Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3497

حَدَّثَنَا عَمَّارُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنِ الْهَجَرِيِّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَاءَ خَادِمُ أَحَدِكُمْ بِطَعَامِهِ فَلْيَبْدَأْ بِهِ فَلْيُطْعِمْهُ أَوْ لِيُجْلِسْهُ مَعَهُ فَإِنَّهُ وَلِيَ حَرَّهُ وَدُخَانَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ammar bin Muhammad} dari {Al Hajari} dari {Abu Al Ahwash} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Apabila pelayan salah seorang dari kalian menghidangkan makanan, maka hendaklah ia memulainya lalu berilah ia makan atau hendaklah mengajak duduk bersamanya, sebab ia yang mengurusi panas dan asapnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3498

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَلْقَمَةَ قَالَ قَالَ ابْنُ مَسْعُودٍأَلَا أُصَلِّي لَكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَصَلَّى فَلَمْ يَرْفَعْ يَدَيْهِ إِلَّا مَرَّةً
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Ashim bin Kulaib} dari {Abdurrahman bin Al Aswad} dari {‘Alqamah} ia berkata {Ibnu Mas’ud} berkata Maukah aku shalat untuk kalian seperti shalat Rasulullah saw.? Ia berkata Lalu ia shalat tanpa mengangkat tangannya kecuali hanya sekali.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3499

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ بِالنَّجْمِ وَسَجَدَ الْمُسْلِمُونَ إِلَّا رَجُلًا مِنْ قُرَيْشٍ أَخَذَ كَفًّا مِنْ تُرَابٍ فَرَفَعَهُ إِلَى جَبْهَتِهِ فَسَجَدَ عَلَيْهِقَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَرَأَيْتُهُ بَعْدُ قُتِلَ كَافِرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {Al Aswad bin Yazid} dari {Ibnu Mas’ud} bahwa Nabi saw. sujud pada surat An Najm dan kaum muslimin pun bersujud kecuali seorang laki-laki dari Quraisy, ia mengambil segenggam tanah lalu mengangkatnya ke dahinya kemudian sujud di atasnya. Abdullah berkata Setelah itu aku melihatnya mati terbunuh dalam keadaan kafir.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3500

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَلَمَّا أُنْزِلَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ كَانَ يُكْثِرُ إِذَا قَرَأَهَا وَرَكَعَ أَنْ يَقُولَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ ثَلَاثًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Ubaidah} dari {Abdullah} ia berkata Ketika ayat: (IDZA JAA`A NASHRULLAHI WAL FATH) diturunkan kepada Rasulullah saw., beliau banyak membacanya, dan ruku’ beliau membaca: ” (SUBHANAKA ALLAHUMMA RABBANA WA BIHAMDIKA ALLAHUMMAGHFIRLI, INNAKA ANTAT TAWWABUR RAHIM) (Maha Suci Engkau ya Allah, Rabb kami dan segala puji bagi-Mu ya Allah, ampunilah aku sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).” sebanyak tiga kali.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3501

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْنُكَ عَلَيَّ أَنْ تَرْفَعَ الْحِجَابَ وَأَنْ تَسْتَمِعَ سِوَادِي حَتَّى أَنْهَاكَسِوَادِي سِرِّي قَالَ أَذِنَ لَهُ أَنْ يَسْمَعَ سِرَّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al Hasan bin Ubaidullah} dari {Ibrahim bin Suwaid} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Izinmu atasku adalah mengangkat hijab dan mendengarkan rahasiaku hingga aku melarangmu mendengar rahasiaku.” Ia berkata Beliau mengizinkannya untuk mendengar rahasianya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3502

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَهَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَاجَتِهِ فَقَالَ الْتَمِسْ لِي ثَلَاثَةَ أَحْجَارٍ قَالَ فَأَتَيْتُهُ بِحَجَرَيْنِ وَرَوْثَةٍ قَالَ فَأَخَذَ الْحَجَرَيْنِ وَأَلْقَى الرَّوْثَةَ وَقَالَ إِنَّهَا رِكْسٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Ubaidah} dari {Abdullah} ia berkata Nabi saw. keluar untuk buang hajat, lalu beliau bersabda: “Carikan untukku tiga buah batu.” Ia berkata Lalu aku memberinya dua batu dan kotoran hewan. Ia berkata Beliau pun mengambil dua buah batu dan melemparkan kotoran hewan, lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya itu sesuatu yang menjijikkan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3503

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْدِبُ لَنَا السَّمَرَ بَعْدَ الْعِشَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {ayahnya} dari {‘Atha`} dari {Abu Wa`il} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. mencela perbincangan kami setelah Isya`.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3504

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ عِيسَى بْنِ عَاصِمٍ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ وَمَا مِنَّا إِلَّا وَلَكِنَّ اللَّهَ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Salamah bin Kuhail} dari {Isa bin ‘Ashim} dari {Zirr bin Hubaisy} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Thiyarah (menggantungkan nasib) adalah syirik dan tidaklah dari kami kecuali Allah menghilangkannya dengan tawakkal.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3505

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَكُنْتُ أَمْشِي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَرْثٍ بِالْمَدِينَةِ وَهُوَ مُتَّكِئٌ عَلَى عَسِيبٍ قَالَ فَمَرَّ بِقَوْمٍ مِنْ الْيَهُودِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ سَلُوهُ عَنْ الرُّوحِ قَالَ بَعْضُهُمْ لَا تَسْأَلُوهُ فَسَأَلُوهُ عَنْ الرُّوحِ فَقَالُوا يَا مُحَمَّدُ مَا الرُّوحُ فَقَامَ فَتَوَكَّأَ عَلَى الْعَسِيبِ قَالَ فَظَنَنْتُ أَنَّهُ يُوحَى إِلَيْهِ فَقَالَ{ وَيَسْأَلُونَكَ عَنْ الرُّوحِ قُلْ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنْ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا }قَالَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ قَدْ قُلْنَا لَكُمْ لَا تَسْأَلُوهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Ibrahim} dari {‘Alqamah} dari {Abdullah} ia berkata Aku pernah berjalan bersama Nabi saw. di salah satu jalan di Madinah, saat itu beliau bertelekan pada sebuah batang pohon kurma. Ia berkata Lalu beliau melewati beberapa orang yahudi, maka sebagian mereka menanyakan kepada beliau masalah ruh, sebagian mereka berkata Tanyakan kepadanya tentang ruh. Sebagian lain berkata Jangan kalian menanyakan kepadanya. Maka mereka menanyakannya tentang ruh, mereka berkata Wahai Muhammad, apakah itu ruh? Beliau pun berdiri lalu bersandar pada batang pohon kurma. Ia berkata Lalu aku mengira bahwa beliau sedang menerima wahyu, lalu beliau bersabda: ” (FirmanNya) (Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: “Ruh itu termasuk urusan Rabb-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit).” Ia berkata Lalu sebagian mereka berkata Kami telah mengatakannya Jangan kalian menanyakan kepadanya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3506

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا إِنِّي أَبْرَأُ إِلَى كُلِّ خَلِيلٍ مِنْ خُلَّتِهِ وَلَوْ اتَّخَذْتُ خَلِيلًا لَاتَّخَذْتُ أَبَا بَكْرٍ خَلِيلًا إِنَّ صَاحِبَكُمْ خَلِيلُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Abdullah bin Murrah} dari {Abu Al Ahwash} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Ketahuilah bahwa aku berlepas diri dari seluruh kekasih dari kekasihnya, seandainya aku diperbolehkan menjadikan kekasih, niscaya aku akan menjadikan Abu Bakar sebagai kekasih. Sesungguhnya sahabatmu ini adalah kekasih Allah Azza wa Jalla.”