Manasik
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1636
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ عَنْ ابْنِ أَبِي زَائِدَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ رَجُلٍ مِنْ بَنِي ضَمْرَةَ عَنْ أَبِيهِ أَوْ عَمِّهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ بِعَرَفَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Hannad}, dari {Ibnu Abu Zaidah}, telah menceritakan kepada Kami {Sufyan bin ‘Uyainah}, dari {Zaid bin Aslam}, dari {seseorang dari Bani Dhamrah} dari {ayahnya} atua pamannya, ia berkata aku melihat Rasulullah saw. berada di atas mimbar di ‘Arafah.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1637
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ نُبَيْطٍ عَنْ رَجُلٍ مِنْ الْحَيِّ عَنْ أَبِيهِ نُبَيْطٍأَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاقِفًا بِعَرَفَةَ عَلَى بَعِيرٍ أَحْمَرَ يَخْطُبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada Kami {Abdullah bin Daud} dari {Salamah bin Nubaith} dari {seorang laki-laki} dari Al Hayy, dari {ayahnya yaitu Nubaith}, bahwa ia melihat Nabi saw. berdiri di ‘Arafah di atas unta mererah beliau berkhutbah.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1638
حَدَّثَنَا هنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ عَبْدِ الْمَجِيدِ قَالَ حَدَّثَنِي الْعَدَّاءُ بْنُ خَالِدِ بْنِ هَوْذَةَ قَالَ هَنَّادٌ عَنْ عَبْدِ الْمَجِيدِ أَبِي عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ الْعَدَّاءِ بْنِ هَوْذَةَ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ النَّاسَ يَوْمَ عَرَفَةَ عَلَى بَعِيرٍ قَائِمٌ فِي الرِّكَابَيْنِقَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ ابْنُ الْعَلَاءِ عَنْ وَكِيعٍ كَمَا قَالَ هَنَّادٌ حَدَّثَنَا عَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ أَبُو عَمْرٍو عَنْ الْعَدَّاءِ بْنِ خَالِدٍ بِمَعْنَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Hannad bin As Sari}, serta {Utsman bin Abu Syaibah}, mereka berkata telah menceritakan kepada Kami {Waki’} dari {Abdul Majid}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Al ‘Adda` bin Khalid bin Haudzah}, {Hannad} berkata dari {Abdul Majid Abu ‘Amr}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Khalid bin Al ‘Adda` bin Khalid bin Haudzah}, ia berkata saya melihat Rasulullah saw. berkhutbah kepada orang-orang pada Hari ‘Arafah di atas unta, kedua kakinya berada dalam dua sanggurdi. Abu Daud berkata hadits tersebut diriwayatkan oleh {Ibnu Al ‘Ala`} dari {Waki’}, sebagaimana yang dikatakan {Hannad} telah menceritakan kepada Kami {Abbas bin Abdul ‘Azhim}, telah menceritakan kepada Kami {‘Utsman bin Umar}, telah menceritakan kepada Kami {Abdul Majid Abu ‘Amr} dari {Al ‘Ala` bin Khalid} dengan maknanya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1639
حَدَّثَنَا ابْنُ نُفَيْلٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو يَعْنِي ابْنَ دِينَارٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ شَيْبَانَ قَالَأَتَانَا ابْنُ مِرْبَعٍ الْأَنْصَارِيُّ وَنَحْنُ بِعَرَفَةَ فِي مَكَانٍ يُبَاعِدُهُ عَمْرُو عَنْ الْإِمَامِ فَقَالَ أَمَا إِنِّي رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْكُمْ يَقُولُ لَكُمْ قِفُوا عَلَى مَشَاعِرِكُمْ فَإِنَّكُمْ عَلَى إِرْثٍ مِنْ إِرْثِ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ibnu Nufail}, telah menceritakan kepada Kami {Sufyan} dari {‘Amr yaitu Ibnu Dinar} dari {‘Amr bin Abdullah bin Shafwan} dari {Yazid bin Syaiban}, ia berkata {Ibnu Mirba’ Al Anshari} mendatangi Kami ketika Kami di Arafah di tempat yang di anggap jauh oleh ‘Amr dari imam. Dia berkata: ketahuilah bahwa aku adalah seorang utusan Rasulullah saw. kepada kalian, beliau mengatakan kepada kalian: “Wukuflah kalian di masy’ar kalian karena kalian berada pada warisan bapak kalian yaitu Ibrahim.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1640
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ ح و حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَيَانٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ الْأَعْمَشُ الْمَعْنَى عَنْ الْحَكَمِ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَأَفَاضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عَرَفَةَ وَعَلَيْهِ السَّكِينَةُ وَرَدِيفُهُ أُسَامَةُ وَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ فَإِنَّ الْبِرَّ لَيْسَ بِإِيجَافِ الْخَيْلِ وَالْإِبِلِ قَالَ فَمَا رَأَيْتُهَا رَافِعَةً يَدَيْهَا عَادِيَةً حَتَّى أَتَى جَمْعًا زَادَ وَهْبٌ ثُمَّ أَرْدَفَ الْفَضْلَ بْنَ الْعَبَّاسِ وَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ الْبِرَّ لَيْسَ بِإِيجَافِ الْخَيْلِ وَالْإِبِلِ فَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ قَالَ فَمَا رَأَيْتُهَا رَافِعَةً يَدَيْهَا حَتَّى أَتَى مِنًى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Muhammad bin Katsir}, telah menceritakan kepada Kami {Sufyan} dari {Al A’masy}. Dan diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami {Wahb bin Bayan}, telah menceritakan kepada Kami {‘Ubaidah}, telah menceritakan kepada Kami {Sulaiman Al A’masy} secara makna, dari {Al Hakam} dari {Miqsam} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. bertolak dari ‘Arafah dalam keadaan tenang, dan memboncengkan Usamah. Beliau mengatakan: “Wahai para manusia, hendaknya kalian dalam keadaan tenang, sesungguhnya kebaikan tidak dengan mempercepat lari kuda dan unta.” Ibnu Abbas berkata aku tidak melihatnya unta tersebut mengangkat kedua tangannya seperti biasa hingga beliau sampai ke Muzdalifah. {Wahb} menambahkan kemudian beliau memboncengkan Al Fadhl bin Al Abbas, dan berkata: “Wahai manusia, sesungguhnya kebaikan bukanlah dengan mempercepat lari kuda dan unta, hendaknya kalian dalam keadaan tenang.” Ia berkata aku tidak melihat unta tersebut mengangkat kedua tangannya hingga beliau sampai ke Mina.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1641
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ وَهَذَا لَفْظُ حَدِيثِ زُهَيْرٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عُقْبَةَ أَخْبَرَنِي كُرَيْبٌ أَنَّهُ سَأَلَ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍقُلْتُ أَخْبِرْنِي كَيْفَ فَعَلْتُمْ أَوْ صَنَعْتُمْ عَشِيَّةَ رَدِفْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ جِئْنَا الشِّعْبَ الَّذِي يُنِيخُ النَّاسُ فِيهِ لِلْمُعَرَّسِ فَأَنَاخَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاقَتَهُ ثُمَّ بَالَ وَمَا قَالَ زُهَيْرٌ أَهْرَاقَ الْمَاءَ ثُمَّ دَعَا بِالْوَضُوءِ فَتَوَضَّأَ وُضُوءًا لَيْسَ بِالْبَالِغِ جِدًّا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ الصَّلَاةُ قَالَ الصَّلَاةُ أَمَامَكَ قَالَ فَرَكِبَ حَتَّى قَدِمْنَا الْمُزْدَلِفَةَ فَأَقَامَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ أَنَاخَ النَّاسُ فِي مَنَازِلِهِمْ وَلَمْ يَحِلُّوا حَتَّى أَقَامَ الْعِشَاءَ وَصَلَّى ثُمَّ حَلَّ النَّاسُ زَادَ مُحَمَّدٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ قُلْتُ كَيْفَ فَعَلْتُمْ حِينَ أَصْبَحْتُمْ قَالَ رَدِفَهُ الْفَضْلُ وَانْطَلَقْتُ أَنَا فِي سُبَّاقِ قُرَيْشٍ عَلَى رِجْلَيَّحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَيَّاشٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ ثُمَّ أَرْدَفَ أُسَامَةَ فَجَعَلَ يُعْنِقُ عَلَى نَاقَتِهِ وَالنَّاسُ يَضْرِبُونَ الْإِبِلَ يَمِينًا وَشِمَالًا لَا يَلْتَفِتُ إِلَيْهِمْ وَيَقُولُ السَّكِينَةَ أَيُّهَا النَّاسُ وَدَفَعَ حِينَ غَابَتْ الشَّمْسُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ahmad bin Abdullah bin Yunus}, telah menceritakan kepada Kami {Zuhair}. Dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami {Muhammad bin Katsir}, telah mengabarkan kepada Kami {Sufyan} dan ini adalah lafazh hadits Zuhair, telah menceritakan kepada Kami {Ibrahim bin ‘Uqbah}, telah mengabarkan kepadaku {Kuraib} bahwa ia bertanya kepada {Usamah bin Zaid}, aku katakan beritahukan kepadaku apa yang kalian perbuat pada sore hari ketika engkau membonceng Rasulullah saw.!? Ia berkata Kami datang ke jalan bukit yang padanya orang-orang menderumkan untanya untuk singgah di Al Mu’arras (tempat singgah untuk tidur dan istirahat pada akhir malam). Lalu Rasulullah saw. menderumkan untanya kemudian buang air kecil. -Zuhair tidak mengatakan beliau menyiramkan air-. Kemudian beliau meminta tempat berwudhu lalu beliau berwudhu, tidak berlebihan sekali. Aku katakan wahai rasul, Shalat! Beliau mengatakan: “Shalat di depanmu.” Usamah berkata lalu beliau naik unta hingga Kami sampai ke Muzdalifah. Beliau melakukan shalat Maghrib kemudian orang-orang menderumkan unta di tempat-tempat persinggahan mereka, dan mereka tidak bertahallul, hingga beliau mendirikan shalat ‘Isya` dan melakukan shalat, kemudian orang-orang bertahallul. – {Muhammad} dalam haditsnya menambahkan {Kuraib} berkata apa yang kalian lakukan ketika pagi hari? Ia berkata Beliau memboncengkan Al Fadhl, sedangkan aku pergi bersama orang-orang Quraisy yang pergi cepat dengan berjalan kaki. Telah menceritakan kepada Kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada Kami {Yahya bin Adam}, telah menceritakan kepada Kami {Sufyan} dari {Abdurrahman bin ‘Ayyasy} dari {Zaid bin Ali} dari {ayahnya} dari {‘Ubaidullah bin Abu Rafi’} dari {Ali} ia berkata kemudian beliau memboncengkan Usamah, dan beliau memperlambat jalan untanya sementara orang-orang memukul unta kanan dan kiri, dan beliau tidak menoleh kepada mereka dan berkata: “Tenanglah wahai manusia.” Dan beliau bertolak ketika matahari tenggelam.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1642
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ قَالَسُئِلَ أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ وَأَنَا جَالِسٌ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسِيرُ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ حِينَ دَفَعَ قَالَ كَانَ يَسِيرُ الْعَنَقَ فَإِذَا وَجَدَ فَجْوَةً نَصَّقَالَ هِشَامٌ النَّصُّ فَوْقَ الْعَنَقِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Hisyam bin ‘Urwah}, dari {ayahnya}, bahwa ia berkata {Usamah bin Zaid} ditanya sementara aku dalam keadaan duduk bagaimana Rasulullah saw. berjalan pada waktu haji wada’ ketika beliau bertolak? Ia berkata beliau berjalan pelan, kemudian apabila beliau mendapatkan kelapangan beliau mempercepat jalannya. Hisyam berkata Nash (jalan cepat) adalah lebih dari ‘anaq (jalan pelan).
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1643
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ ابْنِ إِسْحَقَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُسَامَةَ قَالَكُنْتُ رِدْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا وَقَعَتْ الشَّمْسُ دَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada Kami {Ya’qub}, telah menceritakan kepada Kami {ayahku} dari {Ibnu Ishaq}, telah menceritakan kepadaku {Ibrahim bin ‘Uqbah} dari {Kuraib mantan budak Abdullah bin Abbas} dari {Usamah}, ia berkata aku membonceng Nabi saw., kemudian tatkala matahari terbenam Rasulullah saw. bertolak.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1644
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُدَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عَرَفَةَ حَتَّى إِذَا كَانَ بِالشِّعْبِ نَزَلَ فَبَالَ فَتَوَضَّأَ وَلَمْ يُسْبِغْ الْوُضُوءَ قُلْتُ لَهُ الصَّلَاةُ فَقَالَ الصَّلَاةُ أَمَامَكَ فَرَكِبَ فَلَمَّا جَاءَ الْمُزْدَلِفَةَ نَزَلَ فَتَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثُمَّ أَنَاخَ كُلُّ إِنْسَانٍ بَعِيرَهُ فِي مَنْزِلِهِ ثُمَّ أُقِيمَتْ الْعِشَاءُ فَصَلَّاهَا وَلَمْ يُصَلِّ بَيْنَهُمَا شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Abdullah bin Maslamah} dari {Malik} dari {Musa bin ‘Uqbah} dari {Kuraib} mantan budak Abdullah bin Abbas, dari {Usamah bin Zaid} bahwa ia mendengarnya berkata Rasulullah saw. bertolak dari ‘Arafah hingga ketika sampai di jalan bukit, beliau turun dan buang air kecil lalu berwudhu, dan beliau tidak melebihkan wudhu. Aku katakan kepada beliau Shalat! Beliau mengatakan: Shalat ada di depanmu. Kemudian beliau naik kendaraan dan tatkala telah sampai di Muzdalifah beliau turun dan berwudhu dan tidak melebihkan wudhunya. Kemudian didirikan shalat dan beliau melakukan shalat Maghrib, kemudian setiap orang menderumkan untanya di tempat persinggahannya, kemudian didirikan Shalat Isya`, lalu beliau melaksanakan shalat tersebut dan tidak melakukan shalat apapun diantara keduanya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1645
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِالْمُزْدَلِفَةِ جَمِيعًاحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ وَقَالَ بِإِقَامَةٍ إِقَامَةِ جَمْعٍ بَيْنَهُمَا قَالَ أَحْمَدُ قَالَ وَكِيعٌ صَلَّى كُلَّ صَلَاةٍ بِإِقَامَةٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا شَبَابَةُ ح و حَدَّثَنَا مَخْلَدُ بْنُ خَالِدٍ الْمَعْنَى أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ بِإِسْنَادِ ابْنِ حَنْبَلٍ عَنْ حَمَّادٍ وَمَعْنَاهُ قَالَ بِإِقَامَةٍ وَاحِدَةٍ لِكُلِّ صَلَاةٍ وَلَمْ يُنَادِ فِي الْأُولَى وَلَمْ يُسَبِّحْ عَلَى إِثْرِ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا قَالَ مَخْلَدٌ لَمْ يُنَادِ فِي وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada Kami {Abdullah bin Maslamah}, dari {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Salim bin Abdullah}, dari {Abdullah bin Umar} bahwa Rasulullah saw. melakukan Shalat Maghrib dan Isya` di Muzdalifah. Telah menceritakan kepada Kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada Kami {Hammad bin Khalid}, dari {Ibnu Abu Dzi`bin}, dari {Az Zuhri} dengan sanad serta maknanya. Dan ia berkata dengan satu iqamah jama’ antara keduanya. {Ahmad} berkata {Waki’} berkata beliau melakukan setiap shalat dengan satu iqamah. Telah menceritakan kepada Kami {Utsman bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada Kami {Syababah}. Dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami {Makhlad bin Khalid} secara makna, telah mengabarkan kepada Kami {Utsman bin Umar} dari {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Az Zuhri} dengan sanad Ahmad bin Hanbal dari Hammad dan dengan maknanya: Ia berkata dengan satu iqamah untuk setiap shalat dan tidak mengumandangkan adzan pada shalat pertama serta tidak melakukan shalat sunah setelah melakukan setiap shalat diantara kedua shalat tersebut. Makhlad berkata tidak mengumandangkan adzan pada satu pun diantara kedua shalat tersebut.