Buruan dan Sembelihan
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4280
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ خَالِدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَأَنَّ طَبِيبًا ذَكَرَ ضِفْدَعًا فِي دَوَاءٍ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قَتْلِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Fudaik} dari {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Sa’id bin Khalid} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Abdurrahman bin Utsman} bahwa terdapat seorang dokter menyebutkan kodok sebagai obat di hadapan Rasulullah saw., kemudian beliau melarang dari membunuhnya.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4281
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ سُفْيَانَ وَهُوَ ابْنُ حَبِيبٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ أَبِي يَعْفُورَ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى قَالَغَزَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبْعَ غَزَوَاتٍ فَكُنَّا نَأْكُلُ الْجَرَادَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Humaid bin Mas’adah} dari {Sufyan} yaitu Ibnu Habib dari {Syu’bah} dari {Abu Ya’fur}, ia mendengar {Abdullah bin Abu Aufa} berkata kami berperang bersama Rasulullah saw. sebanyak tujuh peperangan, dan kami makan belalang.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4282
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ سُفْيَانَ وَهُوَ ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي يَعْفُورَ قَالَسَأَلْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى عَنْ قَتْلِ الْجَرَادِ فَقَالَ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتَّ غَزَوَاتٍ نَأْكُلُ الْجَرَادَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Sufyan yaitu Ibnu ‘Uyainah} dari {Abu Ya’fur}, ia berkata saya bertanya kepada {Abdullah bin Abu Aufa} mengenai membunuh belalang, kemudian ia berkata saya pernah berperang bersama Rasulullah saw. sebanyak enam kali dan kami memakan belalang.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4283
أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ بَيَانٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدٍ وَأَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ نَمْلَةً قَرَصَتْ نَبِيًّا مِنْ الْأَنْبِيَاءِ فَأَمَرَ بِقَرْيَةِ النَّمْلِ فَأُحْرِقَتْ فَأَوْحَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِ أَنْ قَدْ قَرَصَتْكَ نَمْلَةٌ أَهْلَكْتَ أُمَّةً مِنْ الْأُمَمِ تُسَبِّحُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Wahb bin Bayan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dari {Sa’id} dan {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw. bahwa seekor semut menggigit seorang Nabi dari nabi-nabi terdahulu, lalu ia memerintahkan untuk menghancurkan bangsa semut dan membakar mereka, Kemudian Allah Azza wa jalla mewahyukan bahwa engkau telah digigit seekor semut, dan engkau telah membinasakan sebuah umat diantara umat-umat yang bertasbih.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4284
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا النَّضْرُ وَهُوَ ابْنُ شُمَيْلٍ قَالَ أَنْبَأَنَا أَشْعَثُ عَنْ الْحَسَنِنَزَلَ نَبِيٌّ مِنْ الْأَنْبِيَاءِ تَحْتَ شَجَرَةٍ فَلَدَغَتْهُ نَمْلَةٌ فَأَمَرَ بِبَيْتِهِنَّ فَحُرِّقَ عَلَى مَا فِيهَا فَأَوْحَى اللَّهُ إِلَيْهِ فَهَلَّا نَمْلَةٌ وَاحِدَةٌو قَالَ الْأَشْعَثُ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ وَزَادَ فَإِنَّهُنَّ يُسَبِّحْنَ أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ نَحْوَهُ وَلَمْ يَرْفَعْهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {An Nadhr yaitu Ibnu Syumail}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Asy’ats} dari {Al Hasan}, ia berkata seorang nabi telah singgal di bawah sebuah pohon kemudian ia disengat oleh seekor semut. Kemudian ia memerintahkan agar menghancurkan rumah semut tersebut, kemudian dibakarlah besarta penghuninya. Lalu Allah mewahyukan kepadanya Apakah hanya satu ekor semut? {Al Asy’ats} berkata dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. seperti itu, dan Ia menambahkan sesunggunya semut-semut tersebut sedang bertasbih. Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Hisyam}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {ayahku} dari {Qatadah} dari {Al Hasan} dari {Abu Hurairah} seperti itu dan ia tidak memarfu’kannya.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4190
أَخْبَرَنَا الْإِمَامُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ بِمِصْرَ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ سُوَيْدِ بْنِ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍأَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّيْدِ فَقَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ فَاذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ فَإِنْ أَدْرَكْتَهُ لَمْ يَقْتُلْ فَاذْبَحْ وَاذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنْ أَدْرَكْتَهُ قَدْ قَتَلَ وَلَمْ يَأْكُلْ فَكُلْ فَقَدْ أَمْسَكَهُ عَلَيْكَ فَإِنْ وَجَدْتَهُ قَدْ أَكَلَ مِنْهُ فَلَا تَطْعَمْ مِنْهُ شَيْئًا فَإِنَّمَا أَمْسَكَ عَلَى نَفْسِهِ وَإِنْ خَالَطَ كَلْبُكَ كِلَابًا فَقَتَلْنَ فَلَمْ يَأْكُلْنَ فَلَا تَأْكُلْ مِنْهُ شَيْئًا فَإِنَّكَ لَا تَدْرِي أَيُّهَا قَتَلَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami Imam Abu Abdurrahman An Nasai di Mesir dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari {Suwaid bin Nashr}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} dari {‘Ashim} dari {Asy Sya’bi} dari {‘Adi bin Hatim} bahwa ia bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai hewan buruan maka beliau bersabda: ‘Apabila engkau melepaskan anjingmu maka sebutlah nama Allah padanya, kemudian apabila engkau mendapatinya belum membunuh maka sembelihlah dan sebutlah nama Allah padanya. Namun apabila ia telah membunuh dan belum memakan buruan maka makanlah sungguh ia telah menangkap untukmu. Apabila engkau mendapatinya telah memakan sebagiannya maka janganlah engkau memakan sedikitpun dari buruan tersebut, karena sesungguhnya anjing tersebut menangkap untuk dirinya sendiri. Dan apabila anjingmu bercampur dengan anjing- anjing yang lain kemudian membunuh buruan dan anjing- anjing tersebut tidak makan sesuatupun darinya maka sesungguhnya engkau tidak mengetahui anjing yang manakah yang membunuh.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4191
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ زَكَرِيَّا عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَيْدِ الْمِعْرَاضِ فَقَالَ مَا أَصَبْتَ بِحَدِّهِ فَكُلْ وَمَا أَصَبْتَ بِعَرْضِهِ فَهُوَ وَقِيذٌ وَسَأَلْتُهُ عَنْ الْكَلْبِ فَقَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ فَأَخَذَ وَلَمْ يَأْكُلْ فَكُلْ فَإِنَّ أَخْذَهُ ذَكَاتُهُ وَإِنْ كَانَ مَعَ كَلْبِكَ كَلْبٌ آخَرُ فَخَشِيتَ أَنْ يَكُونَ أَخَذَ مَعَهُ فَقَتَلَ فَلَا تَأْكُلْ فَإِنَّكَ إِنَّمَا سَمَّيْتَ عَلَى كَلْبِكَ وَلَمْ تُسَمِّ عَلَى غَيْرِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah} dari {Zakariya} dari {Asy Sya’bi} dari {Adi bin Hatim}, ia berkata saya bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai hewan buruan dengan anak panah tanpa mata panah, maka beliau bersabda: “Apa yang engkau kenai dengan bagian yang tajam maka makanlah dan apa yang engkau kenai dengan bagian yang tumpul maka itu adalah hewan yang mati karena terkena benda tumpul.” Dan saya bertanya kepada beliau mengenai anjing, maka beliau bersabda: “Apabila engkau melepaskan anjingmu kemudian ia menangkap dan tidak memakannya maka makanlah karena sesungguhnya tangkapannya adalah penyembelihannya, apabila terdapat anjing lain bersama dengan anjingmu kemudian kamu khawatir anjing tersebut menangkap bersamanya dan membunuh buruan tersebut maka janganlah engkau memakannya karena sesunggunya engkau hanya menyebutkan nama Allah pada anjingmu dan tidak menyebutkan nama Allah pada anjing yang lain.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4192
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الصَّمَدِ عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍأَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أُرْسِلُ الْكَلْبَ الْمُعَلَّمَ فَيَأْخُذُ فَقَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ الْكَلْبَ الْمُعَلَّمَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ فَأَخَذَ فَكُلْ قُلْتُ وَإِنْ قَتَلَ قَالَ وَإِنْ قَتَلَ قُلْتُ أَرْمِي بِالْمِعْرَاضِ قَالَ إِذَا أَصَابَ بِحَدِّهِ فَكُلْ وَإِذَا أَصَابَ بِعَرْضِهِ فَلَا تَأْكُلْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Abdush Shamad Abdul ‘Aziz bin Abdush Shamad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Hammam bin Al Harits} dari {Adi bin Hatim} bahwa ia bertanya kepada Rasulullah saw., ia berkata saya mengirimkan anjing yang telah dilatih kemudian ia menangkap buruan. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Apabila engkau mengirim anjing yang telah dilatih dan telah engkau sebutkan nama Allah padanya kemudian ia menangkap buruan maka makanlah.” Saya katakan walaupun ia telah membunuh buruan? Beliau bersabda: “walaupun ia telah membunuhnya.” Saya katakan Apakah saya boleh memanah dengan anak panah yang tumpul? Beliau bersabda: “Apabila ia mengenai dengannya bagian tajamnya maka makanlah dan apabila ia mengenai dengan bagian yang tumpul maka jangan engkau makan.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4193
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْكُوفِيُّ الْمُحَارِبِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ قَالَ سَمِعْتُ رَبِيعَةَ بْنَ يَزِيدَ يَقُولُ أَنْبَأَنَا أَبُو إِدْرِيسَ عَائِذُ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيَّ يَقُولُقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا بِأَرْضِ صَيْدٍ أَصِيدُ بِقَوْسِي وَأَصِيدُ بِكَلْبِي الْمُعَلَّمِ وَبِكَلْبِي الَّذِي لَيْسَ بِمُعَلَّمٍ فَقَالَ مَا أَصَبْتَ بِقَوْسِكَ فَاذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ وَكُلْ وَمَا أَصَبْتَ بِكَلْبِكَ الْمُعَلَّمِ فَاذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ وَكُلْ وَمَا أَصَبْتَ بِكَلْبِكَ الَّذِي لَيْسَ بِمُعَلَّمٍ فَأَدْرَكْتَ ذَكَاتَهُ فَكُلْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepadaku {Muhammad bin ‘Ubaid bin Muhammad Al Kufi Al Muharibi}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} dari {Haiwah bin Syuraih}, ia berkata saya mendengar {Rabi’ah bin Yazid} berkata telah memberitakan kepada kami {Abu Idris ‘Aidzullah}, ia berkata saya mendengar {Abu Tsa’labah Al Khusyani} berkata saya berkata wahai Rasulullah, sesungguhnya kami berada di lahan perburuan, saya berburu menggunakan busurku dan berburu dengan anjingku yang telah terlatih dan anjingku yang belum terlatih. Maka beliau bersabda: “Apa yang engkau kenai dengan busurmu maka sebutlah nama Allah padanya dan makanlah, dan apa yang engkau kenai dengan anjingmu yang terlatih maka sebutlah nama Allah dan makanlah, dan apa yang engkau kenai dengan anjingmu yang belum terlatih kemudian engkau sempat menyembelihnya maka makanlah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4194
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زُنْبُورٍ أَبُو صَالِحٍ الْمَكِّيُّ قَالَ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُرْسِلُ كِلَابِي الْمُعَلَّمَةَ فَيُمْسِكْنَ عَلَيَّ فَآكُلُ قَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ كِلَابَكَ الْمُعَلَّمَةَ فَأَمْسَكْنَ عَلَيْكَ فَكُلْ قُلْتُ وَإِنْ قَتَلْنَ قَالَ وَإِنْ قَتَلْنَ قَالَ مَا لَمْ يَشْرَكْهُنَّ كَلْبٌ مِنْ سِوَاهُنَّ قُلْتُ أَرْمِي بِالْمِعْرَاضِ فَيَخْزِقُ قَالَ إِنْ خَزَقَ فَكُلْ وَإِنْ أَصَابَ بِعَرْضِهِ فَلَا تَأْكُلْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Zunbur Abu Shaleh Al Makki}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Fudhail bin ‘Iyadh} dari {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Hammam bin Al Harits} dari {‘Adi bin Hatim}, ia berkata saya berkata wahai Rasulullah, saya mengirim anjing- anjingku yang telah terlatih, kemudian mereka menangkap untukku, apakah saya boleh memakannya? Beliau bersabda: “Apabila engkau mengirim anjing- anjing yang telah terlatih kemudian mereka menangkap untukmu maka makanlah.” Saya katakan walaupun anjing – anjing tersebut membunuh? Beliau bersabda: “Walaupun anjing- anjing tersebut membunuh.” Beliau bersabda: “Selama tidak ada anjing lain yang ikut bersama mereka.” Saya katakan bolehkah saya memanah menggunakan anak panah yang tidka bermata kemudian menancap padanya? Beliau bersabda: “Apabila menancap maka makanlah, dan apabila mengenai dengan bagian yang tumpul maka janganlah engkau makan.”