersabda, ‘ itu adalah darah penyakit, maka hendaklah kamu mandi kemudian shalatlah, maka dia mandi pada setiap waktu shalat’.” Al-Laits bin Sa’d berkata, “Ibnu Syihab tidak menyebutkan bahwa Rasulullah saw. memerintahkan Ummu Habibah bintu Jahsy untuk mandi pada setiap waktu shalat, akan tetapi itu adalah sesuatu yang dia perbuat sendiri.” Ibnu Rumh berkata dalam riwayatnya, “Ibnah Jahsy.” Dan tidak menyebutkan, “Ummu Habibah.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 503

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ الْمُرَادِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ وَعَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَأَنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ بِنْتَ جَحْشٍ خَتَنَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتَحْتَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ اسْتُحِيضَتْ سَبْعَ سِنِينَ فَاسْتَفْتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذَلِكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ هَذِهِ لَيْسَتْ بِالْحَيْضَةِ وَلَكِنَّ هَذَا عِرْقٌ فَاغْتَسِلِي وَصَلِّيقَالَتْ عَائِشَةُ فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ فِي مِرْكَنٍ فِي حُجْرَةِ أُخْتِهَا زَيْنَبَ بِنْتِ جَحْشٍ حَتَّى تَعْلُوَ حُمْرَةُ الدَّمِ الْمَاءَ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ فَحَدَّثْتُ بِذَلِكَ أَبَا بَكْرِ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ فَقَالَ يَرْحَمُ اللَّهُ هِنْدًا لَوْ سَمِعَتْ بِهَذِهِ الْفُتْيَا وَاللَّهِ إِنْ كَانَتْ لَتَبْكِي لِأَنَّهَا كَانَتْ لَا تُصَلِّي و حَدَّثَنِي أَبُو عِمْرَانَ مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ زِيَادٍ أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ يَعْنِى ابْنَ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ جَاءَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ بِنْتُ جَحْشٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَتْ اسْتُحِيضَتْ سَبْعَ سِنِينَ بِمِثْلِ حَدِيثِ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ إِلَى قَوْلِهِ تَعْلُوَ حُمْرَةُ الدَّمِ الْمَاءَ وَلَمْ يَذْكُرْ مَا بَعْدَهُ و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ ابْنَةَ جَحْشٍ كَانَتْ تُسْتَحَاضُ سَبْعَ سِنِينَ بِنَحْوِ حَدِيثِهِمْ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Salamah al-Muradi} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Wahb} dari {Amr bin al-Harits} dari {Ibnu Syihab} dari {Urwah bin az-Zubair} dan {Amrah binti Abdurrahman} dari {Aisyah istri Nabi saw.} bahwa Ummu Habibah binti Jahsy (kerabat dekat dari pihak istri) Rasulullah saw. -sedangkan ketika itu dia berada di bawah tali pernikahan dengan Abdurrahman bin Auf- sedang istihadhah tujuh tahun, lalu dia meminta fatwa Rasulullah saw. dalam masalah hal tersebut. Maka Rasulullah saw. bersabda, ” ini bukanlah darah haid, akan tetapi darah penyakit, maka mandilah dan shalatlah.” Aisyah berkata, “Maka dia mandi di baskom besar di kamar saudarinya, Zainab bintu Jahsy hingga merahnya darah naik ke permukaan air.” Ibnu Syihab berkata, “Lalu aku menceritakan hal tersebut kepada Abu Bakar bin Abdurrahman bin al-Harits bin Hisyam maka dia berkata, ‘Semoga Allah merahmati Hindun kalau dia mendengar fatwa ini. Demi Allah, jika dia dulu mendengar, niscaya dia akan menangis karena dia tidak melakukan shalat’.” Dan telah menceritakan kepadaku {Abu Imran Muhammad bin Ja’far bin Ziyad} telah mengabarkan kepada kami {Ibrahim yaitu Ibnu Sa’ad} dari {Ibnu Syihab} dari {Amrah binti Abdurrahman} dari {Aisyah radhiyallahu’anhu} dia berkata, “Ummu Habibah bintu Jahsy mendatangi Rasulullah saw.m, dan dia dalam keadaan istihadhah selama tujuh tahun” sebagaimana hadits Amru bin al-Harits hingga perkataannya, “Merahnya naik naik ke permukaan air.” Dan dia tidak menyebutkan kalimat sesudahnya. Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin al-Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} dari {az-Zuhri} dari {Amrah} dari {Aisyah} “bahwa putrid Jahsy dahulu mengalami istihadhah selama tujuh tahun” sebagaimana hadits mereka.

Sahih Muslim | Hadits No. : 504

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ ح و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ جَعْفَرٍ عَنْ عِرَاكٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْإِنَّ أَمَّ حَبِيبَةَ سَأَلَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدَّمِ فَقَالَتْ عَائِشَةُ رَأَيْتُ مِرْكَنَهَا مَلْآنَ دَمًا فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْكُثِي قَدْرَ مَا كَانَتْ تَحْبِسُكِ حَيْضَتُكِ ثُمَّ اغْتَسِلِي وَصَلِّي
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} telah mengabarkan kepada kami {al-Laits} –lewat jalur periwayatan lain– Dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Yazid bin Abi Habib} dari {Ja’far} dari {‘Irak} dari {Urwah} dari {Aisyah} bahwasanya dia berkata, ” Ummu Habibah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang darah.” Lalu Aisyah berkata lagi, “Saya melihat baskom besarnya penuh dengan darah.” Maka Rasulullah saw. bersabda kepadanya, “Tetap tahanlah dirimu selama kadar haidmu menahanmu, kemudian mandilah dan shalatlah.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 505

حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ قُرَيْشٍ التَّمِيمِيُّ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ بَكْرِ بْنِ مُضَرَ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ رَبِيعَةَ عَنْ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْإِنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ بِنْتَ جَحْشٍ الَّتِي كَانَتْ تَحْتَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ شَكَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدَّمَ فَقَالَ لَهَا امْكُثِي قَدْرَ مَا كَانَتْ تَحْبِسُكِ حَيْضَتُكِ ثُمَّ اغْتَسِلِي فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Quraisy at-Tamimi} telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Bakar bin Mudhar} telah menceritakan kepada kami {bapakku} telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin Rabi’ah} dari {‘Irak bin Malik} dari {Urwah bin az-Zubair} dari {Aisyah, istri Nabi saw.m} bahwa dia berkata, ” Ummu Habibah binta Jahsy yang menjadi istri Abdurrahman bin Auf mengadu kepada Rasulullah saw. tentang darah. Maka Rasulullah saw. bersabda kepadanya, ‘Diamlah sejarak waktu ketika haid menghalangimu (untuk shalat), kemudian mandilah.’ Maka dia mandi ketika setiap waktu shalat.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 506

حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ مُعَاذَةَ ح و حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ يَزِيدَ الرِّشْكِ عَنْ مُعَاذَةَ أَنَّامْرَأَةً سَأَلَتْ عَائِشَةَ فَقَالَتْ أَتَقْضِي إِحْدَانَا الصَّلَاةَ أَيَّامَ مَحِيضِهَا فَقَالَتْ عَائِشَةُ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ قَدْ كَانَتْ إِحْدَانَا تَحِيضُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ لَا تُؤْمَرُ بِقَضَاءٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ar-Rabi’ az-Zahrani} telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Mu’adzah} –lewat jalur periwayatan lain–, dan telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Yazid ar-Rasyk} dari {Mu’adzah} bahwa seorang perempuan bertanya kepada {Aisyah} seraya berkata, “Apakah salah seorang di antara kami harus mengqadha’ shalat semasa didatangi haid kami?” Aisyah menjawab, “Apakah kamu dari golongan Haruriyyah? Suatu ketika dulu ada di antara kami yang didatangi haid pada masa Rasulullah saw.m tetapi kami tidak diperintahkan mengqadha shalat.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 507

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاذَةَأَنَّهَا سَأَلَتْ عَائِشَةَ أَتَقْضِي الْحَائِضُ الصَّلَاةَ فَقَالَتْ عَائِشَةُ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ قَدْ كُنَّ نِسَاءُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحِضْنَ أَفَأَمَرَهُنَّ أَنْ يَجْزِينَقَالَ مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ تَعْنِي يَقْضِينَ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin al-Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Yazid} dia berkata, saya mendengar {Mu’adzah} bahwa dia bertanya kepada {Aisyah}, “Apakah wanita haid harus mengqadha shalat?” Aisyah menjawab, “Apakah kamu dari golongan Haruriyyah? Sungguh kami dulu, para istri Nabi saw. haid, apakah beliau memerintahkan mereka untuk mengqadha shalat?” Muhammad bin Ja’far berkata, maksudnya mengqadha’nya.

Sahih Muslim | Hadits No. : 508

و حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ مُعَاذَةَ قَالَتْسَأَلْتُ عَائِشَةَ فَقُلْتُ مَا بَالُ الْحَائِضِ تَقْضِي الصَّوْمَ وَلَا تَقْضِي الصَّلَاةَ فَقَالَتْ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ قُلْتُ لَسْتُ بِحَرُورِيَّةٍ وَلَكِنِّي أَسْأَلُ قَالَتْ كَانَ يُصِيبُنَا ذَلِكَ فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ وَلَا نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلَاةِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Abd bin Humaid} telah mengabarkan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Ashim} dari {Mu’adzah} dia berkata, “Saya bertanya kepada {Aisyah} seraya berkata, ‘Kenapa gerangan wanita yang haid mengqadha’ puasa dan tidak mengqadha’ shalat? ‘ Maka Aisyah menjawab, ‘Apakah kamu dari golongan Haruriyah? ‘ Aku menjawab, ‘Aku bukan Haruriyah, akan tetapi aku hanya bertanya.’ Dia menjawab, ‘Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan untuk mengqadha’ puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha’ shalat’.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 509

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ أَبِي النَّضْرِ أَنَّ أَبَا مُرَّةَ مَوْلَى أُمِّ هَانِئٍ بِنْتِ أَبِي طَالِبٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أُمَّ هَانِئٍ بِنْتَ أَبِي طَالِبٍ تَقُولُذَهَبْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْفَتْحِ فَوَجَدْتُهُ يَغْتَسِلُ وَفَاطِمَةُ ابْنَتُهُ تَسْتُرُهُ بِثَوْبٍ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dia berkata, saya membaca di hadapan {Malik} dari {Abu an-Nadhar} bahwa {Abu Murrah, maula Ummu Hani’ bintu Abi Thalib} telah mengabarkan kepadanya bahwa dia mendengar {Ummu Hani’ bintu Abi Thalib} berkata, “Aku pergi menuju Rasulullah saw. pada tahun Fath al-Makkah, maka aku mendapatkannya sedang mandi, sedangkan Fathimah, putrinya menutupinya dengan baju.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 510

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحِ بْنِ الْمُهَاجِرِ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِنْدٍ أَنَّ أَبَا مُرَّةَ مَوْلَى عَقِيلٍ حَدَّثَهُ أَنَّ أُمَّ هَانِئٍ بِنْتَ أَبِي طَالِبٍ حَدَّثَتْهُ أَنَّهُلَمَّا كَانَ عَامُ الْفَتْحِ أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ بِأَعْلَى مَكَّةَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى غُسْلِهِ فَسَتَرَتْ عَلَيْهِ فَاطِمَةُ ثُمَّ أَخَذَ ثَوْبَهُ فَالْتَحَفَ بِهِ ثُمَّ صَلَّى ثَمَانَ رَكَعَاتٍ سُبْحَةَ الضُّحَىو حَدَّثَنَاه أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِنْدٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَقَالَ فَسَتَرَتْهُ ابْنَتُهُ فَاطِمَةُ بِثَوْبِهِ فَلَمَّا اغْتَسَلَ أَخَذَهُ فَالْتَحَفَ بِهِ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى ثَمَانَ سَجَدَاتٍ وَذَلِكَ ضُحًى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh bin al-Muhajir} telah mengabarkan kepada kami {al-Laits} dari {Yazid bin Abi Habib} dari {Sa’id bin Abi Hind} bahwa {Abu Murrah, maula ‘Aqil} telah menceritakan kepadanya “Bahwa {Ummu Hani’ bintu Abi Thalib} telah menceritakan kepadanya bahwa dia ketika tahun Fath al-Makkah mendatangi Rasulullah saw.m, sedangkan beliau di bagian dataran teratas dari Makkah, Rasulullah sedang mandi, lalu Fathimah menutupinya, kemudian beliau mengambil bajunya, lalu berselimut dengannya, kemudian shalat delapan raka’at pada pagi dhuha.” Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {al-Walid bin Katsir} dari {Sa’id bin Abi Hind} dengan sanad ini, seraya dia berkata, ‘Lalu putrinya, Fathimah menutupinya dengan bajunya, ketika beliau telah mandi maka beliau mengambil bajunya dan berselimut dengannya, kemudian melakukan shalat delapan sujud, dan itulah shalat dhuha.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 511

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ أَخْبَرَنَا مُوسَى الْقَارِئُ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ قَالَتْوَضَعْتُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَاءً وَسَتَرْتُهُ فَاغْتَسَلَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim al-Hanzhali} telah mengabarkan kepada kami {Musa al-Qari’} telah menceritakan kepada kami {Zaidah} dari {al-A’masy} dari {Salim bin Abi Ja’d} dari {Kuraib} dari {Ibnu Abbas} dari {Maimunah} dia berkata, “Aku meletakkan air untuk Nabi saw.m, dan aku menutupinya, lalu beliau mandi.”