Manasik
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1536
حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ حَدَّثَنِي الرَّبِيعُ بْنُ سَبْرَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا كَانَ بِعُسْفَانَ قَالَ لَهُ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكٍ الْمُدْلَجِيُّ يَا رَسُولَ اللَّهِ اقْضِ لَنَا قَضَاءَ قَوْمٍ كَأَنَّمَا وُلِدُوا الْيَوْمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى قَدْ أَدْخَلَ عَلَيْكُمْ فِي حَجِّكُمْ هَذَا عُمْرَةً فَإِذَا قَدِمْتُمْ فَمَنْ تَطَوَّفَ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَقَدْ حَلَّ إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Hannad bin As Sari}, telah menceritakan kepada Kami {Ibnu Abu Zaidah}, telah mengabarkan kepada Kami {Abdul Aziz bin Umar bin Abdul Aziz}, telah menceritakan kepadaku {Ar Rabi’ bin Sabrah} dari {ayahnya}, ia berkata Kami keluar bersama Rasulullah saw. hingga setelah berada di ‘Usfan, Suraqah bin Malik Al Mudlaji berkata kepada beliau wahai Rasulullah, putuskan untuk Kami dengan keputusan sebuah kaum seolah-olah mereka baru terlahir hari ini. Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ta’ala telah memasukkan umrah dalam haji kalian ini. Apabila kalian datang maka orang yang melakukan thawaf di Ka’bah dan Shafa serta Marwa berarti ia telah bertahallul kecuali orang yang membawa hewan kurban.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1537
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ نَجْدَةَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنِ خَلَّادٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى الْمَعْنَى عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي الْحَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ أَخْبَرَهُ قَالَقَصَّرْتُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِشْقَصٍ عَلَى الْمَرْوَةِ أَوْ رَأَيْتُهُ يُقَصِّرُ عَنْهُ عَلَى الْمَرْوَةِ بِمِشْقَصٍ قَالَ ابْنُ خَلَّادٍ إِنَّ مُعَاوِيَةَ لَمْ يَذْكُرْ أَخْبَرَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Abdul Wahhab bin Najdah}, telah menceritakan kepada Kami {Syu’aib bin Ishaq} dari {Ibnu Juraij}, telah menceritakan kepada Kami {Abu Bakr bin Khallad}, telah menceritakan kepada Kami {Yahya} secara makna, dari {Ibnu Juraij}, telah mengabarkan kepadaku {Al Hasan bin Muslim} dari {Thawus} dari {Ibnu Abbas} bahwa {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} telah mengabarkan kepadanya, ia berkata aku memendekkan rambut Nabi saw. menggunakan bagian anak panah yang tajam di atas bukit Marwa, atau aku melihat beliau memendekkan rambut di atas bukit Marwa menggunakan bagian anak panah yang tajam. Ibnu Khallad berkata sesungguhnya Mu’awiyah…. Ia tidak menyebutkan telah mengabarkan kepadanya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1538
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ وَمَخْلَدُ بْنُ خَالِدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى الْمَعْنَى قَالُوا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ مُعَاوِيَةَ قَالَ لَهُأَمَا عَلِمْتَ أَنِّي قَصَّرْتُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِشْقَصِ أَعْرَابِيٍّ عَلَى الْمَرْوَةِ زَادَ الْحَسَنُ فِي حَدِيثِهِ لِحَجَّتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Al Hasan bin Ali} serta {Makhlad bin Khalid} dan {Muhammad bin Yahya} secara makna. Mereka mengatakan telah menceritakan kepada Kami {Abdurrazzaq}, telah mengabarkan kepada Kami {Ma’mar} dari {Ibnu Thawus} dari {ayahnya}, dari {Ibnu Abbas} bahwa {Mu’awiyah} berkata kepadanya tidakkah engkau tahu bahwa aku yang memendekkan rambut Rasulullah saw. menggunakan bagian anak panah yang tajam milik seorang badui di atas Bukit Marwa? Al Hasan menambahkan dalam haditsnya kata untuk haji beliau.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1539
حَدَّثَنَا ابْنُ مُعَاذٍ أَخْبَرَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُسْلِمٍ الْقُرِّيِّ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُأَهَلَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعُمْرَةٍ وَأَهَلَّ أَصْحَابُهُ بِحَجٍّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ibnu Mu’adz} telah mengabarkan kepada Kami {ayahku}, telah menceritakan kepada Kami {Syu’bah}, dari {Muslim Al Qurri}, ia mendengar {Ibnu Abbas} berkata Nabi saw. bertalbiyah untuk melakukan Umrah sedangkan para sahabatnya bertalbiyah untuk melakukan haji.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1540
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنِ شُعَيْبِ بْنِ اللَّيْثِ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ قَالَتَمَتَّعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَأَهْدَى وَسَاقَ مَعَهُ الْهَدْيَ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ وَبَدَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَهَلَّ بِالْعُمْرَةِ ثُمَّ أَهَلَّ بِالْحَجِّ وَتَمَتَّعَ النَّاسُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَكَانَ مِنْ النَّاسِ مَنْ أَهْدَى وَسَاقَ الْهَدْيَ وَمِنْهُمْ مَنْ لَمْ يُهْدِ فَلَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ قَالَ لِلنَّاسِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ أَهْدَى فَإِنَّهُ لَا يَحِلُّ لَهُ مِنْ شَيْءٍ حَرُمَ مِنْهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَجَّهُ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مِنْكُمْ أَهْدَى فَلْيَطُفْ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَلْيُقَصِّرْ وَلْيَحْلِلْ ثُمَّ لِيُهِلَّ بِالْحَجِّ وَلْيُهْدِ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ هَدْيًا فَلْيَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةً إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ وَطَافَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ قَدِمَ مَكَّةَ فَاسْتَلَمَ الرُّكْنَ أَوَّلَ شَيْءٍ ثُمَّ خَبَّ ثَلَاثَةَ أَطْوَافٍ مِنْ السَّبْعِ وَمَشَى أَرْبَعَةَ أَطْوَافٍ ثُمَّ رَكَعَ حِينَ قَضَى طَوَافَهُ بِالْبَيْتِ عِنْدَ الْمَقَامِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ فَانْصَرَفَ فَأَتَى الصَّفَا فَطَافَ بِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ سَبْعَةَ أَطْوَافٍ ثُمَّ لَمْ يُحْلِلْ مِنْ شَيْءٍ حَرُمَ مِنْهُ حَتَّى قَضَى حَجَّهُ وَنَحَرَ هَدْيَهُ يَوْمَ النَّحْرِ وَأَفَاضَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ ثُمَّ حَلَّ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ حَرُمَ مِنْهُ وَفَعَلَ النَّاسُ مِثْلَ مَا فَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَهْدَى وَسَاقَ الْهَدْيَ مِنْ النَّاسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Abdul Malik bin Syu’aib bin Al Laits}, telah menceritakan kepadaku {ayahku} dari {kakekku} dari {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab} dari {Salim bin Abdullah} bahwa {Abdullah bin Umar} berkata Rasulullah saw. melakukan haji tamattu’ pada saat haji wada’ dengan melakukan umrah sebelum haji. Maka beliau berkurban dan membawa hewan kurban dari Dzul Hulaifah, dan Rasulullah saw. memulai bertalbiyah untuk melakukan umrah, kemudian bertalbiyah untuk melakukan haji. Dan orang-orang melakukan tamatu’ bersama Rasulullah saw., dengan melakukan umrah sebelum haji. Maka diantara orang-orang ada yang berkurban dan membawa hewan kurban, dan diantara mereka ada orang yang tidak menyembelih kurban. Kemudian tatkala Rasulullah saw. datang ke Mekkah beliau berkata kepada orang-orang: “Barang siapa diantara kalian yang menyembelih kurban maka tidak halal sesuatupun dari apa yang diharamkan baginya hingga ia menyelesaikan hajinya. Dan barang siapa diantara kalian yang tidak menyembelih maka hendaknya ia melakukan thawaf di Ka’bah dan Shafa serta Marwa, dan mencukur rambut serta bertahallul, kemudian bertalbiyah untuk melakukan haji dan menyembelih kurban. Dan barang siapa diantara kalian yang tidak mendapatkan sembelihan maka hendaknya ia berpuasa tiga hari pada saat berhaji, dan tujuh hari apabila ia kembali kepada keluarganya.” Sedangkan Rasulullah saw. melakukan thawaf ketika datang ke Mekkah, kemudian beliau mengusap rukun pertama kali kemudian beliau berlari-lari kecil tiga putaran dari tujuh putaran, dan berjalan biasa empat kali putaran, kemudian beliau melakukan shalat ketika beliau telah menyelesaikan thawaf di Ka’bah di sisi Maqam dua raka’at. Kemudian beliau mengucapkan salam dan pergi. Lalu beliau mendatangi Shafa dan melakukan thawaf di Shafa dan Marwa sebanyak tujuh putaran. Kemudian beliau tidak menghalalkan sesuatupun yang diharamkan baginya hingga menyelesaikan hajinya, dan menyembelih kurban, pada Hari Nahr, dan bertolak kemudian melakukan thawaf di Ka’bah. Kemudian beliau telah halal dari segala sesuatu yang telah diharamkan baginya. Orang-orang melakukan apa yang dilakukan Rasulullah saw., yaitu orang-orang yang membawa hewan kurban diantara orang-orang tersebut.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1541
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ حَفْصَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْيَا رَسُولَ اللَّهِ مَا شَأْنُ النَّاسِ قَدْ حَلُّوا وَلَمْ تُحْلِلْ أَنْتَ مِنْ عُمْرَتِكَ فَقَالَ إِنِّي لَبَّدْتُ رَأْسِي وَقَلَّدْتُ هَدْيِي فَلَا أُحِلُّ حَتَّى أَنْحَرَ الْهَدْيَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Nafi’} dari {Abdullah bin Umar}, dari {Hafshah} isteri Nabi saw. bahwa ia berkata wahai Rasulullah, kenapa orang-orang telah bertahalul sementara anda belum bertahalul dari umrahmu? Beliau berkata sesungguhnya aku telah mencelup rambut kepalaku dan mengalungi hewan kurbanku, maka aku tidak bertahalul hingga menyembelih kurban.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1542
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ يَعْنِي ابْنَ السَّرِيِّ عَنْ ابْنِ أَبِي زَائِدَةَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ سُلَيْمِ بْنِ الْأَسْوَدِ أَنَّ أَبَا ذَرٍّكَانَ يَقُولُ فِيمَنْ حَجَّ ثُمَّ فَسَخَهَا بِعُمْرَةٍ لَمْ يَكُنْ ذَلِكَ إِلَّا لِلرَّكْبِ الَّذِينَ كَانُوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Hannad yaitu Ibnu As Sari} dari {Ibnu Abu Zaidah}, telah mengabarkan kepada Kami {Muhammad bin Ishaq} dari {Abdurrahman bin Al Aswad} dari {Sulaim bin Al Aswad} bahwa {Abu Dzar} berkata mengenai orang yang ingin haji lalu menggantinya dengan umrah hal tersebut tidak berlaku kecuali hanya bagi orang yang berkendaraan ketika bersama Rasulullah saw.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1543
حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ أَخْبَرَنِي رَبِيعَةُ بْنُ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ بِلَالِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أَبِيهِ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسْخُ الْحَجِّ لَنَا خَاصَّةٌ أَوْ لِمَنْ بَعْدَنَا قَالَ بَلْ لَكُمْ خَاصَّةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {An Nufaili}, telah menceritakan kepada Kami {Abdul Aziz yaitu Ibnu Muhammad}, telah mengabarkan kepadaku {Rabi’ah bin Abu Abdurrahman} dari {Al Harits bin Bilal bin Al Harits} dari {ayahnya}, ia berkata aku katakan wahai Rasulullah, mengganti haji khusus untuk kita atau untuk orang setelah kita? Beliau menjawab: “Khusus untuk kita.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1544
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ الْفَضْلُ بْنُ عَبَّاسٍ رَدِيفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَتْهُ امْرَأَةٌ مِنْ خَثْعَمٍ تَسْتَفْتِيهِ فَجَعَلَ الْفَضْلُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا وَتَنْظُرُ إِلَيْهِ فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْرِفُ وَجْهَ الْفَضْلِ إِلَى الشِّقِّ الْآخَرِ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ فَرِيضَةَ اللَّهِ عَلَى عِبَادِهِ فِي الْحَجِّ أَدْرَكَتْ أَبِي شَيْخًا كَبِيرًا لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَثْبُتَ عَلَى الرَّاحِلَةِ أَفَأَحُجُّ عَنْهُ قَالَ نَعَمْ وَذَلِكَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Al Qa’nabi}, dari {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Sulaiman bin Yasar} dari {Abdullah bin Abbas}, ia berkata Al Fadhl bin Abbas pernah membonceng Rasulullah saw., kemudian datang seorang wanita dari Khats’am yang bertanya kepada beliau dan Al Fadhl melihat kepadanya, dan wanita tersebut melihat kepadanya. Kemudian Rasulullah saw. memalingkan wajah Al Fadhl ke sisi yang lain. Wanita tersebut berkata wahai Rasulullah, sesungguhnya kewajiban yang Allah bebankan kepada para hambaNya untuk melakukan haji telah menjumpai ayahku yang tua renta, dan tidak mampu untuk duduk di atas kendaraan. Apakah aku boleh berhaji untuknya? Beliau mengatakan: “Ya.” Dan hal tersebut di saat terjadinya haji wada’.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1545
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ وَمُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بِمَعْنَاهُ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَوْسٍ عَنْ أَبِي رَزِينٍقَالَ حَفْصٌ فِي حَدِيثِهِ رَجُلٌ مِنْ بَنِي عَامِرٍ أَنْهِ قَال يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ لَا يَسْتَطِيعُ الْحَجَّ وَلَا الْعُمْرَةَ وَلَا الظَّعْنَ قَالَ احْجُجْ عَنْ أَبِيكَ وَاعْتَمِرْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Hafsh bin Umar} dan {Muslim bin Ibrahim} secara makna, mereka berkata telah menceritakan kepada Kami {Syu’bah} dari {An Nu’man bin Salim} dari {‘Amr bin Aus} dari {Abu Razin}, Hafsh berkata dalam haditsnya terdapat seorang laki-laki dari Bani Amir berkata wahai Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah tua renta, ia tidak mampu untuk melakukan haji dan umrah serta bersafar. Beliau bersabda: “Berhaji dan berumrahlah untuk ayahmu!”