Nikah
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4836
حَدَّثَنَا فَرْوَةُ بْنُ أَبِي الْمَغْرَاءِ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْخَرَجَتْ سَوْدَةُ بِنْتُ زَمْعَةَ لَيْلًا فَرَآهَا عُمَرُ فَعَرَفَهَا فَقَالَ إِنَّكِ وَاللَّهِ يَا سَوْدَةُ مَا تَخْفَيْنَ عَلَيْنَا فَرَجَعَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَتْ ذَلِكَ لَهُ وَهُوَ فِي حُجْرَتِي يَتَعَشَّى وَإِنَّ فِي يَدِهِ لَعَرْقًا فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَيْهِ فَرُفِعَ عَنْهُ وَهُوَ يَقُولُ قَدْ أَذِنَ اللَّهُ لَكُنَّ أَنْ تَخْرُجْنَ لِحَوَائِجِكُنَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Farwah bin Abu Al Maghra`} Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Mushir} dari {Hisyam} dari {bapaknya} dari {Aisyah} ia berkata Pada suatu malam, Saudah binti Zam’ah keluar, lalu Umar pun melihatnya dan mengenalnya, maka ia pun berkata, “Demi Allah, sesungguhnya kamu wahai Saudah tidak akan samar bagi kami.” Maka ia pun kembali kepada Nabi saw. dan menuturkan hal itu pada beliau, dan saat itu beliau berada di rumahku dan sedang makan malam, sementara di tangan beliau terdapat keringat, maka Allah menurunkan wahyu kepadanya, lalu keringat itu hilang. Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah telah mengizin kalian untuk membuang hajat.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4837
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَأْذَنَتْ امْرَأَةُ أَحَدِكُمْ إِلَى الْمَسْجِدِ فَلَا يَمْنَعْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Abdullah} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} Telah menceritakan kepada kami {Az Zuhri} dari {Salim} dari {bapaknya} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika salah seorang dari isteri kalian meminta izin ke masjid, maka janganlah ia melarangnya.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4838
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْجَاءَ عَمِّي مِنْ الرَّضَاعَةِ فَاسْتَأْذَنَ عَلَيَّ فَأَبَيْتُ أَنْ آذَنَ لَهُ حَتَّى أَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلْتُهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّهُ عَمُّكِ فَأْذَنِي لَهُ قَالَتْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّمَا أَرْضَعَتْنِي الْمَرْأَةُ وَلَمْ يُرْضِعْنِي الرَّجُلُ قَالَتْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ عَمُّكِ فَلْيَلِجْ عَلَيْكِ قَالَتْ عَائِشَةُ وَذَلِكَ بَعْدَ أَنْ ضُرِبَ عَلَيْنَا الْحِجَابُ قَالَتْ عَائِشَةُ يَحْرُمُ مِنْ الرَّضَاعَةِ مَا يَحْرُمُ مِنْ الْوِلَادَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yusuf} Telah mengabarkan kepada kami {Malik} dari {Hisyam bin Urwah} dari {bapaknya} dari {Aisyah} ra., bahwa ia berkata Suatu ketika pamanku sesusuan datang dan meminta izin kepadaku, namun aku tidak memperkenankan untuk memberinya izin hingga aku bertanya kepada Rasulullah saw. Kemudian datanglah Rasulullah saw. dan aku pun bertanya mengenai hal itu, maka beliau bersabda: “Sesungguhnya ia adalah pamanmu, karena itu izinkanlah ia.” Aku berkata, “Wahai Rasulullah, sesunggunguhnya yang menyusuiku hanyalah seorang wanita dan bukan laki-laki.” Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya ia adalah pamanmu, silahkan ia masuk.” Aisyah berkata, “Peristiwa itu terjadi setelah turunnya perintah hijab.” Aisyah berkata, “Penyusuan itu mengharamkan apa yang diharamkan karena hubungan darah (kekerabatan).”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4839
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُبَاشِرُ الْمَرْأَةُ الْمَرْأَةَ فَتَنْعَتَهَا لِزَوْجِهَا كَأَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Abu Wa`il} dari {Abdullah bin Mas’ud} ra., ia berkata Nabi saw. bersabda: “Janganlah seorang isteri menceritakan sifat-sifat wanita lain pada suaminya sehingga ia seolah-olah melihatnya.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4840
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ حَدَّثَنِي شَقِيقٌ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُبَاشِرْ الْمَرْأَةُ الْمَرْأَةَ فَتَنْعَتَهَا لِزَوْجِهَا كَأَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Umar bin Hafsh bin Ghiyats} Telah menceritakan kepada kami {bapakku} Telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} ia berkata Telah menceritakan kepadaku {Syaqiq} ia berkata Aku mendengar {Abdullah} berkata Nabi saw. bersabda: “Janganlah seorang isteri menceritakan ciri-ciri wanita lain pada suaminya sehingga ia seolah-olah melihatnya.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4841
حَدَّثَنِي مَحْمُودٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَام لَأَطُوفَنَّ اللَّيْلَةَ بِمِائَةِ امْرَأَةٍ تَلِدُ كُلُّ امْرَأَةٍ غُلَامًا يُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ لَهُ الْمَلَكُ قُلْ إِنْ شَاءَ اللَّهُ فَلَمْ يَقُلْ وَنَسِيَ فَأَطَافَ بِهِنَّ وَلَمْ تَلِدْ مِنْهُنَّ إِلَّا امْرَأَةٌ نِصْفَ إِنْسَانٍ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ قَالَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَمْ يَحْنَثْ وَكَانَ أَرْجَى لِحَاجَتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Mahmud} Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} Telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Ibnu Thawus} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} ia berkata Sulaiman bin Dawud ‘Alaihimas Salam berkata, “Pada malam ini, aku benar-benar akan menggilir seratus orang isteri, sehingga setiap wanita akan melahirkan seroang anak yang berjihad di jalan Allah.” Lalu Malaikat pun berkata padanya, “Katakanlah Insya Allah.” Namun ternyata ia tidak mengatakannya dan lupa. Kemudian ia pun menggilir pada malam itu, namun tak seorang pun dari mereka yang melahirkan, kecuali seorang wanita yang berbentuk setengah manusia. Nabi saw. bersabda: “Sekiranya ia mengatakan Insya Allah niscaya ia tidak akan membatalkan sumpahnya, dan juga hajatnya akan terkabulkan.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4842
حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا مُحَارِبُ بْنُ دِثَارٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكْرَهُ أَنْ يَأْتِيَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ طُرُوقًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Adam} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} Telah menceritakan kepada kami {Muharib bin Ditsar} ia berkata Aku mendengar {Jabir bin Abdullah} ra.ma berkata Nabi saw. tak suka bila seseorang mendatangi keluarganya secara tiba-tiba di malam hari.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4843
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ الشَّعْبِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَطَالَ أَحَدُكُمْ الْغَيْبَةَ فَلَا يَطْرُقْ أَهْلَهُ لَيْلًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Muqatil} Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} Telah mengabarkan kepada kami {Ashim bin Sulaiman} dari {Asy Sya’bi} bahwa ia mendengar {Jabir bihn Abdullah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian pergi agak lama, maka janganlah ia mendatangi keluarganya secara mendadak di malam hari.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4844
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ عَنْ هُشَيْمٍ عَنْ سَيَّارٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرٍ قَالَكُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ فَلَمَّا قَفَلْنَا تَعَجَّلْتُ عَلَى بَعِيرٍ قَطُوفٍ فَلَحِقَنِي رَاكِبٌ مِنْ خَلْفِي فَالْتَفَتُّ فَإِذَا أَنَا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا يُعْجِلُكَ قُلْتُ إِنِّي حَدِيثُ عَهْدٍ بِعُرْسٍ قَالَ فَبِكْرًا تَزَوَّجْتَ أَمْ ثَيِّبًا قُلْتُ بَلْ ثَيِّبًا قَالَ فَهَلَّا جَارِيَةً تُلَاعِبُهَا وَتُلَاعِبُكَ قَالَ فَلَمَّا قَدِمْنَا ذَهَبْنَا لِنَدْخُلَ فَقَالَ أَمْهِلُوا حَتَّى تَدْخُلُوا لَيْلًا أَيْ عِشَاءً لِكَيْ تَمْتَشِطَ الشَّعِثَةُ وَتَسْتَحِدَّ الْمُغِيبَةُ قَالَ وَحَدَّثَنِي الثِّقَةُ أَنَّهُ قَالَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ الْكَيْسَ الْكَيْسَ يَا جَابِرُ يَعْنِي الْوَلَدَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} dari {Husyaim} dari {Sayyar} dari {Asy Sya’bi} dari {Jabir} ia berkata Aku pernah berada bersama Rasulullah saw. dalam suatu peperangan. Ketika perjalanan pulang aku terburu-buru melajukan Untaku, lalu seorang pengendara dari arah belakang menghampiriku. Maka aku memalingkan muka, ternyata ia adalah Rasulullah saw. Beliau bertanya: “Apa yang menyebabkanmu untuk tergesa-gesa?” Aku menjawab, “Karena sebentar lagi aku akan melaksanakan walimatul ‘ursy.” Beliau bertanya lagi: “Apakah kamu menikahi seroang gadis ataukah janda?” Aku menjawab, “Janda.” Beliau bersabda: “Kenapa tidak dengan gadis sehingga kamu dapat bercanda dengannya dan ia pun dapat bercanda denganmu.” Ketika sudah mendekat dan akan sampai, kami pun pergi untuk segera masuk, maka beliau bersabda: “Pelan-pelanlah hingga kalian masuk tepat pada malam (yaitu setelah shalat Isya) sehingga yang kusut rambutnya dapat bersisir dan mereka pun bisa mempersiapkan diri.” Ia berkata Dan Telah menceritakan kepada kami seorang yang Tsiqqah ia berkata Di dalam hadits ini terdapat ungkapan: “Kalau bisa segeralah punya anak, kalau bisa segeralah punya anak wahai Jabir.” Maksudnya adalah anak.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 4845
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَيَّارٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا دَخَلْتَ لَيْلًا فَلَا تَدْخُلْ عَلَى أَهْلِكَ حَتَّى تَسْتَحِدَّ الْمُغِيبَةُ وَتَمْتَشِطَ الشَّعِثَةُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَيْكَ بِالْكَيْسِ الْكَيْسِتَابَعَهُ عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ وَهْبٍ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْكَيْسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Walid} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sayyar} dari {Asy Sya’bi} dari {Jabir bin Abdullah} ra.ma, bahwa Nabi saw. bersabda: “Jika kalian tiba dari bepergian pada malam hari, maka janganlah kalian temui keluargamu, hingga orang yang ditinggal dapat berdandan dan yang kusut rambutnya bisa bersisir.” Syu’bah berkata Rasulullah saw. bersabda: “Hendaklah kamu mempercepat punya anak, hendaklah kamu mempercepat punya anak.” Hadis ini diperkuat oleh {Ubaidullah} dari {Wahb} dari {Jabir}, dari Nabi saw., yakni terkait dengan ucapan ‘Hendaklah kamu mempercepat punya anak, Hendaklah kamu mempercepat punya anak,.