Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3537

حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَبَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَاجِدٌ وَحَوْلَهُ نَاسٌ مِنْ قُرَيْشٍ إِذْ جَاءَ عُقْبَةُ بْنُ أَبِي مُعَيْطٍ بِسَلَى جَزُورٍ فَقَذَفَهُ عَلَى ظَهْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَرْفَعْ رَأْسَهُ فَجَاءَتْ فَاطِمَةُ فَأَخَذَتْهُ مِنْ ظَهْرِهِ وَدَعَتْ عَلَى مَنْ صَنَعَ ذَلِكَ قَالَ فَقَالَ اللَّهُمَّ عَلَيْكَ الْمَلَأَ مِنْ قُرَيْشٍ أَبَا جَهْلِ بْنَ هِشَامٍ وَعُتْبَةَ بْنَ رَبِيعَةَ وَشَيْبَةَ بْنَ رَبِيعَةَ وَعُقْبَةَ بْنَ أَبِي مُعَيْطٍ وَأُمَيَّةَ بْنَ خَلَفٍ أَوْ أُبَيَّ بْنَ خَلَفٍحَدَّثَنَا شُعْبَةُ الشَّاكُّ قَالَ فَلَقَدْ رَأَيْتُهُمْ قُتِلُوا يَوْمَ بَدْرٍ فَأُلْقُوا فِي بِئْرٍ غَيْرَ أَنَّ أُمَيَّةَ أَوْ أُبَيًّا تَقَطَّعَتْ أَوْصَالُهُ فَلَمْ يُلْقَ فِي الْبِئْرِ حَدَّثَنَا خَلَفٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ عَمْرَو بْنَ هِشَامٍ وَأُمَيَّةَ بْنَ خَلَفٍ وَزَادَ وَعِمَارَةَ بْنَ الْوَلِيدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {Amru bin Maimun} dari {Abdullah} ia berkata Suatu ketika Rasulullah saw. sedang sujud sedangkan orang-orang dari Quraisy berada di sekitarnya, ketika itu Uqbah bin Abu Mu’aith datang dengan membawa ari-ari unta setelah melahirkan, lalu melemparkannya di atas punggung Rasulullah saw. namun beliau tidak mengangkat kepalanya, lalu datanglah Fathimah mengambil dari punggungnya seraya mendoakan kebinasaan kepada orang yang melakukannya. Ia berkata Lalu beliau bersabda: “Ya Allah, binasakanlah para pemuka Quraisy, Abu Jahl bin Hisyam, Utbah bin Rabi’ah, Syaibah bin Rabi’ah, Uqbah bin Abi Mu’aith, dan Umayyah bin Khalaf atau Ubay bin Khalaf.” Telah menceritakan kepada kami Syu’bah yang ragu ia berkata Aku telah melihat mereka terbunuh pada perang Badar, maka mereka semua dilemparkan ke dalam sebuah sumur selain Umayyah atau Ubay telah patah persendiaannya, ia tidak dilempar ke dalam sumur. Telah menceritakan kepada kami {Khalaf} telah menceritakan kepada kami {Isra`il}, lalu ia menyebutkan haditsnya, hanya saja ia mengatakan (mereka adalah) Amru bin Hisyam dan Umayyah bin Khalaf, serta ia menambah ‘Imarah bin Al Walid.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3538

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنِ النَّزَّالِ بْنِ سَبْرَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَسَمِعْتُ رَجُلًا يَقْرَأُ آيَةً وَسَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيْرَهَا فَأَتَيْتُ بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَغَيَّرَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ عَرَفْتُ فِي وَجْهِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكَرَاهِيَةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كِلَاكُمَا مُحْسِنٌ إِنَّ مَنْ قَبْلَكُمْ اخْتَلَفُوا فِيهِ فَأَهْلَكَهُمْقَالَ شُعْبَةُ وَحَدَّثَنِي مِسْعَرٌ عَنْهُ وَرَفَعَهُ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَا تَخْتَلِفُوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abdul Malik bin Maisarah} dari {An Nazzal bin Sabrah} dari {Abdullah} bahwa ia berkata Aku mendengar seorang laki-laki membaca satu ayat dan aku mendengar dari Rasulullah saw. yang berbeda, lalu aku mendatangi Rasulullah saw., maka berubahlah wajah Rasulullah saw. atau aku mengetahui ada kebencian pada wajah Rasulullah saw. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Kalian berdua membacanya dengan benar, sesungguhnya orang sebelum kalian berselisih lalu mereka binasa.” {Syu’bah} berkata Dan telah menceritakan kepadaku {Mis’ar} darinya dan ia memarfu’kannya kepada {Abdullah} dari Nabi saw.: “Janganlah kalian berselisih.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3539

حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ أَنَّهُ قَالَلَا تَصْلُحُ سَفْقَتَانِ فِي سَفْقَةٍ وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَعَنَ اللَّهُ آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَشَاهِدَهُ وَكَاتِبَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Simak bin Harb} ia berkata Aku mendengar {Abdurrahman bin Abdullah} menceritakan dari {Abdullah bin Mas’ud} bahwa ia berkata Tidak sah ada dua akad (jual beli) dalam satu akad, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Allah melaknat pemakan harta riba, yang memberinya, saksi atas akad riba dan orang yang menuliskannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3540

حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ شُعْبَةُ وَأَحْسِبُهُ قَدْ رَفَعَهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَقَالَ مَثَلُ الَّذِي يُعِينُ عَشِيرَتَهُ عَلَى غَيْرِ الْحَقِّ مَثَلُ الْبَعِيرِ رُدِّيَ فِي بِئْرٍ فَهُوَ يَمُدُّ بِذَنَبِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Simak} ia berkata Aku mendengar {Abdurrahman bin Abdullah} menceritakan dari {ayahnya}, Syu’bah berkata, dan aku mengira ia memarfu’kan kepada Rasulullah saw., beliau bersabda: “Perumpamaan orang yang membantu keluarganya bukan di atas kebenaran, seperti seekor unta yang jatuh ke dalam sumur, ia diangkat dengan ekornya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3541

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ صِدِّيقًا وَلَا يَزَالُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ كَذَّابًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} dari {Abu Wa`il} dari {Abdullah bin Mas’ud} dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: “Seorang laki-laki senantiasa jujur dan menetapi kejujuran hinga tercatat sebagai orang yang jujur, dan orang senantiasa berdusta dan menetapi kedustaan hingga tercatat sebagai pendusta.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3542

حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هُنَيِّ بْنِ نُوَيْرَةَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ أَعَفُّ النَّاسِ قِتْلَةً أَهْلُ الْإِيمَانِ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Al Mughirah} dari {Ibrahim} dari {Hunay bin Nuwairah} dari {‘Alqamah} dari {Abdullah} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Orang yang paling beradab dalam membunuh ialah orang beriman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3543

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَنْبَأَنَا مُغِيرَةُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَعَفَّ النَّاسِ قِتْلَةً أَهْلُ الْإِيمَانِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij bin An Nu’man} telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah memberitakan kepada kami {Mughirah} dari {Ibrahim} dari {‘Alqamah} dari {Ibnu Mas’ud} ia berkata Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling beradab dalam membunuh adalah orang beriman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3544

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيٍّ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ نَاجِيَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَدُورُ رَحَى الْإِسْلَامِ بِخَمْسٍ وَثَلَاثِينَ أَوْ سِتٍّ وَثَلَاثِينَ أَوْ سَبْعٍ وَثَلَاثِينَ فَإِنْ يَهْلَكُوا فَسَبِيلُ مَنْ قَدْ هَلَكَ وَإِنْ يَقُمْ لَهُمْ دِينُهُمْ يَقُمْ لَهُمْ سَبْعِينَ عَامًا قَالَ قُلْتُ أَمِمَّا مَضَى أَمْ مِمَّا بَقِيَ قَالَ مِمَّا بَقِيَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ نَاجِيَةَ الْكَاهِلِيِّ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا مَضَى أَمْ مَا بَقِيَ قَالَ مَا بَقِيَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Manshur} dari {Rib’i} dari {Al Bara` bin Najiyah} dari {Abdullah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Peperangan Islam akan berlangsung hingga tiga puluh lima, tiga puluh enam atau tiga puluh tujuh. Bila mereka binasa, maka itulah jalan orang yang binasa, dan bila agama mereka berdiri, maka akan tegak selama tujuh puluh tahun.” Ia berkata Aku berkata Apakah periode dulu atau yang tersisa? Beliau menjawa: “Yang telah lalu.” Telah menceritakan kepada kami {Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Rib’i bin Hirasy} dari {Al Bara` bin Najiyah Al Kahili} dari {Ibnu Mas’ud} dari Nabi saw. seperti itu, hanya saja ia berkata Lalu Umar berkata kepadanya Wahai Rasulullah, yang telah berlalu atau yang akan datang? Beliau menjawab: “Yang telah berlalu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3545

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنِ الْحَسَنِ يَعْنِي ابْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَذِنْتُ لَكَ أَنْ تَرْفَعَ الْحِجَابَ وَتَسْمَعَ سِوَادِي حَتَّى أَنْهَاكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Al Hasan} yakni Ibnu Ubaidullah dari {Ibrahim bin Suwaid} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Aku telah diberi izin untuk mengangkat penghalang dan mendengar rahasia hingga aku melarangmu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3546

حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ سَعْدِ بْنِ عِيَاضٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَكَانَ أَحَبَّ الْعُرَاقِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الذِّرَاعُ ذِرَاعُ الشَّاةِ وَكَانَ قَدْ سُمَّ فِي الذِّرَاعِ وَكَانَ يَرَى أَنَّ الْيَهُودَ هُمْ سَمُّوهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud Ath Thayalisi} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Sa’d bin ‘Iyadl} dari {Abdullah} ia berkata Tulang yang paling disukai Rasulullah saw. adalah lengan kambing, beliau pernah terkena racun pada tulang lengan (kambing), dan beliau melihat bahwa orang yahudi yang telah meracuninya.