Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3577

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَلَمَّا قُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ الْأَنْصَارُ مِنَّا أَمِيرٌ وَمِنْكُمْ أَمِيرٌ قَالَ فَأَتَاهُمْ عُمَرُ فَقَالَ يَا مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ أَلَسْتُمْ تَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَبَا بَكْرٍ أَنْ يَؤُمَّ بِالنَّاسِ فَأَيُّكُمْ تَطِيبُ نَفْسُهُ أَنْ يَتَقَدَّمَ أَبَا بَكْرٍ فَقَالُوا نَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ نَتَقَدَّمَ أَبَا بَكْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Ali} dari {Za`idah} dari {‘Ashim} dari {Zirr} dari {Abdullah} ia berkata Ketika Rasulullah saw. wafat, orang-orang Anshar berkata Hendaklah diangkat seorang pemimpin dari kami dan seorang pemimpin dari kalian. Lalu Umar mendatangi mereka seraya berkata Bukankah kalian mengetahui bahwa Rasulullah saw. telah menyuruh Abu Bakar untuk mengimami shalat? Maka siapa diantara kalian yang ingin mendahului Abu Bakar? Mereka berkata Kami berlindung kepada Allah dari mendahului Abu Bakar.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3578

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَصَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَطَالَ الْقِيَامَ حَتَّى هَمَمْتُ بِأَمْرِ سُوءٍ قَالَ قُلْنَا وَمَا هُوَ قَالَ هَمَمْتُ أَنْ أَقْعُدَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Ali} dari {Za`idah} dari {Sulaiman} dari {Syaqiq} dari {Abdullah} ia berkata Aku shalat bersama Rasulullah saw., lalu beliau memanjangkan shalat hingga aku berkeinginan untuk berbuat buruk. Ia berkata Kami bertanya Apa itu? Ia menjawab Aku berniat duduk.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3579

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيِّ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الظُّلْمِ أَعْظَمُ قَالَ ذِرَاعٌ مِنْ الْأَرْضِ يَنْتَقِصُهُ مِنْ حَقِّ أَخِيهِ فَلَيْسَتْ حَصَاةٌ مِنْ الْأَرْضِ أَخَذَهَا إِلَّا طُوِّقَهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى قَعْرِ الْأَرْضِ وَلَا يَعْلَمُ قَعْرَهَا إِلَّا الَّذِي خَلَقَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} mantan budak banu Hasyim telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Abu Ja’far} dari {Abu Abdurrahman Al Hubuli} dari {Ibnu Mas’ud} ia berkata Aku bertanya Wahai Rasulullah, kezhaliman apa yang paling besar? Beliau bersabda: “Seorang muslim mengambil sehasta tanah yang menjadi hak saudaranya, tidaklah satu kerikil dari tanah yang diambilnya kecuali ditimpakan kepadanya pada hari kiamat hingga ke dasar bumi dan tidak ada yang mengetahui dasarnya kecuali yang menciptakannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3580

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي الْفُرَاتِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْأَعْيَنِ الْعَبْدِيِّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ الْجُشَمِيِّ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَسَأَلْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْقِرَدَةِ وَالْخَنَازِيرِ أَمِنْ نَسْلِ الْيَهُودِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ لَمْ يَلْعَنْ قَوْمًا قَطُّ فَمَسَخَهُمْ وَكَانَ لَهُمْ نَسْلٌ حَتَّى يُهْلِكَهُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ غَضِبَ عَلَى الْيَهُودِ فَمَسَخَهُمْ وَجَعَلَهُمْ مِثْلَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Dawud bin Abu Al Furat} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Zaid} dari {Abu Al A’yan Al ‘Abdi} dari {Abu Al Ahwash Al Jusyami} dari {Ibnu Mas’ud} ia berkata Kami bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai kera dan babi, apakah ia merupakan keturunan yahudi? Maka Rasulullah saw. menjawab: “Sesungguhnya Allah tidak melaknat sebuah kaum mana pun lalu merubah mereka menjadi keturunan hingga mereka dihancurkan, tetapi Allah murka kepada kaum yahudi, lalu Dia merubah mereka menjadi seperti mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3581

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ أَنْ يَدْعُوَ ثَلَاثًا وَيَسْتَغْفِرَ ثَلَاثًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Amru bin Maimun} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. menyukai berdoa tiga kali dan beristighfar tiga kali.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3582

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ أَنْ يَدْعُوَ ثَلَاثًا وَيَسْتَغْفِرَ ثَلَاثًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Abdurrahman bin Yazid} dari {Abdullah bin Mas’ud} radliallahu ‘anhu ia berkata Rasulullah saw. menyukai berdoa tiga kali dan beristighfar tiga kali.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3583

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَأَقْرَأَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي أَنَا الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Abdurrahman bin Yazid} dari {Abdullah bin Mas’ud} ia berkata Rasulullah saw. membacakan kepadaku: (Sesungguhnya Akulah Maha Pemberi rezki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh).

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3584

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي يَزِيدَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ أَنَّ أَبَا مُحَمَّدٍ أَخْبَرَهُ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ ابْنِ مَسْعُودٍ حَدَّثَهُعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ ذَكَرَ عِنْدَهُ الشُّهَدَاءَ فَقَالَ إِنَّ أَكْثَرَ شُهَدَاءِ أُمَّتِي أَصْحَابُ الْفُرُشِ وَرُبَّ قَتِيلٍ بَيْنَ الصَّفَّيْنِ اللَّهُ أَعْلَمُ بِنِيَّتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Khalid bin Abu Yazid} dari {Sa’id bin Abu Hilal} dari {Ibrahim bin Ubaid bin Rifa’ah} bahwa {Abu Muhammad} telah mengabarkan kepadanya, dia adalah bagian dari sahabat Ibnu Mas’ud ia menceritakan kepadanya dari Rasulullah saw. bahwa ia menyebut syuhada` dihadapan beliau, lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya Syuhada` yang paling banyak dari ummatku adalah yang meninggal di atas ranjang dan banyak yang terbunuh di antara dua pasukan perang. Allah Maha Mengetahui niat mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3585

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيِّ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الظُّلْمِ أَظْلَمُ قَالَ ذِرَاعٌ مِنْ الْأَرْضِ يَنْتَقِصُهَا الْمَرْءُ الْمُسْلِمُ مِنْ حَقِّ أَخِيهِ فَلَيْسَ حَصَاةٌ مِنْ الْأَرْضِ يَأْخُذُهَا أَحَدٌ إِلَّا طُوِّقَهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى قَعْرِ الْأَرْضِ وَلَا يَعْلَمُ قَعْرَهَا إِلَّا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الَّذِي خَلَقَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Abu Ja’far} dari {Abu Abdurrahman Al Hubuli} dari {Ibnu Mas’ud} radliallahu ‘anhu ia berkata Aku bertanya Wahai Rasulullah, kezhaliman apa yang paling besar? Beliau bersabda: “Seorang muslim mengambil sehasta tanah yang menjadi hak saudaranya, tidaklah satu kerikil dari tanah yang diambilnya kecuali ditimpakan kepadanya pada hari kiamat hingga ke dasar bumi dan tidak ada yang mengetahui dasarnya kecuali yang menciptakannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3586

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الرُّكَيْنُ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ حَسَّانَ عَنْ عَمِّهِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَرْمَلَةَ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكْرَهُ عَشْرَ خِلَالٍ الصُّفْرَةُ وَتَغْيِيرُ الشَّيْبِ وَتَخَتُّمُ الذَّهَبِ وَجَرُّ الْإِزَارِ وَالتَّبَرُّجُ بِالزِّينَةِ بِغَيْرِ مَحِلِّهَا وَضَرْبُ الْكِعَابِ وَعَزْلُ الْمَاءِ عَنْ مَحَلِّهِ وَفَسَادُ الصَّبِيِّ غَيْرَ مُحَرِّمِهِ وَعَقْدُ التَّمَائِمِ وَالرُّقَى إِلَّا بِالْمُعَوِّذَاتِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Walid} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {Ar Rukain} dari {Al Qosim bin Hassan} dari pamannya {Abdurrahman bin Harmalah} dari {Ibnu Mas’ud} ia berkata Nabi saw. membenci sepuluh macam, yaitu warna kekuning-kuningan dari za’faran, merubah uban, memakai cincin emas, menjulurkan kainnya, berhias tidak pada tempatnya, menghentakkan perhiasan kaki, memancarkan air mani tidak pada tempatnya, merusak bayi bukan dengan yang diharamkan, memakai jimat dan menjampi kecuali memakai surat-surat Mu’awwidzat.