Budi Pekerti Yang Terpuji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3658

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ مِسْمَارٍ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَمَّرَ مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ سَعْدًا فَقَالَ مَا يَمْنَعُكَ أَنْ تَسُبَّ أَبَا تُرَابٍ قَالَ أَمَّا مَا ذَكَرْتَ ثَلَاثًا قَالَهُنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَنْ أَسُبَّهُ لَأَنْ تَكُونَ لِي وَاحِدَةٌ مِنْهُنَّ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لِعَلِيٍّ وَخَلَفَهُ فِي بَعْضِ مَغَازِيهِ فَقَالَ لَهُ عَلِيٌّ يَا رَسُولَ اللَّهِ تَخْلُفُنِي مَعَ النِّسَاءِ وَالصِّبْيَانِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَا تَرْضَى أَنْ تَكُونَ مِنِّي بِمَنْزِلَةِ هَارُونَ مِنْ مُوسَى إِلَّا أَنَّهُ لَا نُبُوَّةَ بَعْدِي وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ يَوْمَ خَيْبَرَ لَأُعْطِيَنَّ الرَّايَةَ رَجُلًا يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيُحِبُّهُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ قَالَ فَتَطَاوَلْنَا لَهَا فَقَالَ ادْعُوا لِي عَلِيًّا فَأَتَاهُ وَبِهِ رَمَدٌ فَبَصَقَ فِي عَيْنِهِ فَدَفَعَ الرَّايَةَ إِلَيْهِ فَفَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَأُنْزِلَتْ هَذِهِ الْآيَةَ{ نَدْعُ أَبْنَاءَنَا وَأَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَنَا وَنِسَاءَكُمْ }الْآيَةَ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِيًّا وَفَاطِمَةَ وَحَسَنًا وَحُسَيْنًا فَقَالَ اللَّهُمَّ هَؤُلَاءِ أَهْلِيقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Hatim bin Isma’il] dari [Bukair bin Mismar] dari [‘Amir bin Sa’d bin Abu Waqash] dari [ayahnya] dia berkata “Muawiyah bin Abi Sufyan pernah mengangkat Sa’ad menjadi seorang pemimpin. Lalu dia berkata “Apa yang menghalangimu untuk mencela Abu Turab (Ali)?” Sa’d menjawab “Adapun tiga hal yang telah kamu sebutkan, semuanya telah disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka aku tidak akan pernah mencelanya. Aku lebih suka termasuk di antara tiga hal tersebut dari pada unta merah, karena aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Ali dan beliau pernah mengangkatnya sebagai wakil beliau (di Madinah) di salah satu peperangan (perang Tabuk) “. Lalu Ali berkata kepada beliau “Wahai Rasulullah, apakah anda hendak meninggalkanku bersama para wanita dan anak-anak?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidakkah kamu rela bila kedudukanmu bagiku bagaikan kedudukan Harun terhadap Musa, hanya saja tidak ada Nabi sesudahku.” Dan aku juga pernah mendengar beliau bersabda pada perang Khaibar: “Sungguh aku akan berikan bendera ini kepada seorang lelaki yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, serta Allah dan Rasul-Nya pun mencintainya.” Lalu kami berebut untuk mendapatkannya, namun beliau bersabda: “Panggilkan Ali untukku.” Lalu dia pun didatangkan dan sedang menderita sakit mata, maka beliau meludahi matanya dan memberikan bendera tersebut kepadanya. kemudian Allah menaklukkan Khaibar melalui dirinya. Dan karenanya ayat berikut ini di turunkan “Kami seru anak-anak kami, anak-anak kalian, istri-istri kami dan istri kalian” (al-Ayat). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a untuk ‘Ali, Fathimah, Hasan dan Husein seraya bersabda: “Ya Allah! mereka semua adalah keluargaku.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya hasan shahih gharib melalui jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3659

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي زِيَادٍ حَدَّثَنَا الْأَحْوَصُ بْنُ جَوَّابٍ أَبُو الْجَوَّابِ عَنْ يُونُسَ بْنِ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَبَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَيْشَيْنِ وَأَمَّرَ عَلَى أَحَدِهِمَا عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ وَعَلَى الْآخَرِ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ وَقَالَ إِذَا كَانَ الْقِتَالُ فَعَلِيٌّ قَالَ فَافْتَتَحَ عَلِيٌّ حِصْنًا فَأَخَذَ مِنْهُ جَارِيَةً فَكَتَبَ مَعِي خَالِدٌ كِتَابًا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَشِي بِهِ قَالَ فَقَدِمْتُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَرَأَ الْكِتَابَ فَتَغَيَّرَ لَوْنُهُ ثُمَّ قَالَ مَا تَرَى فِي رَجُلٍ يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيُحِبُّهُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ قَالَ قُلْتُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ غَضَبِ اللَّهِ وَغَضَبِ رَسُولِهِ وَإِنَّمَا أَنَا رَسُولٌ فَسَكَتَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abu Ziyad] telah menceritakan kepada kami [Al Ahwash bin Jawab Abu Al Jawwab] dari [Yunus bin Abu Ishaq] dari [Abu Ishaq] dari [Al Barra`] dia berkata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengutus dua pasukannya, dan mengangkat Ali sebagai pemimpin di salah satu pasukan serta Khalid bin Walid di pasukan yang lain. Lalu beliau bersabda “Apabila peperangan telah berkecamuk, maka Ali sebagai (pemimpinnya).” Al Barra` berkata “Lalu Ali berhasil menaklukan suatu benteng, dan (menikahi) seorang budak dari (benteng tersebut). Lalu Khalid menulis surat supaya saya berikan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam agar ia diberi kewenangan untuk memimpin.” Al Barra` berkata “Setelah Aku serahkan (surat tersebut) kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau membacanya. Dan raut wajahnya berubah seraya bersabda: “Apa yang kamu pandang tentang seorang lelaki yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, serta Allah dan Rasul-Nya pun mencintainya”. Al Barra` berkata kataku “Aku berlindung kepada Allah dari kemarahan Allah dan Rasul-Nya, dan aku hanya seorang utusan, maka beliau pun diam. Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3660

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ الْأَجْلَحِ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَدَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِيًّا يَوْمَ الطَّائِفِ فَانْتَجَاهُ فَقَالَ النَّاسُ لَقَدْ طَالَ نَجْوَاهُ مَعَ ابْنِ عَمِّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا انْتَجَيْتُهُ وَلَكِنَّ اللَّهَ انْتَجَاهُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ الْأَجْلَحِ وَقَدْ رَوَاهُ غَيْرُ ابْنِ فُضَيْلٍ أَيْضًا عَنْ الْأَجْلَحِ وَمَعْنَى قَوْلِهِ وَلَكِنَّ اللَّهَ انْتَجَاهُ يَقُولُ اللَّهُ أَمَرَنِي أَنْ أَنْتَجِيَ مَعَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Al Mundzir Al Kuffi] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudhail] dari [Al Ajlah] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata Pada peristiwa Tha`if, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendo’akan Ali lalu beliau mengadakan pembicaran rahasia dengannya, maka orang-orang berkata “Sungguh beliau mengadakan pembicaraan rahasia dengan anak pamannya, ” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bukannya aku mengadakan pembicaraan rahasia dengannya, akan tetapi Allahlah yang mengadakan pembicaraan rahasia dengannya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Al Ajlah, dan telah diriwayatkan pula oleh selain Ibnu Fudhail dari Al Ajlah, sedangkan makna sabda beliau “Akan tetapi Allah lah yang mengadakan pembicaraan rahasia dengannya.” Adalah Allah memerintahkanku untuk mengadakan pembicaraan rahasia dengannya.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3661

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي حَفْصَةَ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَلِيٍّ يَا عَلِيُّ لَا يَحِلُّ لِأَحَدٍ أَنْ يُجْنِبَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ غَيْرِي وَغَيْرِكَقَالَ عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ قُلْتُ لِضِرَارِ بْنِ صُرَدٍ مَا مَعْنَى هَذَا الْحَدِيثِ قَالَ لَا يَحِلُّ لِأَحَدٍ يَسْتَطْرِقُهُ جُنُبًا غَيْرِي وَغَيْرِكَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَسَمِعَ مِنِّي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ هَذَا الْحَدِيثَ فَاسْتَغْرَبَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Al Mundzir] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudhail] dari [Salim bin Abu Hafshah] dari [‘Athiyah] dari [Abu Sa’id] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Ali: “Wahai Ali, tidak halal bagi seseorang junub dalam Masjid ini selain aku dan kamu.” Ali bin Al Mundzir berkata aku bertanya kepada Dlirar bin Shurd “Apa maksud dari hadits ini?” dia menjawab “Tidak halal salah seorang yang sedang junub melewati (masjid ini) selain aku dan kamu.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini, sedangkan Muhammad bin Isma’il telah mendengar hadits ini dariku, lalu dia menganggap gharib (hadits tersebut).”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3662

حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَابِسٍ عَنْ مُسْلِمٍ الْمُلَائِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَبُعِثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَصَلَّى عَلِيٌّ يَوْمَ الثُّلَاثَاءِقَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَاب عَنْ عَلِيٍّ وَهَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ مُسْلِمٍ الْأَعْوَرِ وَمُسْلِمٌ الْأَعْوَرُ لَيْسَ عِنْدَهُمْ بِذَلِكَ الْقَوِيِّ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ حَبَّةَ عَنْ عَلِيٍّ نَحْوَ هَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Isma’il bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abis] dari [Muslim Al Mula`i] dari [Anas bin Malik] dia berkata “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam diutus (sebagai rasul) pada hari senin, sedangkan Ali mulai melaksanakan shalat pada hari selasanya.” Abu Isa berkata “Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Ali, hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Muslim Al A’war, sedangkan menurut mereka (ahli hadits) Muslim Al A’war riwayatnya tidaklah kuat, hadits ini juga telah di riwayatkan dari [Muslim] dari [Habbah] dari [Ali] seperti riwayat ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3663

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعَلِيٍّ أَنْتَ مِنِّي بِمَنْزِلَةِ هَارُونَ مِنْ مُوسَى إِلَّا أَنَّهُ لَا نَبِيَّ بَعْدِيقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَفِي الْبَاب عَنْ سَعْدٍ وَزَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ وَأُمِّ سَلَمَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Abdullah bin Muhammad bin ‘Aqil] dari [Jabir bin Abdullah] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Ali: “Kedudukanmu bagiku ibarat kedudukan Harun dari Musa, hanya saja tidak ada Nabi sesudahku.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini, dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Sa’d, Zaid bin Arqam, Abu Hurairah dan Ummu Salamah.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3664

حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ دِينَارٍ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ عَبْدِ السَّلَامِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعَلِيٍّ أَنْتَ مِنِّي بِمَنْزِلَةِ هَارُونَ مِنْ مُوسَى إِلَّا أَنَّهُ لَا نَبِيَّ بَعْدِيقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رُوِيَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ سَعْدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيُسْتَغْرَبُ هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ حَدِيثِ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Al Qasim bin Dinar Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Abu Nu’aim] dari [Abdussalam bin Harb] dari [Yahya bin Sa’id] dari [Sa’id bin Al Musayyab] dari [Sa’ad bin Abu Waqash] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda kepada Ali: “Kedudukanmu bagiku ibarat kedudukan Harun dari Musa, hanya saja tidak ada Nabi sesudahku.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan dari beberapa jalur dari Sa’d dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, namun hadits ini dianggap gharib jika melalui hadits Yahya bin Sa’id Al Anshari.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3665

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ الرَّازِيُّ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُخْتَارِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ أَبِي بَلْجٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِسَدِّ الْأَبْوَابِ إِلَّا بَابَ عَلِيٍّقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ عَنْ شُعْبَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Humaidi Ar Razi] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Muhtar] dari [Syu’bah] dari [Abu Balj] dari [‘Amru bin Maimun] dari [Ibnu Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan menutup semua pintu kecuali pintu Ali.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak pernah mengetahuinya dari Syu’bah dengan isnad seperti ini kecuali melalui jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3666

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ أَخْبَرَنِي أَخِي مُوسَى بْنُ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ بِيَدِ حَسَنٍ وَحُسَيْنٍ فَقَالَ مَنْ أَحَبَّنِي وَأَحَبَّ هَذَيْنِ وَأَبَاهُمَا وَأُمَّهُمَا كَانَ مَعِي فِي دَرَجَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Nahsr bin Ali Al Jahdlami] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ja’far bin Muhammad bin Ali] telah mengabarkan kepadaku [saudaraku yaitu Musa bin Ja’far bin Muhammad] dari [ayahnya yaitu Ja’far bin Muhammad] dari [ayahnya yaitu Muhammad bin Ali] dari [ayahnya yaitu Ali bin Husain] dari [ayahnya] dari [kakeknya yaitu Ali Abu Thalib] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memegang tangan Hasan dan Husein seraya bersabda: “Barang siapa mencintaiku dan mencintai kedua anak ini, (Hasan dan Husein) serta bapak mereka berdua dan ibu mereka berdua, maka ia akan bersamaku berada pada kedudukanku.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya dari hadits Ja’far bin Muhammad kecuali melalui jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3667

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُخْتَارِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ أَبِي بَلْجٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَأَوَّلُ مَنْ صَلَّى عَلِيٌّقَالَ هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ شُعْبَةَ عَنْ أَبِي بَلْجٍ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ مُحَمَّدِ بْنِ حُمَيْدٍ وَأَبُو بَلْجٍ اسْمُهُ يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ وَقَدْ اخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي هَذَا فَقَالَ بَعْضُهُمْ أَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ و قَالَ بَعْضُهُمْ أَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ عَلِيٌّ و قَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ أَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ مِنْ الرِّجَالِ أَبُو بَكْرٍ وَأَسْلَمَ عَلِيٌّ وَهُوَ غُلَامٌ ابْنُ ثَمَانِ سِنِينَ وَأَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ مِنْ النِّسَاءِ خَدِيجَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Muhtar] dari [Syu’bah] dari [Abu Balj] dari [‘Amru bin Maimun] dari [Ibnu Abbas] dia berkata “Orang yang pertama kali mengerjakan shalat adalah Ali.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya gharib melalui jalur ini.” Kami tidak mengetahuinya dari hadits Syu’bah dari Abu Balj kecuali dari hadits Muhammad bin Humaid, Abu Balj sendiri nama aslinya adalah Yahya bin Sulaim. Para ulama berbeda pendapat mengenai hal ini, sebagian mereka berkata “Orang yang pertama kali masuk Islam adalah Abu bakar Ash Shidiq.” Sebagian mereka berkata “Orang yang pertama kali masuk Islam adalah Ali.” Sebagian ulama lain mengatakan “Orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan pemuda adalah Abu Bakar, sedangkan Ali masuk Islam ketika ia masih kanak-kanak dalam usia delapan tahun, sedangkan orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan wanita adalah Khadijah.”