Budi Pekerti Yang Terpuji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3808

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ ابْنُ عَثْمَةَ قَالَ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ يَعْقُوبَ الزَّمْعِيُّ عَنْ هَاشِمِ بْنِ هَاشِمٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ وَهْبٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ أَخْبَرَتْهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعَا فَاطِمَةَ يَوْمَ الْفَتْحِ فَنَاجَاهَا فَبَكَتْ ثُمَّ حَدَّثَهَا فَضَحِكَتْ قَالَتْ فَلَمَّا تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلْتُهَا عَنْ بُكَائِهَا وَضَحِكِهَا قَالَتْ أَخْبَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ يَمُوتُ فَبَكَيْتُ ثُمَّ أَخْبَرَنِي أَنِّي سَيِّدَةُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ إِلَّا مَرْيَمَ ابْنَةَ عِمْرَانَ فَضَحِكْتُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Khalid bin ‘Atsmah] dia berkata telah menceritakan kepadaku [Musa bin Ya’qub Az Zam’i] dari [Hasyim bin Hasyim] bahwa [Abdullah bin Wahb] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Ummu Salamah] telah mengabarkan kepadanya bahwa ketika hari penaklukan kota Makkah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memanggil [Fathimah] lalu berbisik kepadanya, tiba-tiba Fathimah menangis, kemudian beliau bebicara kepadanya (yang kedua kali), maka Fathimah tersenyum.” Ummu Salamah berkata “Setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meninggal dunia, maka aku bertanya kepadanya tentang sesuatu yang membuatnya menangis dan tersenyum.” Fathimah berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan kepadaku bahwa beliau akan meninggal dunia, maka aku menangis, kemudian beliau memberitahuku bahwa aku adalah penghulu wanita ahli syurga kecuali kepada Maryam binti Imran maka aku pun tersenyum.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3809

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ يَزِيدَ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَرْبٍ عَنْ أَبِي الْجَحَّافِ عَنْ جُمَيْعِ بْنِ عُمَيْرٍ التَّيْمِيِّ قَالَدَخَلْتُ مَعَ عَمَّتِي عَلَى عَائِشَةَ فَسُئِلَتْ أَيُّ النَّاسِ كَانَ أَحَبَّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ فَاطِمَةُ فَقِيلَ مِنْ الرِّجَالِ قَالَتْ زَوْجُهَا إِنْ كَانَ مَا عَلِمْتُ صَوَّامًا قَوَّامًاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ قَالَ وَأَبُو الْجَحَّافِ اسْمُهُ دَاوُدُ بْنُ أَبِي عَوْفٍ وَيُرْوَى عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ حَدَّثَنَا أَبُو الْجَحَّافِ وَكَانَ مَرْضِيًّا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Yazid Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Abdussalam bin Harb] dari [Abu Al Jahhaf] dari [Jumai’ bin ‘Umair At Taimi] dia berkata saya bersama bibiku menemui [Aisyah], lalu saya bertanya mengenai siapakah wanita (dari ahli baitnya) yang paling di cintai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” Aisyah menjawab “Fathimah.” Dia di tanya lagi “Kalau dari kaum laki-laki?” Aisyah menjawab “Suaminya, karena menurut sepengetahuanku dia adalah orang yang banyak melakukan puasa dan shalat malam.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib.” Abu Al Jahhaf nama aslinya adalah Daud bin abu ‘Auf, dan (hadits ini) diriwayatkan pula dari Sufyan Ats Tsauri telah menceritakan kepada kami Abu Al Jahhaf sedangkan ia adalah seorang yang tsiqah.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3810

حَدَّثَنَا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْمَا غِرْتُ عَلَى أَحَدٍ مِنْ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيجَةَ وَمَا بِي أَنْ أَكُونَ أَدْرَكْتُهَا وَمَا ذَاكَ إِلَّا لِكَثْرَةِ ذِكْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهَا وَإِنْ كَانَ لَيَذْبَحُ الشَّاةَ فَيَتَتَبَّعُ بِهَا صَدَائِقَ خَدِيجَةَ فَيُهْدِيهَا لَهُنَّقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abu Hisyam Ar Rifa’i] telah menceritakan kepada kami [Hafsh bin Ghiyats] dari [Hisyam bin ‘Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] dia berkata “Saya tidak pernah cemburu terhadap seorang pun dari para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku terhadap Khadijah, bukan berarti aku pernah bertemu dengannya (Khadijah), melainkan yang demikian itu karena seringnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan kebaikan-kebaikannya, dan apabila beliau menyembelih seekor kambing, maka beliau akan menyedekahkan atas nama Khadijah, kemudian membagi-bagikan kepada para isterinya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3811

حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْمَا حَسَدْتُ أَحَدًا مَا حَسَدْتُ خَدِيجَةَ وَمَا تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا بَعْدَ مَا مَاتَتْ وَذَلِكَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَشَّرَهَا بِبَيْتٍ فِي الْجَنَّةِ مِنْ قَصَبٍ لَا صَخَبَ فِيهِ وَلَا نَصَبَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ مِنْ قَصَبٍ قَالَ إِنَّمَا يَعْنِي بِهِ قَصَبَ اللُّؤْلُؤِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Al Huraits] telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Musa] dari [Hisyam bin ‘Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] dia berkata “Saya tidak pernah iri terhadap seorang pun seperti keirianku terhadap Khadijah, dan tidaklah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku kecuali setelah wafatnya Khadijah, yang demikian itu karena beliau telah memberi kabar gembira kepadanya dengan rumah di surga yang terbuat dari permata, yang di dalamnya tidak ada teriakan dan keletihan.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih. (perkataannya) dari qashab adalah qashabul lu`lu` (permata).”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3812

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَقَ الْهَمْدَانِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ قَال سَمِعْتُ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَيْرُ نِسَائِهَا خَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ وَخَيْرُ نِسَائِهَا مَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَوَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَعَائِشَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Ishaq Al Hamdani] telah menceritakan kepada kami [‘Abdah] dari [Hisyam bin ‘Urwah] dari [ayahnya] dari [Abdullah bin Ja’far] dia berkata saya mendengar [Ali bi Abu Thalib] berkata saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik wanita (syurga) adalah Khadijah binti Khuwailid, dan sebaik-baik wanita (syurga) adalah Maryam puteri Imran.” Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Anas, Ibnu Abbas dan Aisyah. Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3813

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ زَنْجُوَيْهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَسْبُكَ مِنْ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ مَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ وَفَاطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ وَآسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Zanjuwaih] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma’mar] dari [Qatadah] dari [Anas radliallahu ‘anhu] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Cukuplah bagimu dari wanita (penghulu) dunia adalah Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid dan Fathimah binti Muhammad serta Asiyah isteri Fir’aun.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3814

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ دُرُسْتَ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ النَّاسُ يَتَحَرَّوْنَ بِهَدَايَاهُمْ يَوْمَ عَائِشَةَ قَالَتْ فَاجْتَمَعَ صَوَاحِبَاتِي إِلَى أُمِّ سَلَمَةَ فَقُلْنَ يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّ النَّاسَ يَتَحَرَّوْنَ بِهَدَايَاهُمْ يَوْمَ عَائِشَةَ وَإِنَّا نُرِيدُ الْخَيْرَ كَمَا تُرِيدُ عَائِشَةُ فَقُولِي لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرْ النَّاسَ يُهْدُونَ إِلَيْهِ أَيْنَمَا كَانَ فَذَكَرَتْ ذَلِكَ أُمُّ سَلَمَةَ فَأَعْرَضَ عَنْهَا ثُمَّ عَادَ إِلَيْهَا فَأَعَادَتْ الْكَلَامَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ صَوَاحِبَاتِي قَدْ ذَكَرْنَ أَنَّ النَّاسَ يَتَحَرَّوْنَ بِهَدَايَاهُمْ يَوْمَ عَائِشَةَ فَأْمُرْ النَّاسَ يُهْدُونَ أَيْنَمَا كُنْتَ فَلَمَّا كَانَتْ الثَّالِثَةُ قَالَتْ ذَلِكَ قَالَ يَا أُمَّ سَلَمَةَ لَا تُؤْذِينِي فِي عَائِشَةَ فَإِنَّهُ مَا أُنْزِلَ عَلَيَّ الْوَحْيُ وَأَنَا فِي لِحَافِ امْرَأَةٍ مِنْكُنَّ غَيْرِهَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَقَدْ رَوَى بَعْضُهُمْ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْسَلًا وَقَدْ رُوِيَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ عَوْفِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ رُمَيْثَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ شَيْئًا مِنْ هَذَا وَهَذَا حَدِيثٌ قَدْ رُوِيَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَلَى رِوَايَاتٍ مُخْتَلِفَةٍ وَقَدْ رَوَى سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ نَحْوَ حَدِيثِ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Durusta Al Bashri] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Hisyam bin ‘Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] dia berkata Dahulu para sahabat berusaha keras mencari kebaikan dengan menyerahkan hadiah mereka kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam saat hari giliran beliau di rumah “Aisyah.” Aisyah melanjutkan “Lalu para sahabatku (isteri isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang lain) berkumpul menuju Ummu Salamah, dan mereka berkata “Wahai Ummu Salamah, sesungguhnya orang-orang (para sahabat) berusaha keras mencari kebaikan dengan memberikan hadiah mereka kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam saat hari giliran beliau di rumah Aisyah, dan sesungguhnya kami menginginkan kebaikan sebagaimana kebaikan yang diinginkan oleh Aisyah, oleh karena itu, katakanlah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam supaya beliau memerintahkan para sahabat untuk memberi hadiah mereka kepada beliau di mana saja beliau berada (di antara rumah isteri-isteri beliau).” Akhirnya Ummu Salamah menuturkan hal itu kepada beliau, namun beliau hanya berpaling, kemudian beliau kembali kepadanya, dan Ummu Salamah mengulangi kembali perkataannya, ia berkata “Wahai Rasulullah, sesungguhnya para sahabatku (isteri isteri Nabi) menuturkan bahwa orang-orang (para sahabat Nabi) berusaha keras mencari kebaikan dengan memberikan hadiah mereka (kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) tepat pada hari giliran beliau bersama Aisyah, oleh karena itu perintahkan orang-orang untuk menyerahkan hadiah mereka di mana saja anda berada.” Ketika Ummu Salamah mengatakan hal itu hingga tiga kali, beliau bersabda: “Wahai Ummu Salamah, janganlah kamu menyakiti diriku karena Aisyah, karena tidaklah wahyu di turunkan kepadaku, dan aku berada dalam satu selimut bersama seorang wanita dari kalian melainkan Aisyahlah orangnya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, dan sebagian mereka meriwayatkan hadits ini dari Hammad bin Zaid dari Hisyam bin ‘Urwah dari ayahnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam secara mursal, dan Hadits ini diriwayatkan juga dari [Hisyam bin Urwah] dari [‘Auf bin Al Harits] dari [Rumaitsah] dari [Ummu Salamah] sesuatu dari ini.” Lalu hadits ini juga diriwayatkan dari Hisyam bin ‘Urwah dengan riwayat yang berbeda-beda, dan [Sulaiman bin Bilal] juga meriwayatkan dari [Hisyam bin ‘Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] seperti hadits Hammad bin Zaid.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3815

حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ الْمَكِّيِّ عَنْ ابْنِ أَبِي حُسَيْنٍ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ جِبْرِيلَ جَاءَ بِصُورَتِهَا فِي خِرْقَةِ حَرِيرٍ خَضْرَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ هَذِهِ زَوْجَتُكَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ وَقَدْ رَوَى عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مُرْسَلًا وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَنْ عَائِشَةَ وَقَدْ رَوَى أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا مِنْ هَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [‘Abd bin Humaid] telah mengabarkan kepada kami [Abdurrazaq] dari [Abdullah bin ‘Amru bin ‘Alqamah Al Makki] dari [Ibnu Abu Husain] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Aisyah] bahwa Jibril datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersama gambar Aisyah dalam secarik kain sutera hijau, dia berkata “Sesungguhnya ini adalah isterimu di dunia dan akhirat.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahui hadits tersebut kecuali dari hadits Abdullah bin ‘Amru bin ‘Alqamah. Dan hadits ini juga telah diriwayatkan oleh [Abdurrahman bin Mahdi] dari [Abdullah bin ‘Amru bin ‘Alqamah] dengan isnad ini secara mursal, dan ia tidak menyebutkan dalam haditsnya dari Aisyah. Dan diriwayatkan pula oleh [Abu Usamah] dari [Hisyam bin ‘Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai sesuatu dari hadits ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3816

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عَائِشَةُ هَذَا جِبْرِيلُ وَهُوَ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلَامَ قَالَتْ قُلْتُ وَعَلَيْهِ السَّلَامُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ تَرَى مَا لَا نَرَىقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Nashr] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] telah mengabarkan kepada kami [Ma’mar] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] dari [Aisyah radliallahu ‘anha] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wahai Aisyah, ini adalah Jibril, dia menyampaikan salam kepadamu.” Aisyah berkata Jawabku “Wa ‘alaihis salam warahmatullah wabarakatuh, kamu mengetahui terhadap sesuatu yang tidak kami ketahui.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3817

حَدَّثَنَا سُوَيْدٌ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ جِبْرِيلَ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلَامَ فَقُلْتُ وَعَلَيْهِ السَّلَامُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Suwaid] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] telah mengabarkan kepada kami [Zakariya] dari [Asy Sya’bi] dari [Abu Salamah bin Abdurrahman] dari [Aisyah] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Sesungguhnya Jibril menyampaikan salam kepadamu.” Maka jawabku “Wa ‘alaihis salam warahmatullah wa barakaatuh.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits shahih.”