Salam
Sahih Muslim | Hadits No. : 4039
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو ح و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ أَنَّ بَكْرَ بْنَ سَوَادَةَ حَدَّثَهُ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ جُبَيْرٍ حَدَّثَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ حَدَّثَهُ أَنَّ نَفَرًا مِنْ بَنِي هَاشِمٍ دَخَلُوا عَلَى أَسْمَاءَ بِنْتِ عُمَيْسٍ فَدَخَلَ أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ وَهِيَ تَحْتَهُ يَوْمَئِذٍ فَرَآهُمْ فَكَرِهَ ذَلِكَفَذَكَرَ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ لَمْ أَرَ إِلَّا خَيْرًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ بَرَّأَهَا مِنْ ذَلِكَ ثُمَّ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمِنْبَرِ فَقَالَ لَا يَدْخُلَنَّ رَجُلٌ بَعْدَ يَوْمِي هَذَا عَلَى مُغِيبَةٍ إِلَّا وَمَعَهُ رَجُلٌ أَوْ اثْنَانِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Ma’ruf} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Wahb} Telah mengabarkan kepadaku {‘Amru} Demikian juga diriwayatkan dari jalur yang lain Dan Telah menceritakan kepadaku {Abu Ath Thahir} Telah mengabarkan kepada kami {‘Abdullah bin Wahb} dari {‘Amru bin Al Harits}, {Bakr bin Sawadah} Telah menceritakan kepadanya {‘Abdur Rahman bin Jubair} Telah menceritakan kepadanya {‘Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash} Telah menceritakan kapadanya bahwa beberapa orang Bani Hisyam datang ke rumah Asma’ binti ‘Umais, isteri Abu Bakar Shiddiq (ketika Abu Bakar sedang tidak di rumah). Tiba-tiba Abu Bakar pulang dan bertemu dengan mereka. Abu Bakar merasa kurang senang atas kedatangan mereka yang demikian. Lalu diceritakannya hal itu kepada Rasulullah saw. Jawab beliau: “Aku tidak melihat sesuatu yang buruk atas kedatangan mereka. Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menyucikan Asma’ binti ‘Umais dari hal-hal yang demikian.” Kemudian beliau naik mimbar, lalu beliau bersabda: ‘Sesudah hari ini, seorang laki-laki tidak boleh masuk ke rumah seorang wanita yang suaminya sedang pergi, kecuali bila laki-laki itu disertai seorang atau dua orang teman laki-laki.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 4040
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ مَعَ إِحْدَى نِسَائِهِ فَمَرَّ بِهِ رَجُلٌ فَدَعَاهُ فَجَاءَ فَقَالَ يَا فُلَانُ هَذِهِ زَوْجَتِي فُلَانَةُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ كُنْتُ أَظُنُّ بِهِ فَلَمْ أَكُنْ أَظُنُّ بِكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنْ الْإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Maslamah bin Qa’nab} Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Tsabit Al Bunani} dari {Anas} bahwa pada suatu ketika Nabi saw. sedang berdua dengan salah seorang isteri beliau. Kebetulan lewat ke dekat beliau seorang laki-laki. Orang itu dipanggil oleh Nabi saw., maka dia datang menemui beliau. Lalu Nabi saw. berkata kepadanya ‘Hai, Fulan! Ini isteriku, si Fulanah.’ orang itu menjawab ‘Ya, Rasulullah! Aku tidak menduga-duga dengan Anda.’ Beliau bersabda: ‘Sesungguhnya setan berjalan dalam tubuh manusia melalui aliran darah.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 4041
و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ وَتَقَارَبَا فِي اللَّفْظِ قَالَا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَيٍّ قَالَتْكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُعْتَكِفًا فَأَتَيْتُهُ أَزُورُهُ لَيْلًا فَحَدَّثْتُهُ ثُمَّ قُمْتُ لِأَنْقَلِبَ فَقَامَ مَعِيَ لِيَقْلِبَنِي وَكَانَ مَسْكَنُهَا فِي دَارِ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ فَمَرَّ رَجُلَانِ مِنْ الْأَنْصَارِ فَلَمَّا رَأَيَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْرَعَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رِسْلِكُمَا إِنَّهَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَيٍّ فَقَالَا سُبْحَانَ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنْ الْإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ وَإِنِّي خَشِيتُ أَنْ يَقْذِفَ فِي قُلُوبِكُمَا شَرًّا أَوْ قَالَ شَيْئًاو حَدَّثَنِيهِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الدَّارِمِيُّ أَخْبَرَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُسَيْنٍ أَنَّ صَفِيَّةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّهَا جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَزُورُهُ فِي اعْتِكَافِهِ فِي الْمَسْجِدِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ فَتَحَدَّثَتْ عِنْدَهُ سَاعَةً ثُمَّ قَامَتْ تَنْقَلِبُ وَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْلِبُهَا ثُمَّ ذَكَرَ بِمَعْنَى حَدِيثِ مَعْمَرٍ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَبْلُغُ مِنْ الْإِنْسَانِ مَبْلَغَ الدَّمِ وَلَمْ يَقُلْ يَجْرِي
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dan {‘Abad bin Humaid} lafazh keduanya tidak jauh berbeda Telah mengabarkan kepada kami {‘Abdur Razaq} Telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {‘Ali bin Husain} dari {Shafiyyah binti Huyay} ia berkata “Pada suatu ketika Nabi saw. sedang I’tikaf. Aku mendatangi beliau malam hari, lalu aku berbicara kepadanya. Sesudah itu aku berdiri hendak pulang, dan beliau berdiri pula mengantarku ketika itu Shafiyah tinggal di rumah Usamah bin Zaid. Tiba-tiba lewat dua orang laki-laki Anshar. Tatkala mereka melihat Nabi saw. mereka kemudian mempercepat langkahnya. Lalu Nabi saw. berkata kepada mereka: ‘Hai, pelan-pelan sajalah kalian. Ini adalah isteriku, Shafiyah binti Huyay.’ Mereka menjawab ‘Subhanallah, ya Rasulullah! ‘ Beliau bersabda: ‘Sesungguhnya setan berjalan dalam tubuh manusia melalui aliran darah. Aku khawatir kalau-kalau setan membisikkan sesuatu yang jahat ke dalam hati kalian.’ Dan telah menceritakannya kepada kami {‘Abdullah bin ‘Abdur Rahman Ad Darimi} Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Yaman} Telah mengabarkan kepada kami {Syu’aib} dari {Az Zuhri} Telah mengabarkan kepada kami {‘Ali bin Husain} bahwa {Shafiyyah} istri Nabi saw. mengabarkan kepadanya, bahwasannya dia pernah datang kepada Nabi saw. untuk menjenguknya ketika beliau sedang I’tikaf di Masjid pada kesepuluh terakhir dari bulan RamAdhan. Lalu dia berbincang-bincang dengan beliau sejenak, lalu dia berdiri hendak pulang dan Nabi pun ikut berdiri hendak mengantarkannya. (dan seterusnya) sebagaimana yang di ceritakan di dalam Hadits Ma’mar hanya saja di dalam Hadits tersebut Nabi saw. menggunakan lafazh ‘yablagh’ bukan ‘yajri’ (mengalir).
Sahih Muslim | Hadits No. : 4042
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ فِيمَا قُرِئَ عَلَيْهِ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ أَنَّ أَبَا مُرَّةَ مَوْلَى عَقِيلِ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَمَا هُوَ جَالِسٌ فِي الْمَسْجِدِ وَالنَّاسُ مَعَهُ إِذْ أَقْبَلَ نَفَرٌ ثَلَاثَةٌ فَأَقْبَلَ اثْنَانِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَذَهَبَ وَاحِدٌ قَالَ فَوَقَفَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَّا أَحَدُهُمَا فَرَأَى فُرْجَةً فِي الْحَلْقَةِ فَجَلَسَ فِيهَا وَأَمَّا الْآخَرُ فَجَلَسَ خَلْفَهُمْ وَأَمَّا الثَّالِثُ فَأَدْبَرَ ذَاهِبًا فَلَمَّا فَرَغَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ عَنْ النَّفَرِ الثَّلَاثَةِ أَمَّا أَحَدُهُمْ فَأَوَى إِلَى اللَّهِ فَآوَاهُ اللَّهُ وَأَمَّا الْآخَرُ فَاسْتَحْيَا فَاسْتَحْيَا اللَّهُ مِنْهُ وَأَمَّا الْآخَرُ فَأَعْرَضَ فَأَعْرَضَ اللَّهُ عَنْهُو حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَرْبٌ وَهُوَ ابْنُ شَدَّادٍ ح و حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا حَبَّانُ حَدَّثَنَا أَبَانُ قَالَا جَمِيعًا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ أَنَّ إِسْحَقَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ حَدَّثَهُ فِي هَذَا الْإِسْنَادِ بِمِثْلِهِ فِي الْمَعْنَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dari {Malik bin Anas} sebagaimana yang telah di bacakan kepadanya dari {Ishaq bin ‘Abdullah bin Abu Thalhah} bahwa {Abu Murrah} -budak dari- ‘Aqil bin Abu Thalib Telah mengabarkan kepadanya dari {Abu Waqid Al Laitsi} “Bahwa pada saat Rasulullah saw. sedang duduk di masjid beserta para sahabatnya, tiba-tiba datang tiga orang. Yang dua orang mendatangi Rasulullah saw., sedang yang seorang lagi terus pergi begitu saja. Salah seorang di antara yang berdua tadi kemudian mencari-cari tempat kosong dalam halaqah tersebut, lalu dia duduk di situ. Sedangkan seorang lagi mencari-cari tempat dan duduk di bagian belakang. Adapun orang yang ketiga dia pergi begitu saja. Setelah Rasulullah saw. selesai memberikan pengajian beliau bersabda: ‘Perhatikanlah, maukah kuberitahukan kepada kalian tentang orang yang bertiga itu? Satu di antaranya mencari tempat di sisi Allah, maka Allah melapangkan tempat baginya. Orang yang kedua malu-malu, maka Allah pun malu pula kepadanya. Dan orang yang ketiga jelas dia berpaling, maka Allah berpaling pula daripadanya.’ Dan telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Al Mundzir} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdush Shamad} Telah menceritakan kepada kami {Harb} yaitu Ibnu Syadad Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepadaku {Ishaq bin Manshur} Telah mengabarkan kepada kami {Habban} Telah menceritakan kepada kami {Aban} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} bahwa {Ishaq bin ‘Abdullah bin Abu Thalhah} Telah menceritakan kepadanya melalui sanad ini dengan Hadits yang semakna.
Sahih Muslim | Hadits No. : 4043
و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحِ بْنِ الْمُهَاجِرِ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُقِيمَنَّ أَحَدُكُمْ الرَّجُلَ مِنْ مَجْلِسِهِ ثُمَّ يَجْلِسُ فِيهِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} Telah menceritakan kepada kami {Laits} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Rumh bin Al Muhajir} Telah mengabarkan kepada kami {Al Laits} dari {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Janganlah kamu menyuruh orang lain berdiri dari tempat duduknya, kemudian kamu duduk di tempatnya.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 4044
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي ح و حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ يَعْنِي الثَّقَفِيَّ كُلُّهُمْ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ وَأَبُو أُسَامَةَ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُقِيمُ الرَّجُلُ الرَّجُلَ مِنْ مَقْعَدِهِ ثُمَّ يَجْلِسُ فِيهِ وَلَكِنْ تَفَسَّحُوا وَتَوَسَّعُواو حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ وَأَبُو كَامِلٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ ح و حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ حَدَّثَنَا رَوْحٌ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ كِلَاهُمَا عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ أَخْبَرَنَا الضَّحَّاكُ يَعْنِي ابْنَ عُثْمَانَ كُلُّهُمْ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ حَدِيثِ اللَّيْثِ وَلَمْ يَذْكُرُوا فِي الْحَدِيثِ وَلَكِنْ تَفَسَّحُوا وَتَوَسَّعُوا وَزَادَ فِي حَدِيثِ ابْنِ جُرَيْجٍ قُلْتُ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ قَالَ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَغَيْرِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} Telah mengabarkan kepada kami {‘Abdullah bin Numair} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} Telah menceritakan kepada kami {Bapakku} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Harb} Telah menceritakan kepada kami {Yahya} yaitu Al Qaththan Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Al Mutsanna} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahhab} yaitu Ats Tsaqafi seluruhnya dari {‘Ubaidillah} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan lafazh ini miliknya Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} dan {Abu Usamah} serta {Ibnu Numair} mereka berkata Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Janganlah kamu menyuruh saudaramu berdiri dari tempat duduknya lalu kamu duduk di tempatnya, tetapi katakanlah kepadanya ‘Marilah kita lapangkan tempat duduk kita! ‘ Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Ar Rabi’} dan {Abu Kamil} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Hammad} Telah menceritakan kepada kami {Ayyub} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Habib} Telah menceritakan kepadaku {Rauh} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Rafi’} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdur Razaq} keduanya dari {Ibnu Juraij} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain Dan telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Rafi’} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Fudhaik} Telah mengabarkan kepadaku {Adh Dhahak} yaitu Ibnu ‘Utsman seluruhnya dari {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} dari Nabi saw. sebagimana Hadits Laits. Akan tetapi dia tidak menyebutkan ‘Marilah berlapang-lapang.’ Dan di dalam Hadits Juraij ada tambahan ‘Aku berkata Apakah hal itu di lakukan pada hari Jum’at? Beliau menjawab: ‘Pada hari Jum’at maupun bukan.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 4045
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُقِيمَنَّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ ثُمَّ يَجْلِسُ فِي مَجْلِسِهِ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ إِذَا قَامَ لَهُ رَجُلٌ عَنْ مَجْلِسِهِ لَمْ يَجْلِسْ فِيهِو حَدَّثَنَاه عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul A’la} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Salim} dari {Ibnu ‘Umar} bahwa Nabi saw. bersabda: “Janganlah salah seorang di antara kalian membangunkan temannya dari tempat duduknya kemudian dia duduki tempatnya itu.” ‘Karena itu apabila seseorang berdiri untuk memberikan tempat duduknya kepada Ibnu ‘Umar, dia tidak mau menempatinya.’ Dan telah menceritakannya kepada kami {Abad bin Humaid} Telah mengabarkan kepada kami {Abdur razak} Telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} melalui sanad ini dengan Hadits yang serupa.
Sahih Muslim | Hadits No. : 4046
و حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَعْيَنَ حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ وَهُوَ ابْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍعَنْ النَّبِيِّ قَالَ لَا يُقِيمَنَّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ثُمَّ لْيُخَالِفْ إِلَى مَقْعَدِهِ فَيَقْعُدَ فِيهِ وَلَكِنْ يَقُولُ افْسَحُوا
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Salamah bin Syabib} Telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin A’yan} Telah menceritakan kepada kami {Ma’qil} yaitu ‘Ubaidillah dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Janganlah kamu menyuruh saudaramu berdiri pada hari Jum’at dari tempat duduknya untuk kamu gantikan tempatnya itu, tetapi katakanlah kepadanya ‘Marilah kita berlapang-lapang!”
Sahih Muslim | Hadits No. : 4047
و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ وَقَالَ قُتَيْبَةُ أَيْضًا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ كِلَاهُمَا عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ وَفِي حَدِيثِ أَبِي عَوَانَةَ مَنْ قَامَ مِنْ مَجْلِسِهِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَيْهِ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Awanah} dan berkata {Qutaibah} juga Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul ‘Aziz} yaitu Ibnu Muhammad keduanya dari {Suhail} dari {Bapaknya} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Apabila salah seorang kamu berdiri dari tempat duduknya, kemudian dia kembali lagi ke tempatnya itu, maka dia lebih berhak dengan tempatnya.” Sedangkan di dalam Hadist Abu ‘Awanah menggunakan lafazh ‘Man’ (barangsiapa) bukan ‘Salah seorang diantara kamu.’
Sahih Muslim | Hadits No. : 4048
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ كُلُّهُمْ عَنْ هِشَامٍ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ أَيْضًا وَاللَّفْظُ هَذَا حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَأَنَّ مُخَنَّثًا كَانَ عِنْدَهَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْبَيْتِ فَقَالَ لِأَخِي أُمِّ سَلَمَةَ يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي أُمَيَّةَ إِنْ فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ الطَّائِفَ غَدًا فَإِنِّي أَدُلُّكَ عَلَى بِنْتِ غَيْلَانَ فَإِنَّهَا تُقْبِلُ بِأَرْبَعٍ وَتُدْبِرُ بِثَمَانٍ قَالَ فَسَمِعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا يَدْخُلْ هَؤُلَاءِ عَلَيْكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Abu Kuraib} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lainnya Dan telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} Telah mengabarkan kepada kami {Jarir} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lainnya Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib} Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} seluruhnya dari {Hisyam} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lainnya Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib} juga dengan lafazh ini Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} Telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Bapaknya} dari {Zainab binti Ummu Salamah} dari {Ummu Salamah} bahwa seorang banci datang ketika Rasulullah saw. sedang berada di rumahnya (Ummu Salamah). Maka si Banci berkata kepada saudara laki-laki Ummu Salamah “Hai, ‘Abdullah bin Abu Umaiyah! Jika Allah memenangkan bagi kalian kota thaif besok, maka aku akan menunjukkan bagimu anak perempuan Ghailan. Kalau dia menghadap, dia menghadap dengan empat anggota tubuhnya, dan kalau dia membelakang, dia membelakang dengan delapan anggota tubuhnya.” Rasulullah saw. mendengar ucapan Banci itu, lalu beliau bersabda: ‘Jangan izinkan lagi dia masuk ke rumahmu! ‘