Permulaan Penciptaan Makhluq

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2972

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ وَالْأَغَرِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ كَانَ عَلَى كُلِّ بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْمَسْجِدِ الْمَلَائِكَةُ يَكْتُبُونَ الْأَوَّلَ فَالْأَوَّلَ فَإِذَا جَلَسَ الْإِمَامُ طَوَوْا الصُّحُفَ وَجَاءُوا يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Ahmad bin Yunus} telah bercerita kepada kami {Ibrahim bin Sa’ad} telah bercerita kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Abu Salamah} dan {Al Agharr} dari {Abu Hurairah ra.} berkata, Nabi saw. bersabda: “Pada hari jum’at, pada setiap pintu dari pintu-pintu masjid terdapat para malaikat yang mencatat orang yang datang lebih awal dan seterusnya hingga apabila imam sudah duduk (di atas mimbar) lembaran catatan itu ditutup lalu mereka mendengarkan dzikir (khathbah tersebut) “.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2973

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَمَرَّ عُمَرُ فِي الْمَسْجِدِ وَحَسَّانُ يُنْشِدُ فَقَالَ كُنْتُ أُنْشِدُ فِيهِ وَفِيهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ ثُمَّ الْتَفَتَ إِلَى أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَالَ أَنْشُدُكَ بِاللَّهِ أَسَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَجِبْ عَنِّي اللَّهُمَّ أَيِّدْهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ قَالَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {‘Ali bin ‘Abdullah} telah bercerita kepada kami {Sufyan} telah bercerita kepada kami {Az Zuhriy} dari {Sa’id bin Al Musayyab} berkata “‘Umar berjalan di dalam masjid sedangkan {Hassan} sedang bersya’ir lalu (‘Umar mencelanya) maka Hassan berkata “Aku pernah bersya’ir di masjid dan saat itu ada orang yang lebih baik darimu”. Kemudian dia berpaling dan menemui {Abu Hurairah ra.} seraya berkata “Aku bersumpah kepadamu atas nama Allah, apakah anda mendengar Nabi saw. bersabda: “Penuhilah permohonanku.”Ya Allah kuatkanlah dia dengan Ruhul Qudus (Malaikat Jibril as.) “. Abu Hurairah ra. berkata: “Iya”.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2974

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ الْبَرَاءِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَسَّانَ اهْجُهُمْ أَوْ هَاجِهِمْ وَجِبْرِيلُ مَعَكَ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Hafsh bin ‘Umar} telah bercerita kepada kami {Syu’bah} dari {‘Adiy binTsabit} dari {Al Bara’ ra.} berkata, Nabi saw. berkata kepada Hassan: “Cacilah mereka, atau dengan redaksi Lipatgandakanlah cacianmu (untuk melawan orang musyrik), karena jibril selalu bersamamu”.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2975

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ح حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ سَمِعْتُ حُمَيْدَ بْنَ هِلَالٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى غُبَارٍ سَاطِعٍ فِي سِكَّةِ بَنِي غَنْمٍزَادَ مُوسَى مَوْكِبَ جِبْرِيلَ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Musa bin Isma’il} telah bercerita kepada kami {Jarir}. Dan diriwayatkan pula, telah bercerita kepadaku {Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Wahb bin Jarir} telah bercerita kepada kami {bapakku} berkata aku mendengar {Humaid bin Hilal} dari {Anas bin Malik ra.} berkata “Aku seolah melihat debu-debu berkilauan di lorong-lorong jalan suku Bani Ghanmin”. Musa menambahkan “Ini merupakan bukti keterlibatan Jibril as. dalam perang”.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2976

حَدَّثَنَا فَرْوَةُ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاأَنَّ الْحَارِثَ بْنَ هِشَامٍ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ يَأْتِيكَ الْوَحْيُ قَالَ كُلُّ ذَاكَ يَأْتِينِي الْمَلَكُ أَحْيَانًا فِي مِثْلِ صَلْصَلَةِ الْجَرَسِ فَيَفْصِمُ عَنِّي وَقَدْ وَعَيْتُ مَا قَالَ وَهُوَ أَشَدُّهُ عَلَيَّ وَيَتَمَثَّلُ لِي الْمَلَكُ أَحْيَانًا رَجُلًا فَيُكَلِّمُنِي فَأَعِي مَا يَقُولُ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Farwah} telah bercerita kepada kami {‘Ali bin Mushir} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {bapaknya} dari {‘Aisyah ra.} bahwa Al Harits bin Hisyam bertanya kepada Nabi saw.: “Bagaimana caranya wahyu datang kepada Tuan?”. Beliau menjawab: “Terkadang datang kepadaku seperti suara gemerincing lonceng lalu terhenti sebentar namun aku dapat mengerti apa yang disampaikan. Dan cara ini yang paling berat buatku. Dan terkadang datang Malaikat menyerupai seorang laki-laki lalu berbicara kepadaku maka aku ikuti apa yang diucapkannya”.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2977

حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَنْفَقَ زَوْجَيْنِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ دَعَتْهُ خَزَنَةُ الْجَنَّةِ أَيْ فُلُ هَلُمَّ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ ذَاكَ الَّذِي لَا تَوَى عَلَيْهِ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْجُو أَنْ تَكُونَ مِنْهُمْ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Adam} telah bercerita kepada kami {Syaiban} telah bercerita kepada kami {Yaha bin Abi Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah ra.} berkata aku mendengar Nabi saw. bersabda: “”Barang siapa yang menginfaqkan sepasang sesuatu di jalan Allah, maka penjaga-penjaga surga akan memanggilnya, setiap penjaga pintu surge memanggil: “Kemarilah”. Abu Bakar berkata: “Wahai Rasulullah, itulah orang yang tidak akan rugi dan sengsara”. Maka Nabi saw. bersabda: “Aku berharap kamu termasuk diantara mereka”.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2978

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا يَا عَائِشَةُ هَذَا جِبْرِيلُ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلَامَ فَقَالَتْ وَعَلَيْهِ السَّلَامُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ تَرَى مَا لَا أَرَى تُرِيدُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {‘Abdullah bin Muhammad} telah bercerita kepada kami {Hisyam} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhriy} dari {Abu Salamah} dari {‘Aisyah ra.} bahwa Nabi saw. berkata kepadanya: “Wahai ‘Aisyah, ini Jibril datang menyampaikan salam kepadamu”. ‘Aisyah berkata “Wa’alaihis salaam wa rahmatullahi wa batraakatuh (“Dan baginya keselamatan dan rahmat Allah serta barakah-Nya). Dia melihat apa yang aku tidak lihat”. Yang ‘Aisyah ra. maksudkan adalah Rasulullah saw.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2979

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ ذَرٍّ قَالَ ح حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ عُمَرَ بْنِ ذَرٍّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِجِبْرِيلَ أَلَا تَزُورُنَا أَكْثَرَ مِمَّا تَزُورُنَا قَالَ فَنَزَلَتْ{ وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ لَهُ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا }الْآيَةَ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Abu Nu’aim} telah bercerita kepada kami {‘Umar bin Dzarr} berkata. Dan diriwayatkan pula, telah bercerita kepadaku {Yahya bin Ja’far} telah bercerita kepada kami {Waki’} dari {‘Umar bin Dzarr} dari {bapaknya} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu ‘Abbas ra.ma} berkata, Rasulullah saw. berkata kepada Jibril as.: “Tidakkah sebaiknyakah kamu lebih sering mengunjungi kami dari yang sudah kamu lakukan?”. Perawi berkata “Maka turunlah firman Allah Ta’laa QS Maryam ayat 64 yang artinya (“Dan tidaklah kami (Jibril) turun melainkan dengan perintah Rabbmu. Kepunyaan-Nyalah segala apa yang ada di adapan kita dan apa yang di belakang kita”).

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2980

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ مَسْعُودٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَأَنِي جِبْرِيلُ عَلَى حَرْفٍ فَلَمْ أَزَلْ أَسْتَزِيدُهُ حَتَّى انْتَهَى إِلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Isma’il} berkata telah bercerita kepadaku {Sulaiman} dari {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dari {‘Ubaidullah bin ‘Abdullah bin ‘Utbah bin Mas’ud} dari {Ibnu ‘Abbas ra.ma} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Jibril membacakan (al-Qur’an) kepadaku dengan satu dialek dan aku terus saja meminta tambahan hingga akhirnya berhenti dengan tujuh dialek (jenis langgam bahasa dalam membaca al-Qur’an) “.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 2981

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِوَعَنْ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ وَرَوَى أَبُو هُرَيْرَةَ وَفَاطِمَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ جِبْرِيلَ كَانَ يُعَارِضُهُ الْقُرْآنَ
Terjemahan: Telah bercerita kepada kami {Muhammad bin Muqatil} telah mengabarkan kepada kami {‘Abdullah} telah mengabarkan kepada kami {Yunus} dari {Az Zuhriy} berkata telah bercerita kepadaku {‘Ubaidullah bin ‘Abdullah} dari {Ibnu ‘Abbas ra.ma} berkata, bahwa Rasulullah saw. adalah manusia yang paling dermawan dan terutama pada bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril as. mendatanginya dan Jibril as. mendatanginya setiap malam dari bulan Ramadhan, dia mengajarkan al-Qur’an kepada beliau saw. Sungguh Rasulullah saw. ketika didatangi Jibril as. kedermawanannya melebihi angin yang berhembus”. Dan dari {‘Abdullah} telah bercerita kepada kami {Ma’mar} dengan sanad-sanad ini dan yang semisalnya. Abu Hurairah ra. dan Fathimah ra.ma juga meriwayatkan bahwa Jibril memaparkan (membacakan) al-Qur’an kepada Beliau saw.