Manasik
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1716
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي يَزِيدَ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ طَارِقٍ أَخْبَرَهُ عَنْ أُمِّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا جَازَ مَكَانًا مِنْ دَارِ يَعْلَى نَسِيَهُ عُبَيْدُ اللَّهِ اسْتَقْبَلَ الْبَيْتَ فَدَعَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ma’in}, telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Yusuf} dari {Ibnu Juraij}, telah mengabarkan kepadaku {‘Ubaidullah bin Abu Yazid} bahwa {Abdurrahman bin Thariq} telah mengabarkan kepadanya dari {ibunya} bahwa Rasulullah saw. apabila melewati suatu tempat di Daru Ya’la -Ubaidullah lupa- beliau menghadap kiblat dan lansung berdo’a.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1717
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْإِنَّمَا نَزَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُحَصَّبَ لِيَكُونَ أَسْمَحَ لِخُرُوجِهِ وَلَيْسَ بِسُنَّةٍ فَمَنْ شَاءَ نَزَلَهُ وَمَنْ شَاءَ لَمْ يَنْزِلْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Hisyam} dari {ayahnya} dari {Aisyah}, ia berkata sesungguhnya Rasulullah saw. singgah di Al Muhashshab agar beliau mudah untuk keluar, hal tersebut bukanlah perkara yang sunnah. Maka barangsiapa yang ingin singgah padanya, ia boleh singgah, dan barangsiapa yang tidak ingin singgah padanya, maka ia boleh tidak singgah.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1718
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ الْمَعْنَى ح و حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالُوا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ قَالَ قَالَ أَبُو رَافِعٍلَمْ يَأْمُرْنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أُنْزِلَهُ وَلَكِنْ ضَرَبْتُ قُبَّتَهُ فَنَزَلَهُ قَالَ مُسَدَّدٌ وَكَانَ عَلَى ثَقَلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ عُثْمَانُ يَعْنِي فِي الْأَبْطَحِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, dan {Utsman bin Abu Syaibah} secara makna. Dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan}, telah menceritakan kepada kami {Shalih bin Kaisan} dari {Sulaiman bin Yasar}, ia berkata {Abu Rafi’} berkata Rasulullah saw. tidak memerintahkanku agar mensinggahkan beliau, akan tetapi aku mendirikan tenda beliau, kemudian beliau pun singgah padanya. Musaddad berkata Abu Rafi’ pada saat itu berada di atas hewan yang membawa perbekalan Nabi saw. Utsman berkata: bahwa itu terjadi di Al Abthah.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1719
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيْنَ تَنْزِلُ غَدًا فِي حَجَّتِهِ قَالَ هَلْ تَرَكَ لَنَا عَقِيْلٌ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ نَحْنُ نَازِلُونَ بِخَيْفِ بَنِي كِنَانَةَ حَيْثُ قَاسَمَتْ قُرَيْشٌ عَلَى الْكُفْرِ يَعْنِي الْمُحَصَّبَوَذَلِكَ أَنْ بَنِي كِنَانَةَ حَالَفَتْ قُرَيْشًا عَلَى بَنِي هَاشِمٍ أَنْ لَا يُنَاكِحُوهُمْ وَلَا يُبَايِعُوهُمْ وَلَا يُؤْوُوهُمْ قَالَ الزُّهْرِيُّ وَالْخَيْفُ الْوَادِي حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عُمَرُ حَدَّثَنَا أَبُو عَمْرٍو يَعْنِي الْأَوْزَاعِيَّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حِينَ أَرَادَ أَنْ يَنْفِرَ مِنْ مِنًى نَحْنُ نَازِلُونَ غَدًا فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ أَوَّلَهُ وَلَا ذَكَرَ الْخَيْفَ الْوَادِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq}, telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ali bin Husain} dari {‘Amr bin Utsman}, dari {Usamah bin Zaid}, ia berkata aku katakan pada saat beliau melakukan haji wahai Rasulullah, dimana engaku besok akan singgah? Beliau bertanya: “Apakah ‘Aqil (ibnu Abi Thalib) meninggalkan tempat singgah untuk kita?” kemudian beliau bersabda: “Kita akan singgah di lembah (padang) Bani Kinanah yang bernama Al Muhashshab, di tempat itulah orang-orang Quraisy saling bersumpah di atas kekafiran. Yang terjadi adalah bahwa Bani Kinanah bersumpah kepada orang-orang Quraisy atas Bani Hasyim bahwa mereka tidak akan menikahkan mereka, tidak berjual beli dengan mereka, serta tidak melindungi mereka.” Az Zuhri berkata Khaif adalah sebuah bukit. Telah menceritakan kepada kami {Mahmud bin Khalid}, telah menceritakan kepada kami {Umar}, telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amr yaitu Al Auza’i} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda ketika hendak kembali dari Mina: “Kita akan singgah besok….” Kemudian ia menyebutkan permulaannya dan tidak menyebutkan Lembah Khaif.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1720
حَدَّثَنَا مُوسَى أَبُو سَلَمَةَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَأَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍأَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَهْجَعُ هَجْعَةً بِالْبَطْحَاءِ ثُمَّ يَدْخُلُ مَكَّةَ وَيَزْعُمُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa Abu Salamah}, telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Humaid}, dari {Bakr bin Abdullah} serta {Ayyub} dari {Nafi’} bahwa {Ibnu Umar} tidur di Al Bathha`, kemudian masuk ke Mekkah dan mengaku bahwa Rasulullah saw. melakukan hal tersebut.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1721
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ وَأَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ وَالْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِالْبَطْحَاءِ ثُمَّ هَجَعَ بِهَا هَجْعَةً ثُمَّ دَخَلَ مَكَّةَوَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَفْعَلُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {‘Affan}, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah}, telah mengabarkan kepada kami {Humaid} dari {Bakr bin Abdullah} dari {Ibnu Umar} dan {Ayyub}, dari {Nafi’} bahwa Nabi saw. melakukan Shalat Zhuhur dan ‘Ashar, Maghrib serta Isya` di Al Bathha` lalu tidur di sana kemudian masuk ke Mekkah, dan Ibnu Umar melakukan hal tersebut.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1722
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّهُ قَالَوَقَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ بِمِنًى يَسْأَلُونَهُ فَجَاءَهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي لَمْ أَشْعُرْ فَحَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَذْبَحَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اذْبَحْ وَلَا حَرَجَ وَجَاءَ رَجُلٌ آخَرُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَشْعُرْ فَنَحَرْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ قَالَ ارْمِ وَلَا حَرَجَ قَالَ فَمَا سُئِلَ يَوْمَئِذٍ عَنْ شَيْءٍ قُدِّمَ أَوْ أُخِّرَ إِلَّا قَالَ اصْنَعْ وَلَا حَرَجَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Isa bin Thalhah bin ‘Ubaidullah} dari {Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash} bahwa ia berkata Rasulullah saw. berdiri pada waktu haji wada’ di Mina, mereka bertanya kepada beliau, kemudian seorang laki-laki datang dan berkata wahai Rasulullah, sesungguhnya aku tidak mengetahui, sehingga aku menyembelih sebelum melempar jumrah. Beliau berkata: “Lemparlah, tidak mengapa!” Abdullah bin ‘Amr berkata tidaklah beliau pada saat itu ditanya mengenai sesuatu yang didahulukan atau diakhirkan melainkan beliau mengatakan: “Lakukanlah, tidak mengapa!”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1723
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ شَرِيكٍ قَالَخَرَجْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَاجًّا فَكَانَ النَّاسُ يَأْتُونَهُ فَمَنْ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ سَعَيْتُ قَبْلَ أَنْ أَطُوفَ أَوْ قَدَّمْتُ شَيْئًا أَوْ أَخَّرْتُ شَيْئًا فَكَانَ يَقُولُ لَا حَرَجَ لَا حَرَجَ إِلَّا عَلَى رَجُلٍ اقْتَرَضَ عِرْضَ رَجُلٍ مُسْلِمٍ وَهُوَ ظَالِمٌ فَذَلِكَ الَّذِي حَرِجَ وَهَلَكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Asy Syaibani} dari {Ziyad bin ‘Ilaqah} dari {Usamah bin Syarik}, ia berkata aku keluar bersama Nabi saw. untuk melakukan haji. Dan orang-orang datang kepada beliau, maka ada yang mengatakan wahai Rasulullah, aku telah melakukan sa’i sebelum melakukan thawaf. Atau aku telah mendahulukan sesuatu dan mengakhirkan sesuatu. Dan beliau mengatakan: “Tidak mengapa, tidak mengapa.” Kecuali terhadap seseorang yang telah mencoreng kehormatan seorang muslim dan ia berbuat kedzaliman, maka itulah orang yang berdosa lagi binasa.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1724
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنِي كَثِيرُ بْنُ كَثِيرِ بْنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ أَبِي وِدَاعَةَ عَنْ بَعْضِ أَهْلِهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِمَّا يَلِي بَابَ بَنِي سَهْمٍ وَالنَّاسُ يَمُرُّونَ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَيْسَ بَيْنَهُمَا سُتْرَةٌ قَالَ سُفْيَانُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْكَعْبَةِ سُتْرَةٌقَالَ سُفْيَانُ كَانَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنَا عَنْهُ قَالَ أَخْبَرَنَا كُثَيْرٌ عَنْ أَبِيهِ قَالَ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ لَيْسَ مِنْ أَبِي سَمِعْتُهُ وَلَكِنْ مِنْ بَعْضِ أَهْلِي عَنْ جَدِّي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah}, telah menceritakan kepadaku {Katsir bin Katsir bin Al Muththalib bin Abu Wida’ah} dari {sebagian keluarganya}, dari {Kakeknya}, bahwa ia telah melihat Nabi saw. melakukan shalat di tempat yang terletak setelah pintu Bani Sahm, sementara orang-orang lewat di hadapannya, dan tidak ada sutrah (pembatas shalat) antara keduanya. Sufyan berkata tidak ada sutrah antara beliau dan Ka’bah. Sufyan berkata {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepada kami mengenai hal tersebut. Ia berkata telah mengabarkan kepada kami {Kutsair} dari {ayahnya}, ia berkata aku bertanya kepadanya kemudian ia berkata bukan dari ayahku aku mendengarnya, akan tetapi dari sebagian keluargaku, dari kakekku.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1725
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ حَدَّثَنِي يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ تَعَالَى عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِمْ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ اللَّهَ حَبَسَ عَنْ مَكَّةَ الْفِيلَ وَسَلَّطَ عَلَيْهَا رَسُولَهُ وَالْمُؤْمِنِينَ وَإِنَّمَا أُحِلَّتْ لِي سَاعَةً مِنْ النَّهَارِ ثُمَّ هِيَ حَرَامٌ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا يُعْضَدُ شَجَرُهَا وَلَا يُنَفَّرُ صَيْدُهَا وَلَا تَحِلُّ لُقْطَتُهَا إِلَّا لِمُنْشِدٍ فَقَالَ عَبَّاسٌ أَوْ قَالَ قَالَ الْعَبَّاسُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِلَّا الْإِذْخِرَ فَإِنَّهُ لِقُبُورِنَا وَبُيُوتِنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا الْإِذْخِرَقَالَ أَبُو دَاوُد وَزَادَنَا فِيهِ ابْنُ الْمُصَفَّى عَنْ الْوَلِيدِ فَقَامَ أَبُو شَاهٍ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ اكْتُبُوا لِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اكْتُبُوا لِأَبِي شَاهٍ قُلْتُ لِلْأَوْزَاعِيِّ مَا قَوْلُهُ اكْتُبُوا لِأَبِي شَاهٍ قَالَ هَذِهِ الْخُطْبَةُ الَّتِي سَمِعَهَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ فِي هَذِهِ الْقِصَّةِ قَالَ وَلَا يُخْتَلَى خَلَاهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim}, telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i}, telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah}, dari {Abu Hurairah}, ia berkata tatkala Allah Ta’ala menaklukkan Mekkah melalui Rasulullah saw., beliau berdiri diantara mereka lalu memuji Allah kemudian berkata: “Sesungguhnya Allah telah menahan gajah dari Ka’bah, dan Allah menguasakan Ka’bah kepada rasulNya serta orang-orang mukmin. Sesungguhnya hal itu dihalalkan bagiku sesaat pada waktu siang, kemudian haram hingga hari Kiamat, tidak boleh pohonnya ditebang, tidak boleh hewan buruannya diusir, dan tidak halal barang temuannya kecuali bagi orang yang hendak mengumumkan.” Kemudian Abbas berkata wahai Rasulullah, kecuali idzkhir, karena tanaman tersebut untuk kuburan dan rumah kami. Kemudian Rasulullah saw. berkata: “Kecuali idzkhir.” Abu Daud berkata dan {Ibnu Al Mushthafa} menambahkan padanya dari {Al Walid} kemudian Abu Syah yaitu seorang laki-laki dari penduduk Yaman berdiri dan berkata wahai Rasulullah, tuliskan untukku! Kemudian Rasulullah saw. berkata: “Tuliskan untuk Abu Syah!” Aku katakan kepada Al Auza’i apakah ucapan Rasulullah saw.: “Tuliskan untuk Abu Syah!” Ia berkata khutbah yang ia dengar dari Rasulullah saw. Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Mujahid} dari {Thawus} dari {Ibnu Abbas} mengenai kisah ini, ia berkata dan tidak boleh dipotong tanamannya.