Jual-Beli

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4443

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَبِيعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ نَهَى الْبَائِعَ وَالْمُشْتَرِيَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Janganlah menjual buah hingga kelihatan layaknya”, beliau melarang penjual dan pembeli.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4444

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Salim} dari {ayahnya} bahwa Rasulullah saw. melarang dari menjual buah hingga kelihatan kelayakannya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4445

أَخْبَرَنِي يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدٌ وَأَبُو سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَبِيعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ وَلَا تَبْتَاعُوا الثَّمَرَ بِالتَّمْرِقَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ مِثْلِهِ سَوَاءً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepadaku {Yunus bin Abdul A’la} serta {Al Harits bin Miskin} dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari {Ibnu Wahb}, telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Sa’id} dan {Abu Salamah} bahwa {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian jual buah hingga terlihat kelayakannya, dan janganlah kalian beli buah dengan buah.” {Ibnu Syihab} berkata telah menceritakan kepadaku {Salim bin Abdullah} dari {ayahnya} bahwa Rasulullah saw. melarang dari hal seperti itu.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4446

أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَخْلَدُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا حَنْظَلَةُ قَالَ سَمِعْتُ طَاوُسًا يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُقَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا تَبِيعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdul Hamid bin Muhammad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Makhlad bin Yazid}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hanzhalah}, ia berkata saya mendengar {Thawus} berkata saya mendengar {Ibnu Umar} berkata Rasulullah saw. berdiri diantara kami dan bersabda: “Janganlah kalian jual buah hingga nampak kelayakannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4447

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ الْمُخَابَرَةِ وَالْمُزَابَنَةِ وَالْمُحَاقَلَةِ وَأَنْ يُبَاعَ الثَّمَرُ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ وَأَنْ لَا يُبَاعَ إِلَّا بِالدَّنَانِيرِ وَالدَّرَاهِمِ وَرَخَّصَ فِي الْعَرَايَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Manshur}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Juraij} dari {‘Atho`} saya mendengar {Jabir bin Abdullah} dari Nabi saw. bahwa beliau melarang dari mukhabarah, muzabanah dan muhaqalah serta menjual buah hingga nampak kelayakannya, dan agar tidak dijual kecuali dengan dinar dan dirham. dan beliau memberikan keringanan dalam hal ‘araya (membeli pohon kurma dengan kurma).

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4448

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ وَأَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُخَابَرَةِ وَالْمُزَابَنَةِ وَالْمُحَاقَلَةِ وَبَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يُطْعَمَ إِلَّا الْعَرَايَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Mufadhdhal} dari {Ibnu Juraij} dari {‘Atho`} dan {Abu Az Zubair} dari {Jabir} bahwa Nabi saw. melarang dari mukhabarah, muzabanah dan muhaqalah, serta menjual buah hingga dapat dimakan kecuali ‘araya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4449

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ النَّخْلِ حَتَّى يُطْعَمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Abu Zubair} dari {Jabir}, ia berkata Rasulullah saw. melarang dari menjual kurma hingga dapat dimakan.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4450

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الثِّمَارِ حَتَّى تُزْهِيَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا تُزْهِيَ قَالَ حَتَّى تَحْمَرَّ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَأَيْتَ إِنْ مَنَعَ اللَّهُ الثَّمَرَةَ فَبِمَ يَأْخُذُ أَحَدُكُمْ مَالَ أَخِيهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dan {Al Harits bin Miskin} dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, lafazhnya adalah lafazh Al Harits, dari {Ibnu Al Qasim}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Malik} dari {Humaid Atha Thawil} dari {Anas} bahwa Rasulullah saw. melarang dari menjual buah hingga layak, Rasulullah ditanya wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan layak itu? Beliau bersabda: “Hingga memerah.” Rasulullah saw. bersabda: “Bagaimana pendapatmu apabila Allah menolak tumbuhnya buah maka dengan apakah salah seorang dari kalian mengambil harta saudaranya?”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4451

أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ بِعْتَ مِنْ أَخِيكَ ثَمَرًا فَأَصَابَتْهُ جَائِحَةٌ فَلَا يَحِلُّ لَكَ أَنْ تَأْخُذَ مِنْهُ شَيْئًا بِمَ تَأْخُذُ مَالَ أَخِيكَ بِغَيْرِ حَقٍّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ibrahim bin Al Hasan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj}, ia berkata telah berkata {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair} bahwa ia mendengar {Jabir} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Apabila engkau menjual buah kepada saudaramu kemudian buah tersebut tertimpa bencana maka tidak halal bagimu untuk mengambil sebagian darinya, dengan apakah engkau mengambil harta saudaramu dengan tanpa hak?”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 4452

أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ قَالَ حَدَّثَنَا ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ جُرَيْجٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكِّيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ بَاعَ ثَمَرًا فَأَصَابَتْهُ جَائِحَةٌ فَلَا يَأْخُذْ مِنْ أَخِيهِ وَذَكَرَ شَيْئًا عَلَى مَا يَأْكُلُ أَحَدُكُمْ مَالَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hisyam bin ‘Ammar}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hamzah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Tsaur bin Yazid} bahwa ia mendengar {Ibnu Juraij} bercerita dari {Abu Az Zubair Al Makki} dari {Jabir bin Abdullah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: barang siapa yang menjual buah kemudian terkena bencana maka janganlah ia mengambil dari saudaranya sesuatupun, atas dasar apakah salah seorang dari kalian memakan harta saudaranya?”