Budi Pekerti Yang Terpuji
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3878
حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَخْزَمَ الطَّائِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْقَاهِرِ بْنُ شُعَيْبٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَمَاتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَكْرَهُ ثَلَاثَةَ أَحْيَاءٍ ثَقِيفًا وَبَنِي حَنِيفَةَ وَبَنِي أُمَيَّةَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Ahzam Ath Tha`i] telah menceritakan kepada kami [Abdul Qahir bin Syu’aib] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Al Hasan] dari [‘Imran bin Hushain] dia berkata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah meninggal, dan beliau masih membenci tiga Kabilah, yaitu Bani Tsaqif, Bani Hanifah dan Bani Umayyah.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3879
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ شَرِيكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُصْمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ثَقِيفٍ كَذَّابٌ وَمُبِيرٌحَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ وَاقِدٍ أَبُو مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُصْمٍ يُكْنَى أَبَا عُلْوَانَ وَهُوَ كُوفِيٌّ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ شَرِيكٍ وَشَرِيكٌ يَقُولُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُصْمٍ وَإِسْرَائِيلُ يَرْوِي عَنْ هَذَا الشَّيْخِ وَيَقُولُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عِصْمَةَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah mengabarkan kepada kami [Al Fadhl bin Musa] dari [Syarik] dari [Abdullah bin ‘Ushm] dari [Ibnu Umar] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “di dalam Kabilah Tsaqif terdapat pendusta dan pembuat kekacauan.” Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Waqid Abu Muslim] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dengan isnad seperti ini, sedangkan Abdullah bin ‘Ushm dijukuki dengan Abu ‘Ulwan seorang dari penduduk Kufah. Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Syarik, dan Syarik mengatakan Abdullah bin ‘Ushm. Sedangkan Isra`il meriwayatkan dari Syaikh ini, dan dia mengatakan Abdullah bin ‘Ishmah. Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Asma` binti Abu Bakar.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3880
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنِي أَيُّوبُ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ أَعْرَابِيًّا أَهْدَى لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَكْرَةً فَعَوَّضَهُ مِنْهَا سِتَّ بَكَرَاتٍ فَتَسَخَّطَهُ فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ فُلَانًا أَهْدَى إِلَيَّ نَاقَةً فَعَوَّضْتُهُ مِنْهَا سِتَّ بَكَرَاتٍ فَظَلَّ سَاخِطًا وَلَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ لَا أَقْبَلَ هَدِيَّةً إِلَّا مِنْ قُرَشِيٍّ أَوْ أَنْصَارِيٍّ أَوْ ثَقَفِيٍّ أَوْ دَوْسِيٍّوَفِي الْحَدِيثِ كَلَامٌ أَكْثَرُ مِنْ هَذَا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ قَدْ رُوِيَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ يَرْوِي عَنْ أَيُّوبَ أَبِي الْعَلَاءِ وَهُوَ أَيُّوبُ بْنُ مِسْكِينٍ وَيُقَالُ ابْنُ أَبِي مِسْكِينٍ وَلَعَلَّ هَذَا الْحَدِيثَ الَّذِي رَوَاهُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ هُوَ أَيُّوبُ أَبُو الْعَلَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani’] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepadaku [Ayyub] dari [Sa’id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah] Bahwa seorang arab badui memberi hadiah seekor unta muda kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu Nabi pun memberinya ganti dengan enam ekor unta muda. Tetapi arab badui tersebut tidak ridla, lantas sampailah berita itu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, setelah memuji Allah dan menyanjung-Nya, beliau bersabda: “Sesungguhnya si fulan telah memberiku hadiah seekor unta, padahal aku telah berikan gantinya dengan enam ekor unta muda, tetapi ia tidak ridla. Sungguh, aku tidak ingin menerima pemberian lagi kecuali dari orang-orang Quraisy, atau Anshar, atau Tsaqafi, atau Dausi.” Dan dalam suatu hadits, ada juga pembicaraan yang cukup banyak dari pada hadits ini.” Abu Isa berkata “Hadits ini juga telah diriwayatkan dari beberapa jalur dari Abu Hurairah, sedangkan Yazid bin Harun meriwayatkan dari Ayyub abu ‘Ala` yaitu Ayyub bin Miskin, dan di sebut pula dengan Ibnu Abu Miskin, dan mungkin hadits ini yaitu hadits yang diriwayatkan dari Ayyub dari Sa’id Al Maqburi yaitu Ayyub Abu Al ‘Ala`.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3881
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ الْحِمْصِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَأَهْدَى رَجُلٌ مِنْ بَنِي فَزَارَةَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاقَةً مِنْ إِبِلِهِ الَّتِي كَانُوا أَصَابُوا بِالْغَابَةِ فَعَوَّضَهُ مِنْهَا بَعْضَ الْعِوَضِ فَتَسَخَّطَهُ فَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ يَقُولُ إِنَّ رِجَالًا مِنْ الْعَرَبِ يُهْدِي أَحَدُهُمْ الْهَدِيَّةَ فَأُعَوِّضُهُ مِنْهَا بِقَدْرِ مَا عِنْدِي ثُمَّ يَتَسَخَّطُهُ فَيَظَلُّ يَتَسَخَّطُ عَلَيَّ وَايْمُ اللَّهِ لَا أَقْبَلُ بَعْدَ مَقَامِي هَذَا مِنْ رَجُلٍ مِنْ الْعَرَبِ هَدِيَّةً إِلَّا مِنْ قُرَشِيٍّ أَوْ أَنْصَارِيٍّ أَوْ ثَقَفِيٍّ أَوْ دَوْسِيٍّقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَهُوَ أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ يَزِيدَ بْنِ هَارُونَ عَنْ أَيُّوبَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma’il] telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Khalid Al Himshi] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] dari [Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] dia berkata “Seorang laki-laki dari Bani Fazarah memberi hadiah seekor unta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dari beberapa ekor unta yang ia dapat dari hutan, kemudian beliau memberi ganti dengan beberapa ekor, namun laki-laki badui itu tidak ridla. Lalu aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda di atas mimbar ini: “Sesungguhnya salah seorang laki-laki dari penduduk Arab telah memberiku hadiah, lalu aku memberinya ganti dengan sesuatu yang aku miliki, namun dia tidak ridla bahkan semakin marah terhadapku, demi Allah, setelah dari tempat berdiriku ini, aku tidak akan menerima hadiah dari seorang arab pun kecuali dari Quraisy atau Anshar atau Tsaqif atau Daus.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan. Dan hadits ini lebih shahih dari pada hadits Yazid Ibnu Harun dari Ayyub.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3882
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ وَغَيْرُ وَاحِدٍ قَالُوا حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَال سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَلَاذٍ يُحَدِّثُ عَنْ نُمَيْرِ بْنِ أَوْسٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ مَسْرُوحٍ عَنْ عَامِرِ بْنِ أَبِي عَامِرٍ الْأَشْعَرِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَ الْحَيُّ الْأَسْدُ وَالْأَشْعَرِيُّونَ لَا يَفِرُّونَ فِي الْقِتَالِ وَلَا يَغُلُّونَ هُمْ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُمْ قَالَ فَحَدَّثْتُ بِذَلِكَ مُعَاوِيَةَ فَقَالَ لَيْسَ هَكَذَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ هُمْ مِنِّي وَإِلَيَّ فَقُلْتُ لَيْسَ هَكَذَا حَدَّثَنِي أَبِي وَلَكِنَّهُ حَدَّثَنِي قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ هُمْ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُمْ قَالَ فَأَنْتَ أَعْلَمُ بِحَدِيثِ أَبِيكَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ وَهْبِ بْنِ جَرِيرٍ وَيُقَالُ الْأَسْدُ هُمْ الْأَزْدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ya’qub] dan yang lain, mereka berkata telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dia berkata saya mendengar [Abdullah bin Maladz] bercerita dari [Numair bin Aus] dari [Malik bin Masruh] dari [‘Amir bin Abu ‘Amir Al Asy’ari] dari [ayahnya] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik penduduk adalah (penduduk) Bani Asad dan Asy’ariyyin, mereka tidak lari dari peperangan dan tidak pula korupsi (menyembunyikan harta rampasan), mereka dari bagianku dan aku termasuk dari bagian mereka.” Perawi berkata “Maka aku ceritakan hal itu kepada [Mu’awiyah], lantas dia berkata “Bukan begini sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, akan tetapi beliau bersabda: “Mereka termasuk dari bagianku dan kepadaku.” Maka saya membantah “Bukan begini yang diceritakan oleh ayahku kepadaku, akan tetapi dia berkata saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mereka dari bagianku dan aku termasuk dari bagian mereka.” Mu’awiyah berkata “Kamu lebih tahu dengan hadits ayahmu.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Wahb bin Jarir, dan Asad disebut juga dengan Azad.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3883
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَسْلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ وَغِفَارٌ غَفَرَ اللَّهُ لَهَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي ذَرٍّ وَأَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ وَبُرَيْدَةَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Bani Aslam karena ia telah diselamatkan oleh Allah, dan Gihifar karena ia telah diampuni oleh Allah.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan dalam bab ini, telah diriwayatkan pula dari Abu Dzar dan Abu Barzah al Aslami, Buraidah dan Abu Hurairah radliallahu ‘anhu.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3884
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَسْلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ وَغِفَارٌ غَفَرَ اللَّهُ لَهَا وَعُصَيَّةُ عَصَتْ اللَّهَ وَرَسُولَهُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ نَحْوَ حَدِيثِ شُعْبَةَ وَزَادَ فِيهِ وَعُصَيَّةُ عَصَتْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah menceritakan kepada kami [Isma’il bin Ja’far] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bani Aslam karena ia telah diselamatkan oleh Allah dan Bani Ghifar karena ia telah diampuni oleh Allah. Sedangkan ‘Ushaiyyah karena ia telah durhaka terhadap Allah dan Rasul-Nya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Mu`amal] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdullah bin Dinar] seperti haditsnya Syu’bah dan ia sedikit menambahkan “Dan ‘Ushayyah telah durhaka terhadap Allah dan Rasul-Nya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3885
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَغِفَارٌ وَأَسْلَمُ وَمُزَيْنَةُ وَمَنْ كَانَ مِنْ جُهَيْنَةَ أَوْ قَالَ جُهَيْنَةُ وَمَنْ كَانَ مِنْ مُزَيْنَةَ خَيْرٌ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَسَدٍ وَطَيِّئٍ وَغَطَفَانَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Mughirah bin Abdurrahman] dari [Abu Az Zinnad] dari [Al A’raj] dari [Abu Hurairah] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Demi dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh Bani Ghifar, Aslam, Muzainah dan yang berada di Juhainah -atau sabdanya- Juhainah, dan yang berada di Muzainah lebih baik di sisi Allah dari pada Bani Asad, Thayi` dan Ghatafan pada hari Kiamat kelak.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3886
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَجَاءَ نَفَرٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبْشِرُوا يَا بَنِي تَمِيمٍ قَالُوا بَشَّرْتَنَا فَأَعْطِنَا قَالَ فَتَغَيَّرَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَاءَ نَفَرٌ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ فَقَالَ اقْبَلُوا الْبُشْرَى فَلَمْ يَقْبَلْهَا بَنُو تَمِيمٍ قَالُوا قَدْ قَبِلْنَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Jami’ bin Syaddad] dari [Shafwan bin Muhriz] dari [‘Imran bin Hushain] dia berkata “Sekelompok orang dari Bani Tamim datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau bersabda: “Bergembiralah wahai Bani Tamim.” Mereka menjawab “Anda telah memberikan kabar gembira kepada kami, oleh karena itu berikanlah sesuatu kepada kami.” ‘Imran berkata “Maka muka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berubah, tidak lama kemudian serombongan dari penduduk Yaman datang kepada beliau, maka beliau bersabda: ” Terimalah kabar gembira, karena Bani Tamim tidak mau menerimanya!” Mereka berkata “Ya Rasulallah, kami menerimanya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”
Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3887
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَسْلَمُ وَغِفَارٌ وَمُزَيْنَةُ خَيْرٌ مِنْ تَمِيمٍ وَأَسَدٍ وَغَطَفَانَ وَبَنِي عَامِرِ بْنِ صَعْصَعَةَ يَمُدُّ بِهَا صَوْتَهُ فَقَالَ الْقَوْمُ قَدْ خَابُوا وَخَسِرُوا قَالَ فَهُمْ خَيْرٌ مِنْهُمْقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdul Malik bin ‘Umair] dari [Abdurrahman bin Abu Bakrah] dari [ayahnya] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bani Aslam, Ghifar dan Muzainah lebih baik daripada Bani Tamim, Asad dan Ghathafan. dan Bani ‘Amir bin Sha’sha’ah yang keras suaranya.” Maka sebagian orang berkata “Mereka akan celaka dan merugi.” Beliau bersabda: Maka mereka (Bani Aslam, Ghifar dan Muzainah) lebih baik daripada mereka (Bani Tamim, Asad dan Ghathafan serta Bani Amir bin Sha’sha’ah).” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”