Budi Pekerti Yang Terpuji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3624

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ صَبَّاحٍ الْبَزَّارُ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ حُبَابٍ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ رُومَانَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسًا فَسَمِعْنَا لَغَطًا وَصَوْتَ صِبْيَانٍ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا حَبَشِيَّةٌ تَزْفِنُ وَالصِّبْيَانُ حَوْلَهَا فَقَالَ يَا عَائِشَةُ تَعَالَيْ فَانْظُرِي فَجِئْتُ فَوَضَعْتُ لَحْيَيَّ عَلَى مَنْكِبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلْتُ أَنْظُرُ إِلَيْهَا مَا بَيْنَ الْمَنْكِبِ إِلَى رَأْسِهِ فَقَالَ لِي أَمَا شَبِعْتِ أَمَا شَبِعْتِ قَالَتْ فَجَعَلْتُ أَقُولُ لَا لِأَنْظُرَ مَنْزِلَتِي عِنْدَهُ إِذْ طَلَعَ عُمَرُ قَالَتْ فَارْفَضَّ النَّاسُ عَنْهَا قَالَتْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَنْظُرُ إِلَى شَيَاطِينِ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ قَدْ فَرُّوا مِنْ عُمَرَ قَالَتْ فَرَجَعْتُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Shabbah Al Bazzaz] telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Hubbab] dari [Kharijah bin Abdullah bin Sulaiman bin Zaid bin Tsabit] telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Ruman] dari [‘Urwah] dari [Aisyah] dia berkata “(Suatu ketika) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam duduk-duduk, maka kami mendengar suara hiruk pikuk dan suara anak-anak kecil, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri, ternyata seorang budak wanita habasyah sedang menari dan bermain, sedangkan di sekitarnya ada beberapa anak-anak kecil, maka beliau bersabda: “Kemarilah wahai Aisyah dan lihatlah.” Akupun datang, sambil menaruh janggutku di atas pundak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam aku melihat pertunjukan itu -yaitu antara pundak sampai kepala beliau-, maka beliau bersabda kepadaku: “Apakah kamu sudah puas, apakah kamu sudah puas?” jawabku “Belum.” karena aku masih ingin berada di dekat beliau, tiba-tiba Umar muncul, Aisyah berkata “Maka orang-orang (yang ada di situ) sama berlarian.” Aisyah berkata maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku telah melihat syetan dari jenis jin dan manusia telah lari dari Umar.” Aisyah berkata “Lalu aku pun kembali.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya adalah hasan shahih gharib melalui jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3625

حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ الصَّائِغُ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ عُمَرَ الْعُمَرِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَوَّلُ مَنْ تَنْشَقُّ عَنْهُ الْأَرْضُ ثُمَّ أَبُو بَكْرٍ ثُمَّ عُمَرُ ثُمَّ آتِي أَهْلَ الْبَقِيعِ فَيُحْشَرُونَ مَعِي ثُمَّ أَنْتَظِرُ أَهْلَ مَكَّةَ حَتَّى أُحْشَرَ بَيْنَ الْحَرَمَيْنِقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَعَاصِمُ بْنُ عُمَرَ لَيْسَ بِالْحَافِظِ عِنْدَ أَهْلِ الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Salamah bin Syabib] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Nafi’ Ash Sha`igh] telah menceritakan kepada kami [‘Ashim bin Umar Al ‘Umari] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku adalah orang yang pertama kali di bangkitkan dari permukaan bumi, kemudian Abu Bakar kemudian Umar, kemudian aku datang kepada penghuni Baqi’, hingga akhirnya mereka di kumpulkan bersamaku, lalu aku menunggu penduduk Makkah sehingga mereka di kumpulkan di antara Haramain.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, menurut ahli hadits, ‘Ashim bin Umar bukanlah orang yang hafidz.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3626

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ كَانَ يَكُونُ فِي الْأُمَمِ مُحَدَّثُونَ فَإِنْ يَكُ فِي أُمَّتِي أَحَدٌ فَعُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ قَالَ حَدَّثَنِي بَعْضُ أَصْحَابِ سُفْيَانَ قَالَ قَالَ سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ مُحَدَّثُونَ يَعْنِي مُفَهَّمُونَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu ‘Ajlan] dari [Sa’d bin Ibrahim] dari [Abu Salamah] dari [Aisyah] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Telah ada pada umat-umat terdahulu orang-orang yang terilhami dengan wahyu, maka jika itu dari salah seorang umatku, dia adalah Umar.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits shahih.” ia (Abu Isa) berkata telah menceritakan kepadaku Sebagian sahabat Sufyan dia berkata Sufyan bin ‘Uyainah berkata “Al Muhaddatsun artinya adalah Al Mufahhamun (orang-orang yang di beri ilham).”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3627

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْقُدُّوسِ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ عَبِيدَةَ السَّلْمَانِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَطَّلِعُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَاطَّلَعَ أَبُو بَكْرٍ ثُمَّ قَالَ يَطَّلِعُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَاطَّلَعَ عُمَرُوَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي مُوسَى وَجَابِرٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ مَسْعُودٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdul Quddus] telah menceritakan kepada kami [Al A’masy] dari [‘Amru bin Murrah] dari [Abdullah bin Salamah] dari [‘Abidah As Salmani] dari [Abdullah bin Mas’ud] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Akan datang kepada kalian seseorang dari penghuni surga.” Ternyata yang muncul adalah Abu Bakar, kemudian beliau bersabda: “Akan datang kepada kalian seseorang dari penghuni surga.” Ternyata yang muncul adalah Umar.” Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abu Musa dan Jabir, Abu Isa mengatakan “Hadits ini derajatnya gharib melalui hadits Ibnu Mas’ud.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3628

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ يَرْعَى غَنَمًا لَهُ إِذْ جَاءَ ذِئْبٌ فَأَخَذَ شَاةً فَجَاءَ صَاحِبُهَا فَانْتَزَعَهَا مِنْهُ فَقَالَ الذِّئْبُ كَيْفَ تَصْنَعُ بِهَا يَوْمَ السَّبُعِ يَوْمَ لَا رَاعِيَ لَهَا غَيْرِي قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَآمَنْتُ بِذَلِكَ أَنَا وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُقَالَ أَبُو سَلَمَةَ وَمَا هُمَا فِي الْقَوْمِ يَوْمَئِذٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ نَحْوَهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Daud Ath Thayalisi] dari [Syu’bah] dari [Sa’d bin Ibrahim] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Ketika seorang laki-laki sedang menggembalakan kambing miliknya, tiba-tiba seekor serigala datang dan menerkam seekor kambing, lantas pemiliknya datang dan menyelamatkannya dari serigala tersebut, maka serigala itu angkat bicara “Siapa yang akan menjaganya pada hari yang tidak ada penjaga selain aku? ‘” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maka saya beriman dengannya, juga Abu Bakar dan Umar.” [Abu Salamah] berkata “Padahal pada waktu itu keduanya tidak bersama Nabi.” Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Sa’d bin Ibrahim] seperti hadits di atas, Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3629

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ عَلَى حِرَاءَ هُوَ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعَلِيٌّ وَعُثْمَانُ وَطَلْحَةُ وَالزُّبَيْرُ فَتَحَرَّكَتْ الصَّخْرَةُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اهْدَأْ إِنَّمَا عَلَيْكَ نَبِيٌّ أَوْ صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌوَفِي الْبَاب عَنْ عُثْمَانَ وَسَعِيدِ بْنِ زَيْدٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَسَهْلِ بْنِ سَعْدٍ وَأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ وَبُرَيْدَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa’id] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad] dari [Suhail bin Abu Shalih] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah radliallahu ‘anhu] bahwa ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada di gua Hira` bersama Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Thalhah dan Zubair, tiba-tiba batu besar (yang mereka injak) bergetar, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tenanglah, karena yang bersamamu adalah seorang Nabi, atau Ash Shiddiq, atau Syahid.” Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Utsman, Sa’id bin Zaid, Ibnu Abbas, Sahl bin Sa’d, Anas bin Malik dan Buraidah. Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3630

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ حَدَّثَهُمْأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَعِدَ أُحُدًا وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ فَرَجَفَ بِهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اثْبُتْ أُحُدُ فَإِنَّمَا عَلَيْكَ نَبِيٌّ وَصِدِّيقٌ وَشَهِيدَانِقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa’id] dari [Sa’id bin Abu ‘Arubah] dari [Qatadah] dari [Anas] bahwa dia telah menceritakan kepada mereka, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendaki gunung Uhud bersama Abu Bakar, Umar dan Utsman, tiba-tiba gunung itu bergetar, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tenanglah wahai Uhud, karena yang bersamamu adalah seorang Nabi dan Shiddiq serta dua Syahid.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3631

حَدَّثَنَا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْيَمَانِ عَنْ شَيْخٍ مِنْ بَنِي زُهْرَةَ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي ذُبَابٍ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِكُلِّ نَبِيٍّ رَفِيقٌ وَرَفِيقِي يَعْنِي فِي الْجَنَّةِ عُثْمَانُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَيْسَ إِسْنَادُهُ بِالْقَوِيِّ وَهُوَ مُنْقَطِعٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abu Hisyam Ar Rifa’i] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Al Yaman] dari [seorang syaikh dari Bani Zuhrah] dari [Al Harits bin Abdurrahman bin Abu Dzubab] dari [Thalhah bin ‘Ubaidillah] dia berkata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Setiap Nabi memiliki seorang teman dekat, sedangkan teman dekatku di surga adalah ‘Utsman.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits gharib, sanadnya tidak kuat karena terputus.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3632

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ الرَّقِّيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو عَنْ زَيْدٍ هُوَ ابْنُ أَبِي أُنَيْسَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ قَالَلَمَّا حُصِرَ عُثْمَانُ أَشْرَفَ عَلَيْهِمْ فَوْقَ دَارِهِ ثُمَّ قَالَ أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ هَلْ تَعْلَمُونَ أَنَّ حِرَاءَ حِينَ انْتَفَضَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اثْبُتْ حِرَاءُ فَلَيْسَ عَلَيْكَ إِلَّا نَبِيٌّ أَوْ صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌ قَالُوا نَعَمْ قَالَ أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ هَلْ تَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي جَيْشِ الْعُسْرَةِ مَنْ يُنْفِقُ نَفَقَةً مُتَقَبَّلَةً وَالنَّاسُ مُجْهَدُونَ مُعْسِرُونَ فَجَهَّزْتُ ذَلِكَ الْجَيْشَ قَالُوا نَعَمْ ثُمَّ قَالَ أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ هَلْ تَعْلَمُونَ أَنَّ بِئْرَ رُومَةَ لَمْ يَكُنْ يَشْرَبُ مِنْهَا أَحَدٌ إِلَّا بِثَمَنٍ فَابْتَعْتُهَا فَجَعَلْتُهَا لِلْغَنِيِّ وَالْفَقِيرِ وَابْنِ السَّبِيلِ قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ وَأَشْيَاءَ عَدَّدَهَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عُثْمَانَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Ja’far Ar raqqi] telah menceritakan kepada kami [‘Ubaidullah bin ‘Amru] dari [Zaid yaitu Ibnu Abu Unaisah] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dia berkata Ketika [Utsman] terkepung, maka ia menampakkan diri di hadapan mereka sambil berseru “Aku mengingatkan kalian dengan nama Allah, bukankah kalian mengetahui peristiwa ketika goa Hira` berguncang, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tenanglah wahai Hira` sesungguhnya tidak ada yang berada di atasmu kecuali seorang nabi atau shiddiq atau dua orang syahid.” Mereka menjawab “Ya.” Kemudian utsman berkata lagi “aku mengingatkan kalian dengan nama Allah, bukankah kalian juga mengetahui sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap pasukan Al ‘Usrah (pasukan perang Tabuk): “siapa yang ingin berinfaq untuk (perang) besok?” sedangkan (waktu) itu orang-orang baru ditimpa kesusahan dan sesengsaraan, maka aku mempersiapkan perbekalan untuk pasukan tersebut?” mereka menjawab “Ya.” Kemudian Utsman bertanya lagi “aku mengingatkan kalian dengan nama Allah, bukankah kalian mengetahui sumur Ruumah (nama sumur yang airnya banyak) yang tidak ada seorang pun dapat minum darinya kecuali dengan membelinya dengan harga yang mahal, kemudian aku membelinya, lalu aku berikan baik kepada orang yang kaya dan faqir serta Ibnu Sabil? Mereka menjawab “Demi Allah, ya.” Dan beberapa (kemuliaan) yang ia hitung (sebutkan).” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya hasan shahih gharib melalui jalur ini, yaitu dari hadits Abu Abdurrahman As Sulami dari Utsman.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3633

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا السَّكَنُ بْنُ الْمُغِيرَةِ وَيُكْنَى أَبَا مُحَمَّدٍ مَوْلًى لِآلِ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ أَبِي هِشَامٍ عَنْ فَرْقَدٍ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ خَبَّابٍ قَالَشَهِدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَحُثُّ عَلَى جَيْشِ الْعُسْرَةِ فَقَامَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَيَّ مِائَةُ بَعِيرٍ بِأَحْلَاسِهَا وَأَقْتَابِهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ حَضَّ عَلَى الْجَيْشِ فَقَامَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَيَّ مِائَتَا بَعِيرٍ بِأَحْلَاسِهَا وَأَقْتَابِهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ حَضَّ عَلَى الْجَيْشِ فَقَامَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَيَّ ثَلَاثُ مِائَةِ بَعِيرٍ بِأَحْلَاسِهَا وَأَقْتَابِهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأَنَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْزِلُ عَنْ الْمِنْبَرِ وَهُوَ يَقُولُ مَا عَلَى عُثْمَانَ مَا عَمِلَ بَعْدَ هَذِهِ مَا عَلَى عُثْمَانَ مَا عَمِلَ بَعْدَ هَذِهِقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ السَّكَنِ بْنِ الْمُغِيرَةِ وَفِي الْبَاب عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abu Daud] telah menceritakan kepada kami [As Sakan bin Mughirah yang di juluki dengan Abu Muhammad] bekas budak (yang telah dimerdekakan oleh) keluarga Utsman, telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Abu Hisyam] dari [Farqad Abu Thalhah] dari [Abdurrahman bin Khabbab] dia berkata Aku meihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau memberi saran terhadap pasukan ‘Usrah (pasukan Tabuk). Lalu ‘Utsman bin ‘Affan berdiri sambil berkata “Wahai Rasulullah, aku akan memberikan seratus unta lengkap dengan muatan dan pelananya untuk (bejuang) di jalan Allah.” Kemudian beliau memberi saran terhadap pasukan tersebut, maka Utsman bin ‘Affan berdiri sambil berkata “Wahai Rasulullah, saya tambah dua ratus lagi lengkap dengan muatan dan pelananya untuk (berjuang) di jalan Allah.” Kemudian beliau memberi saran terhadap tentara, maka Utsman bin ‘Affan berdiri sambil berkata “Wahai Rasulullah, aku akan menambah tiga ratus unta lagi lengkap dengan muatan dan pelananya untuk (berjuang) di.jalan Allah.” Maka aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam turun dari mimbar sambil bersabda: “Maka tidak ada lagi yang dapat membahayakan utsman setelah kebaikannya ini, tidak ada lagi yang dapat membahayakan Utsman setelah kebaikannya ini (dosa dan kesalahannya terampuni baik yang lalu dan akan datang -pent).” Abu Isa mengatakan “Hadits ini derajatnya gharib melalui jalur ini, kami tidak mengetahui kecuali dari hadits As Sakan bin Al Mughirah, dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abdurrahman bin Samurah.”