Zakat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1586

أَخْبَرَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ عِيسَى عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِي لَيْلَى قَالَ كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدَهُ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ فَأَخَذَ تَمْرَةً مِنْ تَمْرِ الصَّدَقَةِ فَانْتَزَعَهَا مِنْهُ وَقَالَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّهُ لَا تَحِلُّ لَنَا الصَّدَقَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Aswad bin ‘Amir} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Abdullah bin Isa} dari {Isa} dari {Abdurrahman bin Abu Laila} dari {Abu Laila} ia berkata, “Aku pernah bersama Nabi saw. dan di sisi beliau terdapat Al Hasan bin Ali, kemudian ia mengambil satu biji kurma zakat, maka beliau mengambil kurma tersebut darinya dan berkata: “Tidakkah engkau mengetahui bahwa sedekah tidak halal bagi kita?”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1587

أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ وَهْبِ بْنِ مُنَبِّهٍ عَنْ أَخِيهِ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُلْحِفُوا بِي فِي الْمَسْأَلَةِ فَوَاللَّهِ لَا يَسْأَلُنِي أَحَدٌ شَيْئًا فَأُعْطِيَهُ وَأَنَا كَارِهٌ فَيُبَارَكَ لَهُ فِيهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sa’id? bin Manshur} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {‘Amru bin Dinar} dari {Wahb bin Munabbih} dari {Saudaranya} dari {Mu’awiyah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian mendesakku dalam meminta! Demi Allah, seseorang meminta sesuatu kepadaku kemudian aku memberinya, sementara aku tidak suka, lalu ia diberi berkah di dalamnya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1588

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ هُوَ ابْنُ زُرَيْعٍ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ سَأَلَ النَّاسَ مَسْأَلَةً وَهُوَ عَنْهَا غَنِيٌّ كَانَتْ شَيْنًا فِي وَجْهِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah Ar Raqasyi} telah menceritakan kepada kami {Yazid} -yaitu Ibnu Zurai’- telah mengabarkan kepada kami {Sa’id?} dari {Qatadah} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Ma’dan bin Abu Thalhah} dari {Tsauban} mantan budak Rasulullah saw., bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa meminta sesuatu kepada manusia, sementara dirinya tidak memerlukan sesuatu itu, kecuali sesuatu itu akan menjadi aib di wajahnya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1589

أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ نَاسًا مِنْ الْأَنْصَارِ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُمْ ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ حَتَّى إِذَا نَفِدَ مَا عِنْدَهُ قَالَ مَا يَكُونُ عِنْدِي مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ أَدَّخِرَهُ عَنْكُمْ وَمَنْ يَسْتَعِفَّ يُعِفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً هُوَ خَيْرٌ وَأَوْسَعُ مِنْ الصَّبْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakam bin Al Mubarak} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {‘Atha` bin Yazid Al Laitsi} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, bahwa beberapa orang Anshar meminta kepada Rasulullah saw. kemudian beliau memberi, kemudian mereka meminta meminta lagi dan beliau memberi hingga habis apa yang ada pada beliau. Kemudian beliau bersabda: “Tidak ada kebaikan yang aku simpan dari kalian, barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allah akan jaga kehormatan dirinya, barangsiapa merasa cukup maka Allah akan beri dia kecukupan, barangsiapa berusaha untuk bersabar maka Allah akan menjadikannya bersabar. Dan tidaklah seseorang diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1590

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ حَدَّثَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ أَنَّهُ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْطِينِي الْعَطَاءَ فَأَقُولُ أَعْطِهِ مَنْ هُوَ أَفْقَرُ إِلَيْهِ مِنِّي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُذْهُ وَمَا آتَاكَ اللَّهُ مِنْ هَذَا الْمَالِ وَأَنْتَ غَيْرُ مُشْرِفٍ وَلَا سَائِلٍ فَخُذْهُ وَمَا لَا فَلَا تُتْبِعْهُ نَفْسَكَ أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ عَنْ شُعَيْبِ بْنِ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنِي السَّائِبُ بْنُ يَزِيدَ أَنَّ حُوَيْطِبَ بْنَ عَبْدِ الْعُزَّى أَخْبَرَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ السَّعْدِيِّ أَخْبَرَهُ عَنْ عُمَرَ بِنَحْوِهِ أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ بُكَيْرٍ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ ابْنِ السَّعْدِيِّ قَالَ اسْتَعْمَلَنِي عُمَرُ فَذَكَرَ نَحْوًا مِنْهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Shalih} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Al Laits} telah menceritakan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dari {Salim} bahwa ia berkata, {Abdullah} berkata, aku mendengar {Umar bin Al Khathab} berkata, “Rasulullah saw. memberiku sebuah pemberian, kemudian aku katakan, “Berikanlah kepada orang yang lebih membutuhkannya dariku. Lalu beliau berkata: “Ambillah apa yang Allah berikan kepadamu dari harta ini, sesuatu yang engkau tidak mengharapkan dan tidak memintanya, ambillah! Dan apa yang tidak demikian maka janganlah engkau perturutkan dirimu.” Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} dari {Syu’aib bin Abu Hamzah} dari {Az Zuhri} telah menceritakan kepadaku {As Sa`ib bin Yazid} bahwa {Huwaithib bin Abdul ‘Uzza} telah mengabarkan kepadanya, bahwa {Abdullah bin As Suddi} telah mengabarkan kepadanya dari {Umar} seperti itu.” Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid} telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Bukair} dari {Busr bin Sa’id} dari {Ibnu As Suddi} ia berkata, ” {Umar} mengangkatku sebagai pegawai ….. kemudian ia menyebutkan hadits seperti itu.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1591

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ وَعُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّ حَكِيمَ بْنَ حِزَامٍ قَالَ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَانِي ثُمَّ سَأَلْتُهُ فَأَعْطَانِي ثُمَّ سَأَلْتُهُ فَأَعْطَانِي ثُمَّ سَأَلْتُهُ فَقَالَ يَا حَكِيمُ إِنَّ هَذَا الْمَالَ خَضِرٌ حُلْوٌ فَمَنْ أَخَذَهُ بِسَخَاوَةِ نَفْسٍ بُورِكَ لَهُ فِيهِ وَمَنْ أَخَذَهُ بِإِشْرَافِ نَفْسٍ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ وَكَانَ كَالَّذِي يَأْكُلُ وَلَا يَشْبَعُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dari {Al Auza’i} dari {Ibnu Syihab} dari {Sa’id? bin Al Musayyab} dan {‘Urwah bin Az Zubair} bahwa {Hakim bin Hizam} berkata, “Aku meminta kepada Nabi saw. lalu beliau memberiku, kemudian aku meminta kepadanya dan beliau memberiku lagi, kemudian aku meminta kepadanya lalu beliau memberiku lagi, kemudian aku meminta kepadanya lalu beliau bersabda: “Wahai Hakim, sesungguhnya harta ini adalah hijau dan manis, maka barangsiapa mengambilnya dengan kemurahan hati, maka ia akan diberkahi pada harta tersebut. Dan barangsiapa mengambilnya dengan ketamakan jiwa, maka ia tidak akan diberkahi pada hartanya. Dan ia seperti orang yang makan namun tidak kenyang.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1592

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ حَدَّثَنِي هِشَامٌ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَيْرُ الصَّدَقَةِ مَا تُصُدِّقَ بِهِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى وَلْيَبْدَأْ أَحَدُكُمْ بِمَنْ يَعُولُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Shalih} telah menceritakan kepadaku {Al Laits} telah menceritakan kepadaku {Hisyam} dari {‘Urwah} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik sedekah adalah sesuatu yang disedekahkan setelah merasa cukup, dan hendaknya salah seorang di antara kalian memulai dengan orang yang ia tanggung.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1593

أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى قَالَ وَالْيَدُ الْعُلْيَا يَدُ الْمُعْطِي وَالْيَدُ السُّفْلَى يَدُ السَّائِلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sulaiman bin Hazb} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Ayyub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Tangan di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah.” Dan beliau bersabda: “Dan tangan yang di atas adalah tangan orang yang memberi, sedangkan tangan yang di bawah adalah tangan orang yang meminta.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1594

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ مُوسَى بْنَ طَلْحَةَ يَذْكُرُ عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى وَالْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Utsman} ia berkata, saya mendengar {Musa bin Thalhah} menyebutkan hadits dari {Hakim bin Hizam} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik sedekah adalah setelah merasa cukup, dan tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah, mulailah dari orang yang engkau tanggung.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1595

أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سُلَيْمَانُ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ يُحَدِّثُ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ زَيْنَبَ امْرَأَةِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهَا قَالَتْ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ وَلَوْ مِنْ حُلِيِّكُنَّ وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ خَفِيفَ ذَاتِ الْيَدِ فَجِئْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْأَلُهُ فَوَافَقَتْ زَيْنَبَ امْرَأَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ تَسْأَلُ عَمَّا أَسْأَلُ عَنْهُ فَقُلْتُ لِبِلَالٍ سَلْ لِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيْنَ أَضَعُ صَدَقَتِي عَلَى عَبْدِ اللَّهِ أَوْ فِي قَرَابَتِي فَسَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَيُّ الزَّيَانِبِ فَقَالَ امْرَأَةُ عَبْدِ اللَّهِ فَقَالَ لَهَا أَجْرَانِ أَجْرُ الْقَرَابَةِ وَأَجْرُ الصَّدَقَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid Ath Thayalisi} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} ia berkata, {Sulaiman} telah mengabarkan kepadaku, ia berkata, saya mendengar {Abu Wail} menceritakan dari {‘Amru bin Al Harits} dari {Zainab} isteri Abdullah, bahwa ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Wahai para wanita bersedekahlah walaupun dari perhiasan kalian.” Sementara Abdullah adalah orang yang miskin, kemudian aku datang kepada Rasulullah saw. bertanya kepada beliau.” Kemudian Zainab berpapasan dengan seorang wanita Anshar yang juga ingin bertanya mengenai apa yang akan aku tanyakan. Kemudian kukatakan kepada Bilal, “Tanyakanlah kepada Rasulullah saw., dimanakah aku harus memberikan sedekahku, kepada Abdullah (suamiku) atau kepada kerabatku?” Kemudian Bilal bertanya kepada Nabi saw., lantas beliau balik bertanya, “Zainab yang manakah?” Bilal menjawab, “Isteri Abdullah.” Kemudian beliau bersabda: “Baginya dua pahala, pahala kekerabatan dan pahala sedekah.”