Keutamaan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Muslim | Hadits No. : 4303

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْإِنْ كَانَ لَيُنْزَلُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْغَدَاةِ الْبَارِدَةِ ثُمَّ تَفِيضُ جَبْهَتُهُ عَرَقًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib Muhammad Al A’laa} Telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Hisyam} dari {Bapaknya} dari {‘Aisyah} dia berkata “Di pagi hari yang dingin, wahyu turun kepada Rasulullah saw. dan dahi beliau mengucurkan keringat.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 4304

و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ وَابْنُ بِشْرٍ جَمِيعًا عَنْ هِشَامٍ و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ الْحَارِثَ بْنَ هِشَامٍ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ يَأْتِيكَ الْوَحْيُ فَقَالَ أَحْيَانًا يَأْتِينِي فِي مِثْلِ صَلْصَلَةِ الْجَرَسِ وَهُوَ أَشَدُّهُ عَلَيَّ ثُمَّ يَفْصِمُ عَنِّي وَقَدْ وَعَيْتُهُ وَأَحْيَانًا مَلَكٌ فِي مِثْلِ صُورَةِ الرَّجُلِ فَأَعِي مَا يَقُولُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib} Telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dan {Ibnu Bisyr} seluruhnya dari {Hisyam} Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Abdillah bin Numair} dan lafazh ini miliknya Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} Telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Bapaknya} dari {‘Aisyah} Harits bin Hisyam pernah bertanya kepada Nabi saw. “Bagaimana caranya wahyu datang kepada Anda?” Jawab beliau: “Terkadang wahyu datang kepadaku seperti bunyi lonceng. Itulah yang paling berat bagiku. Kemudian bunyi terputus, sedangkan aku telah memahami maksudnya. Terkadang malaikat datang menyerupai bentuk laki-laki, lalu aku memahami apa yang dikatakannya.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 4305

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ حِطَّانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَكَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ الْوَحْيُ كُرِبَ لِذَلِكَ وَتَرَبَّدَ وَجْهُهُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul A’laa} Telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Al Hasan} dari {Hiththan bin ‘Abdillah} dari {‘Ubadah bin Ash Shamit} dia berkata “Apabila wahyu sedang turun kepada Nabi saw., beliau kesusahan karenanya dan wajahnya berubah menjadi ke hitam-hitaman.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 4306

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ حِطَّانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيِّ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ الْوَحْيُ نَكَسَ رَأْسَهُ وَنَكَسَ أَصْحَابُهُ رُءُوسَهُمْ فَلَمَّا أُتْلِيَ عَنْهُ رَفَعَ رَأْسَهُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} Telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Hisyam} Telah menceritakan kepada kami {Bapakku} dari {Qatadah} dari {Al Hasan} dari {Hiththan bin ‘Abdillah Ar Raqasyi} dari {‘Ubadah bin Ash Shamit} “Apabila wahyu sedang turun kepada Nabi saw., beliau menundukkan kepalanya, dan para sahabat pun ikut menundukkan kepala. Dan apabila wahyu telah selesai di bacakan, beliau mengangkat kepala kembali.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 4307

حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ أَبِي مُزَاحِمٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ مَنْصُورٌ حَدَّثَنَا و قَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ يَعْنِيَانِ ابْنَ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يَسْدِلُونَ أَشْعَارَهُمْ وَكَانَ الْمُشْرِكُونَ يَفْرُقُونَ رُءُوسَهُمْ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّ مُوَافَقَةَ أَهْلِ الْكِتَابِ فِيمَا لَمْ يُؤْمَرْ بِهِ فَسَدَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاصِيَتَهُ ثُمَّ فَرَقَ بَعْدُو حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Manshur bin Abu Muzahim} dan {Muhammad bin Ja’far bin Ziyad} {Manshur} berkata Telah menceritakan kepada kami sedangkan {Ibnu Ja’far} berkata Telah mengabarkan kepada kami {Ibrahim} yaitu Ibnu Sa’d dari {Ibnu Syihab} dari {‘Ubaidillah bin ‘Abdillah} dari {Ibnu ‘Abbas} dia berkata “Para Ahli kitab biasanya menguraikan rambut mereka, sedangkan orang-orang musyrik biasa membelah dua rambut mereka. Rasulullah saw. lebih suka mencontoh para Ahli kitab, selama belum ada perintah tertentu mengenai urusan itu. Karena itu Rasulullah saw. menguraikan rambut kepalanya, tetapi kemudian beliau berubah dengan membelahnya menjadi dua.” Dan telah menceritakan kepadaku {Abu Ath Thahir} Telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahab} Telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} melalui jalur ini dengan Hadits yang serupa.

Sahih Muslim | Hadits No. : 4308

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُاكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مَرْبُوعًا بَعِيدَ مَا بَيْنَ الْمَنْكِبَيْنِ عَظِيمَ الْجُمَّةِ إِلَى شَحْمَةِ أُذُنَيْهِ عَلَيْهِ حُلَّةٌ حَمْرَاءُ مَا رَأَيْتُ شَيْئًا قَطُّ أَحْسَنَ مِنْهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} dan {Muhammad bin Basysyar} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dia berkata Aku mendengar {Abu Ishaq} berkata Aku mendengar {Al Barra’} dia berkata “Rasulullah saw. itu berperawakan sedang, perpundak bidang, rambutnya lebat terurai ke bahu hingga sampai kedua cuping telinganya. Pada suatu ketika, beliau pernah mengenakan pakaian berwarna merah, tidak ada seorangpun yang lebih tampan dari beliau.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4309

حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَمَا رَأَيْتُ مِنْ ذِي لِمَّةٍ أَحْسَنَ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَعْرُهُ يَضْرِبُ مَنْكِبَيْهِ بَعِيدَ مَا بَيْنَ الْمَنْكِبَيْنِ لَيْسَ بِالطَّوِيلِ وَلَا بِالْقَصِيرِقَالَ أَبُو كُرَيْبٍ لَهُ شَعَرٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru An Naqid} dan {Abu Kuraib} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {Al Barra’} dia berkata “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih tampan berpakaian merah dari pada Rasulullah saw. Rambut beliau terurai ke bahunya yang bidang, perawakannya tidak tinggi kurus dan tidak pula pendek.” Abu Kuraib berkata dengan lafazh ‘Lahu Sya’arun.’ (beliau mempunyai rambut.)

Sahih Muslim | Hadits No. : 4310

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ يُوسُفَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُاكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ النَّاسِ وَجْهًا وَأَحْسَنَهُ خَلْقًا لَيْسَ بِالطَّوِيلِ الذَّاهِبِ وَلَا بِالْقَصِيرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib Muhammad bin Al A’laa} Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Manshur} dari {Ibrahim bin Yusuf} dari {Bapaknya} dari {Abu Ishaq} dia berkata Aku mendengar {Al Barra’} berkata “Rasulullah saw. adalah seorang yang paling tampan wajahnya, paling mulia akhlaknya, perawakannya tidak tinggi kurus dan tidak pula gemuk pendek.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 4311

حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَقُلْتُ لِأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ كَيْفَ كَانَ شَعَرُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ شَعَرًا رَجِلًا لَيْسَ بِالْجَعْدِ وَلَا السَّبْطِ بَيْنَ أُذُنَيْهِ وَعَاتِقِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Syaiban bin Farrukh} Telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim} Telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dia berkata Aku bertanya kepada {Anas bin Malik} bagaimana keadaan rambut Rasulullah saw.? Dia menjawab Beliau berambut ikal, tidak lurus dan tidak pula terlalu keriting, panjang rambutnya sampai antara kedua telinganya dan bahunya.

Sahih Muslim | Hadits No. : 4312

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَا حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَضْرِبُ شَعَرُهُ مَنْكِبَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} Telah menceritakan kepada kami {Habban bin Hilal} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdush Shamad} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Hammam} Telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Anas} bahwa rambut Rasulullah saw. terurai sampai ke kedua bahunya.