Manasik
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1653
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عَطَاءٍ قَالَ حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ عَرَفَةَ مَوْقِفٌ وَكُلُّ مِنًى مَنْحَرٌ وَكُلُّ الْمُزْدَلِفَةِ مَوْقِفٌ وَكُلُّ فِجَاجِ مَكَّةَ طَرِيقٌ وَمَنْحَرٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Al Hasan bin Ali}, telah menceritakan kepada Kami {Abu Usamah} dari {Usamah bin Zaid} dari {‘Atha`}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Jabir bin Abdullah} bahwa Rasulullah saw. berkata seluruh Arafah adalah tempat berwukuf, dan seluruh Mina adalah tempat menyembelih, serta seluruh Muzdalifah adalah tempat berwukuf, dan seluruh jalan Mekkah adalah jalan dan tempat menyembelih.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1654
حَدَّثَنَا ابْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِكَانَ أَهْلُ الْجَاهِلِيَّةِ لَا يُفِيضُونَ حَتَّى يَرَوْا الشَّمْسَ عَلَى ثَبِيرٍ فَخَالَفَهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَفَعَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ibnu Katsir}, telah menceritakan kepada Kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {‘Amr bin Maimun}, ia berkata {Umar bin Al Khathab} berkata orang-orang jahiliyah tidak bertolak hingga mereka melihat matahari di atas Gunung Tsabir, kemudian Nabi saw. menyelisihi mereka, dan beliau bertolak sebelum matahari terbit.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1655
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي يَزِيدَ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُأَنَا مِمَّنْ قَدَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ الْمُزْدَلِفَةِ فِي ضَعْفَةِ أَهْلِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada Kami {Sufyan}, telah mengabarkan kepadaku {‘Ubaidullah bin Abu Yazid} bahwa ia mendengar {Ibnu Abbas} berkata aku merupakan diantara orang yang didahulukan oleh Rasulullah saw. pada malam di Muzdalifah, diantara isteri dan anak-anak keluarganya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1656
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنِي سَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ عَنْ الْحَسَنِ الْعُرَنِيِّ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَدَّمَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ الْمُزْدَلِفَةِ أُغَيْلِمَةَ بَنِي عَبْدِ الْمُطَّلِبِ عَلَى حُمُرَاتٍ فَجَعَلَ يَلْطَخُ أَفْخَاذَنَا وَيَقُولُ أُبَيْنِيَّ لَا تَرْمُوا الْجَمْرَةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُقَالَ أَبُو دَاوُد اللَّطْخُ الضَّرْبُ اللَّيِّنُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Muhammad bin Katsir}, telah mengabarkan kepada Kami {Sufyan}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Salamah bin Kuhail} dari {Al Hasan Al ‘Urabi} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. mendahulukan Kami pada malam di Muzdalifah yaitu anak-anak Bani Abdul Muththalib di atas keledai. Kemudian beliau menepuk paha Kami dan berkata: “Wahai anak-anakku, janganlah melempar jumrah hingga matahari terbit.” Abu Daud berkata Al Lathkhu (menepuk) adalah memukul dengan ringan.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1657
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ عُقْبَةَ حَدَّثَنَا حَمْزَةُ الزَّيَّاتُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَدِّمُ ضُعَفَاءَ أَهْلِهِ بِغَلَسٍ وَيَأْمُرُهُمْ يَعْنِي لَا يَرْمُونَ الْجَمْرَةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Utsman bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada Kami {Al Walid bin ‘Uqbah}, telah menceritakan kepada Kami {Hamzah Az Zayyat} dari {Habib bin Abu Tsabit} dari {‘Atho`} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. mendahulukan orang-orang lemah diantara keluarganya pada saat malam yang gelap, dan memerintahkan mereka agar tidak melempar jumrah hingga matahari terbit.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1658
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ الضَّحَّاكِ يَعْنِي ابْنَ عُثْمَانَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْأَرْسَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأُمِّ سَلَمَةَ لَيْلَةَ النَّحْرِ فَرَمَتْ الْجَمْرَةَ قَبْلَ الْفَجْرِ ثُمَّ مَضَتْ فَأَفَاضَتْ وَكَانَ ذَلِكَ الْيَوْمُ الْيَوْمَ الَّذِي يَكُونُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعْنِي عِنْدَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Harun bin Abdullah}, telah menceritakan kepada Kami {Ibnu Abu Fudaik}, dari {Adh Dhahhak yaitu Ibnu Utsman} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {ayahanya} dari {Aisyah} bahwa ia berkata Nabi saw. mengutus seseorang untuk menemani Ummu Salamah pada malam Hari Nahr untuk melontar jumrah, maka dia melontar jumrah sebelum fajar kemudian berlalu dan pergi. Dan hari itu adalah hari dimana Rasulullah saw. menggilirnya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1659
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَلَّادٍ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ أَخْبَرَنِي مُخْبِرٌ عَنْ أَسْمَاءَأَنَّهَا رَمَتْ الْجَمْرَةَ قُلْتُ إِنَّا رَمَيْنَا الْجَمْرَةَ بِلَيْلٍ قَالَتْ إِنَّا كُنَّا نَصْنَعُ هَذَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Muhammad bin Khallad Al Bahili}, telah menceritakan kepada Kami {Yahya} dari {Ibnu Juraij}, telah mengabarkan kepadaku {‘Atha`}, telah mengabarkan kepadaku {Seseorang} dari {Asma`} bahwa ia melempar jumrah. Aku katakan sesungguhnya Kami melempar jumrah pada malam hari. Ia berkata sesungguhnya Kami melakukan hal ini pada masa Rasulullah saw.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1660
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَأَفَاضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ السَّكِينَةُ وَأَمَرَهُمْ أَنْ يَرْمُوا بِمِثْلِ حَصَى الْخَذْفِ وَأَوْضَعَ فِي وَادِي مُحَسِّرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Muhammad bin Katsir}, telah menceritakan kepada Kami {Sufyan}, telah menceritakan kepadaku {Abu Az Zubair} dari {Jabir}, ia berkata Rasulullah saw. bertolak dengan tenang, dan memerintahkan orang-orang agar melempar dengan kerikil untuk melempar, dan beliau mempercepat unta di lembah Muhassir.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1661
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ حَدَّثَنَا هِشَامٌ يَعْنِي ابْنَ الْغَازِ حَدَّثَنَا نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَفَ يَوْمَ النَّحْرِ بَيْنَ الْجَمَرَاتِ فِي الْحَجَّةِ الَّتِي حَجَّ فَقَالَ أَيُّ يَوْمٍ هَذَا قَالُوا يَوْمُ النَّحْرِ قَالَ هَذَا يَوْمُ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Muammal bin Al Fadhl}, telah menceritakan kepada Kami {Al Walid}, telah menceritakan kepada Kami {Hisyam yaitu Ibnu Al Ghaz}, telah menceritakan kepada Kami {Nafi’} dari {Ibnu Umar} bahwa Rasulullah saw. berdiri pada hari Nahr (penyembelihan) diantara jumrah-jumrah pada waktu beliau berhaji, lalu berkata: hari apakah ini? Mereka menjawab Hari Nahr! Beliau berkata: “Ini adalah hari haji akbar.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1662
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ أَنَّ الْحَكَمَ بْنَ نَافِعٍ حَدَّثَهُمْ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَبَعَثَنِي أَبُو بَكْرٍ فِيمَنْ يُؤَذِّنُ يَوْمَ النَّحْرِ بِمِنًى أَنْ لَا يَحُجَّ بَعْدَ الْعَامِ مُشْرِكٌ وَلَا يَطُوفَ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ وَيَوْمُ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ يَوْمُ النَّحْرِ وَالْحَجُّ الْأَكْبَرُ الْحَجُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Muhammad bin Yahya bin Faris} bahwa {Al Hakam bin Nafi’} menceritakan kepada mereka telah menceritakan kepada Kami {Syu’aib} dari {Az Zuhri}, telah menceritakan kepadaku {Humaid bin Abdurrahman} bahwa {Abu Hurairah} berkata {Abu Bakr} mengutusku diantara orang-orang yang mengumumkan pada Hari Nahr di Mina Tidak boleh ada orang musyrik setelah tahun ini yang melakukan thawaf dengan telanjang, dan hari Haji Akbar adalah Hari Nahr, dan Haji Akbar adalah haji.