Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3477

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَمَةَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِأُوتِيَ نَبِيُّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَفَاتِيحَ كُلِّ شَيْءٍ غَيْرَ خَمْسٍ{ إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Syu’bah} telah menceritakan kepadaku {Amru bin Murrah} dari {Abdullah bin Salamah} berkata {Abdullah} berkata Nabi kalian saw. telah diberi perbendaharaan segala sesuatu selain lima perkara (Sesungguhnya Allah, hanya pada sisiNya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.)

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3478

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ زُهَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنِ الْأَسْوَدِ وَعَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَأَنَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكَبِّرُ فِي كُلِّ خَفْضٍ وَرَفْعٍ وَقِيَامٍ وَقُعُودٍ وَيُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ حَتَّى يُرَى بَيَاضُ خَدَّيْهِ أَوْ خَدِّهِ وَرَأَيْتُ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ يَفْعَلَانِ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Zuhair} berkata Telah menceritakan kepadaku {Abu Ishaq} dari {Abdurrahman bin Al Aswad} dari {Al Aswad} dan {‘Alqamah} dari {Abdullah} ia berkata Aku melihat Rasulullah saw. bertakbir pada setiap turun, naik, bangun, duduk dan salam dari kanannya dan dari kirinya hingga terlihat putih kedua pipinya atau satu pipi. Aku juga meliaht Abu Bakar dan Umar mengerjakan seperti itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3479

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَكُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي قُبَّةٍ نَحْوٌ مِنْ أَرْبَعِينَ فَقَالَ أَتَرْضَوْنَ أَنْ تَكُونُوا رُبُعَ أَهْلِ الْجَنَّةِ قُلْنَا نَعَمْ قَالَ أَتَرْضَوْنَ أَنْ تَكُونُوا ثُلُثَ أَهْلِ الْجَنَّةِ قُلْنَا نَعَمْ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ تَكُونُوا نِصْفَ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَذَاكَ أَنَّ الْجَنَّةَ لَا يَدْخُلُهَا إِلَّا نَفْسٌ مُسْلِمَةٌ وَمَا أَنْتُمْ فِي الشِّرْكِ إِلَّا كَالشَّعْرَةِ الْبَيْضَاءِ فِي جِلْدِ ثَوْرٍ أَسْوَدَ أَوْ السَّوْدَاءِ فِي جِلْدِ ثَوْرٍ أَحْمَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Syu’bah} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Amru bin Maimun} dari {Abdullah} berkata Kami pernah bersama Nabi saw. di Qubbah sekitar empat puluh orang, lalu beliau bersabda: “Apakah kalian rela menjadi seperempat penghuni surga?” mereka menjawab Ya. Beliau bersabda lagi: “Apakah kalian rela menjadi sepertiga penghuni surga?” mereka menjawab Ya. Beliau bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sesungguhnya aku mengharapkan agar kalian menjadi setengah penghuni surga, tidak akan masuk kecuali jiwa muslim. Dan tidaklah kalian dalam kesyirikan kecuali seperti rambut putih berada di kulit kerbau hitam, atau rambut hitam di kulit seekor kerbau merah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3480

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَمَرَّ بِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أُصَلِّي فَقَالَ سَلْ تُعْطَهْ يَا ابْنَ أُمِّ عَبْدٍفَابْتَدَرَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ عُمَرُ مَا بَادَرَنِي أَبُو بَكْرٍ إِلَى شَيْءٍ إِلَّا سَبَقَنِي إِلَيْهِ أَبُو بَكْرٍ فَسَأَلَاهُ عَنْ قَوْلِهِ فَقَالَ مِنْ دُعَائِي الَّذِي لَا أَكَادُ أَدَعُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَعِيمًا لَا يَبِيدُ وَقُرَّةَ عَيْنٍ لَا تَنْفَدُ وَمُرَافَقَةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُحَمَّدٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ جَنَّةِ الْخُلْدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Syu’bah} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Abu Ubaidah} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. lewat di depanku sementara aku sedang shalat. Lalu beliau bersabda: “Mintalah, pasti engkau akan diberi, wahai Ibnu Ummi ‘Abd.” Maka Abu Bakar dan Umar radliallahu ‘anhuma menyongsongnya. Umar berkata Tidaklah aku bersegera bersamaku kepada Sesuatu kecuali Abu Bakar telah mendahuluiku. Lalu keduanya bertanya kepadanya tentang sabdanya, lalu ia berkata Di antara doaku yang hampir tidak pernah aku tinggalkan adalah Ya Allah, Aku memohon kepadaMu kenikmatan yang tidak pernah musnah, ketentraman mata yang tidak pernah habis dan menemani Nabi Muhammad saw. di surga paling tinggi, surga Al Khuld (abadi).

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3481

سَمِعْت يَحْيَى قَالَ سَمِعْتُ سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ وَهْبٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ قَالَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكُمْ سَتَرَوْنَ بَعْدِي أَثَرَةً وَأُمُورًا تُنْكِرُونَهَا قَالَ قُلْنَا وَمَا تَأْمُرُنَا قَالَ أَدُّوا إِلَيْهِمْ حَقَّهُمْ وَسَلُوا اللَّهَ حَقَّكُمْ
Terjemahan: Aku mendengar {Yahya} berkata Aku mendengar {Sulaiman} berkata Aku mendengar {Zaid bin Wahb} berkata Aku mendengar {Abdullah} berkata Rasulullah saw. bersabda kepada kami: “Sesungguhnya kalian akan melihat sepeninggalku perbuatan monopoli (mengutamakan diri sendiri) dan perkara yang kalian ingkari.” Kami berkata Apa yang engkau perintahkan kepada kami? Beliau bersabda: “Tunaikanlah hak mereka dan mohonlah kepada Allah hak kalian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3482

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ عَامِرٍ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ قَالَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فِي الْمَسْجِدِ فَجِئْنَا نَمْشِي مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ فَلَمَّا رَكَعَ النَّاسُ رَكَعَ عَبْدُ اللَّهِ وَرَكَعْنَا مَعَهُ وَنَحْنُ نَمْشِي فَمَرَّ رَجُلٌ بَيْنَ يَدَيْهِ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ وَهُوَ رَاكِعٌ صَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ فَلَمَّا انْصَرَفَ سَأَلَهُ بَعْضُ الْقَوْمِ لِمَ قُلْتَ حِينَ سَلَّمَ عَلَيْكَ الرَّجُلُ صَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ إِذَا كَانَتْ التَّحِيَّةُ عَلَى الْمَعْرِفَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} dari {Mujalid} dari {Amir} dari {Al Aswad bin Yazid} berkata Shalat telah didirikan di masjid, lalu kami datang bersama Abdullah bin Mas’ud, tatkala orang-orang ruku’, Abdullah pun ruku dan kami pun ruku’ bersamanya, sementara kami sedang berjalan. Seorang laki-laki lewat di depannya seraya berkata (ASSALAMU ‘ALAIKA) wahai Abu Abdurrahman. Maka {Abdullah} pun menjawab, ketika itu ia sedang ruku’ (SHADAQALLAHU WA RASULUHU) (Maha Benar Allah dan RasulNya) ia melanjutkan Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya dari tanda-tanda kiamat adalah apabila ucapan salam hanya kepada orang yang dikenal.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3483

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ عَنِ الزُّبَيْرِ بْنِ عَدِيٍّ عَنْ طَلْحَةَ عَنْ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَلَمَّا أُسْرِيَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْتُهِيَ بِهِ إِلَى سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى وَهِيَ فِي السَّمَاءِ السَّادِسَةِ إِلَيْهَا يُنْتَهَ مَا يُعْرَجُ بِهِ مِنْ الْأَرْضِ فَيُقْبَضُ مِنْهَا وَإِلَيْهَا يُنْتَهَ مَا يُهْبَطُ بِهِ مِنْ فَوْقِهَا فَيُقْبَضُ مِنْهَا قَالَ{ إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى }قَالَ فِرَاشٌ مِنْ ذَهَبٍ قَالَ فَأُعْطِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثًا وَأُعْطِيَ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ وَأُعْطِيَ خَوَاتِيمَ سُورَةِ الْبَقَرَةِ وَغُفِرَ لِمَنْ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ مِنْ أُمَّتِهِ شَيْئًا الْمُقْحِمَاتُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah mengabarkan kepada kami {Malik bin Mighwal} dari {Az Zubair bin Adi} dari {Thalhah} dari {Murrah} dari {Abdullah} berkata Ketika Rasulullah saw. diisra`kan hingga sampai Sidratul Muntaha, yaitu pada langit keenam, di situlah berakhirnya semua yang naik dari bumi, di ambil dan dari situ pula berakhirnya apa yang diturunkan dari atasnya dan di ambil. Ia berkata ((Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh Sesuatu yang meliputinya) ia berkata Kasur yang terbuat dari emas, ia melanjutkan Lalu Rasulullah saw. diberi tiga perkara diberi kewajiban shalat lima waktu, diberi penutup surat Al Baqarah dan diampuninya siapa saja yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun dari umatnya yang melakukan dosa-dosa besar.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3484

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ زَاذَانَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلَّهِ مَلَائِكَةً فِي الْأَرْضِ سَيَّاحِينَ يُبَلِّغُونِي مِنْ أُمَّتِي السَّلَامَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah memberitakan kepada kami {Sufyan} dari {Abdullah bin As Sa`ib} dari {Zadzan} berkata {Abdullah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki malaikat di bumi yang senantiasa berkeliling untuk menyampaikan kepadaku salam dari ummatku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3485

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجَنَّةُ أَقْرَبُ إِلَى أَحَدِكُمْ مِنْ شِرَاكِ نَعْلِهِ وَالنَّارُ مِثْلُ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} dari {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Surga itu lebih dekat kepada salah seorang dari kalian dari tali sandalnya dan neraka pun demikian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3486

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُبَاشِرْ الْمَرْأَةُ الْمَرْأَةَ لِتَنْعَتَهَا لِزَوْجِهَا كَأَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain untuk menceritakan sifatnya kepada suaminya, seakan ia melihatnya.”