Budi Pekerti Yang Terpuji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3604

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ الْمُطَّلِبِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَنْطَبٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ فَقَالَ هَذَانِ السَّمْعُ وَالْبَصَرُوَفِي الْبَاب عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ مُرْسَلٌ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ حَنْطَبٍ لَمْ يُدْرِكْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Fudaik] dari [Abdul Aziz bin Al Mutthalib] dari [ayahnya] dari [kakeknya yaitu Abdullah bin Hanthab] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memandang Abu Bakar dan Umar seraya bersabda: “(kedua laki-laki) Ini bagaikan pendengaran dan penglihatan (di kalangan kaum Muslimin).” Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abdullah bin ‘Amru. Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits mursal karena Abdullah bin Hanthab tidak pernah bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3605

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مُوسَى الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا مَعْنٌ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ فَقَالَتْ عَائِشَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبَا بَكْرٍ إِذَا قَامَ مَقَامَكَ لَمْ يُسْمِعْ النَّاسَ مِنْ الْبُكَاءِ فَأْمُرْ عُمَرَ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ قَالَتْ فَقَالَ مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ لِحَفْصَةَ قُولِي لَهُ إِنَّ أَبَا بَكْرٍ إِذَا قَامَ مَقَامَكَ لَمْ يُسْمِعْ النَّاسَ مِنْ الْبُكَاءِ فَأْمُرْ عُمَرَ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ فَفَعَلَتْ حَفْصَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكُنَّ لَأَنْتُنَّ صَوَاحِبَاتُ يُوسُفَ مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ فَقَالَتْ حَفْصَةُ لِعَائِشَةَ مَا كُنْتُ لِأُصِيبَ مِنْكِ خَيْرًاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَفِي الْبَاب عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ وَأَبِي مُوسَى وَابْنِ عَبَّاسٍ وَسَالِمِ بْنِ عُبَيْدٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَمْعَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Musa Al Anshari] telah menceritakan kepada kami [Ma’n] telah menceritakan kepada kami [Malik bin Anas] dari [Hisyam bin ‘Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Suruhlah Abu Bakar menjadi (imam shalat) dengan orang-orang.” Maka Aisyah berkata “Wahai Rasulullah sesungguhnya apabila Abu Bakar mengimami manusia, mereka tidak akan mendengar (ucapannya) karena tangisannya, oleh karena itu, suruhlah Umar untuk mengimami manusia.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Suruhlah Abu Bakar untuk mengimami manusia.” Aisyah berkata maka aku berkata kepada Hafshah “Katakan pada beliau, sesungguhnya apabila Abu Bakar mengimami manusia, mereka tidak akan mendengarnya karena tangisannya, maka suruhlah Umar untuk mengimami manusia.” lalu Hafshah pun melaksanakannya, namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya kalian seperti sahabat Yusuf, suruhlah Abu Bakar untuk mengimami manusia.” lalu Hafshah berkata kepada Aisyah “Sungguh aku tidak mendapatkan kebaikan sedikitpun darimu.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abdullah bin Mas’ud, Abu Musa, Ibnu Abbas, Salim bin ‘Ubaidillah dan Abdullah bin Zam’ah.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3606

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ بَشِيرٍ عَنْ عِيسَى بْنِ مَيْمُونٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنْبَغِي لِقَوْمٍ فِيهِمْ أَبُو بَكْرٍ أَنْ يَؤُمَّهُمْ غَيْرُهُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Nahsr bin Abdurrahman Al Kuffi] telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Basyir] dari [Isa bin Maimun Al Anshari] dari [Al Qasim bin Muhammad] dari [Aisyah radliallahu ‘anha] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak layak bagi suatu kaum yang terdapat di di tengah mereka Abu Bakar untuk menjadikan Imam selainnya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3607

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مُوسَى الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا مَعْنٌ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَنْفَقَ زَوْجَيْنِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ نُودِيَ فِي الْجَنَّةِ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا خَيْرٌ فَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّلَاةِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الصَّلَاةِ وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجِهَادِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الْجِهَادِ وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّدَقَةِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الصَّدَقَةِ وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصِّيَامِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الرَّيَّانِ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي مَا عَلَى مَنْ دُعِيَ مِنْ هَذِهِ الْأَبْوَابِ مِنْ ضَرُورَةٍ فَهَلْ يُدْعَى أَحَدٌ مِنْ تِلْكَ الْأَبْوَابِ كُلِّهَا قَالَ نَعَمْ وَأَرْجُو أَنْ تَكُونَ مِنْهُمْقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Musa Al Anshari] telah menceritakan kepada kami [Ma’n] telah menceritakan kepada kami [Malik bin Anas] dari [Az Zuhri] dari [Humaid bin Abdurrahman] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Barang siapa yang menginfakkan satu pasang di jalan Allah, ia akan diseru di Surga wahai hamba Allah, ini lebih baik. Barang siapa yang merupakan ahli shalat, ia diseru dari pintu shalat, dan barang siapa yang merupakan ahli jihad maka ia diseru dari pintu jihad, dan barang siapa yang merupakan ahli shadaqah maka ia diseru dari pintu shadaqah, dan barang siapa yang merupakan ahli puasa ia akan diseru dari pintu Ar Rayyan.” Kemudian Abu Bakar berkata “Demi ayah dan ibuku yang aku menebus keduanya untukmu, tidak ada ruginya orang yang diseru dari seluruh pintu-pintu tersebut. Apakah ada seseorang yang diseru dari seluruh pintu-pintu tersebut? Beliau menjawab: “Ya, dan saya berharap kamu termasuk diantara mereka.” (Ket Sepasang Dua bilangan dari benda yang jenisnya sama. Misal dua dinar, dua pakaian dll). Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3608

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْبَزَّازُ الْبَغْدَادِيُّ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ دُكَيْنٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِيهِ قَال سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَتَصَدَّقَ فَوَافَقَ ذَلِكَ عِنْدِي مَالًا فَقُلْتُ الْيَوْمَ أَسْبِقُ أَبَا بَكْرٍ إِنْ سَبَقْتُهُ يَوْمًا قَالَ فَجِئْتُ بِنِصْفِ مَالِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَبْقَيْتَ لِأَهْلِكَ قُلْتُ مِثْلَهُ وَأَتَى أَبُو بَكْرٍ بِكُلِّ مَا عِنْدَهُ فَقَالَ يَا أَبَا بَكْرٍ مَا أَبْقَيْتَ لِأَهْلِكَ قَالَ أَبْقَيْتُ لَهُمْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قُلْتُ وَاللَّهِ لَا أَسْبِقُهُ إِلَى شَيْءٍ أَبَدًاقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Abdullah Al Bazzaz Al baghdadi] telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Dukain] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sa’d] dari [Zaid bin Aslam] dari [ayahnya] dia berkata saya mendengar [Umar bin Khattab] berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kepada kami untuk bersedekah, bertepatan dengan itu, aku mempunyai harta, aku berkata (dalam hati) “pada hari ini, aku lebih unggul dari pada Abu Bakar, jika aku lebih dulu, Umar berkata lalu aku datang dengan setengah dari hartaku.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apa yang kamu sisakan buat keluargamu?”, jawabku “Sepertinya itu.” Lalu Abu Bakar datang dengan membawa seluruh yang ia punyai. beliau bertanya: “Apa yang kamu sisakan buat keluargamu?” Dia menjawab “Aku sisakan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya.” Maka aku berkata “Demi Allah. aku tidak pernah bisa mengunggulinya terhadap sesuatupun selamanya.” Perawi (Abu Isa) berkata “Hadits ini derajatnya adalah hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3609

حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ أَخْبَرَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَتْهُ امْرَأَةٌ فَكَلَّمَتْهُ فِي شَيْءٍ وَأَمَرَهَا بِأَمْرٍ فَقَالَتْ أَرَأَيْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ لَمْ أَجِدْكَ قَالَ فَإِنْ لَمْ تَجِدِينِي فَائْتِي أَبَا بَكْرٍقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [‘Abd bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Ya’qub bin Ibrahim bin Sa’d] dia berkata telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [ayahnya] dia berkata telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Jubair bin Muth’im] dari [ayahnya yaitu Jubair bin Muth’im] dia telah mengabarkan bahwa seorang wanita datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sambil mengatakan sesuatu kepadanya, lantas beliau memerintahkan dengan suatu perintah, wanita itu lalu bertanya “Wahai Rasulullah, (bagaimana) jika kelak aku tidak bertemu dengan anda lagi?” beliau bersabda: “Jika kelak kamu tidak bertemu denganku lagi, maka datanglah kepada Abu Bakar.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya shahih gharib melalui jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3610

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَال سَمِعْتُ أَبَا سَلَمَةَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَمَا رَجُلٌ رَاكِبٌ بَقَرَةً إِذْ قَالَتْ لَمْ أُخْلَقْ لِهَذَا إِنَّمَا خُلِقْتُ لِلْحَرْثِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آمَنْتُ بِذَلِكَ أَنَا وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ قَالَ أَبُو سَلَمَةَ وَمَا هُمَا فِي الْقَوْمِ يَوْمَئِذٍحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Daud] dia berkata telah memberitakan kepada kami [Syu’bah] dari [Sa’d bin Ibrahim] dia berkata saya mendengar [Abu Salamah bin Abdurrahman] bercerita dari [Abu Hurairah] berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ketika seorang laki-laki mengendarai sapi, tiba-tiba sapi tersebut berkata kepadanya ‘Sesungguhnya aku diciptakan bukan untuk ini, akan tetapi aku diciptakan untuk bertani (membajak), ” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maka aku beriman dengannnya, juga Abu Bakar dan Umar.” Abu Salamah berkata “Padahal saat itu keduanya tidak (kumpul) bersama orang-orang.” Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dengan isnad ini seperti hadits di atas, Abu Isa berkata ‘Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3611

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُخْتَارِ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِسَدِّ الْأَبْوَابِ إِلَّا بَابَ أَبِي بَكْرٍهَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي سَعِيدٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Muhtar] dari [Ishaq bin Rasyid] dari [Az Zuhri] dari [‘Urwah] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan menutup pintu-pintu selain pintu Abu Bakar.” Hadits ini derajatnya gharib melalui jalur ini, dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abu Sa’id.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3612

حَدَّثَنَا الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا مَعْنٌ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عَمِّهِ إِسْحَقَ بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ أَبَا بَكْرٍ دَخَلَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَنْتَ عَتِيقُ اللَّهِ مِنْ النَّارِ فَيَوْمَئِذٍ سُمِّيَ عَتِيقًاهَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَرَوَى بَعْضُهُمْ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ مَعْنٍ وَقَالَ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عَائِشَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Al Anshari] telah menceritakan kepada kami [Ma’n] telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Yahya bin Abu Thalhah] dari [pamannya yaitu Ishaq bin Thalhah] dari [Aisyah] bahwa Abu Bakar menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau bersabda: “Kamu adalah orang yang di bebaskan Allah dari api neraka.” Maka sejak saat itu dia di juluki ‘Atiq.” (Abu Isa berkata) Hadits ini adalah hadits gharib, [sebagian mereka] meriwayatkan hadits ini dari [Ma’n], dan ia berkata “Dari dari [Musa bin Thalhah] dari [Aisyah].”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3613

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ حَدَّثَنَا تَلِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي الْجَحَّافِ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلَّا لَهُ وَزِيرَانِ مِنْ أَهْلِ السَّمَاءِ وَوَزِيرَانِ مِنْ أَهْلِ الْأَرْضِ فَأَمَّا وَزِيرَايَ مِنْ أَهْلِ السَّمَاءِ فَجِبْرِيلُ وَمِيكَائِيلُ وَأَمَّا وَزِيرَايَ مِنْ أَهْلِ الْأَرْضِ فَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَأَبُو الْجَحَّافِ اسْمُهُ دَاوُدُ بْنُ أَبِي عَوْفٍ وَيُرْوَى عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ حَدَّثَنَا أَبُو الْجَحَّافِ وَكَانَ مَرْضِيًّا وَتَلِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ يُكْنَى أَبَا إِدْرِيسَ وَهُوَ شِيعِيٌّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa’id Al Asyaj] telah menceritakan kepada kami [Talid bin Sulaiman] dari [Abu Al Jahhaf] dari [‘Athiyah] dari [Abu Sa’id Al khudri] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang Nabi melainkan ia memiliki dua orang wazir (orang kepercayaan) dari penduduk langit dan penduduk bumi, sedangkan dua wazirku dari penduduk langit adalah Jibril dan Mika`il, sedangkan dua wazirku dari penduduk bumi adalah Abu Bakar dan Umar.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, Abu Jahhaf nama aslinya adalah Daud bin Abu ‘Auf, dan diriwayatkan pula dari Sufyan Ats Tsauri telah menceritakan kepada kami Al Jahhaf dan dia seorang yang tsiqah, adapun Talid bin Sulaiman di juluki dengan Abu Idris, ia adalah seorang syi’ah.”