Tafsir Al-Quran

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4264

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا ابْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ قَالَ حَدَّثَنِيابْنُ عَمِّ نَبِيِّكُمْ يَعْنِي ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا يَنْبَغِي لِعَبْدٍ أَنْ يَقُولَ أَنَا خَيْرٌ مِنْ يُونُسَ بْنِ مَتَّى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Mahdi} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Abu Al ‘Aliyah} dia berkata Telah menceritakan kepadaku putra paman nabi kalian yaitu {Ibnu Abbas ra.ma} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Tidak layak bagi seorang hamba untuk mengatakan: ‘Saya lebih baik daripada Yunus bin Mata’.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4265

حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنَا سَعْدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ سَمِعْتُ حُمَيْدَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا يَنْبَغِي لِعَبْدٍ أَنْ يَقُولَ أَنَا خَيْرٌ مِنْ يُونُسَ بْنِ مَتَّى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Adam bin Abu Iyas} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} Telah mengabarkan kepada kami {Sa’ad bin Ibrahim} dia berkata Aku mendengar {Humaid bin ‘Adur Rahman bin ‘Auf} dari {Abu Hurairah ra.} dari Nabi saw. bersabda: “Tidak layak bagi seorang hamba untuk mengatakan: ‘Saya lebih baik dari Yunus bin Mata’.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4266

حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا هِشَامٌ أَنَّ ابْنَ جُرَيْجٍ أَخْبَرَهُمْ قَالَ أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ الْأَحْوَلُ أَنَّ مُجَاهِدًا أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَأَلَ ابْنَ عَبَّاسٍأَفِي ص سَجْدَةٌ فَقَالَ نَعَمْ ثُمَّ تَلَا{ وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ إِلَى قَوْلِهِ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ }ثُمَّ قَالَ هُوَ مِنْهُمْزَادَ يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ وَمُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ وَسَهْلُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ الْعَوَّامِ عَنْ مُجَاهِدٍ قُلْتُ لِابْنِ عَبَّاسٍ فَقَالَ نَبِيُّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّنْ أُمِرَ أَنْ يَقْتَدِيَ بِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Ibrahim bin Musa} Telah mengabarkan kepada kami {Hisyam} bahwa {Ibnu Juraij} mengabarkan kepada mereka seraya berkata Telah mengabarkan kepadaku {Sulaiman Al Ahwal}, {Mujahid} telah mengabarkan kepadanya bahwasanya ia bertanya kepada {Ibnu ‘Abbas} ‘Apakah di dalam surat Shaad terdapat ayat sadjah? ‘ Ibnu Abbas menjawab ‘Ya.’ Lalu dia membaca: Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yaqub kepadanya…, hingga ayat: Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka Al An’am: 84-90). Kemudian Ibnu Abbas berkata ‘Daud termasuk dari mereka. {Yazid bin Harun} dan {Muhammad bin ‘Ubaid} serta {Sahl bin Yusuf} menambahkan dari {Al Awwam} dari {Mujahid} Aku bertanya kepada {Ibnu ‘Abbas}, lalu dia menjawab ‘Nabi kalian saw. adalah termasuk orang yang diperintahkan untuk mengikuti mereka.’

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4267

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ قَالَ عَطَاءٌ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ لَمَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ شُحُومَهَا جَمَلُوهُ ثُمَّ بَاعُوهُ فَأَكَلُوهَاوَقَالَ أَبُو عَاصِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ كَتَبَ إِلَيَّ عَطَاءٌ سَمِعْتُ جَابِرًا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Khalid} Telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Yazid bin Abu Habib} dia berkata {‘Atha} mendengar {Jabir bin ‘Abdullah ra.ma} Aku mendengar Nabi saw. bersabda: “Semoga Allah memerangi orang-orang Yahudi, ketika Allah ‘azza wajalla tatkala mengharamkan lemak atas mereka maka mereka mencairkannya kemudian menjualnya dan memakan harganya.” Dan {Abu ‘Ashim} berkata Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Hamid} Telah menceritakan kepada kami {Yazid} bahwa {‘Atha} telah menulis kepadaku Aku mendengar {Jabir} dari Nabi saw. dengan Hadits yang serupa.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4268

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَلَا أَحَدَ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ وَلِذَلِكَ حَرَّمَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَلَا شَيْءَ أَحَبُّ إِلَيْهِ الْمَدْحُ مِنْ اللَّهِ وَلِذَلِكَ مَدَحَ نَفْسَهُ قُلْتُ سَمِعْتَهُ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ وَرَفَعَهُ قَالَ نَعَمْ{ وَكِيلٌ }حَفِيظٌ وَمُحِيطٌ بِهِ{ قُبُلًا }جَمْعُ قَبِيلٍ وَالْمَعْنَى أَنَّهُ ضُرُوبٌ لِلْعَذَابِ كُلُّ ضَرْبٍ مِنْهَا قَبِيلٌ{ زُخْرُفَ الْقَوْلِ }كُلُّ شَيْءٍ حَسَّنْتَهُ وَوَشَّيْتَهُ وَهُوَ بَاطِلٌ فَهُوَ زُخْرُفٌ{ وَحَرْثٌ حِجْرٌ }حَرَامٌ وَكُلُّ مَمْنُوعٍ فَهْوَ حِجْرٌ مَحْجُورٌ وَالْحِجْرُ كُلُّ بِنَاءٍ بَنَيْتَهُ وَيُقَالُ لِلْأُنْثَى مِنْ الْخَيْلِ حِجْرٌ وَيُقَالُ لِلْعَقْلِ حِجْرٌ وَحِجًى وَأَمَّا الْحِجْرُ فَمَوْضِعُ ثَمُودَ وَمَا حَجَّرْتَ عَلَيْهِ مِنْ الْأَرْضِ فَهُوَ حِجْرٌ وَمِنْهُ سُمِّيَ حَطِيمُ الْبَيْتِ حِجْرًا كَأَنَّه مُشْتَقٌّ مِنْ مَحْطُومٍ مِثْلُ قَتِيلٍ مِنْ مَقْتُولٍ وَأَمَّا حَجْرُ الْيَمَامَةِ فَهْوَ مَنْزِلٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hafsh bin ‘Umar} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amru} dari {Abu Wail} dari {‘Abdullah ra.} dia berkata “Tidak ada yang lebih pencemburu dari Allah. Karena itulah Dia mengharamkan segala yang keji baik yang nampak maupun yang tidak nampak. Dan tidak ada yang lebih suka dipuji selain Allah karena itulah Dia memuji diri-Nya.” lalu aku tanyakan kepadanya apakah kamu mendengarnya dari Abdullah? Dia menjawab Ya, secara marfu.’ Sedangkan arti WAKIL (Al An’am: 102), adalah penjaga dan yang melindunginya. Sedangkan QUBULAN adalah jama’ dari Qabil yang artinya berbagai macam siksa.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4269

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا عُمَارَةُ حَدَّثَنَا أَبُو زُرْعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا فَإِذَا رَآهَا النَّاسُ آمَنَ مَنْ عَلَيْهَا فَذَاكَ حِينَ{ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahid} Telah menceritakan kepada kami {Umarah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Zur’ah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Hurairah ra.} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga matahari terbit dari sebelah barat. Apabila matahari itu telah terbit, dan orang-orang melihatnya maka mereka semua segera beriman. Itulah maksud firman Allah: Pada hari datangnya ayat (tanda) dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. (Al An’am 158).

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4270

حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا فَإِذَا طَلَعَتْ وَرَآهَا النَّاسُ آمَنُوا أَجْمَعُونَ وَذَلِكَ حِينَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا ثُمَّ قَرَأَ الْآيَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Ishaq} Telah mengabarkan kepada kami {‘Abdur Razzaq} Telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Hammam} dari {Abu Hurairah ra.} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga matahari terbit dari sebelah barat. Apabila matahari itu telah terbit dari barat, dan orang-orang melihatnya maka mereka semua segera beriman. Itulah keimanan yang tidak berguna bagi dirinya. Lalu beliau membaca ayat (yang berkenaan dengan hal itu).”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4271

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قُلْتُ أَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ وَرَفَعَهُ قَالَلَا أَحَدَ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ فَلِذَلِكَ حَرَّمَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَلَا أَحَدَ أَحَبُّ إِلَيْهِ الْمِدْحَةُ مِنْ اللَّهِ فَلِذَلِكَ مَدَحَ نَفْسَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Harb} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amru bin Murrah} dari {Abu Wail} dari {‘Abdullah ra.} dia berkata apakah kamu mendengarnya dari Abdullah? Dia menjawab Ya, secara marfu’ dia berkata “Tidak ada yang lebih pencemburu dari Allah. Karena itulah Dia mengharamkan segala yang keji baik yang nampak maupun yang tidak nampak. Dan tidak ada yang lebih suka dipuji selain Allah karena itulah Dia memuji diri-Nya.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4272

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى الْمَازِنِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ الْيَهُودِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ لُطِمَ وَجْهُهُ وَقَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنَّ رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِكَ مِنْ الْأَنْصَارِ لَطَمَ فِي وَجْهِي قَالَ ادْعُوهُ فَدَعَوْهُ قَالَ لِمَ لَطَمْتَ وَجْهَهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي مَرَرْتُ بِالْيَهُودِ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ وَالَّذِي اصْطَفَى مُوسَى عَلَى الْبَشَرِ فَقُلْتُ وَعَلَى مُحَمَّدٍ وَأَخَذَتْنِي غَضْبَةٌ فَلَطَمْتُهُ قَالَ لَا تُخَيِّرُونِي مِنْ بَيْنِ الْأَنْبِيَاءِ فَإِنَّ النَّاسَ يَصْعَقُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَكُونُ أَوَّلَ مَنْ يُفِيقُ فَإِذَا أَنَا بِمُوسَى آخِذٌ بِقَائِمَةٍ مِنْ قَوَائِمِ الْعَرْشِ فَلَا أَدْرِي أَفَاقَ قَبْلِي أَمْ جُزِيَ بِصَعْقَةِ الطُّورِ{ الْمَنَّ وَالسَّلْوَى }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amru bin Yahya Al Mazini} dari {Bapaknya} dari {Abu Sa’id Al Khudri ra.} dia berkata “Seseorang dari yahudi datang menemui Rasulullah saw. dengan wajah bekas dipukul, lalu ia berkata kepada beliau “Ya Muhammad, Aku telah dipukul oleh salah seorang dari sahabatmu dari golongan Anshar, ” lalu Nabi saw. pun bersabda kepadanya panggilkan dia! Mereka pun memanggilnya kemudian Nabi saw. bertanya: “Kenapa engkau pukul dia?” ia menjawab “Wahai Rasulullah, pada waktu itu aku melewati orang Yahudi, lalu aku mendengar dia berkata ‘Demi Dzat yang telah memilih Musa dari semua manusia.’ Maka aku katakan ‘Apakah dari Muhammad juga?, hingga dia membuatku marah, maka aku memukulnya. Nabi saw. bersabda: “Janganlah kalian melebihkan sebagian nabi dengan sebagian yang lain, sesungguhnya pada hari kiamat manusia dalam keadaan pingsan, lalu aku adalah orang yang pertama kali mengangkat kepalanya dari tanah, namun aku mendapati Musa as. telah berada di sisi ‘Arsy, aku tidak tahu apakah dia lebih duluan bangun dari pada aku atau dia sudah cukup dengan pingsannya ketika di bukit Thur Al Manna wa Salwa (QS. Al A’raf – 160) hingga tidak pingsan lagi.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 4273

حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ زَيْدٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْكَمْأَةُ مِنْ الْمَنِّ وَمَاؤُهَا شِفَاءُ الْعَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Abdul Malik} dari {‘Amru bin Huraits} dari {Sa’id bin Zaid} dari Nabi saw. bersabda: “Al Kam’ah (cendawan) itu sejenis Manna, airnya adalah obat untuk penyakit mata.”