Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Muslim | Hadits No. : 4912

حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ عُمَرَ بْنِ حَفْصٍ الْوَكِيعِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ كَرِيزٍ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Ahmad bin ‘Umar bin Hafsh Al Waki’i} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Thalhah bin ‘Ubaidullah bin Kariz} dari {Ummu Ad Darda’} dari {Abu Ad Darda’} dia berkata “Rasulullah saw. bersabda: ‘Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) yang berjauhan, melainkan malaikat akan mendoakannya pula: ‘Dan bagimu kebaikan yang sama.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4913

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ سَرْوَانَ الْمُعَلِّمُ حَدَّثَنِي طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ كَرِيزٍ قَالَ حَدَّثَتْنِي أُمُّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْحَدَّثَنِي سَيِّدِي أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ دَعَا لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {An Nadhr bin Syumail} telah menceritakan kepada kami {Musa bin Sarwan Al Mu’allim} telah menceritakan kepadaku {Thalhah bin ‘Ubaidullah bin Kariz} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Ummu Ad Darda’} dia berkata {Sayyidi (suamiku)} telah menceritakan kepadaku bahwasanya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) yang berjauhan, melainkan malaikat akan berkata ‘Amiin dan bagimu kebaikan yang sama.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4914

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ صَفْوَانَ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ وَكَانَتْ تَحْتَهُ الدَّرْدَاءُقَالَ قَدِمْتُ الشَّامَ فَأَتَيْتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ فِي مَنْزِلِهِ فَلَمْ أَجِدْهُ وَوَجَدْتُ أُمَّ الدَّرْدَاءِ فَقَالَتْ أَتُرِيدُ الْحَجَّ الْعَامَ فَقُلْتُ نَعَمْ قَالَتْ فَادْعُ اللَّهَ لَنَا بِخَيْرٍ فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ قَالَ فَخَرَجْتُ إِلَى السُّوقِ فَلَقِيتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ فَقَالَ لِي مِثْلَ ذَلِكَ يَرْوِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَو حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ وَقَالَ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {‘Isa bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Malik bin Abu Sulaiman} dari {Abu Az Zubair} dari {Shafwan bin ‘Abdullah bin Shafwan} dan riwayat selanjutnya adalah dari {Ummu Darda’}, dia berkata “Saya pernah pergi ke Syam dan mengunjungi Abu Darda’ di rumahnya. Namun saya tidak bertemu dengannya, lalu saya pergi menjumpai Ummu Darda’. Setelah itu, Ummu Darda’ bertanya kepada saya ‘Hai Shafwan, apakah kamu akan pergi haji pada tahun ini? ‘ Saya pun menjawab ‘Ya.’ Ummu Darda’ berkata ‘Mohonkanlah kepada Allah kebaikan untuk kami, karena Rasulullah saw. telah bersabda: ‘Doa seorang muslim untuk saudaranya sesama muslim dari kejauhan tanpa diketahui olehnya akan dikabulkan. Di atas kepalanya ada malaikat yang telah diutus, dan setiap kali ia berdoa untuk kebaikan, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan ‘Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.’ Shafwan berkata ‘Setelah itu saya pergi ke pasar dan di sana saya bertemu dengan {Abu Darda’}. Ternyata ia pun mengatakan seperti itu kepada saya yang diriwayatkannya dari Nabi Muhammad saw. Dan telah menceritakannya kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dari {‘Abdul Malik bin Abu Sulaiman} melalui sanad ini dengan Hadits yang serupa. dia berkata dari Shafwan bin ‘Abdullah bin Shafwan.

Sahih Muslim | Hadits No. : 4915

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَابْنُ نُمَيْرٍ وَاللَّفْظُ لِابْنِ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ عَنْ زَكَرِيَّاءَ بْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنْ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَاو حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ يُوسُفَ الْأَزْرَقُ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Ibnu Numair} -dan lafadh ini milik Ibnu Numair- mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dan {Muhammad bin Bisyr} dari {Zakariya bin Abu Zaidah} dari {Sa’id bin Abu Burdah} dari {Anas bin Malik} dia berkata “Rasulullah saw. bersabda: ‘Sesungguhnya Allah Ta’ala sangat suka kepada hamba-Nya yang mengucapkan tahmid (Alhamdulillah) sesudah makan dan minum.” Dan telah menceritakannya kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yusuf Al Azraq} telah menceritakan kepada kami {Zakariya} dengan sanad ini.

Sahih Muslim | Hadits No. : 4916

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي عُبَيْدٍ مَوْلَى ابْنِ أَزْهَرَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ فَيَقُولُ قَدْ دَعَوْتُ فَلَا أَوْ فَلَمْ يُسْتَجَبْ لِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dia berkata aku membacakan kepada {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Abu ‘Ubaid} maula Ibnu Azhar dari {Abu Hurairah} bahwasanya Rasululullah saw. bersabda: Doa seseorang dari kalian akan senantiasa dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa hingga mengatakan ‘Aku telah berdoa kepada Rabbku, namun tidak atau belum juga dikabulkan untukku’.

Sahih Muslim | Hadits No. : 4917

حَدَّثَنِي عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ لَيْثٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي حَدَّثَنِي عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّهُ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عُبَيْدٍ مَوْلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ وَكَانَ مِنْ الْقُرَّاءِ وَأَهْلِ الْفِقْهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُاقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ فَيَقُولُ قَدْ دَعَوْتُ رَبِّي فَلَمْ يَسْتَجِبْ لِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {‘Abdul Malik bin Syu’aib bin Laits} telah menceritakan kepadaku {bapakku} dari {kakekku} telah menceritakan kepadaku {‘Uqail bin Khalid} dari {Ibnu Syihab} bahwasanya ia berkata Telah menceritakan kepadaku {Abu Ubaid} budak Abdurrahman bin Auf yang mana dia termasuk dari para Qari (penghafal qur’an) dan Ahli fikih, dia berkata Aku mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Doa seseorang dari kalian akan senantiasa dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa hingga mengatakan ‘Aku telah berdoa kepada Rabbku, namun Dia belum juga mengabulkan untukku’.

Sahih Muslim | Hadits No. : 4918

حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي مُعَاوِيَةُ وَهُوَ ابْنُ صَالِحٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَزَالُ يُسْتَجَابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ مَا لَمْ يَسْتَعْجِلْ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الِاسْتِعْجَالُ قَالَ يَقُولُ قَدْ دَعَوْتُ وَقَدْ دَعَوْتُ فَلَمْ أَرَ يَسْتَجِيبُ لِي فَيَسْتَحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ وَيَدَعُ الدُّعَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Abu Ath Thahir} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} telah mengabarkan kepadaku {Mu’awiyah bin Shalih} dari {Rabi’ah bin Yazid} dari {Abu Idris Al Khaulani} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Doa seseorang senantiasa akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk perbuatan dosa ataupun untuk memutuskan tali silaturahim dan tidak tergesa-gesa.” Seorang sahabat bertanya ‘Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa? ‘ Rasulullah saw. menjawab: ‘Yang dimaksud dengan tergesa-gesa adalah apabila orang yang berdoa itu mengatakan ‘Aku telah berdoa dan terus berdoa tetapi belum juga dikabulkan’. Setelah itu, ia merasa putus asa dan tidak pernah berdoa lagi.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4919

حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ح و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ مُعَاذٍ الْعَنْبَرِيُّ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ كُلُّهُمْ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ فُضَيْلُ بْنُ حُسَيْنٍ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُمْتُ عَلَى بَابِ الْجَنَّةِ فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا الْمَسَاكِينُ وَإِذَا أَصْحَابُ الْجَدِّ مَحْبُوسُونَ إِلَّا أَصْحَابَ النَّارِ فَقَدْ أُمِرَ بِهِمْ إِلَى النَّارِ وَقُمْتُ عَلَى بَابِ النَّارِ فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا النِّسَاءُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Haddab bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Mu’adz Al ‘Anbari} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin ‘Abdul A’la} telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Jarir} semuanya dari {Sulaiman At Taimi} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil Fudhail bin Husain} -dan lafadh ini miliknya- telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} telah menceritakan kepada kami {At Taimi} dari {Abu ‘Utsman} dari {Usamah bin Zaid} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Rasulullah saw. bersabda: ‘Aku berdiri di pintu surga, maka kulihat orang-orang yang masuk ke dalamnya kebanyakan dari orang-orang miskin. Sedangkan orang-orang yang bernasib baik di dunia mereka tertahan di luar. Kecuali penduduk neraka mereka langsung diperintahkan masuk ke neraka. Dan aku berdiri pula di pintu neraka, kulihat orang yang masuk kebanyakannya ialah kaum wanita.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4920

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ الْعُطَارِدِيِّ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُاقَالَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَو حَدَّثَنَاه إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا الثَّقَفِيُّ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ و حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْهَبِ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اطَّلَعَ فِي النَّارِ فَذَكَرَ بِمِثْلِ حَدِيثِ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ سَمِعَ أَبَا رَجَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} dari {Ayyub} dari {Abu Raja’ Al ‘Utharidi} dia berkata aku mendengar {Ibnu ‘Abbas} berkata Muhammad saw. bersabda: ‘Aku melihat surga, maka terlihat olehku kebanyakan penghuninya ialah orang yang miskin. Dan aku menengok pula ke neraka, maka kelihatan olehku kebanyakan penghuninya ialah kaum wanita.’ Dan telah menceritakannya kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Ats Tsaqafi} telah mengabarkan kepada kami {Ayyub} dengan sanad ini. Dan telah menceritakan kepada kami {Syaiban bin Furrukh} telah menceritakan kepada kami {Abul Asyhab} telah menceritakan kepada kami {Abu Raja’} dari {Ibnu ‘Abbas} bahwasanya Nabi saw. menengok ke neraka, -lalu dia menyebutkan redaksi yang serupa dengan Hadits Ayyub. Telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dia mendengar {Abu Raja’} dari {Ibnu ‘Abbas} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: -dengan redaksi yang sama.-

Sahih Muslim | Hadits No. : 4921

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَكَانَ لِمُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ امْرَأَتَانِ فَجَاءَ مِنْ عِنْدِ إِحْدَاهُمَا فَقَالَتْ الْأُخْرَى جِئْتَ مِنْ عِنْدِ فُلَانَةَ فَقَالَ جِئْتُ مِنْ عِنْدِ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ فَحَدَّثَنَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَقَلَّ سَاكِنِي الْجَنَّةِ النِّسَاءُو حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الْحَمِيدِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا يُحَدِّثُ أَنَّهُ كَانَتْ لَهُ امْرَأَتَانِ بِمَعْنَى حَدِيثِ مُعَاذٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Mu’adz} telah menceritakan kepada kami {bapakku} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu At Tayyah} dia berkata {Muthatrrif bin ‘Abdullah} memiliki dua orang istri, suatu ketika dia pulang dari salah satu istrinya, lalu salah satu istrinya lagi bertanya kepadanya Apakah kamu baru pulang dari fulanah? Dia menjawab: Aku baru dari {‘Imran bin Hushain}, dia telah menceritakan kepada kami bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Bahwa kaum wanita adalah penghuni surga yang paling sedikit.” Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Walid bin ‘Abdul Hamid} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu At Tayyah} dia berkata aku mendengar {Mutharrif} bercerita bahwasanya ia memiliki dua orang istri, -yang semakna dengan hadits Mu’adz.-