Budi Pekerti Yang Terpuji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3818

حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ الرَّبِيعِ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ سَلَمَةَ الْمَخْزُومِيُّ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَمَا أَشْكَلَ عَلَيْنَا أَصْحَابَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثٌ قَطُّ فَسَأَلْنَا عَائِشَةَ إِلَّا وَجَدْنَا عِنْدَهَا مِنْهُ عِلْمًاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Mas’adah] telah menceritakan kepada kami [Ziyad bin Ar Rabi’] telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Salamah Al Makhzumi] dari [Abu Burdah] dari [Abu Musa] dia berkata “sama sekali tidak ada suatu kesulitan atas kami sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai Hadits beliau, lantas kami bertanya kepada Aisyah, melainkan kami akan mendapatkan ilmu tentang hadits itu dari sisinya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3819

حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ دِينَارٍ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ قَالَمَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَفْصَحَ مِنْ عَائِشَةَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Al Qasim bin Dinar Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Mu’awiyah bin ‘Amru] dari [Za`idah] dari [Abdul Malik bin ‘Umair] dari [Musa bin Thalhah] dia berkata “Aku tidak pernah melihat ada seseorang yang lebih fashih (pandai) daripada [Aisyah].” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits shahih gharib.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3820

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ وَاللَّفْظُ لِابْنِ يَعْقُوبَ قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُخْتَارِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَعْمَلَهُ عَلَى جَيْشِ ذَاتِ السُّلَاسِلِ قَالَ فَأَتَيْتُهُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ أَحَبُّ إِلَيْكَ قَالَ عَائِشَةُ قُلْتُ مِنْ الرِّجَالِ قَالَ أَبُوهَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ya’qub] dan [Muhammad bin Basyar] sedangkan lafadz haditsnya dari Ibnu Ya’qub keduanya berkata telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hammad] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Al Mukhtar] telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Al Haddza`] dari [Abu Utsman An Nahdi] dari [‘Amru bin Al ‘Ash] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menugasinya untuk membawahi pasukan Dzatus salatsil, lantas aku menemui beliau dan berkata “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling anda cintai?” beliau menjawab: “Aisyah.” Tanyaku lagi “Kalau dari kaum laki-laki?” beliau menjawab: “Ayahnya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3821

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ الْجَوْهَرِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْأُمَوِيُّ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّهُ قَالَيَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَبُّ النَّاسِ إِلَيْكَ قَالَ عَائِشَةُ قَالَ مِنْ الرِّجَالِ قَالَ أَبُوهَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ إِسْمَعِيلَ عَنْ قَيْسٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa’id Al Jauhari] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa’id Al Umawy] dari [Isma’il bin Abu Khalid] dari [Qais bin Abu Hazim] dari [‘Amru bin Al ‘Ash] bahwa dia berkata “Wahai Rasulullah, siapakah di antara manusia yang paling anda cintai?” beliau menjawab: “Aisyah.” Dia berkata “Kalau dari kalangan laki-laki?” beliau menjawab: “Ayahnya.” Abu Isa berkata Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini, yaitu dari hadits Isma’il dari Qais.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3822

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَعْمَرٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَضْلُ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِوَفِي الْبَاب عَنْ عَائِشَةَ وَأَبِي مُوسَى قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَعْمَرٍ هُوَ أَبُو طُوَالَةَ الْأَنْصَارِيُّ الْمَدَنِيُّ ثِقَةٌ وَقَدْ رَوَى عَنْهُ مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah menceritakan kepada kami [Isma’il bin Ja’far] dari [Abdullah bin Abdurrahman bin Ma’mar Al Anshari] dari [Anas] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Keutamaan Aisyah atas para wanita, bagaikan keutamaan Tsarid (nama jenis makanan istimewa seperti bubur) atas semua makanan.” Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Aisyah dan Abu Musa. Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih. Abdullah bin Abdurrahman bin Ma’mar adalah Abu Thuwalah Al Anshari Al Madani, seorang yang tsiqah. Dan Malik bin Anas juga telah meriwayatkan darinya.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3823

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ غَالِبٍأَنَّ رَجُلًا نَالَ مِنْ عَائِشَةَ عِنْدَ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ فَقَالَ أَغْرِبْ مَقْبُوحًا مَنْبُوحًا أَتُؤْذِي حَبِيبَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [‘Amru bin Ghalib] bahwa ada seorang laki-laki menyebutkan kejelekan Aisyah di sisi ‘Ammar bin Yasir, maka [‘Ammar] pun berkata “Jauhkanklah (perkataanmu) yang jelek itu, apakah kamu hendak menyakiti kekasih Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3824

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي حُصَيْنٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زِيَادٍ الْأَسَدِيِّ قَال سَمِعْتُ عَمَّارَ بْنَ يَاسِرٍ يَقُولُهِيَ زَوْجَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ يَعْنِي عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَفِي الْبَاب عَنْ عَلِيٍّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin ‘Ayyasy] dari [Abu Hushain] dari [Abdullah bin Ziyad Al Asadi] dia berkata saya mendengar [‘Ammar bin Yasir] berkata “Dia adalah istri beliau di dunia dan Akhirat.” Ia bermaksud Aisyah radliallahu ‘anha. Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan dalam bab ini juga ada riwayat dari Ali.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3825

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَبُّ النَّاسِ إِلَيْكَ قَالَ عَائِشَةُ قِيلَ مِنْ الرِّجَالِ قَالَ أَبُوهَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ أَنَسٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin ‘Abdah Adl Dlabi] telah menceritakan kepada kami [Al Mu’tamir bin Sulaiman] dari [Humaid] dari [Anas] dia berkata “Di katakan “Wahai Rasulullah, siapakah di antara manusia yang paling anda cintai?” beliau menjawab: “Aisyah.” Beliau ditanya “dari kalangan laki-laki?” beliau menjawab “ayahnya.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya hasan shahih gharib melalui jalur ini yaitu dari hadits Anas.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3826

حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ كَثِيرٍ الْعَنْبَرِيُّ أَبُو غَسَّانَ حَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جَعْفَرٍ وَكَانَ ثِقَةً عَنْ الْحَكَمِ بْنِ أَبَانَ عَنْ عِكْرِمَةَ قَالَقِيلَ لِابْنِ عَبَّاسٍ بَعْدَ صَلَاةِ الصُّبْحِ مَاتَتْ فُلَانَةُ لِبَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَجَدَ فَقِيلَ لَهُ أَتَسْجُدُ هَذِهِ السَّاعَةَ فَقَالَ أَلَيْسَ قَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَيْتُمْ آيَةً فَاسْجُدُوا فَأَيُّ آيَةٍ أَعْظَمُ مِنْ ذَهَابِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abbas Al ‘Anbari] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Katsir Al ‘Anbari Abu Ghassan] telah menceritakan kepada kami [Sulm bin Ja’far] -dia adalah seorang yang tsiqah- dari [Al Hakam bin Aban] dari [Ikrimah] dia berkata Setelah menunaikan shalat shubuh, di katakan kepada [Ibnu Abbas] “Fulanah yaitu salah seorang dari isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah meninggal dunia, maka dia bersujud, lalu dikatakan kepadanya “Apakah kamu bersujud pada saat ini (setelah shalat subuh)?” Ibnu Abbas menjawab “Bukankah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam telah bersabda: “Apabila kalian melihat tanda-tanda kebesaran Allah, maka sujudlah! Dan tanda kebesaran Allah mana yang lebih besar dari pada wafatnya salah seorang dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3827

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا هَاشِمٌ هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا كِنَانَةُ قَالَ حَدَّثَتْنَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَيٍّ قَالَتْدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ بَلَغَنِي عَنْ حَفْصَةَ وَعَائِشَةَ كَلَامٌ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ أَلَا قُلْتِ فَكَيْفَ تَكُونَانِ خَيْرًا مِنِّي وَزَوْجِي مُحَمَّدٌ وَأَبِي هَارُونُ وَعَمِّي مُوسَى وَكَانَ الَّذِي بَلَغَهَا أَنَّهُمْ قَالُوا نَحْنُ أَكْرَمُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهَا وَقَالُوا نَحْنُ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَنَاتُ عَمِّهِوَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ صَفِيَّةَ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ هَاشِمٍ الْكُوفِيِّ وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِذَلِكَ الْقَوِيِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdusshamad bin Abdul Warits] telah menceritakan kepada kami [Hasyim dia adalah Ibnu Sa’id Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Kinanah] dia berkata telah menceritakan kepada kami [Shafiyyah binti Huyay] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menemuiku, setelah sampai kepadaku perkataan Hafshah dan Aisyah (yang membuatku sakit hati), maka aku mengadukan hal itu kepada beliau, lantas beliau bersabda: “Tidakkah kamu mengatakan “Bagaimana kamu berdua bisa lebih baik dariku, padahal suamiku adalah Muhammad, ayahku (dari keturunan) Harun sedangkan pamanku (dari keturunan) Musa.” Sedangkan berita yang sampai kepadanya adalah mereka mengatakan “Kami lebih mulia di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada dia (Shafiyah binti Huyay).” mereka juga mengatakan “Kami adalah para isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan anak paman beliau.” dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Anas. Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya dari hadits Shafiyah kecuali dari haditsnya Hasyim Al Kufi, dan isnadnya pun lemah.”