Manasik
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1616
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا بَيْنَ الرُّكْنَيْنِ{ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada Kami {Isa bin Yunus}, telah menceritakan kepada Kami {Ibnu Juraij}, dari {Yahya bin Ubaid} dari {ayahnya} dari {Abdullah bin As Saib}, ia berkata saya mendengar Rasulullah saw. mengucapkan diantara dua rukun: “RABBANAA AATINAA FID DUNYAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WA QINAA ‘ADZAABANNAAR” (Wahai Tuhan Kami, berikanlah kepada Kami di dunia kebaikan dan di Akhirat kebaikan dan lindungilah Kami dari adzab Neraka).
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1617
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا طَافَ فِي الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ أَوَّلَ مَا يَقْدَمُ فَإِنَّهُ يَسْعَى ثَلَاثَةَ أَطْوَافٍ وَيَمْشِي أَرْبَعًا ثُمَّ يُصَلِّي سَجْدَتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Qutaiba bin Sa’id}, telah menceritakan kepada Kami {Ya’qub} dari {Musa bin ‘Uqbah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} bahwa Rasulullah saw. apabila berthawaf ketika melakukan haji dan umrah pertama kali yang beliau lakukan adalah berlari-lari kecil tiga putaran dan berjalan biasa empat putaran, kemudian melakukan shalat dua raka’at.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1618
حَدَّثَنَا ابْنُ السَّرْحِ وَالْفَضْلُ بْنُ يَعْقُوبَ وَهَذَا لَفْظُهُ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَابَاهَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍيَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا يَطُوفُ بِهَذَا الْبَيْتِ وَيُصَلِّي أَيَّ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ قَالَ الْفَضْلُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ibnu As Sarh} dan {Al Fadhl bin Ya’qub}, dan ini adalah lafazhnya. Mereka berkata telah menceritakan kepada Kami {Sufyan} dari {Abu Az Zubair} dari {Abdullah bin Babah} dari {Jubair bin Muth’im} yang sampai kepada Nabi saw., beliau bersabda: “Janganlah melarang seorang pun untuk melakukan thawaf di Ka’bah, dan melakukan shalat pada saat kapanpun yang ia kehendaki, malam atau siang.” Al Fadhl berkata sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Wahai bani Abdu Manaf, janganlah kalian melarang seorang pun….”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1619
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُلَمْ يَطُفْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أَصْحَابُهُ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ إِلَّا طَوَافًا وَاحِدًا طَوَافَهُ الْأَوَّلَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada Kami {Yahya} dari {Ibnu Juraij}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair}, ia berkata saya mendengar {Jabir bin Abdullah} berkata Nabi saw. dan para sahabatnya tidak tidak melakukan thawaf antara Shafa dan Marwa kecuali satu kali thawaf, yaitu thawaf beliau yang pertama.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1620
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ أَصْحَابَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّذِينَ كَانُوا مَعَهُ لَمْ يَطُوفُوا حَتَّى رَمَوْا الْجَمْرَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Qutaibah bin Sa’id}, telah menceritakan kepada Kami {Malik bin Anas} dari {Ibnu Syihab} dari {‘Urwah}, dari {Aisyah} bahwa para sahabat Rasulullah saw. yang bersama beliau tidak melakukan thawaf hingga mereka melempar jumrah.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1621
حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمُؤَذِّنُ أَخْبَرَنِي الشَّافِعِيُّ عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا طَوَافُكِ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ يَكْفِيكِ لِحَجَّتِكِ وَعُمْرَتِكِقَالَ الشَّافِعِيُّ كَانَ سُفْيَانُ رُبَّمَا قَالَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَ وَرُبَّمَا قَالَ عَنْ عَطَاءٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ar Rabi’ bin Sulaiman Al Muadzin}, telah mengabarkan kepadaku {Asy Syafi’i} dari {Ibnu ‘Uyainah}, dari {Abu Najih} dari {‘Atho`}, dari {Aisyah} radliallahu ‘anha bahwa Rasulullah saw. berkata kepadanya: “Thawafmu di ka’bah dan sa’imu antara Shafa dan Marwa cukup bagimu sebagai pelaksanaan haji dan umrah.” Syafii berkata Sufyan terkadang berkata dari ‘Atha` bahwa Nabi saw. berkata kepada Aisyah radliallahu ‘anha……..
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1622
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ صَفْوَانَ قَالَلَمَّا فَتَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ قُلْتُ لَأَلْبَسَنَّ ثِيَابِي وَكَانَتْ دَارِي عَلَى الطَّرِيقِ فَلَأَنْظُرَنَّ كَيْفَ يَصْنَعُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْطَلَقْتُ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ خَرَجَ مِنْ الْكَعْبَةِ هُوَ وَأَصْحَابُهُ وَقَدْ اسْتَلَمُوا الْبَيْتَ مِنْ الْبَابِ إِلَى الْحَطِيمِ وَقَدْ وَضَعُوا خُدُودَهُمْ عَلَى الْبَيْتِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسْطَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Utsman bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada Kami {Jarir bin Abdul Hamid}, dari {Yazid bin Abu Ziyad} dari {Mujahid} dari {Abdurrahman bin Shafwan}, ia berkata tatkala Rasulullah saw. menaklukkan Kota Mekkah aku katakan sungguh aku akan memakai pakaianku -dan rumahku berada di jalan-, kemudian aku akan melihat bagaimana Rasulullah saw. berbuat. Kemudian aku pergi dan melihat Nabi saw. telah keluar dari Ka’bah bersama para sahabatnya. Dan mereka telah mengusap Ka’bah dari pintu hingga Al Hathim (bagian antara pintu dan rukun). Dan mereka telah meletakkan pipi mereka pada Ka’bah sementara saw. berada di tengah mereka.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1623
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا الْمُثَنَّى بْنُ الصَّبَّاحِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَطُفْتُ مَعَ عَبْدِ اللَّهِ فَلَمَّا جِئْنَا دُبُرَ الْكَعْبَةِ قُلْتُ أَلَا تَتَعَوَّذُ قَالَ نَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ النَّارِ ثُمَّ مَضَى حَتَّى اسْتَلَمَ الْحَجَرَ وَأَقَامَ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْبَابِ فَوَضَعَ صَدْرَهُ وَوَجْهَهُ وَذِرَاعَيْهِ وَكَفَّيْهِ هَكَذَا وَبَسَطَهُمَا بَسْطًا ثُمَّ قَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada Kami {Isa bin Yunus}, telah menceritakan kepada Kami {Al Mutsanna bin Ash Shabah} dar {‘Amr bin Syu’aib} dari {ayahnya}, ia berkata aku melaksanakan thawaf bersama {Abdullah}, ketika sampai dibelakang Ka’bah aku berkata: apakah kamu tidak meminta perlindungan? Dia berkata Kami berlindung kepada Allah dari Neraka. kemudian dia pergi hingga mengusap hajar aswad dan berdiri diantara rukun dan pintu Ka’bah lalu dia meletakkan dadanya, wajahnya, lengan dan telapak tangannya dengan membentangkannya demikian, kemudian berkata beginilah aku melihat Rasulullah saw. melakukannya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1624
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ بْنِ مَيْسَرَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا السَّائِبُ بْنُ عَمْرٍو الْمَخْزُومِيُّ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ كَانَ يَقُودُ ابْنَ عَبَّاسٍ فَيُقِيمُهُ عِنْدَ الشُّقَّةِ الثَّالِثَةِ مِمَّا يَلِي الرُّكْنَ الَّذِي يَلِي الْحَجَرَ مِمَّا يَلِي الْبَابَ فَيَقُولُ لَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ أُنْبِئْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي هَا هُنَا فَيَقُولُ نَعَمْ فَيَقُومُ فَيُصَلِّي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {‘Ubaidullah bin Umar bin Maisarah}, telah menceritakan kepada Kami {Yahya bin Sa’id}, telah menceritakan kepada Kami {As Saib bin ‘Amr Al Makhzumi}, telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Abdullah bin As Saib}, dari {ayahnya} bahwa ia menuntun Ibnu Abbas dan memberdirikannya di sisi ketiga setelah rukun yang terletak setelah hajar aswad, yang terletak setelah pintu. Ibnu Abbas berkata kepadanya aku telah diberitahu bahwa Rasulullah saw. melakukan shalat di sini. Kemudian As Saib berkata ya. Kemudian ia berdiri dan melakukan shalat.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1625
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ السَّرْحِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ قَالَقُلْتُ لِعَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا يَوْمَئِذٍ حَدِيثُ السِّنِّ أَرَأَيْتِ قَوْلَ اللَّهِ تَعَالَى{ إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ }فَمَا أَرَى عَلَى أَحَدٍ شَيْئًا أَنْ لَا يَطَّوَّفَ بِهِمَا قَالَتْ عَائِشَةُ كَلَّا لَوْ كَانَ كَمَا تَقُولُ كَانَتْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ لَا يَطَّوَّفَ بِهِمَا إِنَّمَا أُنْزِلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ فِي الْأَنْصَارِ كَانُوا يُهِلُّونَ لِمَنَاةَ وَكَانَتْ مَنَاةُ حَذْوَ قُدَيْدٍ وَكَانُوا يَتَحَرَّجُونَ أَنْ يَطُوفُوا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَلَمَّا جَاءَ الْإِسْلَامُ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى{ إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Hisyam bin ‘Urwah}. Dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami {Ibnu As Sarh}, telah menceritakan kepada Kami {Ibnu Wahb} dari {Malik} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {ayahnya} bahwa ia berkata aku katakan kepada {Aisyah} isteri Nabi saw. dan pada saat itu aku adalah orang yang baru remaja bagaimana pendapatmu mengenai firman Allah ta’ala: “Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebagian dari syi’ar Allah.” Aku melihat tidak ada dosa sedikitpun atas seseorang untuk tidak melakukan sa’i antara keduanya. Aisyah berkata tidak, seandainya sebagaimana yang engkau katakan maka ayatnya berbunyi: FALAA JUNAAHA ‘ALAIHI ALLAA YATHTHAWWAFU BIHIMAA (maka tidak ada dosa baginya untuk tidak mengerjakan sa’i antara keduanya). Sesungguhnya ayat ini diturunkan mengenai orang-orang anshar, dahulu mereka bertalbiyah untuk Manah (nama berhala), dan Manah satu berhadapan dengan Qudaid (nama tempat antara Mekkah dan Madinah). Dan mereka enggan untuk melakukan thawaf antara Shafa dan Marwah, kemudian tatkala Islam datang, mereka bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai hal tersebut. Kemudian Allah ta’ala menurunkan ayat: “Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebagian dari syi’ar Allah”.