Peperangan
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3705
حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ سَمِعَ أَبَا مَسْعُودٍ الْبَدْرِيَّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَفَقَةُ الرَّجُلِ عَلَى أَهْلِهِ صَدَقَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Adi} dari {Abdullah bin Yazid} dia mendengar {Abu Mas’ud Al Badri} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Pemberian nafkah seseorang kepada keluarganya adalah sedekah.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3706
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ سَمِعْتُ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ يُحَدِّثُعُمَرَ بْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ فِي إِمَارَتِهِ أَخَّرَ الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ الْعَصْرَ وَهُوَ أَمِيرُ الْكُوفَةِ فَدَخَلَ عَلَيْهِ أَبُو مَسْعُودٍ عُقْبَةُ بْنُ عَمْرٍو الْأَنْصَارِيُّ جَدُّ زَيْدِ بْنِ حَسَنٍ شَهِدَ بَدْرًا فَقَالَ لَقَدْ عَلِمْتَ نَزَلَ جِبْرِيلُ فَصَلَّى فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسَ صَلَوَاتٍ ثُمَّ قَالَ هَكَذَا أُمِرْتُكَذَلِكَ كَانَ بَشِيرُ بْنُ أَبِي مَسْعُودٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Yaman} telah mengabarkan kepada kami {Syu’aib} dari {Az Zuhri} saya mendengar {‘Urwah bin Az Zubair} menceritakan kepada Umar bin Abdul Aziz dalam kepemimpinannya, “Mughirah bin Syu’bah pernah mengakhirkan shalat Ashar, ketika itu ia menjabat sebagai amir di Kufah, lalu Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amru Al Anshari -kakek Zaid bin Hasan, seorang yang pernah ikut serta dalam perang Badr- dia berkata, “Sesungguhnya kamu tahu bahwa Jibril turun kemudian dia mengerjakan shalat, maka Rasulullah saw. pun shalat lima waktu.” Kemudian dia melanjutkan, “Seperti inilah aku diperintahkan.” {Basyir bin Mas’ud} menceritakan dari {Ayahnya}.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3707
حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْبَدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْآيَتَانِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ مَنْ قَرَأَهُمَا فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ فَلَقِيتُ أَبَا مَسْعُودٍ وَهُوَ يَطُوفُ بِالْبَيْتِ فَسَأَلْتُهُ فَحَدَّثَنِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Al A’masy} dari {Ibrahim} dari {Abdurrahman bin Yazid} dari {‘Alqamah} dari {Abu Mas’ud Al Badri} ra., dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah, barangsiapa membacanya pada malam hari, maka ia akan dicukupi.” Abdurrahman berkata, kemudian aku bertemu dengan Abu Mas’ud yang saat itu sedang thawaf di Ka’bah, lalu aku bertanya kepadanya, dia kemudian menceritakan (hadits tersebut) kepadaku.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3708
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي مَحْمُودُ بْنُ الرَّبِيعِ أَنَّ عِتْبَانَ بْنَ مَالِكٍوَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّنْ شَهِدَ بَدْرًا مِنْ الْأَنْصَارِ أَنَّهُ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ هُوَ ابْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا عَنْبَسَةُ حَدَّثَنَا يُونُسُ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ ثُمَّ سَأَلْتُ الْحُصَيْنَ بْنَ مُحَمَّدٍ وَهُوَ أَحَدُ بَنِي سَالِمٍ وَهُوَ مِنْ سَرَاتِهِمْ عَنْ حَدِيثِ مَحْمُودِ بْنِ الرَّبِيعِ عَنْ عِتْبَانَ بْنِ مَالِكٍ فَصَدَّقَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Bukair} telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab} telah mengabarkan kepadaku {Mahmud bin Ar Rabi’} bahwa {‘Itban bin Malik} -dia termasuk dari salah seorang sahabat Nabi saw. dari Anshar, dan pernah ikut serta dalam perang Badr-, bahwa dia pernah menemui Rasulullah saw.” Telah menceritakan kepada kami {Ahmad} -yaitu Ibnu Shalih- telah menceritakan kepada kami {‘Anbasah} telah menceritakan kepada kami {Yunus}, {Ibnu Syihab} berkata, “Kemudian aku bertanya kepada {Al Hushain bin Muhammad} -dia adalah salah seorang yang paling mulia dari Bani Salim-, dari hadits Mahmud bin Ar Rabi’ dari ‘Itban bin Malik, lalu dia membenarkannya.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3709
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَوَكَانَ مِنْ أَكْبَرِ بَنِي عَدِيٍّ وَكَانَ أَبُوهُ شَهِدَ بَدْرًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ عُمَرَ اسْتَعْمَلَ قُدَامَةَ بْنَ مَظْعُونٍ عَلَى الْبَحْرَيْنِ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا وَهُوَ خَالُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ وَحَفْصَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Yaman} telah mengabarkan kepada kami {Syu’aib} dari {Az Zuhri} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin ‘Amir bin Rabi’ah} -dia adalah seorang tokoh Bani ‘Adi, sementara ayahnya adalah seorang sahabat yang pernah ikut serta dalam perang Badr bersama Nabi saw.-, bahwa {Umar} pernah mengangkat Qudamah bin Math’un menjadi pegawai di Bahrain, dia adalah seorang sahabat yang pernah ikut serta dalam perang Badr, dia juga paman Abdullah bin Umar dan Hafshah ra.m.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3710
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَنَّ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ أَخْبَرَهُ قَالَ أَخْبَرَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَأَنَّ عَمَّيْهِ وَكَانَا شَهِدَا بَدْرًا أَخْبَرَاهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ قُلْتُ لِسَالِمٍ فَتُكْرِيهَا أَنْتَ قَالَ نَعَمْ إِنَّ رَافِعًا أَكْثَرَ عَلَى نَفْسِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin Asma`} telah menceritakan kepada kami {Juwairiyah} dari {Malik} dari {Az Zuhri} bahwa {Salim bin Abdullah} telah mengabarkan kepadanya, dia berkata, {Rafi’ bin Khadij} telah memberitahukan kepada Abdullah bin Umar bahwa ‘Umayyah -keduanya adalah sahabat yang pernah ikut serta dalam perang Badr-, keduanya telah mengabarkan bahwa Rasulullah saw. melarang menyewakan tanah, lalu aku bertanya kepada Salim, “Apakah kamu juga melakukan penyewaan lading?” dia menjawab, “Ya, sebab Rafi’ terlalu banyak membebani dirinya (maksudnya mengingkari perkataan Rafi’ yang melarang sewa tanah secara mutlak -pent).”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3711
حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ شَدَّادِ بْنِ الْهَادِ اللَّيْثِيَّ قَالَرَأَيْتُ رِفَاعَةَ بْنَ رَافِعٍ الْأَنْصَارِيَّ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Adam} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Hushain bin Abdurrahman} dia berkata, saya mendengar {Abdullah bin Syaddad bin Al Had Al Laitsi} dia berkata, “Aku pernah melihat Rifa’ah Al Anshari, dia adalah seorang (sahabat) yang pernah ikut serta dalam perang Badr.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3712
حَدَّثَنَا عَبْدَانُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ وَيُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ الْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَمْرَو بْنَ عَوْفٍوَهُوَ حَلِيفٌ لِبَنِي عَامِرِ بْنِ لُؤَيٍّ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ أَبَا عُبَيْدَةَ بْنَ الْجَرَّاحِ إِلَى الْبَحْرَيْنِ يَأْتِي بِجِزْيَتِهَا وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ صَالَحَ أَهْلَ الْبَحْرَيْنِ وَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ الْعَلَاءَ بْنَ الْحَضْرَمِيِّ فَقَدِمَ أَبُو عُبَيْدَةَ بِمَالٍ مِنْ الْبَحْرَيْنِ فَسَمِعَتْ الْأَنْصَارُ بِقُدُومِ أَبِي عُبَيْدَةَ فَوَافَوْا صَلَاةَ الْفَجْرِ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا انْصَرَفَ تَعَرَّضُوا لَهُ فَتَبَسَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ رَآهُمْ ثُمَّ قَالَ أَظُنُّكُمْ سَمِعْتُمْ أَنَّ أَبَا عُبَيْدَةَ قَدِمَ بِشَيْءٍ قَالُوا أَجَلْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَأَبْشِرُوا وَأَمِّلُوا مَا يَسُرُّكُمْ فَوَاللَّهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdan} telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dan {Yunus} dari {Az Zuhri} dari {‘Urwah bin Az Zubair} dia mengabarkan, bahwa {Miswar bin Al Makhramah} telah mengabarkan kepadanya, bahwa {‘Amru bin ‘Auf} -sekutu Bani ‘Amru bin Lu`ai dan pernah turut perang Badr bersama Rasulullah saw.- telah mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. pernah mengutus Abu Ubaidah bin Al Jarrah ke Bahrain untuk mengambil jizyahnya. Ketika itu Rasulullah saw. membuat perjanjian damai dengan penduduk Bahrain, beliau mengangkat Al Ala` bin Al Hadhrami sebagai pemimpin mereka. Lalu Abu ‘Ubaidah datang dengan membawa harta dari Bahrain, ketika kaum Anshar mendengar kedatangan Abu ‘Ubaidah, mereka lalu shalat shubuh bersama Rasulullah saw., seusai shalat beliau beranjak pergi, namun mereka menghadang beliau, Rasulullah saw. kemudian tersenyum saat melihat mereka, setelah itu beliau bersabda: “Aku kira kalian telah mendengar bahwa Abu ‘Ubaidah datang membawa sesuatu.” Mereka menjawab, “Benar, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Bergembiralah dan berharaplah terhadap sesuatu yang dapat memudahkan kalian. Demi Allah, bukan kemiskinan yang aku takutkan pada kalian, tapi aku takut dunia dibentangkan untuk kalian seperti halnya dibentangkan pada orang sebelum kalian, lalu kalian berlomba-loma meraihnya sebagaimana mereka berlomba-lomba, lalu dunia itu membinasakan kalian seperti halnya mereka binasa.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3713
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاكَانَ يَقْتُلُ الْحَيَّاتِ كُلَّهَا حَتَّى حَدَّثَهُ أَبُو لُبَابَةَ الْبَدْرِيُّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ قَتْلِ جِنَّانِ الْبُيُوتِ فَأَمْسَكَ عَنْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nu’man} telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim} dari {Nafi’} bahwa {Ibnu Umar} ra.ma sering membunuh semua jenis ular, hingga {Abu Lubabah Al Badri} menceritakan kepadanya, bahwa Nabi saw. melarang membunuh jenis ular rumah, lantas Ibnu Umar mengurungkan niatnya (membunuh ular rumah).”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 3714
حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُلَيْحٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍأَنَّ رِجَالًا مِنْ الْأَنْصَارِ اسْتَأْذَنُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا ائْذَنْ لَنَا فَلْنَتْرُكْ لِابْنِ أُخْتِنَا عَبَّاسٍ فِدَاءَهُ قَالَ وَاللَّهِ لَا تَذَرُونَ مِنْهُ دِرْهَمًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Ibrahim bin Al Mundzir} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fulaih} dari {Musa bin ‘Uqbah}, {Ibnu Syihab} berkata, telah menceritakan kepada kami {Anas bin Malik}, bahwa beberapa orang laki-laki Anshar meminta izin kepada Rasulullah saw., “Wahai Rasulullah, kami tinggalkan (hak harta) kami untuk tebusan anak saudara perempuan kami, yaitu ‘Abbas”. Maka beliau pun menjawab: “Demi Allah, janganlah kalian tinggalkan satu dirhampun untuknya.”