Tafsir Al-Quran

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4224

حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا مُغِيرَةُ بْنُ النُّعْمَانِ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ قَالَآيَةٌ اخْتَلَفَ فِيهَا أَهْلُ الْكُوفَةِ فَرَحَلْتُ فِيهَا إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فَسَأَلْتُهُ عَنْهَا فَقَالَ نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ{ وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ }هِيَ آخِرُ مَا نَزَلَ وَمَا نَسَخَهَا شَيْءٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Adam bin Abu Iyas} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} Telah menceritakan kepada kami {Mughirah bin An Nu’man} ia berkata Aku mendengar {Sa’id bin Jubair} berkata ada sebuah ayat yang menyebabkan penduduk Kufah berselisih tentangnya, maka aku berangkat menemui Ibnu Abbas untuk menanyakan ayat itu. Lalu {Ibnu Abbas} berkata Yaitu ayat: “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya.” (An Nisa: 93). Ayat ini adalah ayat yang terakhir turun dari surat An Nisa, tidak ada yang menghapusnya sedikitpun.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4225

حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا{ وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَى إِلَيْكُمْ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا }قَالَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ كَانَ رَجُلٌ فِي غُنَيْمَةٍ لَهُ فَلَحِقَهُ الْمُسْلِمُونَ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ فَقَتَلُوهُ وَأَخَذُوا غُنَيْمَتَهُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ فِي ذَلِكَ إِلَى قَوْلِهِ{ تَبْتَغُونَ عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا }تِلْكَ الْغُنَيْمَةُ قَالَ قَرَأَ ابْنُ عَبَّاسٍ السَّلَامَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {‘Ali bin ‘Abdullah} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amru} dari {‘Atha} dari {Ibnu ‘Abbas ra.ma} mengenai firman Allah: “Dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan ‘salam’ kepadamu: ‘Kamu bukan seorang mu’min.” (An Nisaa: 94) Ibnu Abbas berkata “Beberapa orang muslim menemui seseorang yang tengah berada dikambing-kambing miliknya lalu ia mengucapkan: Assalaamu ‘Alaikum. Namun mereka menangkapnya lalu membunuhnya kemudian mengambil kambing-kambing tersebut, hingga ayat “dengan harapan kalian mendapatkan kekayaan dunia, yaitu kambing-kambing itu. Ibnu Abbas membacanya ‘As Salaama.’

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4226

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ حَدَّثَنِي سَهْلُ بْنُ سَعْدٍ السَّاعِدِيُّ أَنَّهُ رَأَى مَرْوَانَ بْنَ الْحَكَمِ فِي الْمَسْجِدِ فَأَقْبَلْتُ حَتَّى جَلَسْتُ إِلَى جَنْبِهِ فَأَخْبَرَنَا أَنَّ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ أَخْبَرَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْلَى عَلَيْهِ{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ }{ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ }فَجَاءَهُ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ وَهْوَ يُمِلُّهَا عَلَيَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ لَوْ أَسْتَطِيعُ الْجِهَادَ لَجَاهَدْتُ وَكَانَ أَعْمَى فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَى رَسُولِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفَخِذُهُ عَلَى فَخِذِي فَثَقُلَتْ عَلَيَّ حَتَّى خِفْتُ أَنْ تَرُضَّ فَخِذِي ثُمَّ سُرِّيَ عَنْهُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ{ غَيْرَ أُولِي الضَّرَرِ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Abdullah} dia berkata Telah menceritakan kepadaku {Ibrahim bin Sa’ad} dari {Shalih bin Kaisan} dari {Ibnu Syihab} dia berkata Telah menceritakan kepadaku {Sahl bin Sa’ad As Sa’idi} bahwasanya dia melihat {Marwan bin Hakam} sedang berada dimasjid maka aku menemuinya dan duduk di sampingnya. Ia mengabarkan kepada kami, dari {Zaid bin Tsabit} bahwa Rasulullah saw. bahwa mendiktekan kepadanya ayat LAA YASTAWIL QAA’IDUUNA MINAL MUKMINIINA WAL MUJAAHIDUUNA FII SABIILILLAAH’ ‘Tidaklah sama antara orang mukmin yang tidak ikut berperang dan mereka yang berjihad fii sabilillah.’ (An Nisa: 95) Kemudian datang kepadanya Ibnu Ummi Maktum dan beliau mendiktekannya kepadaku. Lalu ia berkata wahai Rasulullah saw. seandainya saya mampu untuk berjihad, niscaya saya akan berjihad. Dan ia adalah orang yang buta, kemudian Allah menurunkan kepada Rasul-Nya saw. dan pahanya berada di atas pahaku hingga terasa berat bagiku hampir aku merasa takut pahaku patah, kemudian terhilangkan kesusahannya, dan Allah ‘azza wajalla menurunkan ayat GHAIRU ULIDHdhARAR’ ‘Kecuali orang-orang yang mempunyai halangan’.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4227

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْبَرَاءِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَلَمَّا نَزَلَتْ{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ }دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدًا فَكَتَبَهَا فَجَاءَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ فَشَكَا ضَرَارَتَهُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ{ غَيْرَ أُولِي الضَّرَرِ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hafsh bin ‘Umar} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {Al Bara’ ra.} berkata tatkala turun ayat: LAA YASTAWIL QAA’IDUUNA MINAL MUKMINIINA WAL MUJAAHIDUUNA FII SABIILILLAAH’ ‘Tidaklah sama antara orang mukmin yang tidak ikut berperang dan mereka yang berjihad fii sabilillah.’ (An Nisa: 95) Rasulullah saw. memanggil Zaid, lalu Zaid menulisnya. Kemudian Ummi Maktum datang mengadukan kesulitannya untuk ikut berperang karena buta. Maka Allah menurunkan ayat: GHAIRU ULIdhdhARAR’ ‘Kecuali orang-orang yang mempunyai halangan’.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4228

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَلَمَّا نَزَلَتْ{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ }قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ادْعُوا فُلَانًا فَجَاءَهُ وَمَعَهُ الدَّوَاةُ وَاللَّوْحُ أَوْ الْكَتِفُ فَقَالَ اكْتُبْ{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ }{ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ }وَخَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَا ضَرِيرٌ فَنَزَلَتْ مَكَانَهَا{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرَ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dari {Israil} dari {Abu Ishaq} dari {Al Bara’} dia berkata LAA YASTAWIL QAA’IDUUNA MINAL MUKMINIINA WAL MUJAAHIDUUNA FII SABIILILLAAH’ ‘Tidaklah sama antara orang mukmin yang tidak ikut berperang dan mereka yang berjihad fii sabilillah.’ (An Nisa: 95), Nabi saw. bersabda: “Panggilkan si fulan, maka ia datang seraya membawa tempat tinta dan lembaran dari kayu atau tulang. Lalu Nabi saw. bersabda: Tulislah: “LAA YASTAWIL QAA’IDUUNA MINAL MUKMINIINA WAL MUJAAHIDUUNA FII SABIILILLAAH” ‘Tidaklah sama antara orang mukmin yang tidak ikut berperang dan mereka yang berjihad fii sabilillah.’ (An Nisa: 95) sedangkan di belakang Nabi saw. ada Ummi Maktum, lalu dia berkata Ya Rasulullah, aku ini buta, maka turunlah dalam ayat itu: GHAIRU ULIdhdhARAR’ ‘Kecuali orang-orang yang mempunyai halangan’.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4229

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا هِشَامٌ أَنَّ ابْنَ جُرَيْجٍ أَخْبَرَهُمْ ح و حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الْكَرِيمِ أَنَّ مِقْسَمًا مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ أَخْبَرَهُ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَخْبَرَهُ{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ }عَنْ بَدْرٍ وَالْخَارِجُونَ إِلَى بَدْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Musa} Telah mengabarkan kepada kami {Hisyam} bahwa {Ibnu Juraij} Telah mengabarkan kepada mereka Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepadaku {Ishaq} Telah mengabarkan kepada kami {‘Abdur Razzaq} Telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} Telah mengabarkan kepadaku {‘Abdul Karim} bahwa {Miqsam} -budak- ‘Abdullah bin Al Harits mengabarkan kepadanya dari {Ibnu ‘Abbas ra.ma} mengenai ayat: LAA YASTAWIL QAA’IDUUNA MINAL MUKMINIINA WAL MUJAAHIDUUNA FII SABIILILLAAH’ ‘Tidaklah sama antara orang mukmin yang tidak ikut berperang dan mereka yang berjihad fii sabilillah.’ (An Nisa: 95), yaitu yang duduk-duduk tidak ikut perang Badar dan orang-orang yang berangkat untuk berperang.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4230

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ وَغَيْرُهُ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَبُو الْأَسْوَدِ قَالَ قُطِعَ عَلَى أَهْلِ الْمَدِينَةِ بَعْثٌ فَاكْتُتِبْتُ فِيهِ فَلَقِيتُ عِكْرِمَةَ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فَأَخْبَرْتُهُ فَنَهَانِي عَنْ ذَلِكَ أَشَدَّ النَّهْيِ ثُمَّ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ عَبَّاسٍأَنَّ نَاسًا مِنْ الْمُسْلِمِينَ كَانُوا مَعَ الْمُشْرِكِينَ يُكَثِّرُونَ سَوَادَ الْمُشْرِكِينَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي السَّهْمُ فَيُرْمَى بِهِ فَيُصِيبُ أَحَدَهُمْ فَيَقْتُلُهُ أَوْ يُضْرَبُ فَيُقْتَلُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ{ إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمْ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ }الْآيَةَرَوَاهُ اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Yazid Al Muqri} Telah menceritakan kepada kami {Haiwah} dan yang lainnya, keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Abdur Rahman Abu Al Aswad} berkata dia berkata Penduduk Kufah dipaksa untuk mengirim pasukannya memerangi penduduk Syam dan aku disuruh untuk memimpin mereka. Lalu aku bertemu dengan {Ikrimah} -mantan budak dari- Ibnu Abbas maka aku mengabarkan hal itu kepadanya, namun ia sangat melarangku untuk melalukan hal itu. Ia berkata Telah mengabarkan kepadaku {Ibnu Abbas} bahwa sejumlah kaum muslimin pernah bersama orang-orang Musyrikin hingga menambah jumlah mereka. Lalu anak panah datang dan dilepaskan hingga mengenai salah seorang dari mereka (orang-orang muslim yang berada di tengah-tengah kaum musyrikin) dan membunuhnya atau ditebas hingga terbunuh. Kemudian turunlah ayat: “Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri. (An Nisa: 97). diriwayatkan oleh {Al Laits} dari {Abul Aswad}.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4231

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا{ إِلَّا الْمُسْتَضْعَفِينَ }قَالَ كَانَتْ أُمِّي مِمَّنْ عَذَرَ اللَّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nu’man} Telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ayyub} dari {Ibnu Abu Mulaikah} dari {Ibnu ‘Abbas ra.ma} dia berkata mengenai firman Allah: “Kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita.” (An Nisa: 98). Ibnu Abbas berkata Ibuku termasuk orang yang mendapatkan udzur dari Allah.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4232

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَبَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْعِشَاءَ إِذْ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ ثُمَّ قَالَ قَبْلَ أَنْ يَسْجُدَ اللَّهُمَّ نَجِّ عَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ اللَّهُمَّ نَجِّ سَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ اللَّهُمَّ نَجِّ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ اللَّهُمَّ نَجِّ الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا سِنِينَ كَسِنِي يُوسُفَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} Telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah ra.} berkata Tatkala Nabi saw. saw. shalat Isya, ketika beliau saw. selesai mengucapkan, “Sami’allahu liman hamidah (Allah Maha Mendengar terhadap semua yang memuji-Nya). Kemudian beliau mengucapkan doa -sambil berdiri sebelum sujud-, “Ya Allah, selamatkanlah Ayyasy bin Abu Rabi ‘ah, Salamah bin Hisyam, Al Walid bin Al Walid, serta orang-orang lemah dari kalangan kaum mukmin. Ya Allah, timpakan siksaan-Mu kepada Bani Mudhar dan jadikanlah tahun-tahun mereka seperti tahun-tahun Yusuf (penuh penderitaan, paceklik, kekeringan -penerj).”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4233

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَبُو الْحَسَنِ أَخْبَرَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يَعْلَى عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا{ إِنْ كَانَ بِكُمْ أَذًى مِنْ مَطَرٍ أَوْ كُنْتُمْ مَرْضَى }قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ وَكَانَ جَرِيحًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Muqatil Abu Al Hasan} Telah mengabarkan kepada kami {Hajjaj} dari {Ibnu Juraij} berkata Telah mengabarkan kepadaku {Ya’la} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu ‘Abbas ra.ma} mengenai firman Allah: Jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan atau karena kamu memang sakit (An Nisa: 102) Abdurrahman bin ‘Auf berkata pada waktu itu beliau dalam keadaan terluka.