Budi Pekerti Yang Terpuji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3688

حَدَّثَنَا بِذَلِكَ مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَعْدِ بْن إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَمَا سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفَدِّي أَحَدًا بِأَبَوَيْهِ إِلَّا لِسَعْدٍ فَإِنِّي سَمِعْتُهُ يَقُولُ يَوْمَ أُحُدٍ ارْمِ سَعْدُ فِدَاكَ أَبِي وَأُمِّيقَالَ هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami seperti itu pula [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Waki’] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Sa’d bin Ibrahim] dari [Abdullah bin Syaddad] dari [Ali bin Abu Thalib] dia berkata “Aku tidak pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjadikan kedua orang tuanya sebagai tebusan untuk seseorang kecuali kepada Sa’d, sungguh aku telah mendengar beliau bersabda pada perang Uhud: “Lemparlah (panahlah) wahai Sa’d, (demi) ayah dan ibuku sebagai tebusanmu.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3689

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْسَهِرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَقْدَمَهُ الْمَدِينَةَ لَيْلَةً قَالَ لَيْتَ رَجُلًا صَالِحًا يَحْرُسُنِيَ اللَّيْلَةَ قَالَتْ فَبَيْنَمَا نَحْنُ كَذَلِكَ إِذْ سَمِعْنَا خَشْخَشَةَ السِّلَاحِ فَقَالَ مَنْ هَذَا فَقَالَ سَعْدُ بْنُ أَبِي وَقَّاصٍ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا جَاءَ بِكَ فَقَالَ سَعْدٌ وَقَعَ فِي نَفْسِي خَوْفٌ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجِئْتُ أَحْرُسُهُ فَدَعَا لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ نَامَقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Yahya bin Sa’id] dari [Abdullah bin ‘Amir bin Rabi’ah] bahwa [Aisyah] berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah begadang pada suatu malam pada awal mula di Madinah (ketika terjadi peperangan), beliau bersabda: “seandainya ada seorang lelaki shalih yang menjagaku pada malam ini.” Aisyah berkata “Ketika itu, kami mendengar suara gesekan senjata, beliau bersabda “Siapa ini?” orang itu menjawab “(aku) Sa’ad bin Abi Waqash.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya: “Apa yang membuat kamu datang (kemari)?”, Sa’d menjawab “Aku merasa khawatir akan (ada yang membunuh) diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu aku datang dan ingin menjaganya.” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a untuknya kemudian beliau tidur.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3690

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا حُصَيْنٌ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ظَالِمٍ الْمَازِنِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ نُفَيْلٍ أَنَّهُ قَالَأَشْهَدُ عَلَى التِّسْعَةِ أَنَّهُمْ فِي الْجَنَّةِ وَلَوْ شَهِدْتُ عَلَى الْعَاشِرِ لَمْ آثَمْ قِيلَ وَكَيْفَ ذَلِكَ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحِرَاءَ فَقَالَ اثْبُتْ حِرَاءُ فَإِنَّهُ لَيْسَ عَلَيْكَ إِلَّا نَبِيٌّ أَوْ صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌ قِيلَ وَمَنْ هُمْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ وَعَلِيٌّ وَطَلْحَةُ وَالزُّبَيْرُ وَسَعْدٌ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ قِيلَ فَمَنْ الْعَاشِرُ قَالَ أَنَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رُوِيَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ عَنْ الْحُرِّ بْنِ الصَّيَّاحِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَخْنَسِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ بِمَعْنَاهُ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani’] telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Hushain] dari [Hilal bin Yasaf] dari [Abdullah bin Dlalim Al Mazini] dari [Sa’id bin Zaid bin ‘Amru bin Nufail] bahwa dia berkata “Saya bersaksi terhadap sembilan orang yang mereka telah dijamin masuk surga dan sekiranya aku bersaksi terhadap sepuluh orang, maka aku tidak akan berdosa.” Dikatakan “Bagaimana bisa begitu?.” Dia menjawab “Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di (goa) Hira’, lalu beliau bersabda: “Tenanglah wahai (goa) Hira’, tidaklah orang yang ada di atasmu melainkan seorang Nabi, shiddiq (jujur) atau orang yang syahid.” Dikatakan “Siapakah mereka?” Dia menjawab (mereka adalah) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Thalhah, Zubair, Sa’ad dan Abdurrahman bin ‘Auf.” Dikatakan “Siapa yang kesepuluh?” Dia menjawab “Saya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.” Dan hadits ini telah diriwayatkan pula dari beberapa jalur dari Sa’id bin Zaid dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.” Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani’] telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj bin Muhammad] telah menceritakan kepadaku [Syu’bah] dari [Al Hurr bin Ash Shayyah] dari [Abdurrahman bin Al Akhnas] dari [Sa’id bin Zaid] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti hadits di atas secara maknanya, dia berkata “Hadits ini adalah hadits hasan.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3691

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْمُطَّلِبِ بْنُ رَبِيعَةَ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ أَنَّ الْعَبَّاسَ بْنَ عَبْدِ الْمُطَّلِبِدَخَلَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُغْضَبًا وَأَنَا عِنْدَهُ فَقَالَ مَا أَغْضَبَكَ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَنَا وَلِقُرَيْشٍ إِذَا تَلَاقَوْا بَيْنَهُمْ تَلَاقَوْا بِوُجُوهٍ مُبْشَرَةٍ وَإِذَا لَقُونَا لَقُونَا بِغَيْرِ ذَلِكَ قَالَ فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى احْمَرَّ وَجْهُهُ ثُمَّ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يَدْخُلُ قَلْبَ رَجُلٍ الْإِيمَانُ حَتَّى يُحِبَّكُمْ لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ ثُمَّ قَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ مَنْ آذَى عَمِّي فَقَدْ آذَانِي فَإِنَّمَا عَمُّ الرَّجُلِ صِنْوُ أَبِيهِقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu ‘Awanah] dari [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Abdullah bin Al Harits] telah menceritakan kepadaku [Abdul Muthalib bin Rabi’ah bin Al Harits bin Abdul Muthalib] bahwa Abbas bin Abdul Muthalib menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan marah, -ketika itu aku bersamanya-, beliau bertanya “Apa yang membuatmu marah?” Dia menjawab “Wahai Rasulullah, kenapa dengan kami (Bani Hasyim) dan orang-orang Quraisy, bila mereka (orang Quraisy) bertemu dengan sebagian yang lain, mereka bertemu dengan wajah yang berseri-seri namun jika berjumpa dengan kami, mereka tidak seperti itu.” Abdul Muthhalib bin Rabi’ah berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun marah hingga wajahnya memerah seraya bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, Keimanan tidak akan masuk kedalam hati seseorang hingga mereka mencitai kalian karena Allah dan rasul-Nya.” Kemudian beliau bersabda: “Wahai manusia! Barangsiapa menyakiti pamanku, berarti ia telah menyakitiku, karena paman bagi seseorang adalah saudara kandung ayahnya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3692

حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ دِينَارٍ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَبَّاسُ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ إِسْرَائِيلَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Al Qasim bin Dinar Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [‘Ubaidullah] dari [Isra`il] dari [Abdul A’la] dari [Sa’id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Abbas adalah bagian dariku dan aku adalah bagian darinya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits shahih gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Isra`il.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3693

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنِي أَبِي قَال سَمِعْتُ الْأَعْمَشَ يُحَدِّثُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ عَنْ عَلِيٍّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعُمَرَ فِي الْعَبَّاسِ إِنَّ عَمَّ الرَّجُلِ صِنْوُ أَبِيهِ وَكَانَ عُمَرُ تَكَلَّمَ فِي صَدَقَتِهِقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Ibrahim Ad Dauraqi] telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] telah menceritakan kepadaku [ayahku] dia berkata saya mendengar [Al A’masy] bercerita dari [‘Amru bin Murrah] dari [Abu Al Bakhtari] dari [Ali] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Umar mengenai diri Abbas: “Sesungguhnya paman seseorang adalah saudara kandung ayahnya.” sedangkan Umar (ketika itu) mempersoalkan akan shadaqahnya (Abbas). Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3694

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ حَدَّثَنَا شَبَابَةُ حَدَّثَنَا وَرْقَاءُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَبَّاسُ عَمُّ رَسُولِ اللَّهِ وَإِنَّ عَمَّ الرَّجُلِ صِنْوُ أَبِيهِ أَوْ مِنْ صِنْوِ أَبِيهِهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ أَبِي الزِّنَادِ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Ibrahim Ad Dauraqi] telah menceritakan kepada kami [Syababah] telah menceritakan kepada kami [Warqa`] dari [Abu Az Zinnad] dari [Al A’raj] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Abbas adalah paman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan sesungguhnya paman seseorang adalah saudara kandung ayahnya atau termasuk dari bagian ayahnya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib, kami tidak mengetahuinya dari hadits Abu Az Zinnad kecuali dari jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3695

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ الْجَوْهَرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَطَاءٍ عَنْ ثَوْرِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْعَبَّاسِ إِذَا كَانَ غَدَاةَ الِاثْنَيْنِ فَأْتِنِي أَنْتَ وَوَلَدُكَ حَتَّى أَدْعُوَ لَكَ بِدَعْوَةٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهَا وَوَلَدَكَ فَغَدَا وَغَدَوْنَا مَعَهُ وَأَلْبَسَنَا كِسَاءً ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْعَبَّاسِ وَوَلَدِهِ مَغْفِرَةً ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً لَا تُغَادِرُ ذَنْبًا اللَّهُمَّ احْفَظْهُ فِي وَلَدِهِقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa’id Al Jauhari] telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab bin ‘Atha`] dari [Tsaur bin Yazid] dari [Makhul] dari [Kuraib] dari [Ibnu Abbas] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Abbas: “Pada hari senin pagi, datanglah kamu bersama anakmu sehingga aku dapat mendo’akanmu dengan suatu doa, semoga (dengan doa itu) Allah memberi manfa’at kepadamu dan juga terhadap anak-anakmu.” Di pagi harinya, kami (sekeluarga) pergi bersamanya, lalu beliau memakaikan kami pakaian dan bersabda: “Ya Allah, ampunilah Abbas dan anaknya dengan ampunan (dari dosa) baik yang nampak maupun yang tersembunyi, dan janganlah Engkau menyisakan dosa (yang tidak Engkau ampuni), Ya Allah, jagalah dia pada anaknya.” Perawi (Abu Isa) berkata “hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahui hadits ini kecuali dari jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3696

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَيْتُ جَعْفَرًا يَطِيرُ فِي الْجَنَّةِ مَعَ الْمَلَائِكَةِقَالَ هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ وَقَدْ ضَعَّفَهُ يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ وَغَيْرُهُ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ هُوَ وَالِدُ عَلِيِّ بْنِ الْمَدِينِيِّ وَفِي الْبَاب عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Ja’far] dari [Al ‘Ala` bin Abdurrahman] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku melihat Ja’far terbang di Syurga bersama dengan para Malaikat.” Perawi (Abu Isa) berkata “Hadits ini adalah hadits gharib dari hadits Abu Hurairah kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Abdullah bin Ja’far, Yahya bin Ma’in dan lainnya telah mendla’ifkan (hadits ini), sedangkan Abdullah bin Ja’far adalah ayahnya Ali bin Al Madini, dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Ibnu Abbas.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3697

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَمَا احْتَذَى النِّعَالَ وَلَا انْتَعَلَ وَلَا رَكِبَ الْمَطَايَا وَلَا رَكِبَ الْكُورَ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ مِنْ جَعْفَرِ بْنِ أَبِي طَالِبٍقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ وَالْكُورُ الرَّحْلُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab] telah menceritakan kepada kami [Khalid Al Khaddza`] dari [Ikrimah] dari [Abu Hurairah] dia berkata “Tidak ada seorangpun yang memakai sepatu dan tidak pula sandal, dan tidak pula mengendarai kendaraan atau unta yang lebih utama sesudah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari pada Ja’far bin Abu Thalib.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.” Makna Al Kuur adalah Ar Rahl (kendaraan).”