Budi Pekerti Yang Terpuji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3714

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَإِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَا أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ مَيْسَرَةَ بْنِ حَبِيبٍ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَسَأَلَتْنِي أُمِّي مَتَى عَهْدُكَ تَعْنِي بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ مَا لِي بِهِ عَهْدٌ مُنْذُ كَذَا وَكَذَا فَنَالَتْ مِنِّي فَقُلْتُ لَهَا دَعِينِي آتِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأُصَلِّيَ مَعَهُ الْمَغْرِبَ وَأَسْأَلُهُ أَنْ يَسْتَغْفِرَ لِي وَلَكِ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّيْتُ مَعَهُ الْمَغْرِبَ فَصَلَّى حَتَّى صَلَّى الْعِشَاءَ ثُمَّ انْفَتَلَ فَتَبِعْتُهُ فَسَمِعَ صَوْتِي فَقَالَ مَنْ هَذَا حُذَيْفَةُ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ مَا حَاجَتُكَ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ وَلِأُمِّكَ قَالَ إِنَّ هَذَا مَلَكٌ لَمْ يَنْزِلْ الْأَرْضَ قَطُّ قَبْلَ هَذِهِ اللَّيْلَةِ اسْتَأْذَنَ رَبَّهُ أَنْ يُسَلِّمَ عَلَيَّ وَيُبَشِّرَنِي بِأَنَّ فَاطِمَةَ سَيِّدَةُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَأَنَّ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ سَيِّدَا شَبَابِ أَهْلِ الْجَنَّةِقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ إِسْرَائِيلَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] dan [Ishaq bin Manshur] keduanya berkata telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] dari [Isra`il] dari [Maisarah bin Habib] dari [Al Minhal bin ‘amru] dari [Zirr bin Hubaisy] dari [Hudzaifah] dia berkata Ibuku bertanya kepadaku “Sejak kapan kamu mengenal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam?” maka aku menjawab “Aku kenal beliau sejak ini dan ini.” lantas ibuku mencemoohku, lantas aku berkata kepadanya “Kalau begitu, biarkanlah aku menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk shalat maghrib bersama beliau lalu aku meminta beliau agar memohonkan ampunan untukku dan untukmu. Hudzaifah bin Al Yaman berkata Kemudian aku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, dan shalat maghrib bersama beliau. kemudian shalat ‘isya` setelah itu beliau beranjak pergi, dan aku mengikutinya, ternyata beliau mendengar suaraku, beliau bersabda: “Siapakah ini? Hudzaifah!” aku menjawab “Ya.” beliau bersabda: “Apa keperluanmu, semoga Allah mengampunimu dan mengampuni ibumu?” beliau melanjutkan: “Sesungguhnya ini adalah malaikat yang belum pernah turun ke bumi sebelum malam ini, ia meminta izin kepada Rabbnya untuk mengucapkan salam padaku dan menyampaikan khabar gembira bahwa Fathimah adalah penghulu wanita surga sedangkan Al Hasan dan Al Husain adalah penghulu pemuda surga.” Perawi (Abu Isa) berkata “Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Isra`il.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3715

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو أَسَامَةَ عَنْ فُضَيْلِ بْنِ مَرْزُوقٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ الْبَرَاءِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْصَرَ حَسَنًا وَحُسَيْنًا فَقَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أُحِبُّهُمَا فَأَحِبَّهُمَاقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Asamah] dari [Fudhail bin Marzuq] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Barra`] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memandang Hasan dan Husain seraya bersabda: “Ya Allah, sesungguhnya aku mencintai keduanya, oleh karena itu cintailah keduanya.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits shahih.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3716

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ قَال سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولُرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاضِعًا الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ عَلَى عَاتِقِهِ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أُحِبُّهُ فَأَحِبَّهُقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَهُوَ أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ الْفُضَيْلِ بْنِ مَرْزُوقٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [‘Adi bin Tsabit] dia berkata saya mendengar [Al Barra` bin ‘Azib] berkata saya melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam meletakkan Hasan bin Ali di atas pundaknya sambil bersabda: “Ya Allah, sesungguhnya aku mencintainya, maka cintailah ia.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan ia lebih shahih dari pada hadits Fudhail bin Marzuq.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3717

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ حَدَّثَنَا زَمْعَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ وَهْرَامٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَامِلَ الْحُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ عَلَى عَاتِقِهِ فَقَالَ رَجُلٌ نِعْمَ الْمَرْكَبُ رَكِبْتَ يَا غُلَامُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنِعْمَ الرَّاكِبُ هُوَقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَزَمْعَةُ بْنُ صَالِحٍ قَدْ ضَعَّفَهُ بَعْضُ أَهْلِ الْحَدِيثِ مِنْ قِبَلِ حِفْظِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abu ‘Amir Al ‘Aqadi] telah menceritakan kepada kami [Zam’ah bin Shalih] dari [Salamah bin Wahram] dari [‘Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memabawa Husain bin Ali di atas pundaknya, maka seorang laki-laki berkata “Alangkah baiknya kendaraan yang kamu kendarai wahai anak kecil (Husain bin Ali).” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Alangkah baiknya orang yang menaikinya.” Perawi berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya melainkan dari jalur ini, dan Zam’ah bin Shalih telah di dha’ifkan oleh sebagian ahli hadits karena sisi hafalannya.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3718

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحَسَنِ هُوَ الْأَنْمَاطِيُّ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّتِهِ يَوْمَ عَرَفَةَ وَهُوَ عَلَى نَاقَتِهِ الْقَصْوَاءِ يَخْطُبُ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي قَدْ تَرَكْتُ فِيكُمْ مَا إِنْ أَخَذْتُمْ بِهِ لَنْ تَضِلُّوا كِتَابَ اللَّهِ وَعِتْرَتِي أَهْلَ بَيْتِيقَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي ذَرٍّ وَأَبِي سَعِيدٍ وَزَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ وَحُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ قَالَ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ قَالَ وَزَيْدُ بْنُ الْحَسَنِ قَدْ رَوَى عَنْهُ سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ وَغَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Nahsr bin Abdurrahman Al Kuffi] telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Al Hasan, dia adalah seorang dari Anmath] dari [Ja’far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir bin Abdullah] dia berkata saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hajinya ketika di ‘Arafah, sementara beliau berkhutbah di atas untanya -Al Qahwa`- dan saya mendengar beliau bersabda: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku telah meninggalkan di tengah-tengah kalian sesuatu yang jika kalian berpegang kepadanya, maka kalian tidak akan pernah sesat, yaitu kitabullah dan sanak saudara ahli baitku.” Perawi (Abu Isa) berkata “Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abu Dzar, Abu Sa’id, Zaid bin Arqam dan Hudzaifah bin Asid. ia berkata ” hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini. Lalu ia melanjutkan “Sa’id bin Sulaiman dan banyak dari kalangan ulama` yang telah meriwayatkan dari Zaid bin Hasan.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3719

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْأَصْبَهَانِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ رَبِيبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ{ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمْ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا }فِي بَيْتِ أُمِّ سَلَمَةَ فَدَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاطِمَةَ وَحَسَنًا وَحُسَيْنًا فَجَلَّلَهُمْ بِكِسَاءٍ وَعَلِيٌّ خَلْفَ ظَهْرِهِ فَجَلَّلَهُ بِكِسَاءٍ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ هَؤُلَاءِ أَهْلُ بَيْتِي فَأَذْهِبْ عَنْهُمْ الرِّجْسَ وَطَهِّرْهُمْ تَطْهِيرًا قَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ وَأَنَا مَعَهُمْ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَ أَنْتِ عَلَى مَكَانِكِ وَأَنْتِ إِلَى خَيْرٍقَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ وَمَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ وَأَبِي الْحَمْرَاءِ وَأَنَسٍ قَالَ وَهَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa’id] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Sulaiman Al Ashbahani] dari [Yahya bin ‘Ubaid] dari [‘Atha` bin Abu Rabah] dari [Umar bin Abu Salamah] anak tiri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dia berkata ayat ini yaitu Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, Hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya QS Al Ahzab 33 turun atas Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam rumah Ummu Salamah, lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memanggil Fathimah, Hasan dan Husain, lalu beliau menyelimuti mereka dengan selendang, sedangkan Ali berada di belakang beliau lalu beliau juga menyelimuti dengan selendang, kemudian beliau bersabda: “Ya Allah, mereka semua adalah ahli baitku, maka hilangkanlah dosa dari diri mereka dan sucikanlah mereka sebersih-bersihnya.” Ummu Salamah berkata “Saya juga bersama mereka wahai Nabi Allah?” beliau bersabda: “kamu tetap berada di posisimu, dan akan tetap mendapatkan suatu kebaikan.” Perawi (Abu Isa) berkata “Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Ummu Salamah, Ma’qil bin Yasar, Abu Hamra` dan Anas.” Ia melanjutkan “Hadits ini derajatnya gharib melalui jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3720

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ وَالْأَعْمَشُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَاقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي تَارِكٌ فِيكُمْ مَا إِنْ تَمَسَّكْتُمْ بِهِ لَنْ تَضِلُّوا بَعْدِي أَحَدُهُمَا أَعْظَمُ مِنْ الْآخَرِ كِتَابُ اللَّهِ حَبْلٌ مَمْدُودٌ مِنْ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ وَعِتْرَتِي أَهْلُ بَيْتِي وَلَنْ يَتَفَرَّقَا حَتَّى يَرِدَا عَلَيَّ الْحَوْضَ فَانْظُرُوا كَيْفَ تَخْلُفُونِي فِيهِمَاقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Al Mundzir Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudhail] telah menceritakan kepada kami [Al A’masy] dari [‘Athiyah] dari [Abu Sa’id Al A’masy] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari [Zaid bin Arqam radliallahu ‘anhuma] keduanya berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku telah meninggalkan untuk kalian sesuatu yang sekiranya kalian berpegang teguh kepadanya, niscaya kalian tidak akan tersesat sepeninggalku, salah satu dari keduanya itu lebih agung dari yang lain, yaitu kitabullah adalah tali yang Allah bentangkan dari langit ke bumi, dan keturunanku dari ahli baitku, dan keduanya tidak akan berpisah hingga keduanya datang menemuiku di telaga, oleh karena itu perhatikanlah, apa yang kalian perbuat terhadap keduanya sesudahku.” Perawi (Abu Isa) berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3721

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ كَثِيرٍ النَّوَّاءِ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ عَنْ الْمُسَيِّبِ بْنِ نَجَبَةَ قَالَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ كُلَّ نَبِيٍّ أُعْطِيَ سَبْعَةَ نُجَبَاءَ أَوْ نُقَبَاءَ وَأُعْطِيتُ أَنَا أَرْبَعَةَ عَشَرَ قُلْنَا مَنْ هُمْ قَالَ أَنَا وَابْنَايَ وَجَعْفَرُ وَحَمْزَةُ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَمُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ وَبِلَالٌ وَسَلْمَانُ وَالْمِقْدَادُ وَحُذَيْفَةُ وَعَمَّارٌ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ عَلِيٍّ مَوْقُوفًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Katsir An Nawwa`] dari [Abu Idris] dari [Al Musayyib bin Najabah], [Ali bin Abu Thalib] berkata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya setiap para Nabi di beri tujuh orang sahabat yang mulia atau tokoh dari para mentri, sedangkan aku diberi empat belas orang.” Kami bertanya “Siapakah mereka?” beliau bersabda: “(mereka adalah) Aku sendiri dan kedua cucuku, Ja’far, Hamzah, Abu Bakar, Umar, Mush’ab bin ‘Umair, Bilal, Salman, Miqdad, Hudzaifah, ‘Ammar dan Abdullah bin Mas’ud.” Abu Isa berkata “Hadits ini derajatnya hasan gharib melaluil jalur ini, dan hadits ini telah diriwayatkan dari Ali secara mauquf.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3722

حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ سُلَيْمَانُ بْنُ الْأَشْعَثِ قَالَ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ النَّوْفَلِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحِبُّوا اللَّهَ لِمَا يَغْذُوكُمْ مِنْ نِعَمِهِ وَأَحِبُّونِي بِحُبِّ اللَّهِ وَأَحِبُّوا أَهْلَ بَيْتِي بِحُبِّيقَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ إِنَّمَا نَعْرِفُهُ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Abu Daud Sulaiman bin Al Asy’ats] dia berkata telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Ma’in] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Yusuf] dari [Abdullah bin Sulaiman An Naufali] dari [Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas] dari [ayahnya] dari [Abdullah bin Abbas] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Cintailah Allah atas nikmat yang telah di berikan oleh-Nya, dan cintailah aku karena cinta kepada Allah serta cintailah ahli baitku karena cinta kepadaku.” Abu Isa berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami hanya mengetahui hadits ini dari jalur ini.”

Sunan At Turmudzi | Hadits No. : 3723

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ دَاوُدَ الْعَطَّارِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْحَمُ أُمَّتِي بِأُمَّتِي أَبُو بَكْرٍ وَأَشَدُّهُمْ فِي أَمْرِ اللَّهِ عُمَرُ وَأَصْدَقُهُمْ حَيَاءً عُثْمَانُ وَأَعْلَمُهُمْ بِالْحَلَالِ وَالْحَرَامِ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ وَأَفْرَضُهُمْ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ وَأَقْرَؤُهُمْ أُبَيٌّ وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَمِينٌ وَأَمِينُ هَذِهِ الْأُمَّةِ أَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ قَتَادَةَ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَقَدْ رَوَاهُ أَبُو قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ وَالْمَشْهُورُ حَدِيثُ أَبِي قِلَابَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Waki’] telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Abdurrahman] dari [Daud Al ‘Atthar] dari [Ma’mar] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dia berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Diantara ummatku yang paling belas kasih terhadap ummatku (yang lain) adalah Abu Bakar, sedangkan yang paling tegas terhadap perintah Allah adalah umar, yang paling pemalu adalah Utsman, yang paling mengetahui halal haram adalah Mu’adz bin Jabal, dan yang paling mengetahui tentang fara’idl (ilmu tentang pembagian harta waris) adalah Zaid bin Tsabit serta yang paling bagus bacaannya adalah Ubay bin Ka’ab, dan setiap ummat memiliki orang kepercayaan, sedangkan orang kepercayaan ummat ini adalah Abu ‘Ubaidah bin Jarrah.” Perawi (Abu Isa) berkata “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya dari hadits Qatadah melainkan dari jalur ini, hadits ini juga telah di riwayatkan pula oleh [Abu Qilabah] dari [Anas] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti di atas, sedangkan yang lebih masyhur adalah hadits Abu Qilabah.”