Buruan dan Sembelihan
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4215
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اتَّخَذَ كَلْبًا إِلَّا كَلْبَ صَيْدٍ أَوْ زَرْعٍ أَوْ مَاشِيَةٍ نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdur Razzaq}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “”Barang siapa yang mengambil anjing selain anjing pemburu dan anjing penjaga hewan tanaman dan ternak maka telah berkurang dari amalannya setiap hari sebanyak satu qirath.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4216
أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ بَيَانٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ صَيْدٍ وَلَا مَاشِيَةٍ وَلَا أَرْضٍ فَإِنَّهُ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِهِ قِيرَاطَانِ كُلَّ يَوْمٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Wahb bin Bayan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Yunus}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Barang siapa yang memelihara anjing yang bukan anjing pemburu dan anjing penjaga hewan ternak dan kebun maka akan berkurang dari pahalanya setiap hari sebanyak dua qirath.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4217
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي حَرْمَلَةَ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا إِلَّا كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ كَلْبَ صَيْدٍ نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌقَالَ عَبْدُ اللَّهِ وَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ أَوْ كَلْبَ حَرْثٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ali bin Hujr}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il yaitu Ibnu Ja’far}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abu Harmalah} dari {Salim bin Abdullah} dari {Ayahnya}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “”Barang siapa yang memeliha anjing kecuali anjing penjaga hewan ternak, pemburu maka telah berkurang dari pahalanya setiap hari sebanyak satu qirath. Berkata Abdullah dan berkata Abu Hurairah atau anjing penjaga tanaman”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4218
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا مَسْعُودٍ عُقْبَةَ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَمَهْرِ الْبَغِيِّ وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Ibnu Syihab} dari {Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam} bahwa ia mendengar {Abu Mas’ud ‘Uqbah} berkata Rasulullah saw. melarang dari harga anjing dan memberi upah pelacur serta bayaran dukun.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4219
أَخْبَرَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْرُوفُ بْنُ سُوَيْدٍ الْجُذَامِيُّ أَنَّ عَلِيَّ بْنَ رَبَاحٍ اللَّخْمِيَّ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَحِلُّ ثَمَنُ الْكَلْبِ وَلَا حُلْوَانُ الْكَاهِنِ وَلَا مَهْرُ الْبَغِيِّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yunus bin Abdul A’la}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ma’ruf bin Suwaid Al Judzami} bahwa {Ali bin Radbah Al Lakhmi} telah menceritakan kepada kepadanya bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: ” Tidak halal harga anjing, bayaran dukun dan upah pezina.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4220
أَخْبَرَنَا شُعَيْبُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يُوسُفَ عَنْ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَرُّ الْكَسْبِ مَهْرُ الْبَغِيِّ وَثَمَنُ الْكَلْبِ وَكَسْبُ الْحَجَّامِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Syu’aib bin Yusuf} dari {Yahya} dari {Muhammad bin Yusuf} dari {As Saib bin Yazid} dari {Rafi’ bin Khadij}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Seburuk-buruk pekerjaan adalah upah pelacur, harga anjing dan profesi tukang bekam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4221
أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ الْمِقْسَمِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ثَمَنِ السِّنَّوْرِ وَالْكَلْبِ إِلَّا كَلْبَ صَيْدٍقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَحَدِيثُ حَجَّاجٍ عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ لَيْسَ هُوَ بِصَحِيحٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ibrahim bin Al Hasan Al Miqsami}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad} dari {Hammad bin Salamah} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} bahwa Rasulullah saw. melarang dari harga kucing dan anjing kecuali anjing pemburu. Abu Abdurrahman berkata dan hadits Hajjaj dari Hammad bin Salamah tidak shahih.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4222
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ سَوَاءٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ أَبِي مَالِكٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي كِلَابًا مُكَلَّبَةً فَأَفْتِنِي فِيهَا قَالَ مَا أَمْسَكَ عَلَيْكَ كِلَابُكَ فَكُلْ قُلْتُ وَإِنْ قَتَلْنَ قَالَ وَإِنْ قَتَلْنَ قَالَ أَفْتِنِي فِي قَوْسِي قَالَ مَا رَدَّ عَلَيْكَ سَهْمُكَ فَكُلْ قَالَ وَإِنْ تَغَيَّبَ عَلَيَّ قَالَ وَإِنْ تَغَيَّبَ عَلَيْكَ مَا لَمْ تَجِدْ فِيهِ أَثَرَ سَهْمٍ غَيْرَ سَهْمِكَ أَوْ تَجِدْهُ قَدْ صَلَّ يَعْنِي قَدْ أَنْتَنَقَالَ ابْنُ سَوَاءٍ وَسَمِعْتُهُ مِنْ أَبِي مَالِكٍ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَخْنَسِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Sawa`}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Abu Malik} dari {‘Amr bin Syu’aib} dari {ayahnya} dari {kakeknya} bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. dan berkata wahai Rasulullah, sesungguhnya saya memiliki beberapa ekor anjing yang terlatih, maka berilah saya fatwa mengenainya! Beliau bersabda: “Apa yang ditangkap anjing-anjingmu untukmu makanlah.” Saya katakan walaupun mereka membunuh buruan? Beliau bersabda: “Walaupun mereka membunuh buruan.” Ia berkata berilah saya fatwa mengenai busurku. Beliau bersabda: “Apa yang dibawa kembali oleh anak panahmu untukmu maka makanlah.” Ia berkata walaupun tidak kelihatan olehku? Beliau bersabda: ” Walaupun tidak kelihatan olehmu selama engkau tidak mendapati bekas anak panah selain anak panahmu atau engkau mendapatinya telah membusuk.” {Ibnu Sawa`} berkata saya mendengarnya dari {Abu Malik ‘Ubaidullah bin Al Akhnas} dari {‘Amr bin Syu’aib} dari {ayahnya} dari {kakeknya} dari Nabi saw.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4223
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبَايَةَ بْنِ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَبَيْنَمَا نَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْحُلَيْفَةِ مِنْ تِهَامَةَ فَأَصَابُوا إِبِلًا وَغَنَمًا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أُخْرَيَاتِ الْقَوْمِ فَعَجَّلَ أَوَّلُهُمْ فَذَبَحُوا وَنَصَبُوا الْقُدُورَ فَدُفِعَ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ بِالْقُدُورِ فَأُكْفِئَتْ ثُمَّ قَسَّمَ بَيْنَهُمْ فَعَدَلَ عَشْرًا مِنْ الشَّاءِ بِبَعِيرٍ فَبَيْنَمَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ نَدَّ بَعِيرٌ وَلَيْسَ فِي الْقَوْمِ إِلَّا خَيْلٌ يَسِيرَةٌ فَطَلَبُوهُ فَأَعْيَاهُمْ فَرَمَاهُ رَجُلٌ بِسَهْمٍ فَحَبَسَهُ اللَّهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِهَذِهِ الْبَهَائِمِ أَوَابِدَ كَأَوَابِدِ الْوَحْشِ فَمَا غَلَبَكُمْ مِنْهَا فَاصْنَعُوا بِهِ هَكَذَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Sulaiman}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Husain bin Ali} dari {Zaidah} dari {Sa’id bin Masruq} dari {‘Abayah bin Rifa’ah bin Rafi’} dari {Rafi’ bin Khadij}, ia berkata ketika kami bersama Rasulullah saw. di Dzul Hulaifah dari Mekkah mereka mendapatkan unta dan kambing, sedangkan Rasulullah saw. berada pada beberapa kelompok orang yang terlambat, kemudian orang yang pertama bersegera menyembelih dan meletakkan kuali, kemudian Rasulullah saw. terdorong untuk menuju kepada mereka kemudian beliau memerintahkan agar isi kuali dikeluarkan, kemudian beliau membagi diantara mereka, dan menyamakan sepuluh kambing dengan satu unta. Ketika mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba terdapat unta yang lepas, mereka tidak memiliki kecuali kuda yang tidak kencang larinya. Mereka mencarinya dan lelah karenanya, kemudin seorang laki-laki memanahnya dengan anak panah kemudian Allah menahan unta tersebut. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya binatang-binatang ini memiliki binanatang-binatang yang menjadi liar, seperti liarnya binatang liar, maka apa yang kalian mampu lakukan terhadapnya maka lakukanlah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4224
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ قَالَ أَخْبَرَنِي عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّيْدِ فَقَالَ إِذَا رَمَيْتَ سَهْمَكَ فَاذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَإِنْ وَجَدْتَهُ قَدْ قُتِلَ فَكُلْ إِلَّا أَنْ تَجِدَهُ قَدْ وَقَعَ فِي مَاءٍ وَلَا تَدْرِي الْمَاءُ قَتَلَهُ أَوْ سَهْمُكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Mani’}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {‘Ashim Al Ahwali} dari {Asy Sya’bi} dari {‘Adi bin Hatim}, ia berkata saya bertanya kepada Rasulullah saw. saw. mengenai hewan buruan, kemudian beliau bersabda: “Apabila engkau melepaskan anak panahmu maka sebutlah nama Allah ‘azza wajalla, kemudian apabila engkau mendapatinya telah terbunuh maka makanlah, kecuali engkau dapati dia telah terjatuh dalam air, dan engkau tidak mengetahui apakah air tersebut yang membuatnya mati atau anak panahmu.”