Far’ dan ‘AtirahBab

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4150

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا فَرَعَ وَلَا عَتِيرَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada fara’ (anak hewan pertama yang dipersembahkan untuk berhala) dan tidak ada ‘atirah (hewan persembahan pada tanggal sepuluh bulan Rajab).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4151

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثْتُ أَبَا إِسْحَقَ عَنْ مَعْمَرٍ وَسُفْيَانَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَقَالَ أَحَدُهُمَا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْفَرَعِ وَالْعَتِيرَةِ وَقَالَ الْآخَرُ لَا فَرَعَ وَلَا عَتِيرَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Daud}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Ishaq} dari {Ma’mar} dan {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Abu Hurairah}, salah seorang dari mereka berkata Rasulullah saw. melarang dari fara’ (anak hewan pertama yang dipersembahkan untuk berhala) dan ‘atirah (hewan persembahan pada tanggal sepuluh bulan Rajab). Sedang yang lain mengatakan Tidak ada fara’ (anak hewan pertama yang dipersembahkan untuk berhala) dan tidak ada ‘atirah (hewan persembahan pada tanggal sepuluh bulan Rajab).

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4152

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذٌ وَهُوَ ابْنُ مُعَاذٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو رَمْلَةَ قَالَ أَنْبَأَنَا مِخْنَفُ بْنُ سُلَيْمٍ قَالَبَيْنَا نَحْنُ وُقُوفٌ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَرَفَةَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ عَلَى أَهْلِ بَيْتٍ فِي كُلِّ عَامٍ أَضْحَاةً وَعَتِيرَةًقَالَ مُعَاذٌ كَانَ ابْنُ عَوْنٍ يَعْتِرُ أَبْصَرَتْهُ عَيْنِي فِي رَجَبٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Zurarah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’adz yaitu Ibnu Mu’adz}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Aun}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Ramlah}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Mikhnaf bin Sulaim}, ia berkata ketika kami sedang berdiri bersama Nabi saw. di Arafah, beliau bersabda: “Wahai manusia, sesungguhnya ahli bait pada setiap tahun menyembelih kurban dan sembelihan pada bulan Rajab.” Mu’adz berkata Ibnu ‘Aun pernah menyembelih pada bulan Rajab dan saya melihat dengan kedua mataku.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4153

أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَقَ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ أَبُو عَلِيٍّ الْحَنَفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ شُعَيْبِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِيهِ وَزَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ قَالُوايَا رَسُولَ اللَّهِ الْفَرَعَ قَالَ حَقٌّ فَإِنْ تَرَكْتَهُ حَتَّى يَكُونَ بَكْرًا فَتَحْمِلَ عَلَيْهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ تُعْطِيَهُ أَرْمَلَةً خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَذْبَحَهُ فَيَلْصَقَ لَحْمُهُ بِوَبَرِهِ فَتُكْفِئَ إِنَاءَكَ وَتُولِهُ نَاقَتَكَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَالْعَتِيرَةُ قَالَ الْعَتِيرَةُ حَقٌّقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ أَبُو عَلِيٍّ الْحَنَفِيُّ هُمْ أَرْبَعَةُ إِخْوَةٍ أَحَدُهُمْ أَبُو بَكْرٍ وَبِشْرٌ وَشَرِيكٌ وَآخَرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ibrahim bin Ya’qub bin Ishaq}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Abdul Majid Abu Ali Al Hanafi}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Dawud bin Qais} berkata saya mendengar {Amr bin Syu’aib bin Muhammad bin Abdullah bin ‘Amr} dari {ayahnya} dan {Zaid bin Aslam} mereka berkata wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda mengenai fara’? beliau bersabda: “Itu adalah hak, jika engkau membiarkannya hingga menjadi unta remaja, lalu engkau membawanya di jalan Allah atau engkau memberikan kepada seorang janda adalah lebih baik daripada engkau menyembelihnya, lalu dagingnya menempel dengan bulunya dan engkau penuhi bejanamu, serta engkau mengagetkan untamu dengan kematian anaknya, ” mereka berkata wahai Rasulullah, bagaimana dengan ‘athirah? Beliau bersabda: ” ‘Athiroh itu adalah hak.” Abu Abdurrahman Abu Ali Al Hanafi berkata mereka adalah empat bersaudara salah satunya adalah Abu Bakar, Bisyr, Syarik dan yang lainnya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4154

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى وَهُوَ ابْنُ زُرَارَةَ بْنِ كُرَيْمِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرٍو الْبَاهِلِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَذْكُرُ أَنَّهُ سَمِعَ جَدَّهُ الْحَارِثَ بْنَ عَمْرٍو يُحَدِّثُأَنَّهُ لَقِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ وَهُوَ عَلَى نَاقَتِهِ الْعَضْبَاءِ فَأَتَيْتُهُ مِنْ أَحَدِ شِقَّيْهِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي اسْتَغْفِرْ لِي فَقَالَ غَفَرَ اللَّهُ لَكُمْ ثُمَّ أَتَيْتُهُ مِنْ الشِّقِّ الْآخَرِ أَرْجُو أَنْ يَخُصَّنِي دُونَهُمْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ اسْتَغْفِرْ لِي فَقَالَ بِيَدِهِ غَفَرَ اللَّهُ لَكُمْ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ النَّاسِ يَا رَسُولَ اللَّهِ الْعَتَائِرُ وَالْفَرَائِعُ قَالَ مَنْ شَاءَ عَتَرَ وَمَنْ شَاءَ لَمْ يَعْتِرْ وَمَنْ شَاءَ فَرَّعَ وَمَنْ شَاءَ لَمْ يُفَرِّعْ فِي الْغَنَمِ أُضْحِيَّتُهَا وَقَبَضَ أَصَابِعَهُ إِلَّا وَاحِدَةًأَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زُرَارَةَ السَّهْمِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّهِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرٍو ح وَأَنْبَأَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ زُرَارَةَ السَّهْمِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّهِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّهُ لَقِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَقُلْتُ بِأَبِي أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأُمِّي اسْتَغْفِرْ لِي فَقَالَ غَفَرَ اللَّهُ لَكُمْ وَهُوَ عَلَى نَاقَتِهِ الْعَضْبَاءِ ثُمَّ اسْتَدَرْتُ مِنْ الشِّقِّ الْآخَرِ وَسَاقَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nahs}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah yaitu Ibnu Al Mubarak} dari {Yahya yaitu Ibnu Zurarah bin Kuraim bin Al Harits bin ‘Amr Al Bahili}, ia berkata saya mendengar {ayahku} menyebutkan bahwa ia mendengar {kakeknya yaitu Al Harits bin ‘Amr} menceritakan bahwa ia berjumpa dengan Rasulullah saw. pada saat haji wada’ dan beliau berada di atas ontanya yang berwarna Abu- Abu, kemudian saya mendatangi beliau dari salah satu sisi dan berkata wahai Rasulullah, engkau ditebus dengan ayah dan ibuku, mintakan ampunan untukku. Kemudian beliau bersabda: ” Semoga Allah mengampuni kalian.” Kemudian saya mendatanginya dari sisi yang lain, berharap beliau mengkhuskan saya tanpa mereka. Saya katakan wahai Rasulullah, mintakan ampunan untukku. Kemudian beliau bersabda menggunakan tangannya: ” Semoga Allah mengampuni kalian.” Kemudian seorang laki-laki berkata wahai Rasulullah, bagaimana dengan ‘atirah dan fara’? beliau bersabda: “Barang siapa yang menginginkan maka ia menyembelih ‘atirah dan barang siapa yang menginginkan maka ia tidak menyembelih ‘atirah. Dan barang siapa yang menginginkan maka ia menyembelih fara’ dan barang siapa yang menginginkan maka ia tidak menyembelih fara’. Dalam kambing terdapat kurbannya.” Dan beliau mengenggam jari-jarinya kecuali satu. Telah mengabarkan kepadaku {Harun bin Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Affan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zurarah As Sahmi}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {ayahku} dari {kakekku yaitu Al Harits bin ‘Amr}. telah menceritakan dan memberitakan kepadaku {Harun bin Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Abdul Malik}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Zurarah As Sahmi}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {ayahku} dari {kakekku yaitu Al Harits bin ‘Amr} bahwa ia bertemu dengan Rasulullah saw. pada saat haji wada’ kemudian berkata wahai Rasulullah, engkau ditebus dengan ayah dan ibuku, mintakan ampunan untukku. Kemudian beliau bersabda: ” Semoga Allah mengampuni kalian.” Kemudian saya memutar dari sisi yang lain… kemudian ia menyebutkan hadits tersebut.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4150

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا فَرَعَ وَلَا عَتِيرَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada fara’ (anak hewan pertama yang dipersembahkan untuk berhala) dan tidak ada ‘atirah (hewan persembahan pada tanggal sepuluh bulan Rajab).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4151

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثْتُ أَبَا إِسْحَقَ عَنْ مَعْمَرٍ وَسُفْيَانَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَقَالَ أَحَدُهُمَا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْفَرَعِ وَالْعَتِيرَةِ وَقَالَ الْآخَرُ لَا فَرَعَ وَلَا عَتِيرَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Daud}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Ishaq} dari {Ma’mar} dan {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Abu Hurairah}, salah seorang dari mereka berkata Rasulullah saw. melarang dari fara’ (anak hewan pertama yang dipersembahkan untuk berhala) dan ‘atirah (hewan persembahan pada tanggal sepuluh bulan Rajab). Sedang yang lain mengatakan Tidak ada fara’ (anak hewan pertama yang dipersembahkan untuk berhala) dan tidak ada ‘atirah (hewan persembahan pada tanggal sepuluh bulan Rajab).

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4152

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذٌ وَهُوَ ابْنُ مُعَاذٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو رَمْلَةَ قَالَ أَنْبَأَنَا مِخْنَفُ بْنُ سُلَيْمٍ قَالَبَيْنَا نَحْنُ وُقُوفٌ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَرَفَةَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ عَلَى أَهْلِ بَيْتٍ فِي كُلِّ عَامٍ أَضْحَاةً وَعَتِيرَةًقَالَ مُعَاذٌ كَانَ ابْنُ عَوْنٍ يَعْتِرُ أَبْصَرَتْهُ عَيْنِي فِي رَجَبٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Zurarah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’adz yaitu Ibnu Mu’adz}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Aun}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Ramlah}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Mikhnaf bin Sulaim}, ia berkata ketika kami sedang berdiri bersama Nabi saw. di Arafah, beliau bersabda: “Wahai manusia, sesungguhnya ahli bait pada setiap tahun menyembelih kurban dan sembelihan pada bulan Rajab.” Mu’adz berkata Ibnu ‘Aun pernah menyembelih pada bulan Rajab dan saya melihat dengan kedua mataku.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4153

أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَقَ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ أَبُو عَلِيٍّ الْحَنَفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ شُعَيْبِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِيهِ وَزَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ قَالُوايَا رَسُولَ اللَّهِ الْفَرَعَ قَالَ حَقٌّ فَإِنْ تَرَكْتَهُ حَتَّى يَكُونَ بَكْرًا فَتَحْمِلَ عَلَيْهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ تُعْطِيَهُ أَرْمَلَةً خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَذْبَحَهُ فَيَلْصَقَ لَحْمُهُ بِوَبَرِهِ فَتُكْفِئَ إِنَاءَكَ وَتُولِهُ نَاقَتَكَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَالْعَتِيرَةُ قَالَ الْعَتِيرَةُ حَقٌّقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ أَبُو عَلِيٍّ الْحَنَفِيُّ هُمْ أَرْبَعَةُ إِخْوَةٍ أَحَدُهُمْ أَبُو بَكْرٍ وَبِشْرٌ وَشَرِيكٌ وَآخَرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ibrahim bin Ya’qub bin Ishaq}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Abdul Majid Abu Ali Al Hanafi}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Dawud bin Qais} berkata saya mendengar {Amr bin Syu’aib bin Muhammad bin Abdullah bin ‘Amr} dari {ayahnya} dan {Zaid bin Aslam} mereka berkata wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda mengenai fara’? beliau bersabda: “Itu adalah hak, jika engkau membiarkannya hingga menjadi unta remaja, lalu engkau membawanya di jalan Allah atau engkau memberikan kepada seorang janda adalah lebih baik daripada engkau menyembelihnya, lalu dagingnya menempel dengan bulunya dan engkau penuhi bejanamu, serta engkau mengagetkan untamu dengan kematian anaknya, ” mereka berkata wahai Rasulullah, bagaimana dengan ‘athirah? Beliau bersabda: ” ‘Athiroh itu adalah hak.” Abu Abdurrahman Abu Ali Al Hanafi berkata mereka adalah empat bersaudara salah satunya adalah Abu Bakar, Bisyr, Syarik dan yang lainnya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4154

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى وَهُوَ ابْنُ زُرَارَةَ بْنِ كُرَيْمِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرٍو الْبَاهِلِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَذْكُرُ أَنَّهُ سَمِعَ جَدَّهُ الْحَارِثَ بْنَ عَمْرٍو يُحَدِّثُأَنَّهُ لَقِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ وَهُوَ عَلَى نَاقَتِهِ الْعَضْبَاءِ فَأَتَيْتُهُ مِنْ أَحَدِ شِقَّيْهِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي اسْتَغْفِرْ لِي فَقَالَ غَفَرَ اللَّهُ لَكُمْ ثُمَّ أَتَيْتُهُ مِنْ الشِّقِّ الْآخَرِ أَرْجُو أَنْ يَخُصَّنِي دُونَهُمْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ اسْتَغْفِرْ لِي فَقَالَ بِيَدِهِ غَفَرَ اللَّهُ لَكُمْ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ النَّاسِ يَا رَسُولَ اللَّهِ الْعَتَائِرُ وَالْفَرَائِعُ قَالَ مَنْ شَاءَ عَتَرَ وَمَنْ شَاءَ لَمْ يَعْتِرْ وَمَنْ شَاءَ فَرَّعَ وَمَنْ شَاءَ لَمْ يُفَرِّعْ فِي الْغَنَمِ أُضْحِيَّتُهَا وَقَبَضَ أَصَابِعَهُ إِلَّا وَاحِدَةًأَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زُرَارَةَ السَّهْمِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّهِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرٍو ح وَأَنْبَأَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ زُرَارَةَ السَّهْمِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّهِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّهُ لَقِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَقُلْتُ بِأَبِي أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأُمِّي اسْتَغْفِرْ لِي فَقَالَ غَفَرَ اللَّهُ لَكُمْ وَهُوَ عَلَى نَاقَتِهِ الْعَضْبَاءِ ثُمَّ اسْتَدَرْتُ مِنْ الشِّقِّ الْآخَرِ وَسَاقَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nahs}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah yaitu Ibnu Al Mubarak} dari {Yahya yaitu Ibnu Zurarah bin Kuraim bin Al Harits bin ‘Amr Al Bahili}, ia berkata saya mendengar {ayahku} menyebutkan bahwa ia mendengar {kakeknya yaitu Al Harits bin ‘Amr} menceritakan bahwa ia berjumpa dengan Rasulullah saw. pada saat haji wada’ dan beliau berada di atas ontanya yang berwarna Abu- Abu, kemudian saya mendatangi beliau dari salah satu sisi dan berkata wahai Rasulullah, engkau ditebus dengan ayah dan ibuku, mintakan ampunan untukku. Kemudian beliau bersabda: ” Semoga Allah mengampuni kalian.” Kemudian saya mendatanginya dari sisi yang lain, berharap beliau mengkhuskan saya tanpa mereka. Saya katakan wahai Rasulullah, mintakan ampunan untukku. Kemudian beliau bersabda menggunakan tangannya: ” Semoga Allah mengampuni kalian.” Kemudian seorang laki-laki berkata wahai Rasulullah, bagaimana dengan ‘atirah dan fara’? beliau bersabda: “Barang siapa yang menginginkan maka ia menyembelih ‘atirah dan barang siapa yang menginginkan maka ia tidak menyembelih ‘atirah. Dan barang siapa yang menginginkan maka ia menyembelih fara’ dan barang siapa yang menginginkan maka ia tidak menyembelih fara’. Dalam kambing terdapat kurbannya.” Dan beliau mengenggam jari-jarinya kecuali satu. Telah mengabarkan kepadaku {Harun bin Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Affan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zurarah As Sahmi}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {ayahku} dari {kakekku yaitu Al Harits bin ‘Amr}. telah menceritakan dan memberitakan kepadaku {Harun bin Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Abdul Malik}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Zurarah As Sahmi}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {ayahku} dari {kakekku yaitu Al Harits bin ‘Amr} bahwa ia bertemu dengan Rasulullah saw. pada saat haji wada’ kemudian berkata wahai Rasulullah, engkau ditebus dengan ayah dan ibuku, mintakan ampunan untukku. Kemudian beliau bersabda: ” Semoga Allah mengampuni kalian.” Kemudian saya memutar dari sisi yang lain… kemudian ia menyebutkan hadits tersebut.