Budi Pekerti Yang Terpuji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3578

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ الْعَوَّامِ أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَكَانَ فِي سَاقَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُمُوشَةٌ وَكَانَ لَا يَضْحَكُ إِلَّا تَبَسُّمًا وَكُنْتُ إِذَا نَظَرْتُ إِلَيْهِ قُلْتُ أَكْحَلُ الْعَيْنَيْنِ وَلَيْسَ بِأَكْحَلَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani’] telah menceritakan kepada kami [‘Abbad bin Al ‘Awwam] telah mengabarkan kepada kami [Al Hajjaj] dari [Simak bin harb] dari [Jabir bin Samurah] dia berkata Kedua betis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam halus, dan tidaklah beliau tertawa kecuali hanya tersenyum, apabila aku melihat beliau, maka aku akan mengatakan “Seakan-akan beliau memakai celak pada kedua matanya, walaupun beliau tidak mengenakan celak.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya hasan gharib shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3579

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا أَبُو قَطَنٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَلِيعَ الْفَمِ أَشْكَلَ الْعَيْنَيْنِ مَنْهُوشَ الْعَقِبِقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani’] telah menceritakan kepada kami [Abu Qathan] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Simak bin Harb] dari [Jabir bin Samurah] dia berkata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok yang bibirnya tebal, kedua matanya berbentuk dan tumitnya halus.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3580

حَدَّثَنَا أَبُو مُوسَى مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَلِيعَ الْفَمِ أَشْكَلَ الْعَيْنَيْنِ مَنْهُوشَ الْعَقِبِقَالَ شُعْبَةُ قُلْتُ لِسِمَاكٍ مَا ضَلِيعُ الْفَمِ قَالَ وَاسِعُ الْفَمِ قُلْتُ مَا أَشْكَلُ الْعَيْنَيْنِ قَالَ طَوِيلُ شَقِّ الْعَيْنِ قَالَ قُلْتُ مَا مَنْهُوشُ الْعَقِبِ قَالَ قَلِيلُ اللَّحْمِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abu Musa Muhammad bin Al Mutsanna] dia berkata telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Simak bin Harb] dari [Jabir bin Samurah] dia berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok yang bibirnya tebal, kedua matanya berbentuk dan tumitnya halus tak bertulang.” Syu’bah berkata tanyaku kepada Simak “Apa maksud dari bibirnya tebal? Jawabnya “Bibirnya agak lebar.” Tanyaku “Apa maksud dari kedua matanya berbentuk?” jawabnya “Kedua alis matanya agak panjang.” Syu’bah berkata aku bertanya “Apa maksud dari tumitnya halus.” Jawabnya “Yaitu tulangnya sedikit.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3581

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي يُونُسَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَمَا رَأَيْتُ شَيْئًا أَحْسَنَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأَنَّ الشَّمْسَ تَجْرِي فِي وَجْهِهِ وَمَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَسْرَعَ فِي مِشْيَتِهِ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأَنَّمَا الْأَرْضُ تُطْوَى لَهُ إِنَّا لَنُجْهِدُ أَنْفُسَنَا وَإِنَّهُ لَغَيْرُ مُكْتَرِثٍقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi’ah] dari [Abu Yunus] dari [Abu Hurairah] dia berkata Aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih bagus daripada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, seakan-akan matahari berjalan di wajahnya, dan tidaklah aku melihat seseorang ketika berjalan lebih cepat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, seakan-akan bumi dikisutkan baginya. Kami melakukannya dengan susah payah, namun bagi beliau dianggapnya enteng.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya gharib.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3582

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عُرِضَ عَلَيَّ الْأَنْبِيَاءُ فَإِذَا مُوسَى ضَرْبٌ مِنْ الرِّجَالِ كَأَنَّهُ مِنْ رِجَالِ شَنُوءَةَ وَرَأَيْتُ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ فَإِذَا أَقْرَبُ النَّاسِ مَنْ رَأَيْتُ بِهِ شَبَهًا عُرْوَةُ بْنُ مَسْعُودٍ وَرَأَيْتُ إِبْرَاهِيمَ فَإِذَا أَقْرَبُ مَنْ رَأَيْتُ بِهِ شَبَهًا صَاحِبُكُمْ يَعْنِي نَفْسَهُ وَرَأَيْتُ جِبْرَائِيلُ فَإِذَا أَقْرَبُ مَنْ رَأَيْتُ بِهِ شَبَهًا دِحْيَةُ هُوَ ابْنُ خَلِيفَةَ الْكَلْبِيُّقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Telah ditampakkan kepadaku para Nabi, maka (aku melihat) Musa seperti seorang laki-laki yang kekar dari daerah Syanu`ah (Yaman), aku melihat Isa bin Maryam, maka orang yang saya ketahui sangat mirip dengannya adalah ‘Urwah bin Mas’ud, aku juga melihat Ibrahim, orang yang saya ketahui sangat mirip dengannya adalah sahabat kalian ini, yaitu diri beliau, aku juga melihat Jibril, orang yang saya lihat mirip dengannya adalah Dihyah yaitu Ibnu Khalifah Al Kalbi.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3583

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ قَالَا أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ قَالَ حَدَّثَنِي عَمَّارٌ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ قَال سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُتُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ ابْنُ خَمْسٍ وَسِتِّينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani’] dan [Ya’qub bin Ibrahim Ad dauraqi] keduanya berkata telah mengabarkan kepada kami [Isma’il bin ‘Ulayyah] dari [Khalid Al Khaddza`] dia berkata telah menceritakan kepadaku [‘Ammar] bekas budak (yang telah dimerdekakan oleh) Bani Hasyim dia berkata saya mendengar [Ibnu Abbas] berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meninggal dunia pada usia enam puluh lima tahun.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3584

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ حَدَّثَنَا عَمَّارٌ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عَبَّاسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُوُفِّيَ وَهُوَ ابْنُ خَمْسٍ وَسِتِّينَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنُ الْإِسْنَادِ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Nahsr bin Ali Al Jahdhami] telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Al Mufadhdhal] telah menceritakan kepada kami [Khalid Al Khaddza`] telah menceritakan kepada kami [‘Ammar bekas budak (yang telah dimeredekakan oleh) Bani Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abbas] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam meninggal dunia ketika berusia enam puluh lima tahun.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan dengan isnad yang shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3585

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَمَكَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَكَّةَ ثَلَاثَ عَشْرَةَ سَنَةً يَعْنِي يُوحَى إِلَيْهِ وَتُوُفِّيَ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ سَنَةًوَفِي الْبَاب عَنْ عَائِشَةَ وَأَنَسٍ وَدَغْفَلِ بْنِ حَنْظَلَةَ وَلَا يَصِحُّ لِدَغْفَلٍ سَمَاعٌ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا رُؤْيَةٌ قَالَ أَبُو عِيسَى وَحَدِيثُ ابْنِ عَبَّاسٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ حَدِيثِ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani’] telah menceritakan kepada kami [Rauh bin ‘Ubadah] telah menceritakan kepada kami [Zakariya bin Ishaq] telah menceritakan kepada kami [‘Amru bin Dinar] dari [Ibnu Abbas] dia berkata “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tinggal di Makkah selama tiga belas tahun yaitu ketika beliau di beri wahyu, dan beliau meninggal ketika berusia enam puluh tiga tahun.” Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Aisyah, Anas dan Daghfal bin Hanzhalah, sedangkan Daghfal tidak benar jika ia mendengar langsung dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan tidak pula pernah melihat beliau. Abu Isa berkata “Hadits Ibnu Abbas adalah hadits hasan gharib dari hadits ‘Amru bin Dinar.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3586

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ جَرِيرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ أَنَّهُ قَالَسَمِعْتُهُ يَخْطُبُ يَقُولُ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَأَنَا ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Abu Ishaq] dari [‘Amir bin Sa’d] dari [Jarir bin Abdullah] dari [Mu’awiyah bin Abu Sufyan] bahwa dia berkata saya mendengar dia berkhutbah, katanya “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam wafat ketika berusia enam puluh tiga tahun, sedangkan Abu Bakar, Umar dan saya berusia enam puluh tiga tahun.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3587

حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ الْعَنْبَرِيُّ وَالْحُسَيْنُ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أُخْبِرْتُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ وَقَالَ الْحُسَيْنُ بْنُ مَهْدِيٍّ فِي حَدِيثِهِ ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَاتَ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رَوَاهُ ابْنُ أَخِي الزُّهْرِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ مِثْلَ هَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Al ‘Abbas Al ‘Anbari] dan [Al Husain? bin Mahdi] keduanya berkata telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] dari [Ibnu Juraij] dia berkata [saya diberi kabar] dari [Ibnu Syihab Az Zuhri] dari [‘Urwah] dari [Aisyah]. [Husain bin Mahdi] mengatakan dalam haditsnya [Ibnu Juraij] dari [Az Zuhri] dari [‘Urwah] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam wafat, sedangkan beliau berusia enam puluh tiga tahun.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya hasan shahih, dan telah di riwayatkan pula oleh [sepupunya Az Zuhri] dari [Az Zuhri] dari [‘Urwah] dari [Aisyah] seperti hadits ini.”