Puasa

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1682

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صِيَامُ الْبِيضِ صِيَامُ الدَّهْرِ وَإِفْطَارُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Walid} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Mu’awiyah bin Qurrah} dari {Ayahnya} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Puasa pada hari Bidl (hari ke tiga belas, empat belas, lima belas) adalah puasa setahun dan berbuka setahun.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1683

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ شَيْبَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ قُلْتُ لِجَابِرٍ أَنَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الْجُمُعَةِ قَالَ نَعَمْ وَرَبِّ هَذَا الْبَيْتِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Ibnu Juraij} dari {Abdul Hamid bin Jubair bin Syu’bah} dari {Muhammad bin ‘Abbad bin Ja’far} ia berkata, aku bertanya kepada {Jabir}, “Apakah Nabi saw. melarang dari berpuasa pada hari Jum’at? Ia menjawab, “Ya. Demi Tuhan pemilik Ka’bah ini.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1684

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ثَوْرٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُسْرٍ عَنْ أُخْتِهِ يُقَالُ لَهَا الصَّمَّاءُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَصُومُوا يَوْمَ السَّبْتِ إِلَّا فِيمَا افْتُرِضَ عَلَيْكُمْ وَإِنْ لَمْ يَجِدْ أَحَدُكُمْ إِلَّا كَذَا أَوْ لِحَاءَ شَجَرَةٍ فَلْيَمْضَغْهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Tsaur} dari {Khalid bin Ma’dan} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Busr} dari saudara perempuannya yang dipanggil {Ash Shamma`}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian berpuasa pada hari Sabtu kecuali yang diwajibkan atas kalian, dan apabila salah seorang dari kalian tidak mendapatkan kecuali ini, atau kulit pohon maka hendaknya ia mengunyahnya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1685

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ عُمَرَ بْنِ الْحَكَمِ بْنِ ثَوْبَانَ أَنَّ مَوْلَى قُدَامَةَ بْنِ مَظْعُونٍ حَدَّثَهُ أَنَّ مَوْلَى أُسَامَةَ حَدَّثَهُ قَالَ كَانَ أُسَامَةُ يَرْكَبُ إِلَى مَالٍ لَهُ بِوَادِي الْقُرَى فَيَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ فِي الطَّرِيقِ فَقُلْتُ لَهُ لِمَ تَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ فِي السَّفَرِ وَقَدْ كَبِرْتَ وَضَعُفْتَ أَوْ رَقِقْتَ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ وَقَالَ إِنَّ أَعْمَالَ النَّاسِ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Wahb bin Jarir} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Umar bin Al Hakam bin Tsauban} bahwa {Mantan budak Qudamah bin Mazh’un} menceritakan kepadanya, bahwa {Mantan budak Usamah} menceritakan kepadanya, ia berkata, ” {Usamah} pernah menunggangi kendaraan menuju harta kekayaannya di daerah Wadi Al Qura, kemudian dalam perjalanan ia berpuasa senin dan kamis, lalu aku katakan kepadanya, “Kenapa engkau berpuasa senin dan kamis, padahal engkau telah tua dan lemah?” Ia lantas menjawab, “Rasulullah saw. biasa puasa senin dan kamis. Beliau bersabda: “Sesungguhnya amalan manusia ditampakkan (kepada Allah) pada hari senin dan kamis.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1686

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ رِفَاعَةَ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ إِنَّ الْأَعْمَالَ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Muhammad bin Rifa’ah dari {Suhail} dari {Ayahnya} dari {Abu Hurairah}, bahwa Nabi saw. dahulu berpuasa senin dan kamis, maka aku pun menanyakannya kepada beliau, beliau lalu menjawab: “Sesungguhnya amalan ditampakkan (dilaporkan) pada hari senin dan kamis.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1687

أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو يَعْنِي ابْنَ دِينَارٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَوْسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو يَرْفَعُهُ قَالَ أَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ صِيَامُ دَاوُدَ كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا وَأَحَبُّ الصَّلَاةِ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ صَلَاةُ دَاوُدَ كَانَ يُصَلِّي نِصْفًا وَيَنَامُ ثُلُثًا وَيُسَبِّحُ سُدُسًا قَالَ أَبُو مُحَمَّد هَذَا اللَّفْظُ الْأَخِيرُ غَلَطٌ أَوْ خَطَأٌ إِنَّمَا هُوَ أَنَّهُ كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيُصَلِّي ثُلُثَهُ وَيُسَبِّحُ تَسْبِيحَةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Utsman bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {‘Amru} -yaitu Ibnu Dinar- dari {‘Amru bin Aus} dari {Abdullah bin ‘Amru} dan ia memarfu’kannya, ia berkata, “Puasa yang paling Allah ‘azza wajalla senangi adalah puasa Daud, ia berpuasa satu hari dan berbuka satu hari. Dan shalat yang paling Allah ‘azza wajalla senangi adalah shalat Daud, ia shalat di pertengahan malam, tidur di sepertiganya, dan bertasbih di seperenamnya.” Abu Muhammad berkata, “Lafazh yang terakhir ini keliru, yang benar adalah, ‘tidur di pertengahan malam dan shalat di sepertiganya dan bertasbih’.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1688

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ قَزَعَةَ مَوْلَى زِيَادٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا صَوْمَ يَوْمَيْنِ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ النَّحْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin ‘Amir} dari {Syu’bah} dari {Abdul Malik bin ‘Umair} dari {Qaza’ah} mantan budak Ziyad, dari {Abu Sa’id Al Khudri} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak boleh berpuasa pada dua hari Idul Fithri dan hari raya kurban.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1689

حَدَّثَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ وسَعْدُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتَّةً مِنْ شَوَّالٍ فَذَلِكَ صِيَامُ الدَّهْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Nu’aim bin Hammad} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Shafwan} dan {Sa’d bin Sa’id} dari {Umar bin Tsabit} dari {Abu Ayyub} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa berpuasa bulan Ramadan kemudian mengiringinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka yang demikian itu seperti puasa satu tahun.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1690

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ الذِّمَارِيُّ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ ثَوْبَانَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صِيَامُ شَهْرٍ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ وَسِتَّةِ أَيَّامٍ بَعْدَهُنَّ بِشَهْرَيْنِ فَذَلِكَ تَمَامُ سَنَةٍ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ وَسِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hassan} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hamzah} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Al Harits Adz Dzimari} dari {Abu Asma`Ar Rahabi} dari {Tsauban}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Berpuasa satu bulan sama dengan sepuluh bulan, dan enam hari setelahnya sama dengan dua bulan, maka dengan begitu sempurnalah satu tahun. Yaitu puasa bulan Ramadan dan enam hari setelahnya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1691

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عَلِيٍّ فَسَأَلَهُ عَنْ شَهْرٍ يَصُومُهُ فَقَالَ لَهُ عَلِيٌّ مَا سَأَلَنِي أَحَدٌ عَنْ هَذَا بَعْدَ إِذْ سَمِعْتُ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ شَهْرٍ يَصُومُهُ مِنْ السَّنَةِ فَأَمَرَهُ بِصِيَامِ الْمُحَرَّمِ وَقَالَ إِنَّ فِيهِ يَوْمًا تَابَ اللَّهُ عَلَى قَوْمٍ وَيَتُوبُ فِيهِ عَلَى قَوْمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {‘Abdurrahman bin Ishaq} dari {An Nu’man bin Sa’d} berkata, “Seorang laki-laki datang menemui Ali dan bertanya kepadanya tentang bulan untuk ia berpuasa. Lalu {Ali} berkata kepadanya, “Tidak ada seorangpun yang bertanya kepadaku tentang itu hingga saat ini, semenjak aku mendengar seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw., yaitu bulan apakah yang sebaiknya ia berpuasa dalam setahun?” Kemudian beliau memerintahkan dia agar berpuasa pada bulan Muharram. Beliau bersabda: “Sungguh, pada bulan ini ada satu hari dimana Allah telah memberikan taubat kepada suatu kaum dan akan memberi taubat kepada suatu kaum.”