Masjid dan Berjamaah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 747

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْفَضْلِ الْخُرْقِي حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ أَرْسَلَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تَعَالَ فَخُطَّ لِي مَسْجِدًا فِي دَارِي أُصَلِّي فِيهِ وَذَلِكَ بَعْدَ مَا عَمِيَ فَجَاءَ فَفَعَلَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Al Fadhl Al Khurqi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Amir} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {‘Ashim} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah}, berkata Seorang lelaki Anshar mengutus seseorang kepada Rasulullah saw., agar ia mengatakan “kunjungilah dan garislah untukku sebuah masjid di rumahku, hingga aku bisa shalat di situ.” Dan hal itu ketika ia mengalami kebutaan. Lalu beliau datang dan melakukkannya.

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 748

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ الْمُنْذِرِ بْنِ الْجَارُودِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَصَنَعَ بَعْضُ عُمُومَتِي لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا فَقَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي أُحِبُّ أَنْ تَأْكُلَ فِي بَيْتِي وَتُصَلِّيَ فِيهِ قَالَ فَأَتَاهُ وَفِي الْبَيْتِ فَحْلٌ مِنْ هَذِهِ الْفُحُولِ فَأَمَرَ بِنَاحِيَةٍ مِنْهُ فَكُنِسَ وَرُشَّ فَصَلَّى وَصَلَّيْنَا مَعَهُقَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ بْن مَاجَةَ الْفَحْلُ هُوَ الْحَصِيرُ الَّذِي قَدْ اسْوَدَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hakim} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu ‘Adi} dari {Ibnu ‘Aun} dari {Anas bin Sirin} dari {Abdul Hamid bin Al Mundzir bin Al Jarud} dari {Anas bin Malik} ia berkata Sebagian dari bibiku membuatkan makanan untuk Nabi saw., lalu ia berkata kepada Nabi saw. “Aku suka jika engkau makan dan shalat di rumahku.” Anas berkata “Kemudian beliau mendatanginya, sementara di rumah ada tikar, beliau memerintahkan memegang bagian ujungnya agar di bersihkan dan diperciki air. Kemudian beliau shalat dan kami shalat bersamanya.” Abu Abdullah Ibnu Majah berkata “Al Fahlu adalah tikar yang sudah menghitam lusuh.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 749

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ أَبِي الْجَوْنِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ صَالِحٍ الْمَدَنِيُّ حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَخْرَجَ أَذًى مِنْ الْمَسْجِدِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Ammar} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Sulaiman bin Abul Jaun} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Shalih Al Madani} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Abu Maryam} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengeluarkan kotoran dari dalam masjid, maka Allah akan membuatkan baginya rumah di surga.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 750

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرِ بْنِ الْحَكَمِ وَأَحْمَدُ بْنُ الْأَزْهَرِ قَالَا حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ سُعَيْرٍ أَنْبَأَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِالْمَسَاجِدِ أَنْ تُبْنَى فِي الدُّورِ وَأَنْ تُطَهَّرَ وَتُطَيَّبَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Bisyr bin Al Hakam} dan {Ahmad bin Al Azhar} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Malik bin Su’air} berkata, telah memberitakan kepada kami {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Bapaknya} dari {Aisyah} berkata “Rasulullah saw. memerintahkan agar masjid dibangun di perkampungan, dibersihkan dan di beri wewangian.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 751

حَدَّثَنَا رِزْقُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِسْحَقَ الْحَضْرَمِيُّ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ بْنُ قُدَامَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تُتَّخَذَ الْمَسَاجِدُ فِي الدُّورِ وَأَنْ تُطَهَّرَ وَتُطَيَّبَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rizqullah bin Musa} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ya’qub bin Ishaq Al Hadlrami} berkata, telah menceritakan kepada kami {Za`idah bin Qudamah} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Bapaknya} dari {Aisyah} ia berkata “Rasulullah saw. memerintahkan agar masjid dibangun di perkampungan, dibersihkan dan diberi wewangian.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 752

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ خَالِدِ بْنِ إِيَاسٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَاطِبٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَأَوَّلُ مَنْ أَسْرَجَ فِي الْمَسَاجِدِ تَمِيمٌ الدَّارِيُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Sinan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dari {Khalid bin ‘Iyas} dari {Yahya bin Abdurrahman bin Hathib} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata “Pertama kali yang memberi penerangan di masjid adalah Tamim Ad Daari.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 753

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ الْعُثْمَانِيُّ أَبُو مَرْوَانَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُمَا أَخْبَرَاهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي جِدَارِ الْمَسْجِدِ فَتَنَاوَلَ حَصَاةً فَحَكَّهَا ثُمَّ قَالَ إِذَا تَنَخَّمَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ قِبَلَ وَجْهِهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلْيَبْزُقْ عَنْ شِمَالِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Utsman Al Utsmani Abu Marwan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Sa’d} dari {Ibnu Syihab} dari {Humaid bin Abdurrahman bin Auf} dari {Abu Hurairah} dan {Abu Sa’id Al Khudri} bahwa keduanya telah mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. melihat dahak di dinding masjid, beliau lalu mengambil kerikil seraya membersihkannya. Setelah itu beliau bersabda: “Jika salah seorang dari kalian membuang dahak, maka janganlah ke bagian depan atau samping kanannya. Tetapi hendaklah ke samping kiri atau di bawah kaki kirinya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 754

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ طَرِيفٍ حَدَّثَنَا عَائِذُ بْنُ حَبِيبٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ فَغَضِبَ حَتَّى احْمَرَّ وَجْهُهُ فَجَاءَتْهُ امْرَأَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَحَكَّتْهَا وَجَعَلَتْ مَكَانَهَا خَلُوقًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَحْسَنَ هَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Tharif} berkata, telah menceritakan kepada kami {‘Aidz bin Habib} dari {Humaid} dari {Anas} berkata Nabi saw. melihat dahak di kiblat masjid hingga beliau marah dan memerah wajahnya. Kemudian datanglah seorang wanita Anshar kepada beliau seraya mengerik dan memberi wewangian pada bekasnya. Maka Rasulullah saw. pun bersabda: “Alangkah bagusnya ini.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 755

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ الْمِصْرِيُّ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَرَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ وَهُوَ يُصَلِّي بَيْنَ يَدَيْ النَّاسِ فَحَتَّهَا ثُمَّ قَالَ حِينَ انْصَرَفَ مِنْ الصَّلَاةِ إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا كَانَ فِي الصَّلَاةِ فَإِنَّ اللَّهَ قِبَلَ وَجْهِهِ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ أَحَدُكُمْ قِبَلَ وَجْهِهِ فِي الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh Al Mishri} berkata, telah memberitakan kepada kami {Al Laits bin Sa’d} dari {Nafi’} dari {Abdullah bin Umar} ia berkata Ketika Rasulullah saw. sedang shalat, beliau melihat dahak di kiblat masjid lalu beliau mengeriknya. Selesai shalat beliau kemudian bersabda: “Jika salah seorang dari kalian sedang shalat sesungguhnya Allah berada di depannya, maka ketika shalat janganlah kalian membuang dahaknya ke arah depan.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 756

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَكَّ بُزَاقًا فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Bapaknya} dari {Aisyah} berkata “Rasulullah saw. membersihkan ludah di kiblat masjid.”